DEVIL ENLOVQER – 38 ~ B 12 MA ~

Oke ini part 38nya Maaf ya ngaret banget maaf deh. Soalnya kemarin habis kena musibah terus ujian jadi g sempet hehe. Maaf yaa . . Jangan lupa like dan commentnya sellau ditunggu JANGAN SAMPAI LUPA😀 . semangat baca terus yaa guys😀

Kalau mau tanya apa-apa di twitter HYO  aja ya. Follow twiter HYO @luckvy_s . follow aja. Dan mention yaa biar aku kenal sama semuanya😀 . Salam cinta semuanyaa dari HYO, . baca terus yaa like dan commentnya jangan lpaa😀 Makasih😀

DEVIL ENLOVQER – 38

~  B 12 MA ~

 

            Dalam perjalanan untuk membeli makanan. Rio mengambil ponselnya dari sakunya. Ia mencoba menghubungi seseorang. Rio meletakkan ponselnya didekat telinganya.

“Hallo .. “

“Loe ajak Sivia, Shilla semuanya ke kantor gue sekarang”

“udah gak usah protes loe kesini aja sekarang”

“10 menit harus nyampe. Awas kalau enggak”ancam Rio, setelah itu ia menutup sambungan ponselnya. Senyum Rio terus terkembang ia memasukkan kembali ponselnya kedalam sakunya dan terus berjalan untuk menuju kantin kantor yang terletak di lantai dua.

******

Apartemen Shilla

 

“Gue sih pinginnya nonton konser”

“Bukannya minggu-minggu ini ada konser besar”sahut Sivia

“Yoi, dan loe semua harus tau gue udah belli 4 tiket. “

“Tiket apaan?> tiket masuk neraka??”sahut Alvin dengan santainya sambil memakan cemilan yang ada di depannya. SHilla melototkan matanya.

“Yaa?? Loe siang-siang mau ngelucu?”sinis  Shilla yang tak terima dengan ucapan Alvin.

“Sorry. Sorry. Emang loe mau nonton apaan sih ?”

“SMTown “ujar Shilla dengan begitu bangganya. Ia pun mengeluarkan 4 tiket yang sebelumnya ia sembunyikan di sakunya.

“GILA???? KAK LOE KEREN BANGET!! GUE IKUT NONTON”histeris Sivia yang langsung berdiri. Begitu melihat 4 tiket yang ada ditangan Shilla.

“Okeoke.. gue tau loe pasti akan histeris Vi. Gue beli 4 tiket buat gue, loe, Wilona sama Alvin”ujar SHilla dengan jelasnya.

“Gue? Ogah gue nonton gituan. Loe bertiga aja”ujar Alvin yang sangat dan sangat tak berminat sekali.

“Ahhh payah loe vin”

“Payah apaan? SMTown apaan tuh ? mana gue tau? Ogah gue gak minat nonton gituan”

“Ahhh. Kak Alvin gak asik”

“Sorry Vi. Untuk kali ini gue gak tertarik”

“Yaahh. Sayang dong satu tiketnya?? Buat siapa ini?”lirih Shilla.

“Nanti kalau loe disana lihat orang yang melas pingin nonton loe kasih aja. Hitung-hitung amal”ujar Alvin santai. Shilla mendelikkan matanya tajam kea rah cowok ini.

“Vin? Ini VIP? Loe tau harganya berapa ? 2 juta 500 ribu rupiah. Dan gue buang gitu aja ?berasa miliyyader ajua gue “

“Dari pad aloe buang kan?gue sih Cuma usul”

“Terserahlah . lihat ntar aja. Tau gitu gue beli 3 tiket aja”serah Shilla sedikit kecewa.

DRRRTTTDRRTTT

Ponsel Alvin berdering begitu nyaring. Alvin pun segera mengambil ponselnya yang tergeletak di depannya.

“Rio?”ujar Alvin pelan saat mengetahui siapa yang menelfonnya Alvin pun memencet tombol hijau pada ponselnya lanta mendekatkan ke kupingnya./

“Iya yo “

“Emangnya ada apa?”

