DEVIL ENLOVQER – 49 ~DOOOORRR !!!! ~

Ini part 49 nya semangat yaa buat baca . terus baca jangan lupa Like dan Commenta ditunggu. Yuk langsung aja baca😀 semoga suka amin. Kalau mau tanya apa-apa di twitter HYO  aja ya. Follow twiter HYO @luckvy_s .

 

Covernya buatan dari  @Ifa_DEloo makasih yaa😀 yuk follow dia guys🙂 . 

Bagi yang mau nyumbangin editannya buat cover delov silahkan :) 

 

DEVIL ENLOVQER – 49

~DOOOORRR !!!! ~

 

“Mmmmm kenapa bal ??”

 

“Loe  .. ;loe . . . .”

 

“Loe mau jadi pacar gue ?” terdengar keheningan sesaat pada kedua orang ini. Semuanya terasa sunyi hanya hembusan nafas keduanya yang dapat terdengar.

 

“Kak wi . .  .”

 

“Gue udah putus sama dia”

 

“Hah???”

 

“Gimana? Mau gak ?”

 

“Loe ci ..nta , .sa .. ma . gu. . e??”

 

“Enggak.”

 

“Ter . . us . . ??”

 

“Bukannya loe ngerti sendiri alasannya ? apa loe sok-sok gak ngerti ?”

 

“Maaf bal”

 

“Jadi gimana??”suara Iqbal mulai mendingin. Dari sebrang sana terdengar hembusan nafas berat dari Salsha. Ia sepertinya sedang berfikir.

 

“Iya gue mau”jawab Salsha dengan fikiran yang speertinya masih binggung

 

“Oke , Jadi kita sekarang pacaran. Tapi sorry kalau gue gak bisa mencintai loe.”

 

“Gue akan tunggu”

 

“Berdoalah”jawab Iqbal seadanya . Ia pun langsung menutup sambungan telfonnya. Iqbal kembali diam didalam kamarnya. Ia memfikirkan kembali apa yang telah ia lakukan tadi benar atau tidak.

                                                                        ****

                                                                        07.00 WIB HALING Corp’s

 

             Ify sudah bangun dari tidurnya. Ia pun memilih untuk segera mandi. Ia sadar bahwa dirinya saat ini berada di kamarkantor kekasihnya. Ify pun hanya santai saja. Setelah mandi ia mengecek ponselnya. Dan ternyata terdapat 2 pesan dari Sivia yang isinya sama .

 

“Cepat loe kembali ke rumah!! Loe udah janji sama gue ! ngerti ??”

           

            Ify menghelakan nafasnya. Ia pun segera keluar dari kamar dan pergi ke ruang kerja Rio. Dilihatnya dari lorong yang menghubungkan kamar Ify dan ruang kerja Rio. Ify dapat melihat Rio yang ketiduran di Sofa dengan laptop yang berada di atas perut pria itu. Ify menggeleng-gelengkan kepalanya.

 

“Dasar . . aisshh “desis Ify. Ia pun memindahkan laptop tersebut dari perut Rio pelan-pelan. Berharap si pemiliknya tak bangun. Setelah memindahkan laptop Rio. Ify mengambil secarik kertas dan bolpoin, Ia menuliskan beberapa rangkaian kata disana, Setelah itu ia menaruhnya diatas laptop Rio.

 

            Ify pun segera mengambil tas bahunya dan pergi dengan hati-hati dari ruang kerja Rio. Di luar ruang kerja Rio sudah ada sekertaris Rio yang menatap Ify dengan sedikit kaget.

 

“Apa gue terlalu cantik buat loe pandangin terus ??”

 

“Ciihhh . “ujar Ify begitu sinis kepada Agni. Dan sekejab itu Agni langsung menunduk diam saja. Agni sudah tau bahwa Ify adalah kekasih Rio. dan beberapa bulan yang lalu menyebabkan Agni patah hati stadium akut. Dan saat ini dirinya sendiri sedang mencoba untuk bangkit dan tegar.

 

            Ify mencegah sebuah taxi di depan Perusahaan Haling. Ify langsung menaikinya dan menunjukkan alamat rumahnya kepada supir taxi tersebut.

 

                                                            *****

            Ruang ICU sudah terbuka dengan lebarnya. Seorang pasien dengan cepat dibawa masuk kedalam . Kondisinya sudah begitu kritis sekali. Yah benar, sejak sepeninggalan Rio,Ify dkk di dalam kamar rawat Wilona. Wilona menjadi tertekan. Ia memfikirkan sekali hubungannya dan Iqbal. Ia mengalami depresi berat. Seharian ia terus menangis dan sampai akhirnya kondisi tubuhnya kritis saat ini. Kedua orang tua Wilona sudah begitu cemas sekali begitu juga dengan para dokter-dokter.

