DEVIL ENLOVQER – 7 ~ She Is Really Super Devil ~

Ini part 7 nya. Semoga seakin suka dan semakin penasraan . Semoga semakin banyak juga yang mau baca😀 Amin. Dan jangan lupa Like dan Commenya ya guys😀 makasih sebelumnya dan met baca😀

 

DEVIL ENLOVQER – 7

~ She Is Really Super  Devil ~

 

“ Oh ya sebelumnya aku buat penawaran buat kalian . Bagi kalian yang tidak berteman dengan FB.ku atau pun berteman dengan Fb.ku dan menyukai cebrung ini. Silahkan daftar masuk ke Group Contac.ku. dimana setiap saat cerbung ini post. Aku akan ngirim pesan ke kalian dan ngasih linknya ke kalian. Setiap cerita ini post. Bagi yang berminat kirim “Nama+Nope kalian di comment ini “Dan jangan lupa juga comment cerita ini terima kasih😀

 

@Luckvy_s  ~Luluk_HF~

 

*****

“Mampus Gue . . .”pekik Ify. Ia menundukkan kepalanya. Binggung dengan apa yang mau dia lakuin sekarang .

“Ngapain loe disini malam-malam ?”tanya orang tersebut yang tak lain adalah Rio. Ify menghembuskan nafasnya berkali-kali. Memfikirkan apa yang harus ia lakukan saat ini.

“Ini bunga buat loe”ujar Ify cepat dan dengan nada yang sedikit dipaksakan untuk semanis mungkin.

“Loe kesurupan ?”binggung Rio.

“Terima aja begoooo. . “lirih Ify dengan senyum dipaksakan.

“Loe kenapa sih ?”

“Loe lihat ada setan didepan rumah gue. . . “Rio pun memandang depan gerbang rumah ify. Dan benar saja disana sudah ada Iqbal yang tertawa puas melihat apa yang dilakukan oleh Ify .

“Iqbal ?”

“Dia ngerjain gue .Dan gue terpaksa harus ngelakuin ini. Jadi terima bunga gue atau loe gak akan bisa kembali masuk kedalam rumah loe lagi . .”

“KAK IFY YANG MANIS SENYUMNYA “teriak iqbal. Ify membalikkan badanya dan mencoba tersenyum sangat manis kea rah Iqbal.

“Siapin liang lahat loe ya adik gue sayang setelah ini”balas Ify penuh penekanan. Namun Iqbal malah makin tertawa dengan kerasnya puas mengerjai kakaknya tersebut .

“Cepat terima “suruh Ify. Rio pun terpaksa menerimanya. Ia masih ingin hidup untuk mala mini.

“Dan selanjutnya gue disuruh foto sama loe. Jadi loe cepat pose senyum.”ujar Ify. Ia mengatur kamera SLRnya sebentar. Setelah itu ia berdiri disamping Rio yang semakin binggung sendiri.

“Apa itu senyum terbaik loe ?”sinis Ify.

“Ogah gue foto sama loe”

“Loe fikir gue juga mau ? hah? Sudah cepet senyum gak ?”ancam ify

“Loe fikir gue takut sama loe?”

“Loe foto sama gue sekarang. Atau gue masuk kedalam rumah gue dan ngaduh ke mama loe kalau loe udah hampir merkosa gue”

“Loe Gilaaa. Kapan gue merkosa loe. “

“Kemarin “

“Kan Cuma gak sengaja nyium “

“Itu First Kiss gue. Dan gue masih gak rela loe yang ngerebutnya”sinis Ify

“Itu juga first kiss gue”timpal Rio tak mau kalah

“Udah nurut aja. Intinya dalam kamus gue sama aja dengan pemerkosaaan”

“Cewek Gilaaa”

“Dan loe gak mau kan cewek gila ini tetap berdiri disini. Jadi cepat senyum”ify melotokan matanya tepat di mata Rio.  Dan Rio pun tak mau berlama-lama membuat urusan dengan gadis ini. Ia memaksakan memamerkan senyumnya agar terihat manis. Ify menjauhkan kameranya.

1

2

3

JPEERRRRREETTTT

“Oke Thanks “ujar Ify tanpa mengalihkan pandanganya dari kamera SLR tersebut.

“Sudah puas ? dan gue boleh masuk ?”

“loe masuk dan gak masuk gak ngaruh buat gue “balas Ify santai. Ia pun berjalan menuju ke rumahnya masih menatap foto yang baru saja ia ambil.

