DEVIL ENLOVQER – 36 ~OH MY GOD!!~

Langusng aja ya di part 36 gak perlu lama-lama okeokeoke. Dan jangan lupa Like serta Commentnya sellau ditunggu. Hyo Hyo Hyo hawaiting hahahahah😀

Kalau mau tanya apa-apa di twitter HYO  aja ya. Follow twiter HYO @luckvy_s . follow aja. Dan mention yaa biar aku kenal sama semuanya😀 . Salam cinta semuanyaa dari HYO, . baca terus yaa like dan commentnya jangan lpaa😀 Makasih😀

DEVIL ENLOVQER – 36

~OH MY GOD!!~

 

5 bulan kemudian . . . …

          Sivia, Shilla, Wilona telah menyelesaikan ujian akhir semester mereka. Dan sebentar lagi Wilona akan naik kelas 3, Sivia pun begitu dan Shilla yang sudah lama selesai kelulusannya ia mengambil universitas di ARWANA dengan jurusan Designer. Dan hari ini pun hari terakhir ujian mahasiswa ARWANA. Alvin dan Rio seminggu kemarin di sibukkan dengan ujian mereka. Rio harus mengulang satu semester bukan karena dirinya tidak bisa namun kesibukkanya di kantor dan harus pulang pergi keluar negri membuatnya selalu izin tidak datang ke kelasnya. Dan dengan terpaksa Rio mengulang kembali semester 5 ini.

Dan untuk itu Rio sedikit mengurangi waktunya di kantor. Ia ingin kuliahnya selesai terlebih dahulu.

Dan dapat dihitung sudah 1 tahun ke lima orang ini selalu bersama. Dan mereka pun semakin dekat. Jelek baiknya sesame pasti sudah mereka semua hafal. Dan hubungan Sivia serta Alvin sampai saat ini tak pernah ada masalah sama sekali. Waauuww pasangan yang begitu menakjubkan bukan.

Ketenaran Rio pun sama sekali tidak memudar. Dirinya semakin dikenal dimana-mana. Dan sering masuk di berbagai televise. Banyak majalah yang menawarkan kontrak kerja sama periklanan. Dan jika Rio memiliki waktu luang ia menyetujui kerjas ama tersebut. Dan bisa dibilang dirinya Seorang model kali ini. Lebih tepatnya Model dadakan. Namun Rio tak pernah mendidikasihkan bahwa dirinya Seorang artis atau pun Seorang model dan semacamnya. Ia hanya berkata bahwa dirinya adalah MARIO HALING bukan siapa-siapa.

*****

10.00 AM Bandara Soekarno Hatta.

Seorang cowok menghembuskan nafas panjangnya. Merentangkan kedua tangannya. Ia begity merindukkan udara disini,. Entah sudah berapa lama dia tak menginjakkan kakinya Di Indonesia. Cowok tersebut segera berjalan menuju jemputan mobilnya. Ia menyuruh supirnya untuk mengantarkannya ke suatu tempat. Yah tempat dimana ia begitu merindukkan tempat tersebut.

Tak selang berapa lama kepergian cowok itu. Seorang gadis canti berambut panjang mengunakan celana jenas pendek serta kaos lengan panjang. Gadis tersebut membenahkan kaca mata coklatnya. Rambutnya berwarna hitam sengaja ia kuncir sanggul ke atas. Gadis tersebut menyeret kopernya. Ia tersenyum menatap apa yang ada di depannya sekarang.

“ MISS YOUU.. . “lirih Gadis tak begitu kencang. Gadis tersebut berhenti sejenak melihat ke ponselnya.

“Supprise to you .. “gumamnya lagi dan segera memasukkan ponselnya ke saku celananya tersebut. Gadis itu pun memilih menaiki taxi. Ia tak dijemput oleh siapapun saat ini.

******

13.00 Apartemen Shilla.

 

            Alvin, Shilla, Sivia dan Rio berkumpul disini tanpa Wilona. Karena Wilona disuruh mamanya pulang ada temannya yang datang. Sebenarnya Wilona malas sekali untuk kembali ke rumahnya namun sang mama begitu mekasanya da dengan TERPAKSA Wilona harus undur diri dari apartemen tercinta ini tempat basecamp mereka.

Tinggal 4 orang yang sedang asik makan Pizza. Mereka berbincang-bincang ringan menghilangkan rasa setress setelah ujian. Liburan akhir semester tinggal 5 hari lagi dan mereka tak mau melewatkannya dengan sia-sia.