 

“Pa. Pa . . Telfon Iqbal sekarang Pa .. “isak Mama Wilona. Dan dengan cepat Papa Wilona menelfon Iqbal.

 

            Mereka berdua Nampak begitu cemas sekali.

 

                                                            *****

 

            Ify sampai di rumahnya. Ia pun segera turun dari taxi lantas masuk kedalam rumahnya. Ia segera menuju ke kamarnya dimana Sivia sudah menunggunya disana.

 

“kepala loe emang udah kacau ? ngerti!”ujar Ify langsung saat ia masuk kedalam kamarnya dan melihat Sivia yang asik menonton TV dengan wajah tak berdosanya.

 

“Kita akan latihan dimana ?”tanya Sivia tak mempedulikan ucapan Ify tadi.

 

“Di otak loe”ujar Ify. Ia segera masuk ke kamar mandi karena sedari kantornya Rio dirinya memang belum sempat untuk mandi.

 

“Gue serius . “teriak Sivia.

 

“Gue mandi dulu “sahut Ify tak kalah kerasnya. Sivia pun hanya mendehem tak jelas saja. Kamar Ify yang tak terbuka dapat terlihat jelas kamar Iqbal yang ada di sebrang sana. Dan tak sengaja Sivia melihat Iqbal yang keluar dari kamarnya dengan wajah panik dan tergesah-gesah sekali.

 

“kenapa tuh anak??? Habis dikejar anjing ?”ujar Sivia heran sendiri. Sedetik kemudian ia tak mempedulikkanya dan melanjutkan menonton televise di pagi yang amat dan sangat cerah sekali MENURUTNYA !!.

 

            Tak lama kemudian ify keluar dari kamar mandi dan segera mengganti bajunya. Ify telah memakai baju tanpa lengan hanya sebahu berwarna Hijau. dan calana jeans pendek  warna biru. Dan itu terlihat cocok-cocok saja pada tubuh Ify.

 

“Ayo berangkat sekarang “ajak Ify. Sivia yang sedang asik tiduran di kasurnya langsung terpelonjat kaget.

 

“belajar ?? diamana ?”tanya Sivia binggung,

 

“Udah ikut aja. Gue juga kangen sama tempat itu. Udah yuk takut terlalu siang”ujar Ify lagi. Sivia pun menurut saja. Mereka berdua pun segera beranjak dengan menggunakan mobil Ify. Dimana supir Ify lah yang mengantarkan mereka berdua.

 

                                                                        *****

            Rio terbangun dari tidurnya. Ia melihat ke sekitar kantornya. Terasa begitu sepi. Rio pun melihat jam tangannya. Dan waktu telah menunjukkan jam 9 pagi. Rio pun langsung membelakakan matanya.

 

“Mampus gue !!”pekik Rio yang kesiangan bangun,

 

“Ify .  .”ujar Rio yang teringat akan gadis itu. Ia pun segera berjalan menuju kamar di dalam ruangannya. Baru saja Rio membuka kamar tersebut namun tak ada siapa-siapa .

 

“Kemana anak itu? ?”Rio pun kembali lagi ke depan menuju ruang kerjanya.

 Dilihatnya diatas laptop. Terdapat secarik kertas. Rio pun segera meraih kertas tersebut dan membukanya.

 

            Rio membaca setiap kata-kata yang terdapat di kertas itu. Bibirnya terulas senyum setelah membaca kertas tersebut yang bertuliskan .

 

Aku pulang dulu. Jangan lupa sarapan ! see you Marioku !

           

            Rio pun segera memilih untuk bergegas mandi. Hari ini ia akan ada rapat penting. Dan juga dia ada janji dengan Shilla dan juga Alvin tepatnya di apartemen Shilla.

                                                                        *****

            Iqbal keluar dari mobilnya. Ia pun berlari-lari menuju ke dalam rumah sakit tepatnya di ruang ICU. Ia mendapatkan telfon dari kedua orang tua Wilona bahwa gadis itu keadaanya sangat kritis. Perasaan Iqbal sudah tak karuan saat ini.

 

“Iqbal .. . .”ujar Mama Wilona yang melihat kedatangan Iqbal. Iqbal pun lantas menghampiri kedua orang tau Wilona.

 

“Om. Tante  . gimana keadaan Wilona ??”

 

“Om dan tante juga belum tau. Daritadi dokter belum keluar”jawab Papa Wilona. Iqbal menghelakan nafasnya. Perasaanya semakin tak karuan.

