DEVIL ENLOVQER – 53 ~Hubungan Kita berakhir seperti ini?Thanks!!~

Ini part 53 nya semangat yaa buat baca . terus baca jangan lupa Like dan Commenta ditunggu. Yuk langsung aja baca😀 semoga suka amin. Kalau mau tanya apa-apa di twitter HYO  aja ya. Follow twiter HYO @luckvy_s . 

 

Minta bantuan LIKE FP DELOV YA “ m.facebook.com/DevilEnlovqer?ref=stream&refid=17&_ft_=fbid.526136394072619

“ Yang suka baca DELOV dan pembaca setia DELOV wajib LIKE FP ini. Plis banget yaa makasih😀

 

DEVIL ENLOVQER – 53

~Hubungan Kita berakhir seperti ini?Thanks!!~

 

        Sivia dan Ify keluar dari gerbang sekolah dengan wajah penuh bahagia. Sivia bahagia karena sebentar lagi papanya akan menjemput dirinya. Sedangkan Ify bahagia karena besok merupakan sweet seventenya. Ia berharap besok ulang tahunnya menjadi sangat spesial baginya.

“ Siang om”sapa Ify kepada Papa Sivia. Papa Sivia tersenyum menatap Ify.

“duluan ya Fy “pamit Sivia. Ify pun mengangguk ia hanya bisa melihat Sivia masuk kedalam mobilnya.  Kepergian Sivia dan papanya membuat Ify menghela nafas panjangnya.

“gue berharap banget besok Papa bisa datang ngasih ucapan langsung buat gue “lirih Ify penuh harap

“Tau ah. Mending gue langsung pulang aja”ujar Ify dan langsung masuk ke dalam mobilnya yang sudah ada dihadapannya baru saja.

*****
hari ini Salsha tidak masuk sekolah. Sejak kejadian kemarin Salsha langsung pulang dan tidak kembali ke sekolah. Iqbal sejak kemarin sudah memfikirkan masalah ini. Ia merasa bersalah dengan gadis intu. Karenanya salsha harus merasakan hinaan dari teman-temannya. Iqbal pun memilih untuk ke rumah Salsha sepulang sekolah ini.

Dan tanpa menunggu lama lagi. Ketika bel pulang berbunyi Iqbal langsung naik mobilnya dan menyuruh supirnya untuk mengantarkannya ke rumah Salsha. Entah apa yang akan dilakukan Iqbal disana,.ia sendiri tidak tau, Namun setidaknya ia bisa bertemu dengan gadis itu dan mengetahui keaadan gadis itu baik-baik saja.

20 menit kemudian. . .

 

Iqbal sudah sampai di rumah salsha yang tidak begitu besar namun terlihat minimalis dan nyaman sekali. Dengan kebun rumah yang sangat rindang dan luas. Iqbal turun dari mobilnya dan berjalan menuju kedalam rumah Salsha.

“Pemirsi … “

“Permisi .. “

“siapa ya ??”

“Saya temannya salsha. Salshanya ada ??”

“Oh non salsha. Iya ada didalam. Silahkan masuk “sang pembantu pun membukakan pintu rumah Salsha. Iqbal pun langsung disuruh duduk di ruang tamu. Samar-samar suara seorang wanita paruh baya dari dalam terdengar ditelinga Iqbal. Namun Iqbal terlalu fokus untuk melihat sekitar rumah Salsha. Baru pertama kalinya lah dia kerumah Salsha.

“Iqbal ya ??”ujar awnita tersebut yang tiba-tiba muncul. Iqbal pun berdiri dan menayalami wanita tersebut. Iqbal yakin wanita itu adalah mama dari salsha.

“Iya tante”jawab Iqbal sesopan mungkin.

“Kamu langsung ke kamarnya salsha aja . Takutnya malah dia gak mau ketemu sama kamu. Dari semalam dia nangis terus gak mau makan. “ujar mama Salsha,.

“Oh iya tante . . “

“Nyonya ini makannanya “ujar pembantu ruamh Salsha dan membawakan sepiring berisakan makanan.

“kamu bujuk salsha biar mau makan ya ??”pinta Mama salsha.

“Iya tante “jawab Iqbal dan menerima piring tersebut, Iqbal pun menuju ke kamar Salsha dengan diantarkan oleh pembantu Salsha.