“dan gue juga berharap sekali loe gak akan datang lagi ke rumah gue “ify membalikkan matanya. Tersenyum seperti Seorang anak setan .

“Gue kabulin permintaan loe “

TIIITTTTTTIIIIIITTTTTT

Rio, Ify maupun Iqbal segera mengarah ke arah sumber suara tersebut. Dan terlihat sebuah motor yang melaju kencang kea rah Ify . Entah mengapa Ify seperti orang bodoh yang tak bergerak sama sekali. Ia masih berdiri disana tampah bergeming .

“KAMERA GUE “

“LOE . . . . .”Iqbal dan Rio sama-sama berteriak kencang. Mereka sama-sama berlari kea rah Ify .

TIIIIIIITTTTTTTTTT

Rio berhasil menarik ify dan langsung mendekap gadis itu. Karena terlalu kencangnya tarikan Rio, kamera yang dipegang oleh ify langsung ia lemparkan begitu saja. Dan untung saja Iqbal berhasil menangkap kamera kesayangannya tersebut .

“YA Allah makasih kamera gue masih selamat. Sykurlah syukurlah kameraku tersayang. “ujar Iqbal begitu sangat legah. Sedetik kemudian ia mencari keberadaan kakaknya .

“Nah loh??”binggung Iqbal melihat Ify dan Rioyang masih berpelukan .

“Gue gak mau ganggu ahh . .. “ujar Iqbal dengan nada penuh kelicikan dan diam-diam segera masuk kedalam rumahnya.

“Aishhh .”Ify mendorong tubuhnya dari dekapan Rio. Rio langsung salah tingkah sendiri begitu juga dengan Ify. Namun mereka berdua sangatlah pintar menyembunyikan ekspresi mereka sendiri.

“Loe mau mati ?”

“Thanks . .”hanya kata itu yang bisa dikatakan oleh Ify. Setelah itu ia segera beranjak meninggalkan Rio yang melihat ify penuh dengan keanehan.

“cewek itu memang aneh “ujar Rio geleng-geleng sendiri. Setelah itu ia memilih masuk kedalam rumahnya sendiri.

*****

Ify merasa mengalami dejavu saat Rio memeluknya tadi. Ia sepertinya pernah mengalami hal seperti ini.

“Kak Sion . . “lirih Ify. Ia teringat akan kejadian dulu dimana Sion juga menyelamatkannya ketika ia hampir tertabrak dan kata pertama yang Sion ucapkan sama dengan kata yang diucapkan oleh Rio tadi .

Ify membuka pintu rumahnya seperti biasanya ia tidak menutup pintu itu dengan keras. Iqbal memandang kakaknya heran. Karena fikiran Ify belum juga tersadar .

“Foto loe dan kak Rio lucu banget loh kak”Seketika itu ify tersadar dan segera mengontrol kesadaranya agar adiknya tidak bertanya aneh-aneh kepadanya.

“Gue mau tanya boleh?”ujar Ify tajam

“Apa?”

“Lebih berharga kamera itu ya daripada gue ?”sinis ify. Ia masih teringat saat dia hampir tertabrak dan mendengar Iqbal berteriak dengan keras bukan menyebut namanya melainkan menghawatirkan kameranya.

“alasan gue Cuma 1 . Menurut gue loe gak akan mati tertabrak motor tadi. Karena lebih licikan loe daripada motor tadi. Dan gue yakin 100 % loe akan selamat. Sedangkan kamera gue . . . “Iqbal menunjuk kea rah kameranya .

“Dia gak punya sifat setan kayak loe. Jadi dia harus diselamatkan pertama kalinya “

“Seadainya gue tertabrak . ?”

“Itu gak akan mungkin kak ify . Walau pun loe tertabrak loe gak akan mati. Gue yakin itu “

“Maksud loe ??”

“Loe kan gengsinya segede langit. Jadi gak mungkin banget kan loe mau mati dengan cara kampungan kayak gitu “

“jadi maksud loe gue pantasnya mati dari gedung tingkat 100 gitu ? hah?”

“Good !! .”

“Sialan loe “pekik Ify. Iqbal tersenyum dengan manisnya kea rah Ify .

“Gue selalu berdoa kok untuk loe kak”

“Terserah loe”serah Ify yang capek juga bertengkar dengan adiknya ini. Ia pun segera masuk kedalam kamarnya untuk tidur malam.