 

“Kenapa Wilona jadi seperti ini Om? Tante ?”tanya Iqbal dengan wajah yang sudah tak bisa digambarkan lagi.

 

“Semalam dia menangis terus. Dan keadaanya drop saat ini. Dia tidak amu tidur”jelas Mama Wilona. Iqbal mendecak frustasi. Ia merasa sangat bersalah sekali. Ini semua karena dia.

 

“Wilona juga ninggalin surat ini di atas kasurnya “ujar Mama Wilona dan memberikan selembar kertas kepada Iqbal. Iqbal pun langsung menerimanya.

 

“Kamu baca aja dulu bal. “suruh Papa WIlona. Iqbal pun mengangguk dan membuka surat tersebut. Perlahan Iqbal pun mulai membacanya.

 

            Gue tau loe marah ! Gue juga tau loe sakit! Tapi asal loe tau gue lebih sakit lagi kalau ngelihat loe kasihan sama gue!. Gue nulis surat ini karena gue gak yakin gue bisa bertahan setelah ini!. Gue sayang sama loe. Gue cinta sama loe sampai kapanpun itu! Tapi sorry gue gak mau kecewain loe!. Dan gue mohon banget sama loe! Loe kabulin permintaan gue satu ini bal!! belajar sayang ke Salsha. Belajar mencintai salsha. Jadiin dia cewek satu2nya di hati loe. Loe harus lupain gue! Loe harus lupain gue!! Plis kabulin permintaan gue!. Thanks. Dan maaf untuk semuanya .

 

            Iqbal meremas kertas tersebut dengan perasan yang tak bisa di jabarkan lagi. Ia menahan air matanya yang sudah berada di ujung pelupuk matanya. Ia menahan rasa sesak di dadaanya saat ini. Ia tak tau apa yang harus ia lakukan saat ini. Ia bagaikan Seorang cowok yang bodoh. Dan bodoh sekali!! Apa yang harus dia lakukan saat ini,

 

SSSREEEEETTTT

 

            Dokter keluar dari ruang ICU dan bersamaan dengan Wilona yang didorong menggunakan kasur dorongnya. Keadaan Wilona begitu kritis. Ia memakai banyak alat medis dan juga masker oksigen di hidungnya. Wajahnya terlihat sangat pucat. Iqbal tak berani menolehkan wajahnya saat kasur dorong Wilona melewati dirinya. Iqbal tetap diam dan sama sekali tak bergeming, Hanya tangannya yang masih meremas kuat-kuat kertas tersebut.

 

“Bagaimana keadaan Wilona dok ? dia gak apa-apa kan dok??”isak Mama Wilona yang ketakutan.

 

“ma tenang Ma. . “

 

“Maaf kan kami Pak, Bu. Kami sudah berusaha sebisa mungkin. Keadaan Wilona semakin kritis. Dan . . . . “

 

“Dan saat ini dia mengalami koma. Dan kita hanya bisa menunggu sampai Wilona sadar dar komanya“jelas sang Dokter. Dan saat itu pun kedua orang tua Wilona hanya bisa menangis dan berdoa untuk sang anak. Iqbal pun mendegar penjelasan dokter tersebut. Dan perasaanya semakin tak karuan lagi.

 

“Saya permisi dulu Pak. Buk”pamit sang dokter. Iqbal mendekati kedua orang tua Wilona dengan semua emosi yang ia tahan.

 

“Om, Tante. Iqbal pamit pulang dulu. Mmmmm. .. .”

 

“Mungkin Iqbal tidak bisa lagi menjenguk Wilona. Sampaikan salam Iqbal untuk Wilona . Maafkan Iqbal gak bisa jaga anak om dan tante. Sekali lagi Iqbal minta maaf yang sebesar-besarnya”ujar Iqbal memberankan diri. Kedua orang tua Wilona yang memang sudah tau apa yang terjadi dengan hubungan anaknya dan iqbal hanya bisa menghargai keputusan Iqbal. Toh , ini semua pun kemauan sang anak sendiri juga.

 

“Iya Iqbal. Maafkan anak tante juga. Maaf bikin kamu sakit. Dan tante harap kamu bisa memaafkannya”

 

“Pasti tante. Iqbal selalu sayang sama Wilona sampai kapanpun. “

 

“Iqbal pamit Om. Tante “Iqbal menyalami kedua orang tua Wilona. Tak lama kemudian, Ia segera berjalan keluar dari rumah sakit dengan perasaan yang berantakan. Kertas tersebut Iqbal buang begitu saja. Semuanya kemauan dari Wilona dan Iqbal pun sudah memutuskan akan memenuhi permintaan orang yang ia sayang tersebut. Iqbal akan membuat orang yang ia sayang tersebut tersenyum bahagia dan secepatnya sembuh. Biarkan perasaanya sakit. Ia tak peduli. Asal Wilona senang dengan apa yang ia lakukan, Iqbal mencoba untuk rela. Dan ikut senang. Dan pada dasarnya masalah dalam percintaan terlalu sulit untuk dipecahkan. Bahkan hal yang paling menyakitkan akan terasa sangat menyakitkan dan hal yang paling membahagiakan akan sangat membahagiakan. Bukangkah begitu >??