“Besok kita liburan gimana?”usul Shilla dan di setujui oleh Alvin.

“Setuj! Tapi kemana?”sahut Sivia. Rio mengernyitkan keningnya. Seperti sedang berfikir.

“Gimana ka . . .”

Zuttzuuzuu .. zutzuuzuuu. Turururututu. . . .

I don’t care what you might think about me
You’ll get by without me if you want
I could be the one to take you home
Baby we could rock the night alone
If we never get down it wouldn’t be a let down . .. .. .

 

Suara ringtone Geek In The Pink milik Jason Mraz berbunyi kencang di ponsel Rio dan memotong pembicaraan rio seketika itu. Dengan sedikit kesal Rio melihat siapa yang meneldonnya.

“kenapa lagi sih nih orang. Ganggu aja”gumel Rio sedikit kesal. Tertera nama Agni di layar ponselnya dengan malas Rio mengangkatnya.

“Ada apa Ag?”tanya Rio dengan maals. Suara Agni disebrang sama semakin membuat Rio kesal.

“Sudahs aya bilangkan saya gak mau menerima tamu hari ini. Bilang saja saya tidak ada”

“Hah? Penting? Siapa ?”

“Yasudah saya akan segera kesana. “Rio menutup sambungannya. Wajahnya sudah diketuk kesal. Rio mengambil jaketnya dan kunci mobilnya.

“mau kemana?”tanya SHilla. Dan dijawab dengan amlas oleh Rio.

“kantor . duluan guys”pamit Rio da diangguki yang lainnya.  Rio memakai maskernya dan jaketnya agar tidak ketahuan oleh siapapun saat dirnya keluar dari hotel. Karena sudah dipastikan banyak RISE disana yang masih setia menunggu dirinya.

Rio masuk kedalam mobilnya dan segera melesat kedalam mobil, ia mengendarai mobilnya begitu kencang. Matahari yang begitu panas semakin mendidihkan otaknya hari ini.

*****

                                                13.00 HALING CORP

 

Seorang gadis cantik berjalan kea rah ruang kerja Rio. dimana sudah dapat dipastikan gadis ini akan bertemu dengan seketaris Rio yang begitu menjegkelkan.

“Bisa bertemu dengan Mario?”ujar Gadis itu. Ia sengaja masih memakai masker serta kaca mata coklatnya agar tidak ada yang mengenalinya. Agni sang sekertaris mengernyitkan kenignnya

“Pak Rionya sedang keluar. Apa yang bisa sayang bantu?”

“tolong hubungi dia. Bilang ada orang sangat penting ingin bertemu dengannya”

“apakah anda suda membuat janji?”

“udah teldon saja dia sekarang”ujar Gadis ini penuh penekanan. Dan entah mengap Agni pun menerutinya. Ia segera menelfon Rio.

“Maaf pak menganggu. Tapi ini ada orang yang ingin bertemu dengan bapak”Agni pun mendapat omelan tak jelas disebrang sana. Ia hanya mengehela nafas kesabaran.

“Tapi pak katanya dia orang penting dan indin sekali bertemu dengan bapak”gadis itu mengangguk-angguk mendengar pernyataan Agni .

“Baiklah pak. “Agni menutup sambungannya. Dan menatap gadis inis edikit kesal. Karena gadis ini dia mendapat omelan dari Rio.

Gadis ini menatap Agni dengan penuh kebencian.

“Makasih . dan saya akan masuk dul”Agni membelakan matanya saat melihat gadis tersebut ingin masuk kedalam ruang kerja Rio.

“Maaf anda tidak boleh masuk kedalam “cegah Agni. Gadis tersebut menjadi kesal sendiri. Ia membuka kacamamatanya.

“GUE MAU MASUK! NGERTI !!!”ujar gadis ini begitu tajam. Melihat tatapan dari gadis tersebut Agni menjadi takut sendiri.  Ia terdiam seperti mengenal akan gadis tersebut. Dan mebiarkan saja gadis tersebut masuk kedalam ruang kerja Rio. Agni menjadi panik sendiri pasti dirinya akan diomeli oleh Rio. Agni sibuk mencari alasan di tempat kerjanya.

15 mnit kemudian

 

Derap langkah Rio terdengar ia berjalan kea rah ruang kerjanya. Agni segera menunduk sopan kepada Rio yang memasang wajah tak enak.