Iqbal berdiri diam sebnetar di depan kamar Salsha. Ia menghelakan nafas panjangnya/ karena ia sendiri binggung akan bicara apa dengan gadis itu. Namun ia tak ada pilihan lain.n Dirinya pun harus menyelesaikan masalah ini.

“Hay , . .”sapa Iqbal. Ia membuka pintu kamar Salsha dan melihat gadis itu yang sedang duduk di jendela kamarnya.

“Iqbal ??”kaget salsha melihat Iqbal datang dan masih menggunakan seragam sekolah. Iqbal menutup kembali pintu kamar Salsha dan berjalan menghampiri gadis itu.

“Ngapain kamu disini ??”

“Nyuruh loe makan”

“Mama ya yang nyuruh loe datang”tebak Salsha dan langsung merubah raut wajahnya penuh kecewa.

“Enggak. Gue sendiri yang datang. “ujar Iqbal sejujurnya.

“Makan gih “suruh Iqbal tak ada lembut-lembutnya sampai membuat Salsha jengkel sendiri.

“gue gak laper”

“Kata mama leo dari kemarin loe belum makan kan ?”

‘Peduli apa loe ?”

“Peduli lah. Loe kan cewek gue “

“gak lagi. Kita udah putus “

“Kata siapa ?? gue belum setuju”Salsha menahan emosinya.

“Tapi gue yang minta putus”:

“Gue gak mau”Salsha berdiri dari duduknya. Dan langsung menatap Iqbal dengan tatapan penuh kekesalan.

“Mau loe apa sih bal ?? loe mau nyaktin gue ? Loe mau buat gue dihina-hina lagi ??? Gue tau Bal loe gak suka sama gue. Loe gak cinta sama gue. Gue sadar bal. Loe Cuma cinta kan sama kak Wilona. Yaudah gue juga gak akan ganggu loe lagi .”

“Gue akan lupain semua perasaan gue buat loe. Gue akan lupain klaau gue pernah suka sama loe. Gue gak mau kita pacaran kepaksa kayak gini.  Gue kuat bal nungguin sampai loe bisa jatuh cinta sama gue. Tapi gue gak bisa dengan hinaan mereka semua. Dan menurut gue hinaan mereka itu benar. Gue cewek perusah hubungan loe dan kak Wilona. Gue tau kok itu “

“Dan gue harap loe sekarang pulang aja. Gue gak butuh loe. Dan soal loe setuju atau gak kita putus terserah. Intinya gue udah nganggap kita berdua gak ada apa-apa lagi. Jelas kan ??”Iqbal hanya mengerjapkan matanya seolah tak mendengar apapun ucapan Salsha tadi. Sedangkan Salsha yan nmelihat ekspresi iqbal seperti itu jadi kesal sendiri. Dan sedetik kemudian salsha langsung menangis. Menangis dihadpaan iqbal.

“Sebenarnya mau loe apa sih bal ??”isak Salsha. Ia menundkkan kepalanya.

“Mau gue ?? Elo”jawab iqbal datar dan tanpa dosa.

“Tapi loe gak cinta bal sama gue / Loe gak suka sama gue. Cinta loe itu Cuma buat kak Wilona”

“Kata siapa ??”

“kata mata loe!!”bentak Salsha.

“Mata gue ? sejak kapan mata gue bisa bicara “

“Loe nyebelin banget sih jadi orang “

“Emang. Loe udah tau kan gue nyebelin ? terus kenapa loe suka sama gue”

“gue gak suka lagi sama loe !! puas !!”

“yang bener ??”

“Ihhh loe nyebelin banget sih!!! “kesal Salsha. Iqbal terkekeh pelan.

“Duduk gih “suruh Iqbal. Kali ini salsha menurut saja. Ia duduk di atas kasurnya. Karena ia sendiri lelah setelah mengeluarkan unek-unek percumanya tadi.

“loe cukup dengerin gue. “

“Dari awal gue udah bilang emang gue gak punya rasa buat loe. Tapi perlahan-lahan gue ingin rasa itu tumbuh dengan sendirinya. Dan walau pun itu akan susah. Tapi gue akan coba buat cinta sama loe”

“Loe gak percaya kalau gue beneran serius sama loe? “

“gak “

“perlu bukti apa lagi?? Nomer Wilona udah gue hapus kan. Foto-foto dia juga bahkan semua kenangan gue dan dia udah gue pindahin ke gudang semua. Itu semua karena gue sadar gue udah punya loe. “

“Apa loe gak ngehargain usaha loe? Dan loe langsung bilang putus gitu aja ?segampang itu ??”