“Iya iya . gue dan yang lain segera kesana”

BIIPPPP

Sivia dan Shilla menatap Alvin dengan bertanya-tanya. Dengan siapa yang sedang menelfon Alvin tadi.

“Rio nyuruh kita semua ke kantornya”ujar Alvin .

“Ngapain ?”tanya Shilla binggung

“Gue juga gak tau. Kita disuruh cepat kesana”

“Yaudah yuk kita langsung kesana aja . takutnya penting”ajak Sivia dan diangguki yang lainnya. Mereka pun segera berdiri mengambil tas masing-masing dan keluar untuk ke kantor Rio.

*****

Iqbal dan Wilona masih asik berbincang-bincang sedari tadi. Iqbal menceritakan semuanya. Kenapa ia tak bisa menghubungi Wilona kenapa ia harus selama itu di eropa. Wilona pun mencoba mengerti apa yang terjadi dengan pacarnya ini.

“Besok kamu tetap di Arwana kan?”

“Maksudnya ?”

“Yah maksudku kamu masuk lagi di Smp arwana”jelas Wilona

“Oh iya dong “

“Yeesss”

“Kenapa??”

“Gak apa-apa. Seneng aja/ akhirnya sekolahku berwarna lagi”

“hahahaha. Ada-ada aja kamu “

“Sumpah aku kangen banget sama kamu”

“Aku juga “

“Pokoknya kamu gak boleh ninggalin aku lagi”

“Iya “

“Promise?”

“Iya “

“Oke. Aku pegang janjimu “Iqbal mengangguk mantab dan mengembangkan senyum termanisnya kepada gadis ini. Dan melihat senyuman dari Iqbal itu membuat Wilona begitu tennag dan percaya bahwa Iqbal tidak akan meninggalkannya lagi.

******

Ify berjalan kea rah meja kerja Rio. Ia merapikan meja kekasihnya ini yang sedikit berantakan menurutnya. Ify menatanya dengan penuh ketulusan. Fikirannya masih teringat dengan apa yang terjadi baru saja. Ia begitu bahagia hari ini dan sangat-sangat bahagia sekali.

“Dasar cowok bodoh “desis Ify. Matanya terhenti ke sebuah figura yang berisikan foto Rio disana. Dimana foto Rio distudio, Rio mengenakkan kemeja Putih dan juga kaos putih sebagai dalamannya. Di mana kaos putih tersebut berbentuk V dan terlihat sedikit dada cowok ini. Kemeja Rio tak dikancingkan sama sekali. Lengannya pun digulung sampai di bawah sikunya. Rio menampakkan senyum yang begitu Cool namun terasa menenagkan. Ify membelai lembut foto tersebut.

“Sempurna. . “gumam Ify tanpa ia sadari. Dirinya begitu terhipnotis dengan foto Rio yang satu ini.

“Aissh. ..Ify apa yang baru saja loe katakana?? Sempurnaa?? Cihh. Cihhh. . “dengan cepat Ify melepaskan tangannya dari figura tersebut dan menggeleng-gelengkan kepalanya sendiri.

“Amit-amit  gue muji orang satu ini. Cuiihh cihh. .”Ify segera beranjak dari meja kerja Rio dan kembali duduk di ruang tamunya.

Sambil menunggu Rio yang belum juga datang. Ify menyempatkan membuka Ipad putihnya. Salah satu gadget kesukaan gadis ini. Ify membuka twitternya, dan sedikit berfikir apa yang dia lakukan setelah ini.

“Ahaa . . .”jari-jari Ify langsung bergerak lincah dia atas layar Ipadnya. Mengetikkan sesuatu disana.

“Send Tweet”gumam Ify. Ia tersenyum senang melihat status ditwitternya saat ini.

@Ifyalyssa Aku kembali lagi “) dan mencoba mewarnai hidupku lagi. Semangat !!

Setelah itu Ify mematikkan Ipadnya dan menaruhnya di meja di depannya. Dan bersaman itu suara pintu dibuka oleh seseorang. Arah pandangan Ify tertuju ke pintu tersebut.