“Diaman orang penting itu ?”tanya Rio begitu dingin dan embuat Agni menjadi semakin takut.

“Ada didalam pak”

“Didalam? Kenapa tidak kamu suruh di ruang tunggu saja. Bagaimana jika dia berbuat macam-macam di ruang kerjaku? Bagaimana kalau dia fans fanatik. Aissh. . lain kali kamu jangan terima tamu seenaknya mengerti”omel Rio. Agni mengangguk-angguk saja. Dan dengan cepat Rio segera membuka pintu kerjanya dan masuk kedalam ruang kerjanya dimana gadis tersebut sudah berada di dalam ruang kerjanya.

******

13.00 Wilona House

 

Wilona turun dari taxi tepat di depan rumahnya. Ia segera membayar dan turun dari taxi itu. Wilona berjalan gontai membuka pagar rumahnya. Ia sempat melihat sebuah mobil didepan rumahnya dan dirinya sama sekali tak mengenali mobil tersebut.

“MAMA WILONA PUL . .. .”Wilona masuk kedalam rumahnya. Dan ucapannya langsung terhenti saat melihat siapa yang duduk di kursi ruang tamunya.

“PULang …”lirih Wilona begitu lemas. Sosok tersebut sedang asik berkutik dengan sebuah PSP putih. Wajah orang itu begitu tenang Wilona masih syok. Ia masih tetap terdiam.

Sosok tersebut mematikan PSP.mnya dan menaruh PSPnya di sampingnya. Ia kemudian menolh ke arah Wilona dan tersenyum ke arah gadis itu.  Oran tersebut berdidi dari tempat duduknya tanpa mengalihkan pandagannya dari Wilona yang masih terdiam menatapnya.

“Apa kamu tidak merindukkan pacar kamu ini?”tanya orang tersebut sambil merentangkan kedua tangannya. Nafas Wilona semakin tercetat , Air matanya entah dari mana jatuh satu persatu membasahi pipinya. Sosok Cowok tersebut malah semakin binggung melihat Wilona yang malah menangis. Cowok tersebut berjalan mendakit Wilona.

“Kok nangis?”tanyanya selembut mungkin. Dan dengan hangat menyeka air mata Wilona menggunakan tangannya. Dan yang dilakukan oleh Cowok itu semakin membuat air mata Wilona banjir begitu banyak.

“Jahat banget . . “lirih Wilona tak beraturan. Cowok tersebut tersenyum renyah dan segera menarik Wilona dalam dekapannya. Memeluk gadis yang begitu sangat ia rindukkan 1 tahun terakhir ini.

Yah, Iqbal telah kembali ke Indonesia pada hari ini juga. Dan tidak ada yang tau mengenai kembalilah dirinya ini. Iqbal semakin mengeratkan pelukannya. Ia sangat dan sangat merindukkan gadis ini. Setahun membuatnya begitu tersiksa. Ia tak bisa bertemu atau pun berbincang sedikit pun dengan gadis yang sangat ia cintai ini. Yah, Iqbal begitu merindukkanya.

Wilona semakin terisak dalam pelukan iqbal. Dan perlahan memukul dada Iqbal menggunakan tangannya.

“Jahat. . Jahat . . Jahat ., . “isak Wilona tak tertahankan.

“Maaf. Maaf  buat kamu menunggu . . .”

“Jahat . loe jahat banget . . “

“Iya gue tau “

“Gue benci sama loe. Benci banget banget!!”

“Iya gue tau “

“Gue . . gue . . gue . . “Wilona tak dapat berkata apa-apa lagi. Yang ia inginkan sekarang hanya bersama dia cowok ini. ia begitu merindukkanya. 1 tahun hubungannya yang tak jelas kini terjawab sudah. Tak sia-sia gadis ini menunggu kekasihnya yang berada di sebrang pulau yang sangat jauh dengannya.

“Gue kangen sama loe”bisik iqbal., Wilona menganggukkan kepalanya menadakan bahwa dirinya juga begitu merindukkan cowok ini.

“Makasih masih bertahan sampai sekarang  . . “

“Cinta gue masih disimpan kan?”tanya iqbal sembari melepaskan pelukan Wilona.  Wilona memanyunkan bibirnya ingin sekali ia meluapkan rasa kesalnya kepada orang yang ada dihadapannya ini.