                                                                                                ******

 

( Iklan bentar yaa guys !! INGAT IKLAN INI !! YANG BACA INI TAPI GAK NGELAKUIN DOSAN BESAR LU SEMUA –“ Ehh maap maap. Bacaa yaa iklan ini

 

.  “TOLONG DONG LIKE  FP “DEVIL ENLOVQER” caranya gampang kok. Masuk aja FB terus search “DEVIL ENLOVQER” lalu LIKE YA !!. Soalnya ini buat bukti ke penerbit kalau DELOV banyak yang baca dan peminatnya. Minta doanya juga supaya NOVEL DELOV cepat jadi😀. Promosiin juga ke teman-teman kalian yang baca DELOV.pasti kalian semua punya FB kan? Gak mungkin enggak kan. JADI MINTA LIKE,nya yaaa😀 .”

 

( Makasih yang udah baca Iklan Ini lanjut ceritanyaa yaa:D Aku sebagai penulis Cuma mohon banget minta LIKE.nya. Aku gak pernah kan minta apa-apa sama kalian. Gak pernah kan aku minta kalian bayar buat baca cerita ini –“. Jadi mohon banget LIKE FP itu yaa😀 Makasih😀. Maaf ganggu acara bacanya silahkan dilanjut “) )

                                                                                                *****

            Ify dan Sivia sudah sampai di tempat yang dimaksudkan oleh Ify. Sivia hanya bisa mengikuti Ify dari belakang. Dimana mereka masuk kedalam rumah yang begitu besar sekali. Dan saat Sivia masuk kedalamnya hanya perasaan takjub dan mulutnya menganga lebar.

 

“Ini ?? tempat apa ??”tanya Sivia sangat binggung. Karena saat dari depan tadi tempat ini seperti rumah yang begitu mewah. Namun ketika Sivia sudah masuk. Yang ia lihat hanyalah sebuah lapangan yang begitu luas. Bukan lantai yang ia injak melainkan rerumputan hijau. Dan penerangan lampu yang terdapat di tempat ini begitu terang sekali.

 

“Tempat paling berrarti buat gue “ujar Ify datar. Gadis ini berjalan menuju sebuah almari besar. Ify pun langsungmembuka pintu tersebut. Sivia kembali dibuat terpenganga. Didalam almari tersebut hanya berisikan pistol dan macam-macam senapan . Mulai dri ukuran kecil sampai besar semuanya ada disini.

 

“Ini . . .ini . . .eh. . itu . itu punya loe semua ??”kaget Sivia. Ify yang sudah mengambil 5 pistol langsung menutup kembali almari tersebut. Dan berjalan mendekati Sivia.

 

“Yah. Duluannya milik sepupu gue. Tapi sekarang jadi milik gue”

 

“Loe . . loe .. gak teroriskan Fy ??”

 

“Apa wajah gue kayak teroris ??”sinis Ify dengan dingin. Sivia hanya menggelengkan kepalanya masih syok dengan apa yang dia lihat ini.

 

“Ayoo kita mulai latihannya. “ujar Ify dan langsung menyodorkan sebuah pistol kepada sivia.

 

“Mampus . . “gumam Sivia pelan. Tangannya langsung gemetar ketika memegang pistol tersebut. ‘

 

“kenapa loe??”sinis Ify melihat Sivia yang gemetar seperti itu.

 

“Gak-gak apa-apa . .”ujar Sivia gugup .

 

DOOOOORRRR

 

“MAMPUSS!!MATO GUE!! !”Ify yang sengaja ingin mengerjain Sivia. Langsung saja menembakkan pistol yang ia pegang tersebut ke arah depan. Dimana sebuah papan berbentuk orang berhasil menjadi sasaranya.  Dan menyebabkan Sivia langsung teriak ketakutan.

 

“Takut kan loe? Hahahaha”tawa Ify meremehkan temannya ini.

 

“Gak siapa yang takut. “

 

“Beneran ??”

 

“Iyalah. Ayo ajarin gue “ujar Sivia sok-sokan berani. Ify pun mengangguk dengan senang hati. Ify pun lantas mengajari Sivia bagaimana cara memegang pistol yang benar. Dan dapat dirasakan oleh Ify saat dirinya menyentuh tangan Sivia. Semua tangan sivia gemetar dan keringat dingin pun mengalir di pelipis Sivia. Padahal tempat ini dikelilingi banyak AC.