*****

Rio melirik ke jam tangannya. Di tanganya ia telah membawa satu kresek berisikan makanan roti coklat kesukaan Ify. Rio masih ingat apa saja di sukai oleh gadis tersebut. Karena mereka berdua pun sedikit memiliki kesamaan. Sedari tadi pun Rio tak ada henti-hentinya tersenyum. Semua karyawannya yang berpapasan denganya di koridor-koridor jadi terheran sendiri. Jujur mereka jarang sekali melihat direktur mereka tersenyum seceriah ini.

“Pak setelah ini ada meeting di . . . “Agni yang melihat Rio berjalan menuju ruang kerjanya langsung mencegah Rio yang ingin masuk.

“Batalkan saja. Undur besok atau lusa”potong Rio dengan cepat.

“tapi pa . . “

“Ini perintah dari saya, kamu ubah semua jadwal saya”ujar Rio dengan tegas. Agni pun taki bisa membantah lagi. Ia menunduk saja. Rio lantas berjalan kembali dan membuka pintu ruang kerjanya. Ia masuk kedalamnya.

Rio menutup kembali pintunya. Matanya langsung mencari sosok gadis yang langsung ia temukan sedang duduk di sofa. Gadis itu pun sedang menatpnya sedikit kaget/.

“Sudah lapar ?”tanya Rio. ia berjalan menghampiri Ify dengan menunjukkan kresek yang dibawahnya.

“Lumayan “jawab Ify seadanya. Sebisa mungkin ia mencoba untuk biasa saja. Walaupun tak bisa dipungkiri ia merasa nervous sendiri. Setelah satu tahun lamanya tidak bertemu begitu memang terasa sangat berbeda.

“nih makan . . ! .”suruh Rio. ia meletakkan kresek putih yang dibawahnya dihadapan Ify. Rio duduk disamping Ify dan menyandarkan tubuhnya kebelakang tepatnya bersender di senderan sofa.

“Hmm.. “gumam Ify. Ia mengambil satu bungkus roti coklat. Dan segera membuka bungkusnya dan memakannya. Rio melirik sebentar kea rah kekasihnya ini yang asik makan. Senyumnya ia simpulkan sedikit. Rio menatapi setiap lekuk wajah gadis ini. Semua terasa sempurna. Ia semakin cantik dan bertambah dewasa. Seperti terhipnotis dan tak ingin kehilangan lagi wajah cantik ini.

“Sampai segitu rasa kangen loe? “sinis Ify. Ia menoleh kearah Rio dengan wajah tak enak.

“Gue gak akan ngilang. Jadi bisa berhenti natap gue kayak gitu !!”cerca Ify, Rio lantas salting sendiri. Ia mengalihkan pandangannya dan garuk-garuk tak jelas. Ucapan Ify begitu mematikan harga dirinya.

“Gue lagi malas bertengkar sama loe. Makan aja sana”ujar Rio mengalihkan pembicaraan. Ia berdiri dari tempat duduknya menuju ke meja kerjanya. Rio teringat akan tugasnya yang masih belum selesai.

“Gak nyangka Mario Stevabo aditya Haling begitu sangat tergila-gila dengan Seorang Alyssa. Hahahahaha”

CTAAAAAKKKK

“Awww. . . “ringgis Ify. Sebuah bolpoin mendarat indah pada dahinya. Dan siapa lagi pelakunya jika bukan Rio.

“Loe nyari mati sama gue? Hah?”bentak Ify tak terima. Tangannya masih mengelus-elus dahinya yang sdikit memerah. Ify menaruh rotinya yang tinggal sedikit. Mood makannya kini sudah hilang akibat ulah Rio tadi.

“jangan kepedean jadi orang”ujar Rio tenang sambil membuka laptopnya.

“Demi apapaun gue gak sudi jadi pacar cowok tak berperasaan kayak loe”ujar Ify penuh kebencian. Ia tak terima dengan apa yang dilakukan oleh Rio tadi.

“Yasudah. Tau pintu keluar kan”ujar Rio santai tanpa menoleh kea rah Ify dan semakin membuat gadis ini berusaha menahan emosinya.

“Cissshh. . .”desis Ify tak bisa menahan emosinya lagi. Ia berdiri dari tempat duduknya berjalan menghampiiri Rio. dengan tatapan begitu tajam. Rio tak egitu mempedulikkan gadis ini. Ia terfokus pada layar laptopnya.