“Gak! Udah gak! Puas loe! Loe fikir gak capek apa nungu setahun. Gak capek apa nangis-nangis terus . Loe jahat tau gak? Jahat banget!!” iqbal alah tertawa mendengar omelan Wilona yang menurutnya begitu lucu sekali. Iqbal tau bahwa gadis ini benar-benar menunggunya. Dan ia sangat beryukur gadis ini setia kepadanya.

“Janji gak akan ninggalin loe lagi”ujar Iqbal mengeluarkan sbeuah kalung dari sakunya. Kalung tersebut ia hadapkan langsung ke Wilona.

“Kalung? Cantik banget. .”ujar Wilona yang menatap merona kalung tersebut. Iqbal dapat menebak bahwa gadis ini akan menyukai hadiah darinya. Dan tanpa menunggu lama Iqbal memakaikan kalung tersebut kepada Wilona. Kalung sederhana tanpa gantungan apapun. Namun di setiap sisi kalung tersebut ada tulisan nama Wilona dan iqbal yang mengkilap dan cantik sekali.

Wilona tersenyum senang dan bisa ditebak air matanya kembali turun. Ia masih syok dengan apa yang dilihatnya saat ini. ia benar-benar dan sangat sangat RINDU sekali.

Setelah itu Iqbal dan Wilona memilih duduk dan berbincang-bincang banyak. Iqbal menceritakkan kepada Wilona kenapa dia tidak bisa menghubungi gadis ini. dan menceritakkan keadaannya selama disana.

*****

Rio membuka pintu ruang kerjanya dan mendapati seorang gadis yang beridir didepan meja kerjannya. Gadis tersebut sedang asik memandangi foto Rio yang ada di figura itu. Rio menatap gadis tersebut dengan aneh. Gadis tersebut masik menghadap membelakangi Rio sepertinya tidak sadar dengan kehadiran Rio.

“Maaf siapa ya?”tanya Rio. Gadis tersebut sedikit kaget. Ia langsung membalikkkan badanya dan tersenyum memamerkan senyum remehnya kepada Rio.

“Hallo . . “sapa gadis tersebut. Rio membelakakan matanya. Bibirnya sedikit terbuka. Ia tak bisa berkata apa-apa melihat siapa yang didepannya saat ini. yah gadis itu. Gadis itu dia kembali.

“Oh My God . .”lirih Rio dalam hatinya. Ia benar-benar dibuat syok dengan kedatangan gadis ini.

Gadis tersebut tak lain adalah ALYSSA SAUFIKA UMARI.  Kini ia kembali lagi ke Indonesia setelah sekian lamanya berhibernasi di negara mode itu. Gadis tersebut benar-benar sudah berubah. Dia begitu sangat cantik. Rambutnya yang di kuncir keatas. Kali ini masker dan kaca mata hitamnya sudah ia lepaskan. Dan terlihat jelas semua wajah cantik gadis ini. Wajahnya semakin putih tubuhnya pun sedikit berisi dan tingginya sudah lumayan tinggi proposional. Dia begitu snagat berbeda dengan ify setahun yang lalu. Dan yang membuat Rio terheran lagi, ify saat ini memakai behel di giginya. Membuat gadis ini lebih manis. Behel warna hijau muda begitu cocok di giginya.

Ify mendengus kesal karena Rio yang masih tak bergeming sambil menatapnya. Ify menghembuskan nafasnya dengan kesal.

“Lebih baik gue balik aja daripada jadi patung disini”sindir Ify tajam dan membuat rio langsung tersadar begitu saja.

“Loe kok bisa disini?”Rio merutuki ucapan terbodohnya itu. Dan sudah dipastikkan mendengar pertanyaanya tersebut Ify menatapnya begitu tajam.

“Apa loe gak ada kata-kata lain yang lebih menyayat hati ?”

“Apa ini kata-kata loe kepada orang yang baru kembali dari kematian? Hah?”desis ify sangat kesal. Rio malah garuk-garuk gak jelas. Jujur ia begitu canggung dengan keadan ini. ia tak tau harus berbuat apa sekarang.

“Dan pertanyaan loe itu seperti loe tidak mengharapkan kehadiran gue?”

“hah? Enggak enggak enggak. Bukan gitu  . “Rio binggung mencari asalan yang tepat kepada gadis ini. Kenapa otak Rio tidak bisa dibuat bekerja disaat seperti ini. Mana seorang Mario yang pintar? Dan pandai?