 

“hitungan ketiga. Loe tekan peletuknya. “ujar Ify. Sivia yang sudah siap dengan pistol yang dibawahnya. Hanya bisa menelan ludahnya.

 

“Satu . . . .”

 

“Dua . . . “

 

“Ti .. . . “

 

DOOOOOOOORRRRRR

 

“HAHAHAHAHAHA”ify langsung tertawa dengan lebarnya. Melihat Sivia yang memejamkan matanya ketakutan seperti itu. Dan Sivia juga langsung melemparkan pistol yang tadi ada ditanganya. Tubuh Sivia terasa panas dingin.

 

“Mau lanjut lagi ????”tantang Ify. Sivia pun tanpa gengsi-gengis lagi langsung menggelengkan kepalanya kuat-kuat.

 

“Loe sih pakek acara sok-sokan pingin bisa main ginian. Loe kira ini mainan anak-anak”desis Ify. Dan segera mengambil pistol yang dilemparkan oleh Sivia tadi. Sedangkan Sivia segera mengambil minum dan duduk di kursi yang ada di samping ruangan yang seperti nlapangan ini.

 

“Loe kok gak takut sih Fy?”tanya Sivia yang sudah bisa menetralkan perasaan takutnya.

 

“Gak ada yang gue takutin di dunia ini kecuali yang ciptain gue dan alam ini”

 

“Loe dulu diajarin siapa ?”

 

“Sepupu gue:’

 

“Sepupi loe??siapa ? kok gue baru tau loe punya sepupu??”tanya Sivia yang ingin tahu sekali. Ify yang ingin menekan peletuk pada pistolnya ia urungkan. Ia menghelakan nafas panjang sesaat.

 

“Loe mau tau semua rahasia gue ??”ujar Ify .Sivia yang men dapatkan tawaran bagaikan sebuah harta karun besar tersebut langsung saja menganggukkan kepalanya.

 

“Mau mau mau “

 

“Gue akan cerita asal 2 syarat saja “

 

“Oke gue turuti persyaratan loe ! Apa itu ??”tanya Sivia yang sudah tak sabar lagi mendengar cerita Ify.

 

“Yang pertama. Loe gak minta lagi sama gue untuk diajarkan main pistol, cara bertengkar atau yang lainnya. Karena gue akan selalu ngelindungin loe. Itu terlalu berbahaya buat loe. Gue mau loe jadi diri loe. Dimana jadi Sivia yang lembut. Manis dan selalu baik kepada semua orang. Oke ??”

 

“Kalau soal gak minta ajarin cara main pistol dan cara bertengkar gue setuju. Untuk jadi Sivia yang lembut ?? gue fikirin lagi deh”

 

“Oke soal sifat loe whatever.Dan syarat yang kedua gampang aja. Loe jangan cerita kesiapapun apa yang akan gue ceritain ke loe. Dan jangan beritahu tenpat ini pada siapapun “

 

“Iya janji janji mah kalau soal itu “

 

“Oke gue pengang janji loe. Kalau sampai bocor. Jangan harap loe bisa nafas besok “

 

“Iyaaaaa”ify memulai untuk bercerita. Namun tangannya kembali memainkan pistolnya. Ia sedang ingin menembakkan peluru yang di pistolnya tersebut tepat pada sasaran papan yang tak jauh dari tempatnya berdiri.

 

DOOOOORRRR

 

“tempat ini adalah markas dari sepupu gue. Dulu dia yang buat markas ini bersama temannya “Ify mulai bercerita setelah puas menembakkan pelurunya dan tepat pada sasaran. Ia hanya ingin mencoba kemampuannya saja. Sivia pun diam saja dan mendengrkan cerita Ify dengan posisi masih duduk.

 

“Saat gue SD dulu. Gue anaknya kayak loe. Manis, nurut sama orang tua. Baik. Pokoknya 180 derajat dengan gue yang sekarang. Namun semuanya berubah saat mama gue dirampok dan ditembak dengan tak berdosanya dihadapan gue. Sejak saat itu gue troma. Gue kehilangan mama yang gue sayangi. Dan gue sifat gue langsung dengan sendirnya berubah jadi dingin. “

 

“Dan sejak mama gue gak ada. Sepupu gue lah yang selalu ada buat gue.  Dia di SMA.nya sangat brandal. Dia jago berantem jago main pistol. Dia hebat deh dalam hal ini. dan gue pun tertarik akhirnya minta diajarkan oleh dia “

 

“Nama sepupu gue Kak Sion. Gue sayang banget sama dia melebihi apapun. Dia dan sahabatnya selalu ngejaga gue. Dan sayang sama gue . .”