*****

09.00 SMA ARWANA

 

Sivia masih terus memaksa Ify agar ikut denganya ke acara pesta nanti malam tersebut . Namun seperti dugaan Sivia, Ify akan menolaknya dengan tegas.

“Disana ada pesta permen karet . dan ada banyak permen karet. Loe gak tertarik ?”Ify memincingkan matanya saat mendengar kata “permen karet” . terlihat sepertiny dirinya sedikit tertarik.

“Permen karet ? Gratis ? Banyak?”

“Yapss banyak banget. Jadi loe mau ikut ?”

“cabutt. Gue ikut “

“Oke. Loe harus dandan yang rapi “

“Hah?Harus?”

“Meskipun temannya seperti itu. Loe diharuskan berpakaian formal “

“Formal ? yaudah gue pakai seragam aja. Formalkan “:

“Yah gak gitu juga kali Fy. Loe pakek Dress atau gaun gitu “

“Iya iya gue ngerti “

“Gue kesananya naik apa ?”

“Loe naik taxi aja yah heheh, kita ketemu di hotel Luxury “

“Siala loe Vi”

“heheheh . sorry Fy .”

“Oke . demi permen karet .”

“Gak nyangka harga diri loe bisa dirayu hanya dengan premen karet Fy”ujar Sivia penuh dramatis.

“Alasan gue mau loe ajak bukan karena itu. Tapi ada enggaknya premen karet loe pasti akan tetap maksa gue. Dan gue pusing denger suara loe. Ngerti !”Sivia menganggukkan kepalanya. Sepertinya Ify bisa membaca fikirannya saat ini .

“Besok jam berapa ?”

“Jam 7 malam “

“Siapa sih pemilik perusahaan apa ? aling ? apaan ??”

“Haling Corps Fy “

“yah pokoknya itulah. Siapa nama pemiliknya ??”

“Siapa ya ? gue juga gak tau Fy. Hehe. Nanti deh gue tanyain ke Alvin. Itu sepupu Alvin dan dia mengundang kita berdua “

“Okelah. Karen ague sahabat yang baik gue akan nemenin loe”ujar Ify . Sebenarnya alasanya bukan hanya itu saja. Dirumahnya nanti tidak aka nada siapa-siapa. Iqbal menginap dirumah temannya dan dia pasti tidak akan punya teman mala mini. Dan dia pun memelih ikut dengan tawaran Sivia ini .

*****

18.00 Kamar Ify

Ify sudah selesai mandi. Ia bersiap-siap untuk memilih gaun di lemarinya. Ia membuka lemarinya. Memilih baju-baju yang selama ini tak lagi ia pakai sudah beberapa tahun yang lalu. Pilihan Ify pun jatuh ke baju warna Silver dengan sabuk warna hitam di tengah bajunya. Dengan cepat ia segera mengganti pakaiannya.

Ia menghadap kea rah meja riasnya. Dan memoles sedikit wajahnya dengan bedak dan juga lipgloss. Meskipun dia gadis yang tomboy namun Ify masih mempunyai sifat feminism dan tau cara berdandan.  Ify mengatur rambutnya sedikit. Ia membuat rambutnya sedikit bergelombang . Ia memakaikan pita panjang di atas kepalanya lalu mengikat pita tersebut. Ify mengambil tas kecilnya. Ia membuka tasnya tersebut lantas membuka rak kaca riasnya. Diama disana terdapat satu pistol dan juga satu pisau .

“gue selalu waspada dalam apapun “ujar Ify kepada dirinya sendiri dan memasukkan pistol serta pisau tersebut .

“Oke Perfect. Dan berangkat “ujar Ify. Ia pun segera keluar dari kamar dan beranjak keluar rumah. Dimana didepan rumahnya sudah ada taxi yang menunggunya sedari tadi .

****

19.30 hotel Luxury

Sivia dan Alvin sudah menunggu Ify didepan hotel. Kali ini Sivia sudah tidak menggunakan kursi rodanya lagi. Kakinya sudah mulai membaik. Tak lama mereka menunggu sebuah taxi berhenti didepan mereka berdua. Dan dapat mereka duga bahwa itu adalah ify .