“Loe gak usah dengerin omongan mereka semua. Lama kelamaan juga mereka pasti akan capek sendiri. Yang perlu loe tau adalah gue adalah pacar loe dan loe adalah pacar gue. Dan gue sedang mencoba untuk mencintai loe. Dan sebisa mungkin gue akan betrusaha itu, Jelas??”

“Apa perlu gue bilang ke seluruh sekolah ? kalau gue yang nembak loe?? “ujar Iqbal serius. Salsha lansgung kaget dan mendongakkan kepalanya

“Kayak loe berani aja”gumel Salsha dan terdengar di telinga Iqbal.

“ Loe nantangin gue ??Kalau gue berani bilang ? gimana ??”tantang Iqbal.

“gue akan turutin kata-kata loe”

“Oke deal. Kalau gue besok berani bilang ke seluruh sekolah. Kita gak jadi putus” Salsha menatap Iqbal dengan tatapan mencari sebuah kejujuran dari cowok ini. Salsha merasa Iqbal berbicara serius tanpa ada kebohongan. Dia begitu bahagia sekali. Iqbal mau melakukan sesuatu hal seperti itu kepadanya. Dan itu sendiri sudah menunjukkan bahwa Iqbal serius kepadanya.

“Gak perlu  Gue percaya sama loe. Gue tarik omongan gue “ujar Salsha akhirnya. Ia mengusap air matanya .

“Omongan yang mana ??”pancing Iqbal

“mmm. Yah itu”

“Itu apa??”

“Gue minta putus”

“Gak jadi ceritanya “

“Loe kok ngeselin banget sih Bal “kesal Salsha. Iqbal pun lantas duduk berjongkok dihadapan gadis ini. salsha kaget melihat apa yang dilakukan oleh Iqbal.

“Kasih gue waktu. Gue hanya butuh waktu sebentar saja. Setelah itu gue janji gue akan bisa mencintai loe. Gue akan jagain loe. Gue pacaran sama loe gak pernah kepaksa. Kasih gue kesempatan itu”pinta Iqbal. Ia meraih kedua tangan Salsha. Salsha tersenyum lantas menganggukan kepalanya.

“Iya bal. Gue mau nunggu “

“Janji ? gak minta hal bodoh kayak kemarin dan tadi ??”

“Yang mana ??”

“loe mancing gue balik ??”tantang Iqbal . dan membuat salsha tertawa sendiri.

“Iya gue janji. “

“Sipp gadis pintar. Yaudah cepat sana makan. Nanti mama loe ngomel ke gue. “ujar Iqbal dan meneyarahkan piring yang ia bawa tadi ke salsha.

“Aelah. Dinginnya umat lagi deh”gerutu salsha. Ia pun dengan pasrahnya memakan makanan yang dibawa oleh Iqbal tersebut. Jujur ia sendiri sudah merasa lapar.

“Heemm. Pakak aksi mogok makan segala. Padahal aslinya lapar kan ?? Upay ya cewek satu ini”

“Apaan sih? Gue mogok makan lagi nih “

“Bodoh. Masak gue peduli”

“Kok gitu??”kesal Salsha

“Iyalah. Loe kan udah gak minta putus lagi . “

“Yaudah kalau gitu gue min . . ‘

“Eistss tadi udah janji. Janji gak boleh di ingkari “

“Ada aja ya akal  bulus loe. Cisshh. .  “Iqbal tertawa puas melihat Salsha yang kesal karenanya. Iqbal pun terus-terusan menggoda gadis ini. entah mengapa ia suka sekali ketika Salsha kesal kepadanya dan merenggek manja kepadanya. Ia suka saat gadis ini melakukan hal tersebut.

*****

Ify sedang tiduran di kamarnya. Sedari kemarin Rio masih belum membalas pesannya. Ia mencoba menelfon pun tidak bisa. Rio benar-benar sudah seperti orang sibuk. Bahkan Rio sama sekali tak menanyakan kabar ify atau pun menelfon sebentar saja dan membahas tentang hari ulang tahun Ify.

“Apa dia lupa ultah gue besok ya ??”

“Sudahlah. Lebih baik gue tidur. Rio gak mungkin lupa lah”ujar Ify mencoba berfikir psotive. Ia pun perlahan menutup matanya dan mulai terlelap.