 

“Loe ingetkan saat pertama kali gue masuk SMP? Gue gak punya teman sama sekali karena gua yang terlalu cuek dingin dan kasar. Dan loe dengan tampang gak berdosanya ngajak gue berteman dan entah kenapa pun gue mau temenan sama cewek gak berotak kayak loe . “

 

BBBBUUUUKKKKK

 

“Sialan loe .. “omel Sivia yang melemparkan satu sepatunya kearah Ify namun berhasil di tangkis Oleh Ify. Ify menyinggungkan senyumnya. Ia pun kembali bercerita.

 

“Dan SMP itu gue tertarik dengan dunia berantem, dunia action dan extrime kayak gini Bahkan dulu gue sering babak belur dan kesakitan sendiri. Karena gue pun sering ikut berantem sama kak Sion”

 

“Oh pantesan. Jangan-jangan loe dulu SMP sering g masuk sekolah karena ini yaa ??”

 

“Yaps . Bingo!!”jawab Ify mengangguk-anggukan kepalanya.

 

“Tapi .. kok gue gak pernah lihat sepupu loe itu ??”raut wajah Ify kini mulai berubah.

 

“Dia sudah gak ada disini “

 

“gak ada? Emang kemana? Ngelanjutin kuliah di luar negri ??”tanya Sivia yang masih tidak tau.  Ify menggelengkan kepalanya lagi. Ia perlahan berjalan ke arah Sivia dan duduk disamping Sivia.

 

“Dia pergi ke  alam yang berbeda dengan kita”jawab Ify. Sivia membelakakan matanya. Ia merasa tak enak dengan Ify.

 

“Sorry Fy “lirih Sivia merasa bersalah.

 

“gak apa-ap-apa. Loe tau kenapa dia gak ada??”Sivia menggelengkan kepalanya.

 

“Gue masih ingat. Bahkan gak mungkin gue lupain. Seseorang yang nembak kak Sion malam itu di gudang. Tapi gue gak pernah tau siapa orang itu. Hanya sahabat kak Sion yang tau siapa yang nembak kak Sion. Tapi sahabat kak Sion setelah kejadian itu dan nganterin gue pulang. Dia langsung ngilang gitu aja. Gue gak tau dia dimana. “

 

“Dan gue sangat benci benci benci sekali dengan orang yang bunuh kak Sion. Gue masih mencarinya sampai sekarang dan akan ngebunuh dia dengan tangan gue sendiri. Gue sudah janji dengan diri gue sendiri “Sivia mengangguk-angguk mengerti. Ia merasa beban yang ditanggung Ify begitu banyak sekali.

 

“Bertahun-tahun gue nyari orang itu tapi sama sekali gue gak bisa nemuin. Orang itu seperti ditelan bumi . “

 

“Sabar ya Fy. Loe pasti bisa balesin kematian kak Sion kok. Pasti itu. Tenang aja gue akan bantuin loe nyari siapa yang bunuh kak Sion”ujar Sivia penuh semangat.

 

PLEETAAKK

 

“Sok lu. Megang pistol aja udah gemeter duluan mau sok-sokan bunuh orang “ujar Ify dengan nada remehnya kepada Sivia. Sivia memegangi kepalanya yang baru saja dijitak oleh Ify.

 

“gue kan bilangnya bantuin nyari Fy. Bukan bantuin bunuh. . .”relat Sivia dengan ucapannya yang seperti anak kecil. Ify hanya terkekeh.

 

“Akhirnya sifat asli loe kembali juga hahaha”tawa Ify dan membuat Sivia langsung nyengir kuda.

 

“Loe mau tau gue punya tato lohh. . “ujar Ify. Sivia pun langsung membelakakan matanya/ Jujur ia tak pernah tau tentang hal ini.

 

“Loe jangan kaget”

 

“Pasti “ Ify pun perlahan membuka baju bagaian belakangnya saja. Dan menghadapkan punggunya kearah Sivia. Dan betapa terkejutnya Sivia melihat tato besar yang ada dipunggung Ify.  Dimana tato Ifu bertuliskan nama “Sion”

 

“Ini permanen ??”tanya Sivia dengan wajah seperti orang bego

 

“Iyalah “

 

“Sejak kapan loe tato gini ??”

 

“Mmm. . . kelas 1 SMP “

 

“GILAAAA”teriak Sivia sangat kaget,.

 

“Alay lu ah . . “

 

“Papa loe tau ??”

 

“Tau lah. “

 

“terus ??”