“Jadi loe ngusir gue ?”tanya Ify dengan penuh arti.

“Hmm. . “dehem Rio seenaknya. Rio sedang ingin berkonsen pada kerjanya saat ini. Dan ia sedang malas bertengkar kembali dengan Ify.

“Baiklah tuan Mario Haling . . “

BLAAAAKKKK

“YAAAAAAAAAAA GADIS SETAAANNNNNNN!!!!”

“saya pulang dulu. Bye-bye Marioku sayang . . “ujar ify begitu sangat puas. setelah ia menutup laptop Rio dengan tak berperasaan. Sedangkan didalam laptop Rio tersebut terdapat sebuah data penting dan belum sempat ia save sebelumnya.

“Syukurin loe”umpat Ify. Ia berjalan mengambil tasnya lantas menuju ke pintu keluar.

“MAU KEMANA LOE GADIS SETAN!!! TANGGUNG JAWAB LOE!!!”teriak Rio. kini giliran Pria ini yang dibuat kesal. Rio segera berlari dan mencegah Ify untuk keluar.

“AWWWWW > . . . . RIO LEPASIN SAKIT BEGOOO!!! LEPASIINNN”teriak Ify begitu kencang. Belum ia sempat memegang gagang pada pintu Rio langsung menjambak rambutnya dari belakang.

“GAk akan gue lepasin!! Sebelum gue pastikan loe mati saat ini”

“Yaaahhh!!! BODOH!! Rambut gue rusaaak~!!”teriak Ify. Tangannya mencoba melepaskan tangan Rio yang begitu erat menjambak rambutnya.

“Bermimpilah yang tinggi Ifyku sayang. Gue gak akan melepaskannya sebelum loe minta maaf ke gue “{

“Minta maaf?? Hahahaha. Gak akan”decak Ify penuh menentang.

“Oh jadi loe gak mau . . “Rio menatap Ify semakin picik. Menunjukan tatapan setannya.

“AWWWWWWW”teriak Ify semakin kencang. Karena Rio malah menarik kepalanya kebelakang. Dan semakin kencang saja menjambak rambutnya.

“Loe mau buat kepala gue putus ? Hah?”

“Kalau bisa loe mati sekalian disini “

“Cisss, . sebelum gue mati loe dulu yang akan gue bunuh”

“silahkan “

“MARIO SIALAANNNN !! LEPASIIINNN”

“MINTA MAAF!!”

“GAK”

“MINTA MAAF!!!”

“GAK AKAN GAK AKAN GAK AKAN !!!”ify yang sudah kesakitan langsung mempunyai ide berlian. Ify langsung menendang Rio dari belakang menggunakan kaki kanannya.

JDUUUKK

:”Asiishhh. . .”ringgis Rio memegangi pahanya yang sakit akibat tendangan dari Ify. Dan reflex Rio melepaskan jambakannya dari Ify.

“hahahaha. Loe mau bunuh gue?  . . .”ujar Ify dengan sinisnya. Ia melepaskan satu sepatu kanannya disela-sela ringgisan rio yang masih memegangi pahanya.

PLAAAAKKKKK

“Bermimpilah yang tinggi Marioku . . “sinis Ify dengan puas setelah menampol kepala Rio begitu kencang dengan sepatunya.

“AAAWWWW!!! GADIS SETAN ENYAH LOE DARI MUKA BUMI INI “teriak Rio benar-benar sangat emosi.

“Lalalalal. . lalalala. Lalalal. . Alyssa gak akan pernah bisa dialahkan. Oke !!”ujar Ify tenang. Ia membalikkan badanya dan ingin keluar dari ruang kerja Rio sebelum pria itu benar-benar sudah tidak kesakitan dan akan membunuhnya .

CKlEEEKKKK

“Ehh. . “kaget Ify. Belum ia membuka pintu ruang kerja Rio dari arah luar seseorang telah membukannya dahulu. Ify terdiam saja selama pintu tersebut dibuka oleh sesosok gadis.

“ . . . . .”