*****

Malam ini Iqbal , Alvin, Shilla , Sivia dan Salsha sudah berkumpul di apartemen Shilla. dimana mereka semua akan membahas tentang kejutan untuk ulang tahun Ify besok. Mereka semua pun sudah kumpul dan duduk di ruang tamu apartemen Shilla.

“Oke gimana ? setuju semuanyaa ??”tanya Iqbal setelah menjelaskan rencannya.

“Setuju.  Ide bagus tuh “serempak semuanya. Mereka semua pun setuju dan siap untuk menjalankan kejutan untuk Ify besok.

“Kak Rio gimana Bal ?udah loe bilangin ??”

“Dia udah setuju kok. Katanya dia besok yang akan nganterin kak Ify pulang “

“Wahh bakalan seru nih. Jadi nanti kita didalam rumah nungguin kak Ify sampai pulang. Kita gak usah ngucapin sampai malam kak Ify pulang habis jalan-jalan dengan kak Rio kan ??”ujar Salsha mengulangi ucapan Iqbal.

“Betul banget”

“Oke pokoknya semangat semua. Rencana kita harus lancar. Okeoke”ujar Iqbal yang ingin memberikan kejutan ke kakaknya tersebut.

“Sipp . .”

****

                          6 Desember 2012

 

Hari ini adalah hari sabtu. Weekend hari libur kuliah dan kerja .  Ify mengerjapkan matanya. Ia meraih ponselnya. Dan melihat apakah ada pesan atau apa di ponselnya tersebut.

“Tanggal 6 ? gak ada yang sms yah ??”lirih Ify . Entah mengapa ulang tahun yang ke 17 itu berarti sekali untuknya. Dimana masa kedewasaanya akan dimulai. Dan Ify berharap di 17 tahunnya ada yang spesial yang akan ia terima. Dan ia berharap semoga hari ini terkabulkan.

Ify melengos melihat ponselnya. Sama sekali yang tak memberikan ucapan kepadanya. Bahkan biasanya Sivia sahabatnya pasti akan mengucapkan duluan. Tapi ini ?? Sivia saja tak mengucapkan. Dan Rio juga ?? Dia sama sekali belum menelfonnya atau mengirim pesan kepadanya. Dan ini sudah terhitung selama 2 hari .

“Apa mereka semua lupa ya ??”lirih Ify sedikit kecewa.

Tiba-tiba terdengar suara tawa seorang cowok dan cewek. Ify yang penasaran pun lantas beranjak dari kasurnya dan menuju ke lantai bawah. Dengan wajah yang bantalnya karena habis tidur Ify berjalan ke ruang tamu.

“Salsha ?Iqbal ?”ujar Ify melihat dua anak ini sedang asik menonton Film di ruang tamu.

“Pagi kak”serempak kedua anak ini.

“Habis ini kita nonton yuk Sha “ajak Iqbal.

“Nonton apaan ? gue ada syutting habis ini sampai subuh mungkin “lirih Salsha.

“Yaudah aku anter ya. gue ikut nemenin kamu syutting sampai subuh. “

“Hha? Gak ahh. Kamu dirumah aja “

“Gak apa-apa. Gue ikut yah yaah. . yaahh “paksa Iqbal merenggek.

“yaudah deh. Tapi beneran gak apa-apa ?”

“Iya gak apa-apa kok. Lagian hari ini aku gak ngapa-ngapain dirumah. Mending nemenin kamu di lokasi syutting kan “Ify membelakakan matanya. Bahkan adiknya sendiri sepertinya lupa dengan hari ulang tahunnya.

“Ahhhhhh resek semuanyaa . “kesal Ify dan kembali ke kamarnya. Iqbal dan Salsha yang melihat Ify sepertinya kesal langsung cekikan. Mereka berhasil mengerjai ify kali ini.,

Ify kembali menaiki tangga menuju kamarnya. Namun saat ia ingin masuk kamarnya ia melihat Sivia yang sedang sibuk didepan kamarnya sambil mencoba pakaian barunya Mungkin. .

“Loe ngapain VI ?”tanya Ify binggung.

“Oh ini Fy. Lagi nyobain baju baru dibeliin kak Alvin kemarin. Nanti malam dia mau ngajak gue nonton hehehe”

“Oh nonton ya ? “

“Kenapa Fy emangnya ?”tanya Sivia dengan wajah yang sangat dan begitu polos.