 

“Biasa aja. Dia gak bakalan berani ngelarang gue kalau udah berhubungan dengan kak Sion. Papa gue ngerti kok kalau gue sayang sekali sama kak Sion dan gue ngerasa kehilangan banget”jelas Ify lagi dan membuat Sivia mengangguk-angguk mantab.

 

“Kak Rio tau ??”

 

“Enggak hehehe”cengir Ify dengan tanpa dosanya.

 

“Kalau tau bisa dipecat jadi istrinya loe”

 

“Lebay ah lu. Tapi gue juga niatnya mau ngasih tau dia soal tato gue. Biar dia gak salah faham . nanti dikira gue selingkuh , tuh anak kan parno abis “

 

“Loe sayang banget ya sama Kak Rio ??”tanya Sivia yang merasa iri dengan kisah cinta dua temannya ini.,

 

“entahlah. Yang gue tau gue hanya ingin terus dia didekat gue “ujar Ify dari dalam hatinya.

 

“Kak Rio juga sayang banget sama loe Fy. Buktinya dia mau ngelakuin appaun demi loe “lirih Sivia semakin memasang wajah sedihnya.

 

“Kenapa jadi mellow gini sih. Kak Alvin juga cinta kali sama loe “

 

“Ahhh kok jadi bahas itu sih. “potes Sivia langsung. Ify hanya tertawa saja.

 

“Fikirkan omongan gue karena gue gak mau ngulangin kedua kalinya “Ify langsung menatap Sivia dengan tajam.

 

Apa yang ada di hadapan loe sekarang? Raih saat ini juga. Atau loe akan menyesal seumur hidup. “ujar Ify padat dan jelas namun berhasil masuk dalam otak Sivia. Sivia merasi kata-kata Ify tersebut.

 

“Tapi gue masih sakit hati “

 

“Loe coba aja perlahan-lahan ngelupain semuanya. Loe udah maafin zahra kan? Udah maafin papa loe? Udah maafin Alvin juga. Tapi loe belum maafin perasaan loe sendiri. Kecewa sendiri bau tau rasa loe”Sivia pun ngangguk-ngangguk saja. Merasa semua perkataan Ify memang benar adanya.

 

“Tumben loe jadi bijak gini ?? kesambet apaan loe??”ujar Sivia tiba-tiba.

 

“Hahaha gak tau juga. Hehe”cengir Ify .

 

“Yaudah yuk pulang. “ajak Ify. Sivia pun megangguk dan mengikuti Ify yang berjalan keluar dari rumah itu. Dan sekarang Sivia merasa semakin dekat dengan Ify. Karena Ify tidak lagi menjadi Ify yang sangat dingin seperti dulu. Dan Sivia tau semua ini berkat Rio yang memberikan warna yang baru pada sahabatnya ini.

 

                                                            *****

            Rapat telah selesai. Rio menghelakan nafasnya merasa legah. Ia merebahkan tubuhnya di kursinya. Agni yang masih menemani Rio diruangan rapat lantas memberikan secangkir teh hangat kepada bossnya ini.

 

“minum dulu pak”suruh Agni. Rio pun menganggukkan kepalanya dan meraih cangkir tersebut dan menyeruput sedikit teh didalamnya. Agni menatap Rio tanpa hentinya.

 

“Ag ada yang mau gue bicarain “:ujar Rio yang mulai serius. Agni yang melihat wajah Rio yang seperti itu jadi takut sendiri.

 

“Loe duduk aja”suruh Rio lagi. Agni pun menuruti saja dan duduk di kursi yang berada di sebelah kursi Rio. Rio menaruh kembali cangkir tersebut. Ia menolehkan wajahnya menatap Agni yang langsung menunduk tak berani menatapnya.

 

“Loe gak usah takut sama gue. Sekarang gue mau ngomong sama loe dengan posisi gue Rio teman loe bukan boss loe. Dan loe Agni teman gue bukan sekertaris gue. Oke”Agni pun mengangguk-angguk saja.

 

“Gue tau loe suka kan sama gue selama ini??”ujar Rio to the point dan membuat Agni semakin merasa terpojokkan.

 

“Udah nyantai aja”ujar Rio mencoba membuat Agni tidak takut dengannya.

 

“Gue hargain perasaan loe. Tapi sorry gue gak bisa balas perasaan loe . Gue udah punya pacar Ag. Dan loe tau itu kan?”:

 

“Iya pak. Eh iyo Yo “

 

“Jadi gue harap loe lupain pelan-pelan perasaan loe ke gue.”Agni hanya diam saja saat Rio mengatakkan ucapan tersbebut.