Tak ada yang membungkam suara. Semuanya terasa hening. Baik Ify dan orang yan g diluar pintu itu. Ify menyungingkan senyumnya sesaat.

“Hallo guys . .”sapa Ify dengan senyum khasnya. Ketiga rang tersebut masuk binggung dengan apa yang dilihatnya.

“Hey . . “sapa Ify lagi mencoba menyandarkan mereka semua.

“loe?? Siapa?”tanya Seorang gadis yang tak lain adalah Sivia. Ify melotokan matanya.

“Cisshhh. . .”desis Ify tak terima dengan pertanyaan Sivia .

“Heeeyyy!! . nona Azizah apa loe udah lupa ingatan ? apa loe selama ini senang gue pergi ? hah??”

“Shil . . menurut loe gue gak mimpi kan? Ketemu sama Ify “Sivia malah menolehkan kepalanya ke belakang menatap Shilla yang tak kalah bengongnya dengannya.

“Gue juga gak tau Vi . dia Ify kan?”Shilla lebih seperti orang yang lebih bego dari Sivia.

“WOOOYYYYY GUE IFY !!”teriak Ify emosi. Sivia dan Shilla langsung menganga.

“IFYYYYYYYY”teriak Shilla dan Sivia yangbegitu kencang. Sontak Alvin dan Rio langsung menutup telinga mereka. Dan dua gadis itu tanpa menunggu apa lagi langsung memeluk Ify dengan eratnya/

“GUE KANGEN SAMA LOE FY”

“SUMPAH INI BENERAN IFY ?”

“KAPAN LOE DATANG ??”

“IFFFYYYYYYYYY AKHIRNYA LOE KEMBALI”

“IFFFFYYYY”

“Uhuuuukk uhuuukkk . . “Ify seperti tercekik dengan pelukan Shilla dan Sivia yang begitu sangat kencang.

“Bodoh gue gak bisa nafas . uhuuukkk. . uhuuukkkk. . “

“Lepasin gueee . . uhuuukk uhuukkk”

“GUE KANGEN SAMA LOE TAU”

“IFFYYYYYYYY LOVEE YOUUU”

“SI VIAAAA SHILLA LEPAASIIINNN GUEE!!!!!!”teriak Ify langsung melepaskan paksa pelukan Shilla dan Sivia.

“Sorry . . “cengir Sivia dan Shilla yang telah terlepas dari tubuh Ify. Ify mendengus kesal.

“Segitu kangennya loe berdua ke gue?”sindir Ify . ia geleng-geleng sendiri dan mencoba merapikan tasnya yang hampir jatuh.

“Masuk aja dulu. Takut di luar ada paparazzi gak jelas”ujar Rio menyuruh yang lainnya. Semuanya pun menganguk dan masuk kedalam ruang kerja Rio terkecuali gadis itu. Ia masih teteap diluar.

“Ngapain  loe masih disana?”tanya Rio tanpa ada lembut-lembutnya/.

“Aiissghh . /. /”kesal Ify. Ia kemudian berjalan masuk dengan kasar mendorong bahu Rio. Setelah melihat Ify masuk. Rio tersenyum sendiri. Ia merasa merindukan gadis ini./ ia masih tak percaya gadis ini sudah ada di dekatnya kembali. Ia merindukan suara cempreng gadis itu, ia merindukan tingkah aneh gadis itu. Rio benar-benar merindukannya.

*****

Shilla, Alvin dan Sivia hanya bisa mengangguk-angguk mendengar cerita Ify, walau pun awalnya Ify bercerita karena paksaan dari ketiga iblis itu. Ify menghelakan nafasnya setelah bercerita panjang lebar. Ify mengambil minumannya dan meminum sebentar.

“Gue senang banget loe kembali. Sumpah gue masih gak percaya kalau yang didepan gue ini loe vi”ujar Sivia dengan begitu bahagianya. Dan diangguki oleh SHilla.

“Loe tau? Saat loe koma kita semua nangis tau gak? Loe sih gak bangun-bangun”tambah Shilla.

“Gue denger semua yang loe bilang. Tapi tubuh gue gak mau pro sama gue. Yaudah gue berusaha bangun tapi percuma”

“jadi  .. . .”Sivia tersenyum begitu picik.