“Sudahlah . ngomong sama loe juga malah buat gue pusing. Lebih baik gue balik ke Prancis lagi “ujar ify dengan malas. Bukannya dia mengambuk atau ngambek namun ia sudah tak enak disini. Harapannya kesini Rio akan menyambutnya dengan Waoow. . Malah seperti ini. tidak sesuai harapan.

Rio terdiam mendengar ucapan Ify seperti itu. Perlahan gadis ini berjalan menuju pintu dan melewati Rio begitu saja.

SREEEETTT

“Ehh . .”kaget Ify. Rio langsung menarik tangan kananya dan memeluknya begitu saja. Ify pun membiarkan saja orang ini memeluknya.

“Makasih. .”Ify binggung dengan ucapan Rio seperti itu. Entah apa maksud dari ucapan terima kasih dari Rio itu.

“Yaaa . Mario ..Lepaskan. . “pinta Ify. Namun Rio menggelengkan kepalanya dengan kuat.

“Sebentar saja”pinta Rio. Ify menghela nafas panjangnya. Ia pun menuruti permintaan Rio. Namun dari lubuk hatinya dari dalam Ify tersenyum senang. Ternyata pria ini begitu merindukkannya. Ify dapat merasakan tangan Rio yang semakin erat memeluknya seperti tak mau kehilangan dirinya saat ini.

“sampai begini rasa kangen loe ke gue?”sindir Ify namun tak ditanggapi oleh Rio.  Rio masih ingin memeluk gadis ini. ia begitu merindukkannya.

Peralahan rio melepaskan pelukannya. Menatap lembut gadis yang ada di hadapannya ini. Rio tersenyum melihat Ify yang sudah berubah. Meskipun sifatnya tidak ada yang berubah setidaknya gadis ini semakin dewasa dan begitu sangat cantik menurut Rio.

“Kapan kamu datang?:”tanya Rio berusaha mengontrol dirinya sendiri.

“Baru saja”Rio menatap gadis ini kembali. Ia masih tidak percaya benarkah yang ada dihadapannya sekarang adalah ify. Gadis yang sudah berhasil merebut hatinya dan membuatnya gila apabilah bayangan gadis ini masuk kedalam otaknya.

“Otak mesum loe dari dulu gak pernah hilang ya?”sinis Ify dan teap saat itu juga semua kahayalan Rio yang baik-baik tentang Ify menghilang seperti ditelan bumi. Ia menghapus kata-katanya bahwa Ify semakin cantik.

“Ciss. Gue fikir loe setahun koma otak loe bakal waras sedikit.  Ternayata malah parah “balas Rio sambil menjitak kepala Ify membuat gadis itu sedikit meringgis kesakitan.

“aiiss. . sialan . “dengus Ify mengelus kepalanya yang sedikit sakit.

“Loe kesini? Cuma liburan ?”tanya Rio berhati-hati. Ify tau arah pertanyaan Rio ini mengarah kemana. Pastinya Rio sedang memastikan apa yang dilakukan ify di Indonesia.

“Gue disini Cuma liburan”ujar Ify datar. Dan seketka itu raut wajah rio berubah dratis seperti raut kekecewaan. Rio mengangguk-angguk dengan wajah dingin. Mencoba tersenyum namun malah terlihat sangat dipaksakan.

“Liburan untuk selamanya maksudku”lanjut Ify. Dan membuat Rio saat itu juga mendongakkan kepalanya menghadap gadis ini dengan mata berbinar-binar.

“hah? Apa loe bilang tadi ?”

“gak nyangka setahun gak ketemu loe tambah budek”

“Gue serius !”bentak Rio dingin.

“Gue tinggal disini lagi”jawab ify dengan malas.

“Oh  . “jawab rio seadanya. Padahal dalam hatinya Ingin sekali ia teriak-teriak sekencang mungkin saking senangnya.

“Cuma “OH” doang?”protes Ify tak terima. Rio menatap Ify dengan begitu remeh seperti tatapan ify biasanya kepadanya.

“terus gue harus apa Ify sayang ??”goda rio dan berhasil membuat Ify spechless. Pipinya langsung berubah memerah. Ify mencengram satu tangan kananya. Berharap jantungnya tidak keuar saat ini.

“menjijikan tau gak!!”ujar Ify mengalihkan pembicaraan. Rio tertawa puas berhasil membuat gadis ini salah tingkah dihadapannya.

“Duduk gih. .”suruh Rio ify pun menurutinya saja. Ia duduk di sofa. Dan Rio mengambikla dua botol jus jeruk untuk dirinya dan ify. Rio pun duduk disamping gadis ini.