Ify keluar dari taxi tersebut. Sivia maupun Alvin langsung terbenggong menatap penampilan Ify. Benar-benar seperti bukan ify biasanya. Mala mini Ify sangat cantik sekali. Bahkan bisa Alvin akui bahwa Ify cantik melebihi Sivia jika seperti ini.

“Ini loe Fy ?”ujar Sivia tak percaya. Jujur saja ia tak pernah melihat Ify berdandan secantik ini.

“Bukan ? Setan yang berubah menjadi malaikat”jawab Ify dengan santai.

“Loe ke Salon ?”

“Mana sempet gue “

“terus ? siapa yang dandanin loe??”

“Nggak tau tuh. Tadi tiba-tiba gue bangun tidur langsung seperti ini “ujar Ify tanpa niat menjawab pertanyaan Sivia yang semakin melantur kemana-mana.

“Lebih baik kita masuk sekarang. Gue sudah risih dengan highilss ini”ujar Ify menunjuk apa yang dipakai di kakinya saat ini .

“Oke. ayo kita masuk “ujar Alvin . Mereka bertiga pun segera masuk kedalam. Dimana sudah banyak udangan yang hadir disana .

Ify sedikit terkagum dengan megahnya acara ini. Ia mengedarkan pandagannya ke sekitar aula hotel dimana tepatnya acara dilaksanakan. Semua orang berpakaian sangat bagus dan mewah sekali. Untung saja Ify benar-benar tidak memakai seragam sekolah ke acara seperti ini.

“Sialan gue dikibulin sama tuh anak”decak ify saat mengijakkan kakinya di aula hotel dan sama sekali tak ada permen karet atau pun semacamnya.

“Sorry Fy. Hehehe. Jangan marah ya ya ya. Habisnya gue kasihan sama loe ngurung terus dirumah”bisik Sivia yang tiba-tiba nonggol disamping Ify.

“Hmmmm”

“yaelah. Kalau loe marah jelek tau. Maafin dong. Jangan maraah. Maafin guee”renggek Sivia

“Iya Iya. kali ini gue maafin”serah Ify pasrah saja. Ia pun mengedarkan pandangannya disemua penjuru aula.

“Mana sih pemilik haling Corps”batin Ify yang penasaran juga dengan pemilik acara ini . Tak lama kemudian seseorang sudah berdiri diatas panggung. Dan seketika itu juga semua udangan memfokuskan perhatian mereka ke atas panggung tersebut.

“Selamat malam. Dan terima kasih kepada semua teman-teman sekalian yang sudah datang”

“DIA??”kaget Ify benar-benar tak percaya.

“Dia sepupu gue Fy. Pemilik Haling Corps. Namanya Mario. Dan biasanya dipanggil  Rio “ujar Alvin yang tiba-tiba berdiri disamping ify.

“gak penting nama dia. Sumpah dia pemimpin perusahaan terkenal itu ?”tanya Ify yang terdengar sangat meremehkan.

“Sayangnya benar sekali Fy. Dia cowok yang jenius bahkan sangat jenius”

“Cihh. . “

“1 tahun lagi dia akan lulus dari fakultas kedokteran. Dia alumni dari SMA ARWANA . dan salah satu siswa terpintar disana. Bukankah mengagumkan Fy ?”Alvin masih saja terus berkoar membongkar semua kelebihan Rio berharap ify akan tertarik dengan sepupunya itu. Itulah rencannanya ingin mendekatkan ify dan juga Rio, karena menurutnya dua orang ini memliki sifat yang hampir sama.

Ify merasakan ada keanehan di acara ini. Ia merasa ada yang berbeda. Dimana setengah dari para undangan tersebut menatap orang yang ada dipanggung itu dengan tatapan membunuh .

“Berapa orang yang diundang di acara ini ?”

“Hah?”binggung Alvin mendengar pertanyaan ify

“Berapa ya ? mungkin 100 .”

“Yang gak punya udangan bisa masuk ?”

“Gak bisalah. “

“Sepertinya undangannya lebih dari 100 orang ya Vin”ujar Ify yang sudah mengetahui dimana keanehan yang dia rasakan.

“Maksud loe??”binggung Alvin yang masih binggung dengan ucapan ify .

“Loe hanya punya waktu 5 menit pergi dari sini. Cepat bawa Sivia keluar dari neraka ini”suruh Ify penuh penekanan.

“Maksud loe apa sih fy ?”tanya Alvin benar-benar binggung .