“Enggak apa-apa kok. Gue masih ngantuk aja heheh”cengir Ify dan langsung masuk kedalam kamarnya begitu saja.

“hahaha. Kesal banget tuh anak pastinya haha”cekik Sivia melihat wajah Ify yang sudah kusut tadi .

*****

15.00 Rumah Ify

 

            Ify merasa bosan tak ada spesial hari ini.  Rasanya ia ingin berteriak saja. Dari tadi pagi hanya 2 orang yang mengucapkan ulang tahun kedirinya. Yaitu Shilla dan Dayat. Sungguh mengenaskan hidupnya .

“Lebih baik gue ke kantor Rio aja deh”Serah Ify. Ia pun segera bersiap-siap.

15 menit kemudian , Ify sudah siap dengan pakaian santainya. Ia pun mengambil tas selempang kecilnya dan segera beranjak dari rumahnya. Seperti biasa ia meminta antarkan supirnya menuju kantor Rio.

******

15.30 Haling Corps

 

Ify sudah sampai didepan perusahaan Rio dan seperti biasanya ia pun langsung menju ke ruangan Rio. Bahkan semua pegawai disini pun sudah mengenal Ify. Dan tau siapa Ify. Karena Rio sering sekali bersama Ify di kantornya. Dan para pegawai pun menghormati Ify seperti mereka menghormati Rio.

“Rio ada kan ?”tanya Ify kepada Agni sekertarisnya Rio.

“Iya ada tap . . ”belum selesai  Agni meneruskan kata-katanya Ify sudah ngeluyur begitu saja masuk kedalam ruang kerja Rio.

“Sor . . .       . “Ify langsung terdiam begitu saja. Ia langsung kembali keluar. Ternyata di dalam ruangan Rio sedang diadakan rapat dengan banyak orang. Ify merutuki apa yang ia lakukan tadi.

“Tapi ada rapat”lanjut Agni dengan nada tak enak sendiri kepada Ify.

“Aiissghghh. . Pasti marah tuh anak sama gue “batin Ify. Ia pun memilih untuk duduk di samping Agni.

“Dia rapat sejak kapan ?”tanya Ify kepada Agni.

“Sudah dari tadi. Mungkin sebnetar lagi selesai “

“Oh . . .”dan benar saja. Tak beberapa kama kemudian banyak pengusaha-pengusaha yanhg keluar dari ruangan Rio. Dan Rio pun ikut keluar mengantarkan clien-cliennya tersebut.

“Ag antarkan mereka sampai di depan “suruh Rio. Agni pun menganguk dan melaksanakan yang Rio suruh. Rio melirik ke arah Ify yang menatpnya dengan tatapan minta maaf.

“Masuk”suruh Rio dengan nada yang sedikit kesal. Ify tau Rio pasti marah kepadanya. Karena memang Rio paling tidak suka jika sedang rapat penting di ganggu oleh siapapun. Karena itu bisa mengangu kinerja presentasinya dan menganggu kenyamanan yang lainnya.

Ify pun dengan wajah pasrah masuk kedalam ruangan Rio. Dan Rio sendiri langsung kembali ke meja kerjanya. Ia langsung membuka laptopnya.

“Yang loe lakuin tadi fatal tau gak !!”tegas Rio dengan suara sedikit tinggi. Ia benar-benar marah kepada Ify kali ini.

“Maaf gue gak tau. Gue kira . . .”

“Loe bisa sms gue kan ? atau telfon gue dulu. Untung saja tadi clien-clien gue gak protes dan gak keganggu. “

“Iya gue tau gue salah. Mangkanya gue minta maaf sama loe “serah Ify. Ia memilih duduk di sofa dan dirinya saat ini berhadapan dengan Rio dengan jarak yang lumayan jauh. Rio mempedulikkan Ify mungkin ia masih kesal kepada gadis ini. Ify pun tau jika Rio sudah emosi seperti ini ia sendiri akan memilih diam. Rio kalau sudah marahg mememang begitu menyeramkan.

“Maaf . . “lirih Ify merasa sangat bersalah sekali. Rio menghelakan nafasnya menahan semua emosinya.

“Jangan diulangi lagi”ujar Rio mulai melembut dan menatap Ify yang menganguk-angguk.

“Loe ada apa kesini ??”tanya Rio dengan wajah tenangnya. Raut wajah Ify langsung berubah menjadi kecewa.