“satu tahun ya .. “gumam rio tak jelas. Ify yang sedang meminum minumanya melirik ke arah Rio yang malah pura-pura meminum minumannya juga.

“Nama loe terkenal ya sekarang”ujar Ify membuka pembicaraan.

“gak juga”

“Setiap hari masuk beita. Sampai bosen gue lihatnya”

“Makasih . .”ujar Rio begitu dipaksakan. Ify pun membalas dengan senyuman yang begitu terlihat menjijikan.

“apa lagi fans-fans loe? BUTA SEMUANYA”ujar Ify tanpa basa-basi dan seketika itu Rio melotokan matanya tajam kepada gadis disampingnya ini.

“APA LOE BILANG TADI?”

“Gak ada siaran ulang “ujar Ify seenak jidatnya,

“Gadis ini benar-benar gak berubah. Namnya setan tetap aja setaan”dengus Rio pelan namun terdengar jelas oleh Ify. Dan membuat Ify tertawa puas.

“Gue heran dengan fans-fanas loe itu? Apa yang dibanggakan dari loe? Tampan?Cuihh. Pintar?? Hahahah. Otak kaya batu gini pintar?? Sexy? Oh My god. Gak banget. Terus apa lagi?? Cool? Kulkas kali ya”Rio menahan emosinya untuk tidak menerkam hidup-hidup Ify.

“Dunia memang sudah gila”

“LOE YANG GILA GADIS BODOH!!”bentak io tiba-tiba dan membuat Ify sedikit kaget. Ify menfalihkan perhatiannya tak mau lagi berurusan dengan cowok ini.

Kedua orang ini memang begitu sangat aneh. Jika pasangan-pasangan lainnya pastinya akan salint menangis satu sama lain. Atau pun akan berbuat romantis jika sudah lama tidak bertemu. Namun??? Yang kita lihat dengan dua pasangan ini?? mereka malah berantem seperti kucing dan tikus tak diberi makan 100 hari .Sungguh memiriskan.

Ify dan Rio kembali diam dalam hening. Tak ada lagi bahasan yang ingin mereka ucapan., Namun di otak mereka hanya ada satu pertanyaan yang ingin sekali ditanyakan baik Rio atau pun ify .

“Yo”

“Fy .”mereka memanggil secara bersamaan, membuat mereka kembali diam lagi. Dan kecanggungan terjadi kembali.

“Loe mau ngomong apa?”tanya Rio mencoba menetralkan keadaan.

“gak ada”jawab Ify singkat. Rio menghela nafasnya. Ia tau pasti gadis ini tidak akan mau berbicara duluan.

“Soal . . .”Rio binggung mau mengatakannya bagaimana. Ia mencari kata-kata yang pas untuk ia ungkapkan saat ini.

“Hu . .hubungan..ki ta .??”Rio malah garuk-garuk tak jelas. Binggung dan sangat sangat binggung. Sedangkan Ify sendiri tak berani menatap Rio. Tangannya tak berhenti memainkan botol minuman yang dipegangnya, emndengar pertanyaan Rio yang sebenarnya sama dengan  pertanyaan yang ingin ia tanyakan tadi.

“Gimana?”lanjut Rio. Ify masih diam tak tau harus menjawab apa.

“Hubungan?mmm. . .”Ify sepertinya berfikir dan tepat sekali otaknya sama sekali tidak bisa diajak untuk berfikir. Ia begitu nervous untuk membahas tentang hal ini.

“Loe sudah punya pacar?”tanya Rio tanpa basa-basi lagi. Mendengar pertanyaan rio seperti itu Ify langsung menolehkan wajahnya menghadap ke Rio.

“Sudah”jawab ify seadanya, dan untuk kedua kalinya raut wajah Rio berbuah menjadi sangat sangat kecewa lebih dari yang tadi.

“Semoga bahagia .”gumam Rio pelan, ia mengalihkan rasa kekecewaanya dengan meminum kembali minumannya, Ify tersenyum sinis dan menatap Rio.

“Loe gak tanya siapa pacar gue ?”

“gak perlu .”jawab Rio dingin. Ify mengangguk anggukkan kepalanya.

“Yasudah kalau gitu”balas Ify santai. Keheningan pun menyelimuti kembali. Rio merasakan tempat ini semakin begitu panas. Dadanya terasa sesak kekecewaan begitu terlihat dari wajahnya yang sudah bad mood. Dan Ify dapat merasakan aura tidak enak di sini. Apa dia salah berkata saat tadi?