“LOe bodoh banget sih . .  Ify menarik Alvin agar lebih dekat dengannya. Loe lihat orang yang dekat dengan panggung itu. Di sisi kiri ada 5 orang dan disisi kanan juga ada 5 orang. Mereka membawa pistol. Loe gak lihat dimana pistolnya ? Lihat di jas sisi kanan mereka. Semua jas mereka besarnya berbeda kan. Dan mereka sepertinya mengicar sepupu loe tersayang itu. Dan waktu loe tinggal 4 menit disini. Bawa Sivia keluar dan gue akan bawa sepupu loe keluar. Mengerti ?”ujar Ify menjelaskannya. Alvin hampir tidak percaya dengan semua penjelasan ify. Namun ia tak punya waktu untuk semakin shock. Ia segera mencari Sivia dan setelah itu menarik Sivia keluar dari aula hotel ini .

Ify membuka tas kecilnya. Perlahan-lahan ia berjalan mendekati panggung tersebut dengan hati-hati. Sedangkan Rio masih berceramah tidak jelas. Entahlah Ify tidak terfokus dengan itu. Namun ia lebih memfikirkan bagaimana menyelamatkan pemilik Haling Corps yang juga telah menyelamatkan naywanya semalam.

“Gak ada pilihan lain “Ify langsung naik ke atas panggung dan dengan spontan mencium Rio di depan semua orang. Semua orang yang ada disana hanya bisa Shock dan dengan pemandangan didepan mereka. Bahkan Rio sendiri sangat kaget. Tujuan Ify hanya satu yaitu mengulur waktu untuk mengalihkan perhatian mereka . Ify melepaskan ciumannya tersebut dan menatap Rio tajam .

“LOE . . “kaget Rio tak percaya siapa yang telah menciumnya tadi .

“Loe gak usah banyak ngomong. Waktu kita tinggal 1 menit. Loe lihat 10 orang yang ada disisi kanan dan kiri didepan panggung. Mereka semua bawa pistol.Dan ingin bunuh loe. Dalam hitungan ke tiga. Loe langsung tarik gue ke belakang panggung ngerti ?”Rio masih belum mengendalikkan ksadarannya. Ia melirik kea rah 10 orang tersebut secara bergantian. Benar saja apa yang dikatakan oleh ify .

“ 5”

“4 “ Perlahan Ify menngeluarkan pistolnya dari tasnya tersebut.

“3”

“2”

“GO”

DOOORRRR DOORR DOOORRR DOOORR DOOORRR DOOORRRR DOORR DOOORRR DOOORR DOOORRR

Rio dengan sigap langsung menarik ify kea rah belakang panggung. Dan tepat pada saat itu Ify berhasil menembak ke sepuluh orang tersebut dengan cepat. Mereka berdua terjatuh di bawah belakang panggung. Ify merasakan kakinya sedikit tergores.

“Aww . .”ringgis Ify .

“Bagaimana loe bisa kesini ?”

“Alvin ngajak gue “

“dari man aloe tau mereka ingin bunuh gue ?”

“gue rasa loe cowok yang bodoh. Undangan loe Cuma 100 orang dan loe gak perhatiin di sini separuh orang natap loe seperti tatapan membunuh. Dan penderitaan kita tidak berakhir disini, karena separuh dari orang yang ada disini sepertinya mengincar nyawa loe “

“sudah gue duga “ujar Rio santai. Ia merogoh kedua sakunya. Mengeluarkan dua pistol. Setelah itu mengeluarkan 2 pistol lagi dari belakang kakinya yang sudah ia ikat dengan rapi dipergelangan kakinya agar tidak mencurigakan.

“Waooww ternyata loe siap sedia juga “decak ify sedikit

“Gue selalu bisa baca situasi . ini untuk loe”ujar Rio memberikan ify satu pistol. Ify tersenyum meremehkan Rio. Ia mengeluarkan sebuah karet rambut dari tas kecilnya dan menguncir rambutnya .

“apa rencana loe ?”tanya Ify. Rio mengintip sedikit bagaimana keadaan disana. Dan tepat sekali hampir separuh orang disana sudah keluar dan hanya ada separuh orang bersenjata yang sedang siap-siap untuk mengarah kea rah Rio dan ify .

“kita hanya berdua . dan mereka sekitar ada 40 orang “

“no Problem “jawab Ify santai .

“Loe gak takut ?”ujar Rio tak menyangka.