“Gak apa-apa. Gue bosan di rumah “

“Gue sibuk banget hari ini. Mungkin gue lembur lagi. Loe mau nemenin gue ? gak apa-apa sih tapi sorry kalau gue gak bsisa merhatiin loe. Banyak banget data yang harus gue selesaiin hari ini “jelas Rio mencoba memberi penjelasan kepada Ify.

“Iya gak apa-apa kok. Gue ngerti Yo “

“Iya makasih “jawab Rio dan melanjutkan konsen dengan laptopnya. Deadline kerjanya hari ini begitu padat. Bahkan harusnya ia hari ini berangkat ke Jepang. Namun ia mengundurkan tanggalnya. Karena ia tau hari ini adalah hari ultah Ify dan dia gak mau ngecewain gadis yang ia sayang ini.

1 jam lebih Ify merasa jadi kacang di ruangan ini. Rio sama sekali tidak mengajaknya bicara atau pun sekedar menwarkan makan untuknya. Ia baru tau Rio yang begitu sangat sibuk. Baru pertama kalinyalah Ify melihat Rio sesibuk ini.

“Permisi pak . . .”Agni masuk kedalam ruang kerja Rio. Rio langsung mendongakkan kepalanya.

“ada apa Ag ??”

“Ada Pak Anggara di depan. Beliau sudah menunggu di ruang rapat:”

“Oh iya Ag. Saya akan segera kesana. Makasih “Rio pun bergegas membawa laptopnya dan langsung pergi dari ruangannya. Ia sepertinya sampai lupa bahwa Ify berada di sana. Ify hanya melengos saja.

“Sibuk banget ya ??”

“Apa lupa sama hari ulang tahun gue “kecewa Ify. Ia pun dengan wajah yang sudah kesal dipendamnya akhirnya ia tampakkan juga.

“Gue gak mau tau. Pokoknya hari ini Rio harus nurutin kata-kata gue. Dia harus ngasih gue hadiah terindah. Gue gak mau tau!!”ujar Ify kedirinya sendiri penuh memaksa.

“Semangat Ify “

19.00  Ruangan kerja Rio.

 

Rio masuk kedalam ruang kerjanya dengan wajah yang kusut , capek , lelah semuanya jadi satu yang ia rasakan.

“Aiissghhhh. . “desisi Rio merasakan kepalanya terasa berat sekali. Ia langsung duduk di kursi kerjanya dan melemaskan tubuhnya.  Namun Rio merasakan kehanjalan seperti ada yang memperhatikannya dari tadi.

“Ify ??”kaget Rio karena Ify masih di ruang kerjanya ternyata. Ia fikir Ify sudah pulang tidak menunggunya sampai lama seperti ini. Ify menatap Rio dengan penuh kekesalan.

“Gue boleh tanya sama loe??”tanya Ify dengan wajah serius. Rio yang melihat tatapan Ify jadi takut sendiri

“Apa ??”balas Rio ia sebisa mungkin mencoba tidak takut.

“loe tau ini tanggal berapa ??”

“tanggal . . .  tanggal . .. 6 kan ??”

“Loe gak inget  apa pura-pura gak inget ??”Rio mengernyitkan keningnya Jujur saja ia memang tak tau yang di maksudkan oleh Ify. Otaknya sudah pusing dengan semua pekerjaanya.

“Inget apaan sih ?? “ Rio malah memasang wajah paling bodoh. Ify menghelakan nafasnya. Ia mencoba menyunggingkan senyumnya. Ia lantas berdiri dari tempat duduknya.

“Mungkin emang loe lupa. Gue pulang dulu “pamit Ify. Ia menahan rasa sesak di dadanya. Entah menagapa ia ingin menangis kali ini.

“Jangan nangis Fy. Jangan nangis disini pliss .. “batin Ify. Ia mengeratkan tanganya untuk menahan air matanya agar tidak keluar. Rio yang melihat wajah Ify sudah tak enak lantas berdiri dari tempat duduknya.

“loe kenapa lagi ? Sumpah gue gak inget apapun. Loe ngomong sama gue “pinta Rio ia menghampiri Ify yang sudah didepan pintu

“Gak apa-apa. Gak penting juga kok. Gue mau pulang “

“Gak . Loe bohong sama gue “Ify diam sebentar.