“Sudah berapa lo pacaran dengan dia?”tanya Rio yang ingin tau daripada diam seperti ini.

“1 tahun “jawab ify santai

“Hah?”kaget Rio. 1 tahun ? Bukankah saat itu pun juga dirinya masih berpacaran dengan Rio? Lebih tepatnya ify masih koma .

“Kalau soal hubungan kita bagaimana?”tanya Rio memberanikan dirinya. Toh selama ini diantara mereka berdua tak pernah ada kata putus. Dan tiba-tiba Ify sudah memiliki pacar.

“Menurut loe pacar gue siapa lagi sih? kalau bukan orang yang membuat gue koma hampir setahun “sinsi ify dan membuat Rio membelakakan matanya tak percaya. Jadi yang dimaksud oleh Ify adalah dirinya.

“Jadi? Pacar loe gue ?”

“apa gue perlu mutusin loe dulu baru gue bisa cari pacar lagi?”Sinis Ify begitu tajam. Rio tak mempedulikkan sinisan Ify itu ia tersenyum begitu sangat senang.

“Hubungan kita lanjut?”

“terserah”jawab ify mulai dibuat binggung kembali.

“Pera .. saan loe ke gu . .e gi .ma . .na. .? “tanya Rio lagi dan membuat Ify terbungkamkan.

“YAAAA!!! KENAPA LOE JADI MELLOW GINI SIH”bentak Ify agar ia tak menjawab pertanyaan Rio tersebut. Ia tak mau memaparkan bagaimana perasaanya kepada Rio selama ini. Ify bertahan hidup pun karena cowok ini. ia mengobarkan nyawanya pun karena Rio. Jawaban apa lagi yang perlu memaparkan bagaimana perasaan ify ke Rio.

“Gue Cuma nanya”dengus rio tak jelas. Rio menggaruk-garuk kepalanya tak jelas.

“Tapi bukanya loe bilang ke fansfanas loe kalau loe gak punya pacar ya ?”sindir Ify begitu tajam. Telah SKAK MAT Rio terdiam seribu bahasa, tak bisa menjawab  untuk ke sekian detiknya.

“Jadi secara tak langsung loe mutusin gue dong”Ify manggut-mangut tak jelas. Ia ingin sekali mengerjai cowok yang ada di sebalahnya ini.

“Yaudah kalau memang putus”ujar Ify pelan

“GADIS BODOH! SIAPA YANG BILANG PUTUS?KAPAN GUE PERNAH BILANG KAYAK GITU SAMA LOE? HAH?”Kesal rio yang merasa terpojokkan.

“KITA GAK AKAN PUTUS! DAN SELAMANYA GAK AKAN PUTUS! NGERTI !”ujar Rio begitu tajam dan penuh penekanan. Ify tertawa puas sekali. Akhirnya rRio menagtakkan apa yang dia inginkan.

“Iya kalau gue mau selamanya sama loe”ujuar Ify seenaknya dan membuat emosi  Rio langsung  memuncak.

“Yaudah kalau loe gak mau. Loe fikir gue gak bisa nyari cewek yang lebih kayak loe? Gue juga malas punya pacar tak berotak dan bodoh kayak loe”

“SIAPA YANG BODOH? LOE APA GUE?> YAUDAH SANA CARI CEWEK LAIN!~!”teriak  Ify tak mau kalah. Rio mulai berdiri dari tempat duduknya. Ify pun ikut berdii tatapan mereka begitu sangat tajam.

“Iya. Gue akan cari pacar baru. Gue akan cari yang lebih cantik, berisi, sexy gak kayak loe cungkirng. Badan tinggal tulang doang:”

“Loe fikir loe capek hah? Nyesel gue balik ke indonesia hanya demi loe. . “

“Opss . “Ify mulai keceplosan sendiri. Ia langsung mentuup mulutnya dan memejamkan matanya. Merutki ucapannya tadi.

“Bodoh, Bodoh, loe emang bodoh ifyy,  ..”batin ify berteriak-teriak tak jelas. Sedangkan rio yang sempat kaget dengan uecapan ify malah tersenyum penuh arti.

“Apa loe bilang tadi “hoda Rio.

“Gak ada”ujar Ify cepat namun percuma saja pastinya Rio sudah mendengar ucapannya tadi.