“gue pernah bunuh 20 orang lebih”

“loe cewek atau bukan sih ?”gidik Rio.

“sebaiknya loe diem. Gue lebih mahir dari pada loe dalam urusan ini. Gue saja yang ngatur strategi”serah ify. Ia mengintip sebentar setelah itu kembali ke posisinya semula.

“ 40 orang ?kita buat games”

“Maksud loe?”

“Biar lebih menantang. Siapa yang berhasil menembak tepat sasaran paling banyak. Dia yang menang dan dia boleh minta apapun kepada yang kalah. Bagaimana ?”

“Sepertinya menarik. “

“Oh ya satu lagi . Gue gak ada hutang nyawa sama loe. Kita satu sama “

“Oke. Oke. Dan . . … “Rio menggatungkan ucapannya. Rio mulai sedikit mendekati wajah ify. Tanganya  perlahan menyentuh bibir munggi Ify.

“Gue juga gak ada hutang ciuman sama loe. Karena loe juga nyuri ciuman di bibir gue “Ify melotokan matanya dengan penuh kekesalan. Sedangkan Rio tersenyum begitu sangat puas.

“Lepasin tangan loe”decak ify kesal dan menepis kasar tangan Rio.

“Hitungan ke  3 kita mulai.”Ujar Rio mencoba meredakkan suasana. Namun sepertinya Ify kesal sendiri kepada Rio  karena ia teringat akan kejadian itu. Rio tersenyum picik melihat wajah ify yang sepertinya muak kepadanya.

“1 “

DOORRR DOORRR DOOORRR DOOORRR DOOORRR

“CEWEK SETAAANNNN “teriak Rio geram. Karena Ify sudah lebih dulu menembak sasaran-sasarannya dengan gesit. Ify berlari keluar dari pesembunyian setelah itu disusul oleh Rio yang langsung keluar dari belakang panggung. mereka berdua layaknya Seorang pembunuh handal. Dalam hitungan menit hampir semua sasaran tertembak dengan tepat.

“gue sudah 15 orang”teriak Rio tanpa mengalihkan perhatiannya di sasaranya

“dan gue juga sudah 15 nyawa”balas Ify tak kalah kencang.

“Bagaimana kalau seri ?”

“Kita anggap sebagai amal nyawa”

“Ckkk. Terserah “

DOORRR DOOORRRR DOOORRR

“ 20 nyawa”ujar Ify dan Rio bersamaan. Ify mengusap wajahnya yang penuh percikan darah. Begitu jua dngan Rio segera melepaskan jasnya untuk membersihkan tangannya .

“SERI . . “serempak mereka lagi dan kali ini saling berhadapan.

“Good Job “Rio mengulurkan tanganya. Ify mengernyitkan keningnya sesaat .

“Good Job too”balas Ify dan membalas jabatan Rio. Ify tersenyum penuh arti.

“Jangan tersenyum puas dulu . masalah kita ada satu lagi”ujar Rio. ify menunggu Rio melanjutkan kata-katanya.

“Diatas panggung ada satu bom yang sudah diaktifkan 1 jam yang lalu. Dan waktu kita tinggal 5 menit lagi”Ify langsung memelotokan matanya . diluar dugaanya bahwa aka nada bom waktu disana.

“Dari mana loe tau ??”

“salah satu orang yang gue bunuh menunjukkan bom itu tadi”jawab Rio yang masih bisa santai

“Kenapa loe gak ngomong dari tadi !!”omel Ify. Ia segera melepaskan highilssnya.

“waktu kita tinggal 3 menit. Kita harus lari cepat. GO !!!”teriak Rio. Ify melemparkan pistolnya begitu juga dengan Rio, mereka berdua  segera berlari dengan sangat kencangnya dan berusaha sekencang mungkin untuk keluar dari aula ini.

10

9

8

7

6

5

4

3

2

1

DUAAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRR

“ARRGHSSSSS”teriak Ify dan Rio bersamaan. Mereka terlempar sampai pintu luar hotel . diamana sudah banyak orang yang mencemaskan Rio dan juga Ify . Ify terlempar sangat jauh.

“Awww . . .”ringgis Ify. Ia merasakan kepalanya sedikit sakit. Dan darah segar mengalir dipelipisnya. Bukan hanya itu saja , tangan kananya sakit sekali . Hantaman dari bom tersebut cukup kuat mesikipun tadinya Ify dan rio sudah cukup jauh dari aula itu. Tangan kanan Ify tergores aspal dan posisi saat ify jatuh tidak begitu baik. Dan menyebabkan luka di berat di tangan kanannya.