“Loe denger dong waktu Eheeemmmm. . nangis-nangis didepan loe”ujar Sivia dengan senyum yang ditahan. Sedangkan matanya melirik tak jelas kea rah Rio.

“Eheemmm . .”tambah Alvin dan Shilla barengan. Rio yang berposisi dududk di depan Ify merasa bahwa ketigta orang tersebut sedang menyindirnya.

“Apa loe?”sinis Rio ke Sivia dan Shilla serta Alvin yang sudah cekikikan gak jelas. Ify menaruh minumannya. Kemudian ia menatapkan matanya tepat di mata Rio. Otaknya mencoba mengingat kembali 1 tahun yang lalu. Kejadian terburuk di hidupnya.

“Denger. Dan tau kok . dan bisa disimpulkan . ..”Ify menunjukkan smirk smile khasnya dengan begitu picik.

“Seorang Mario Haling begitu mencintai Alyssa. Benarkan tuan Mario??”ujar Ify dengan nada yang dibuat merendahkan Rio serendah-rendahnya. Rio menatap Ify dengan bengis. Serasa ingin membunuh gadis didepannya ini.

“Loe semua ngomong apa sih? Gak ngerti gue”ujar Rio tak mau membahas hal ini. Dan seketika itu baik Ify, Shilla, Sivia dan Alvin tertawa dengan puasnya melihat wajah Rio yang sudah ditekuk-tekuk gak jelas.

“Jelek wajah loe . hahahaha”ujar Ify dengan puasnya.

“Oh ya Fy . . terus loe tinggal di Indonesia terus?”tanya Sivia penuh harap.

“Soal itu. Mmmm. . Iya gue tinggal di Indonesia. Dan gue besok mulai masuk sekolah lagi”

“SMA ARWANA?”tanya Sivia dengan penuh senangnya.

“Yaps .”

“SUMPAH? BENERAN ?”

“Iya Sivia . . “serah Ify penuh pemantaban. Sivia langsung kegirangan sendiri. Hari ini ia merasa begitu sangat penuh kebahagiaan. Ia senang dan tak akan melupakan hari ini.

Ke lima orang ini pun berbincang terus menerus sampai sore. Tak ada henti-hentinya. Mereka ingin meluapkan rasa kerinduan mereka semua. Sudah lama sekali mereka tak berkumpul seperti ini apalahi saat ini dengan kedatangan Seorang Ify. Semua layaknya menjadi lengkap sudah.

“Fy gue boleh tanya ?”

“APa?”

“Mmm. .Kenapa sih loe gak pernah cerita kalau loe adalah anak dari . . . “

“Sorry  . .”potong Ify sebelum Sivia menyelesaikan kata-katanya.

“Gue gak cerita karena gue gak ingin ada yang tau. Gue ingin bebas dan gue gak mau ada yang manfaatin gue. Gue hanya ingin ngerasaain hidup sebenarnya. Hidup mandiri tanpa ada gangguan siapa pun. Itu saja “jelas Ify. Yang lainnya pun mengangguk-angguk mengerti.

“Di Prancis loe punya pacar Fy?”tanya Alvin iseng. Dan membuat seketika itu Rio menajamkan telinganya. Bahkan matanya juga sudah melirik tak jelas kea rah Alvin .

“Pertanyaan bodoh macam apa itu?”tukas Rio benar-benar gak suka sama pertanyaan Alvin .

“Ada yang cemburu eeehheeemmm. . “serempak Shilla dan Sivia bersamaan.

“Cemburu? Gue cemburu sama gadis ini? Hahahaha . .”ujar Rio begitu tak enaknya dengan menunjuk langsung kea rah Ify.

“GAK AKAN. “lanjut Rio penuh penekanan. Ify melototkan matanya. Ia meremas tangannya kuat-kuat.

“Gue di Prancis pernah pacaran 2 kali kok. Dan cowoknya itu  . . . . .

“CAKEP”Rio membelakakan matanya  mendengar pernyataan ify yang seperti itu.

“PINTER”Rio semakin geram . Entah mengapa dadanya terasa sesak saat ini.