Rio mengacak-acak lembut rambut Ify, melihat gadis ini begitu sangat lucu. Sifatnya yang unik dan selalu ia rindukkan.

“Gue juga nunggu loe dari dulu”ujar Rio menjujurkan hatinya. Ify kali ini berani mendongakkan kepalanya. Menatap Rio yang sedang tersenyum ke arahnya. Ify mengangguk-anggukan kepalanya saja. Dekupan jantung Ify begitu cepat saat menyadari Rio mendekatkan wajahnya ke arahnya. Ify binggung harus berbuat apa. Rio masih menatapnya begitu dalam.

Ify pun segera memilih memejamkan matanya. Merasakan hembusan nafas hangat Rio yang smakin mendekat ke arahnya. Ify mencengkram kedua tangannya kuat-kuat. Jantungnya terasa ingin copot saat ini juga,.

“Apa loe berharap banget gue cium?”bisikkan tersebut membuat Ify terasa di tendang dari lantai 39 . Ify masih memejamkan matanya dengan emosi yang ada di ubun-ubun. Tangannya ia genggam lebih kuat dari tadi. Ingin rasasanya ia membunuh Rio saat ini juga

“MAAARIOOOO BRENGSEEEKKKKKKKK”teriak Ify begitu kencangnya. Ia segera membuka matanya dan mendapati Rio yang menatpnya dengan tersenyum puas. Ify begitu malu sekali. Dan ini sudah berapa kali dilakukan oleh Rio saat dulu dirumahnya.

“Bodoh bodoh  bodoh”:ujar Ify merutuki dirinya sendiri. Ify pun langsung mengambil tasnya dengan emosi yang meluap-luap tak tertahankan.

“BRENGSEK LOE”kesal Ify dan menabrka kasar tubuh Rio. Ify berjalan untuk keluar dari ruang kerja Rio. Rio tersenyum dengan penuh arti. Ia tau gadis ini begitu marah kepadanya. Rio membuntutui ify yang berjalan ke arah pintu.

BRAAAKKKK

Ify yang ingin membuka pintu ruang kerja Rio langsung ditahan oleh Rio. Pintu tersebut ditutup kembali oleh Rio.,

“Minggir loe”sinis Ify dengan tajamnya. Rio tersenyum dengan tatapan dalam kepada Ify .Namun Ify yang sudah begitu emosi tak mempedulikkan tatapan Rio itu.

“MINGGIR SEKARANG !!”be ntak Ify. Tanpa menggubris ucapan ify tadi Rio segera mencium Ify dengan lembut. Ify membalakkan matanya dengan apa yang dilakukan oleh Rio itu. Ify dapat meraskan hangatnya tangan Rio yang menggemnya. Dimana tangan Ify berada di pegangan pintu dan diatasnya terdapat tangan Riuh yang menggamnya begitu erat.

Dan perlahan ify mulai memejamkan matanya. Merasakan sentuhan lembut bibir rio yang membuat darahnya mengalir tak karuan. Dan jantungnya berdetak begitu cepat.

“Maaf . .”ujar Rio setelah meleapskan ciumannya. Ify menundukkan wajahnya merasa begitu malu sekali. Ini untuk kedua lalinya Rio menciumnya setelah insiden saat di kolam renang dulu. Dimana nyawanya dipertaruhkan.

“Istirahat sana . Gue akan cari makan buat loe”ujar Rio dan menunjukkan ke arah lorong dimana disana terdapat satu kamar dan juga dapur lengak seperti rumah. Ruang kerja Rio memang begitu besar dan komplit sekali.

“Hmm… “dehem ify seperti anak kecil dan membuat Rio ingin tertawa. Ternyata begini waajah ify apabilah sudah salting sendiri.  Rio perlahan membuka ruang kerjanya dan keluar dari sana. Ify menutup perlahan ruang kerja Rio. Sedangkan tangan kirinya menyentuh bibirnya sendiri.

“Oh My God . . “lirih Ify dengan senyum yang tak bisa diartikan. Ia seperti orang gila saat ini,

“Aiishh. Ify ifuy apa-apan sih loe. Aiisshh. . gue sudah gila gara-gara dia.aaiirrggss .. .  . “

Bersambung .  . .

Ha Ha Ha gimana part ini? ECIEEEE IFY SUDAH DATANG😀 YA ALLAH SYUKURAN YUK YUUK YUUKKK hahaha😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s