“ Pak RIO. . . “teriak semuanya. Rio berusaha berdiri. Ia tidak apa-apa hanya mengalami luka kecil di lutunya. Ia melirik kea rah ify dimana Sivia menangisak tak karuan disamping tubuh ify. Dan Alvin yang sedang memeriksa tubuh ify .

“Bagaimana keadaan dia vin ?”:tanya Rio yang sudah berada di depan Alvin dan juga Sivia. Sedangkan ify masih berusaha mengatur nafasnya .

“Kita harus cepat bawa dia kerumah sakit Yo”ujar Alvin menahan tangan ify karena tulang dalamnya patah .

“Tulangnya patah ?”tanya Rio yang sudah dapat menebak.

“Loe gak apa-apa?”tanya rio . ia duduk menggantikan Alvin yang sebelumnya berada tepat di samping tubuh ify .

“Ify tahan yaa. Loe jangan mati dulu. Fy tahan yaa “Sivia semakin terisak .

“gue gak akan mati konyol seperti ini  cepat bawa gue kerumah sakit “pekik ify yang semakin merasa lemas.

“Bisa gak loe singkirkan gadis bodoh ini. Kuping gue hampir pecah”sinis Ify melirik kearah Sivia yang terus menangis.

“Gue takut loe kenapa-kenapa Fy ? loe beneran gak apa-apa kan ?”

“Sivia gue gak bakalan mati. Cepetan loe minggir dari samping gue”Usir Ify dengan kejam. Ia mengerang sedikit karena lukanya semakin menjalar diseluruh safar tubuhnya. Sivia pun menuruti dan minggir dari tempatnya sekarang . ia sedikit menjauh. Hingga kali ini hanya Rio lah yang berada disamping Ify.

“Ambilkan semua peralatan medis gue di mobil Vin. Cepaatt “

“Apa yang mau loe lakuin? Loe mau bunuh gue ? bawa gue kerumah sakit!!! “

“Cerewet!!! loe di bawa kerumah sakit percuma saja gak akan cukup waktunya. Gue akan ngelakuin cara darurat disini “tegas Rio. Ify yang sudah sangat lemas menurut saja. Rio dengan fokus memeriksa semua luka Ify. Kali ini sosok Rio benar-benar berubah seperti layaknya Seorang dokter menangani pasiennya yang sedang darurat.

Tak lama kemudian Alvin segera membawa koper besar Rio. dimana didalamnya berisi peralatan medis yang sangat lengkap yang selalu ia bawa kemana-mana. Dengan sigap Rio mengambil beberapa peralatan yang ia butuhkan dan ia mulai melakukan perlakukan medis kepada Ify dengan alat-alatnya itu.

“Tahan tangan loe. Ini sedikit sakit “ujar Rio, Ia memberikan suntikan bius agar Ify bisa sedikit menahan sakitnya . Rio perlahan  menekan sedikit tangan ify

CKLEEEKKKKKKKK

“AWWWWWWW”jerit Ify kesakitan. Ia menahannya air matanya yang ingin keluar. Rasanya seperti tanganya benar-benar patah saat ini. Kemudian Rio memberikan obat bius ketangannya dan memperban tangan ify dengan memberikan gips kecil didalamnya .

“Loe bisa gak sih pelan sedikit. Sakit begooo”teriak Ify sangat kesal.

“Tangan loe cukup parah. Mungkin 1 minggu baru  hari bisa sembuh”ujar Rio tak memepedulikan omelan Ify tadi.  ia beralih membersihkan darah di pelipis Ify .

“Ada satu pertanyaan gue “ujar ify dengan tatapan yang serius kali ini. Meskipun raut wajahnya menunjukkan bahwa dia kesakitan dengan lukanya .

“ Apa?”balas Rio dan tetap fokus menangani luka-luka Ify tanpa membalas tatapan dalam dari Ify.

“Na .. . .. . “

Bersambung . . . . . .

AYOOO GIMANA KELANJUTANNYA ?? tetap tunggu yaa kelanjutanya😀 dan makasih udah banyak yang baca😀 sekali lagi saya ucapkan banyak makasih😀 . Like dan Comment yaa:D tetap baca semuanyaaa😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s