“PERHATIAN “

“Gadis bodoh. Berenti bicara “sinis Rio tak ingin mendengarkan ucapan Ify lagi .

“GAK SUKA NGATAIN “

“Berhenti gak?”

“LEMBUT”

“Loe mau gue bunuh ?”

“BAIK BANGET “

“BERHENTI  GAK ??”ancam Rio. Ify malah semakin menjadi.

“DAN DIA SAYANG BANGET SAMA GUE “Emosi Rio sudah di puncak ubun-ubunnya. Tatapan Rio dan ify sudah begitu memancarkan aura peperangan. Shilla, Sivia dan Alvin meneguk ludah mereka. Hawa panas sudah menyerang ruangan ini .

“Cabut  . . “ujar Alvin pelan . dan disetujui Shilla serta Sivia. Mereka bertiga langsung kabur begitu saja dari ruang kerja Rio. tak ingin menjadi bahan pelampiasan Ify atau pun Rio.

Ify dan Rio masih saling tatap penuh kebencian. Mereka berdua tak sadar bahwa ketiga sahabat mereka sudah beranjak pulang. Kata-kata Ify tadi masih berputar di otak Rio. ia benar-benar panas mendengarnya . sedangkan ify sedikit menyesali kata-katanya tadi. Ia begitu bodoh membuat manipulasian seperti itu.

“Pulanglah .  “ujar Rio menghela nafas panjangnya. Ia langsung beranjak ke meja kerjanya. Ify mengalihkan wajahnya. Ia sedikit merasa bersalah .

“ Masak gue minta maaf  . “batin Ify menjadi bimbang sendiri. Rio sudah duduk di meja kerjanya dan langsung fokus kembali ke laptopnya. Ia ingin mengulang kembali pekerjaanya yang sebelumnya dihilangkan oleh Ify.

“Gue  . .gue . . gue . . .”Ify binggung ingin berkata apa lagi. Keadaan begitu tidak mengenakkan. Melihat wajah Rio yang benar-benar marah kepadanya .

“Gue nungguin loe sampai pulang aja”ujar Ify sedikit pelan namun cukup terdengar di telinga Rio.

“Gak usah”tolak Rio langsung. Ia menundukkan kepalanya.  Apa ucapannya tadi benar-benar bikin Rio marah ? entahlah Ify binggung saat ini.

“yaudah gue pulang “serah Ify tak mau memperpanjang masalah lagi . Ia meraih tasnya dan berjalan perlahan kea rah pintu keluar ruang kerja Rio.

“Gue pulang . “ujar Ify sedikit keras karena tak ada tanggapan dari Rio .

“hmmm. .”dehem rio dengan seenaknya. Dan entah menagap Ify tak suka jika Rio seperti ini. Namun Ify sendiri menyadari bahwa ini kesalahannya sendiri. Ia merutukinya.

“Yo . ..”panggil Ify sebelum ia membuka pintu.

“Apa?”sahut Rio tanpa sedikit pun mengalihkan pandangannya dari layar laptopnya. Ify seperti berfikir mencoba merangkai kata-kata yang pas. Namun semakin otaknya di buat mikir semakin ia binggung.

“Maaf . . “hanya satu kata itu yang terlintas di otak Ify. Mendengar ucapan Ify itu Rio langsung mengangkat kepalanya. Menghadap gadis yang berdiri jauh didepannya. Gadis itu menunduk lemas.

Selama beberapa menit tak ada yang berbicara. Rio masih menatap gadis itu dengan tatapan yang tak dapat diartikan. Sedangkan Ify pun masih menunduk dengan lemas. Ia tau bahwa ia salah dengan kata-kata manipulasinya tadi.

“Ayo gue anterin pulang “ujar Rio yang langsung ebrdiri dari tempat duduknya.

“Ehh. . “kaget Ify mendengar ucapan Rio,. ia langsung mendongakkan kepalanya. Melihat Rio yang berjalan mengambil kunci mobilnya dan melepaskan jasnya.

“Ayo pulang . “ujar Rio langi mencoba menyadarkan ify yang masih benggong.