 

“Loe tau Ag ?? gue gak sesempurna yang loe fikirkan. Gue punya sikap yang terkadang emosi gampang naik. Emang gue akuin gue anaknya pekerja keras. Tapi gue punya banyak kelemahan. Dan loe gak pernah kan tau kelemahan gue”

 

“Gue ingin loe menjadi diri loe sendiri. Bukan menjadi Agni yang terlihat seolah-seolah ingin selalu sempurna di mata gue. Tapi gue malah gak ngelihat kayak itu Gue malah melihat loe tretekan dengan semua sifat yang loe buat sendiri itu. Loe ngerti kan maksud gue ??”Agni menganggukkan lagi kepalanya. Perlahan entah mengapa Agni menjatuhkan air matanya.

 

“Loe itu bukan suka sama gue Ag. Loe hanya kagum sama gue. Kagum sama jabatan gue, kagum sama pekerjaan gue. Mungkin juga kagum kan sama ketampanan gue . . “Rio mencoba untuk menetralisirkan keadaan karena melihat Agni yang mulai menangis seperti itu. Dan berhasil juga Rio membuat Agni tertawa sendiri mendengar kenarisisannya.

 

“Mungkin iya Yo. Mungkin gue terlalu kagum sama loe”ujar Agni yang mulai menghapus air matanya sendiri. Ia merasa semua ucapan Rio kepadanya itu benar sekali.

 

“Gue mau loe jadi Agni yang bisa ngejalanin hidup dengan bebas tanpa ada tertekan. Gue mau loe jadi sekettaris gue yang murah senyum tidak jahat dengan karyawan lain. Gue mau loe jadi Agni yang ceria. Oke ??”Agni membalas tatapan Rio. Ia merasa selah Rio seperti seorang psikolog yang tau tentang semua yang ia rasakan selama ini.

 

“Gue akan coba Yo”ujar Agni mengangukkan ;lagi kepalanya. 

“Dan loe sekarang bukan hanya sekertaris gue. Tapi teman gue ? Jadi loe gak perlu lagi malu-malu sama gue dan terlihat sok manis didepan gue. Jujur gue pingin MUNTAH”ujar Rio penuh penakanan dan langsung membuat Agni memajukan bibirnya.

 

“Hahahahha. Gue harap loe bisa fikirkan saran-saran gue. Jadi diri loe sendiri. Dan maaf kalau kata-kata gue ada yang nyinggung loe”ujar Rio yang mulai berdiri. Ia menepuk-nepuk pelan bahu Agni lantas berjalan menuju pintu keluar.

 

“Yo . . .”panggil Agni. Dan seketika itu Rio langsung membalikkan badanya.

 

“hmm??’

 

“Thanks banget. Loe emang orang yang hebat. Sorry selama ini gue selalu bikin loe pingin. . mmm. . MUNTAH”ujar Agni dan membuat Rio terkekeh sendiri.

 

“Sama-sama. “

 

“Oh ya. Setelah ini loe panggil gue Pak lagi./ Ngerti ?>?”

 

“Oke Pak !!”ujar Agni dengan nada yang dibuat sok manis lagi. Mereka berdua pun langsung tertawa sendiri. Rio melanjutkan lagi berjalannya untuk menuju ruang kerjanya sendiri.

 

            Rio sekarang dapat bernafas legah, Akhirnya sekian lama ia berhasil juga mengatakkan semuanya kepada Agni. Ia hanya tidak ingin agni tenggelam dalam perasaan kagumnya tersebut. Dan dengan itu pun tidak akan ada lagi yang bisa menganggu hubungan Rio dan Ify lagi.

 

“I’m Free . .”lirih Rio merasa bebannya berkurang. Rio masuk kedalam ruang kerjanya. Ia hanya mengambil kunci mobilnya dan segera menuju ke apartemen Shilla. Dimana Alvin dan Shilla sudah menunggunya disana.

 

            Bersambung . . . . .

 

Sorry ya guys ngaret, Ini part 49 nya semoga banyak yang suka . Like dan Commentnya wajib ditunggu yaa😀 makasih banyaak lohh udah mau baca okeoke e:D semangat terus bacanyaa yaa😀 makasih.

 

Oh ya sekali  lagi.  TOLONG DONG LIKE  FP “DEVIL ENLOVQER” caranya gampang kok. Masuk aja FB terus search “DEVIL ENLOVQER” lalu LIKE YA !!. Soalnya ini buat bukti ke penerbit kalau DELOV banyak yang baca dan peminatnya. Minta doanya juga supaya NOVEL DELOV cepat jadi😀 makasih J baca DELOV terus yaa J *copastkatatadihhee* PROMOSIIN JUGAA😀

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s