“Loe gak marah ?”tanya Ify seperti anak bodoh .Rio tersenyum sebentar. Namun bukan senyum kesinisan yang biasa ia tunjukkan kepada gadis ini. Rio masih tersenyum. Ia tak mengatakan apapun. Hanya tangannya bergerak dan men gacak-acak rambut gadis ini .

“Gue tunggu di parkiran. B 1210  MA . langsung masuk aja di mobil gue “ujar Rio dan segera keluar duluan meninggalkan Ify yang masih benggong. Ia tak pernah mengerti dengan apa yang di fikirkan oleh pria itu. Semuanya serba kejutan . dan selalu membuat jantung Ify berdetak cepat dan membuat Ify kesal semuanya bercampur menjadi satu .

“ B 1210 MA ?”Ify me ngulangi lagi plat nomer Rio. ia seperti familiar dengan angka serta hurf itu .

“Cisss . . “desis Ify mendapat jawaban semuanya,

“ternyaya benar. Seorang Mario hanya mencintai Alyssa. “ujar Ify bangganya. Setelah itu ia keluar dari ruang kerja Rio tanpa hentinya untuk tersenyum. Ify mengeluarkan masker dan kacamatanya dan segera memakainya.

B 1210 MA ??

B bukan sebuah symbol plat nomer kota Jakarta yang biasanya diketahui oleh banyak orang. B merupakan sebuah julukan yang selalu terlontarkan dari mulut Ify atau pun Rio . “BODOH “ 5 kata yang mengambbarkan 2 orang ini. Mereka seperti orang Bodoh yang tak ada henti-hentinya beretengkar. Mereka berdua sepeti orang Bodoh di saat saling merindukkan satu sama lain. Mereka berdua memang seperti Orang bodoh yang begitu luar biasa dan berbeda dari yang lain .

12 10  sebuah angka yang begitu familiar hanya untuk Ify dan Rio. dimana sebuah tanggal dan bulan yang mengingatkan kejadian paling terburuk yang dialami oleh Ify dan menyebabkan ify koma seperti itu.  Dan dimana tanggal dan bulan yang tak akan pernah dilupakan oleh Rio dan ify. Tanggal dimana Rio  menyatakan cintanya kepada Ify. Di sela-sela antara hidup dan mati mereka. Sebuah tanggal dan bulan yang penuh derai air mata dan perjuangan hebat diantara kedua orang ini .

M A . M for Mario and A for Alyssa . Mario dan Alyssa Seorang yang begitu berbeda dan memiliki kepribadian yang tak akan ada bisa membaca semua tentang dua orang ini. Seperti kucing dan tikus yang sellau bertengkar dan seperti minyak dan air yang tak bisa bersatu. Namun mereka berdua meruntuhkan semuanya. Mereka bukanlah Kucing dan Tikus mereka pun bukan Minyak dan Api. Melainkan Mereka adalah Matahari dan Bulan. Mereka sangat berbeda namun akan saling mengawasi satu sama lain meski ditempat yang jauh dan berbeda. Matahari akan selalu melindungi Bulan dengan memberikan cahayanya. Dan begitu juga dengan Bulan yang akan selalu menjaga dan mengawasi Matahari di kejauhan di tengah kesibukkan Matahari itu. Bulan akan selalu tersenyum dan bersinar dengan indah di malam hari. Bersama bintang-bintang yang Bulan persembahkan kepada Matahari .

Mario dan Alyssa berbeda namun mereka akan selamanya bersama . dalam keadapaapun dan situasi apa pun. Tak perlu banyak kata cinta yang diungkapkan oleh kedua orang ini layaknya pasangan lainnya. Hanya dengan tatapan mata saja semuanya sudah bisa terbacakan. Mereka memang begitu istimewa.

Bersambung , . . . . . .

Ahkhirnyaaaa selesaiii. Maaf banget ya ngaretnya benar-benar kelamaan.soalnya lagi ujian hehe. Minta doanya ya ujianku lancar dan dapat nilai yang baik amin amin yarabbal alamin. Makasih . . Terus Like dan Comment dan baca ya. Pantengin sellau DELOV baca terus. Gak boleh sampai telat stau part pun okeoke. Makasih banget bagi yang sudah setia membaca. Terus bacaa yaa guys😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s