“yaudah kalau gue bohong loe tau dong yang bener apa “balas Ify mencoba untuk tidak emosi saat ini.  Ia hanya merasa semuanya sia-sia. Ia menunggu Rio sejak jam 3 tadi. Dia menunggu Rio selama itu dan tidak dipedulikan oleh Rio dan ia begitu mencoba bersabar saat ini.

“Fy . Plis loe bisa kan ngertiin gue ? Otak gue lagi gak bisa dibuat mikir saat ini. Gue lagi capek. Gue lelah. Dan loe tau itu kan ? jangan bikin gue bersalah sama loe. Gue akuin gue salah bebarapa hari ini Gue gak nelfon loe. Gue gak sms loe. Loe kesal kan sama gue ?”

“tapi gue ngelakuin semua itu karena gue emang sibuk. Gue gak selingkuh atau ada niat sengaja buat nganggurin loe. Jadi plis gue mohon loe jangan kayak gini. Loe mau bilang apa ? Bilang aja ke gue “

“Loe mau gue jujur ??beneran ??”

“Oke gue jujur. . . “Rio menunggu ucapan Ify selanjutnya.  Ify menatapnya dalam dan begitu tajam. Dan tatapan yang belum pernah Rio lihat sebelumnya. Dimana sebuah tatapan penuh kekeceawaan dari mata Ify.

“Happy Birthday Ya buat diri gue sendiri . . . “ujar Ify lantas menyunggingkan senyumnya. Entah menagapa air matanya langsung jatuh. Ify selalu lemah jika sudah berhadapan degan cowok satu ini. Ia merasa seperti cewek yang sangat lemah sekali.  Rio langsung membelakakan matanya. Ia sedari tadi lupa tidak mengucapkan selamat kepada Ify.  Rio melihat Ify menangis jadi semakin bersalah.

“Sorry. Sorry Fy beneran gue bukannya mau lupa gue inget kok tadi pagi. Gue juga udah beli kado buat loe. Bentar . .bentar . . “Rio pun segera pergi ke kamarnya dan mengambil sebuah kotak yang lumayan besar. Ia lantas memberikan kepada Ify.

“Selamat ulang tahun ya sayang. Maaf banget baru ngucapin sekarang . . “Rio memberikan hadiah tersebut kepada Ify. Dan Ify malah tambah semakin menangis dengan kecang dan membuat Rio binggung sendiri.

“Ulang tahun gue hancur semuanya. “lirih Ify lemas.

“Gue mau pulang “lirih Ify dan langsung mengusap air matanya. Ify tak menerima hadiah yang diberikan Rio tersebut.

“Fy . . “panggil Rio. Ia lantas meraih tangan Ify dan mencegah gadis ini untuk beranjak dari ruangannya.

“Cuma ulang tahun kan ?? Bisa kan dirayain besok ? sorry gue gak bisa ngerayainnya sekarang. “

“Iya gue tau kok. Gue ngerti banget loe lagi sibuk kan sama pekerjaan loe ? gue ngerti yo. Lepasin gue mau pulang “

“Loe kok jadi kayak anak kecil lagi sih ???”Rio mulai terpancing emosinya. Karena memang ia dari dulu tidak suka dengan orang yang tak bisa mengerti dirinya.

“Iya gue kayak anak kecil. Gue tau gue sadar . Dan kenapa loe masih mau pacaran sama gue “kesal Ify. Ingin sekali ia meluapkan semuanya. Hari ini benar-benar hari terburuknya. Semua lupa dengan hari ulang tahunnya.

“Karena gue sayang sama loe. Gue cinta sama loe Fy “

“Cinta ? sayang ?? Gue boleh gak egois satu hari ini saja Yo. Gue nunggu loe dari tadi sore sampai sekarang. Gue nyoba ngertiin loe dari tadi yang nganggurin gue. Gue hanya diem aja. Dan gue berharap loe akan ngasih supprise ke gue. Ngasih hadiah ke gue. Ini ulang tahun gue ke 17 Yo. Gue Cuma ingin ada yang spesial. Udah itu aja. Apa salah ??”

“Sepenting itu ya 17 tahun buat loe ??”desis Rio dengan senyuman sinisnya.

“Dan sepenting itu ya pekerjaan loe dari pada gue ?”

“kenapa loe jadi bahas antara pekerjaan gue dan loe ? loe mau nyuruh gue milih ??”Kini emosi Rio sudah benar-benar terpancing. Ia paling tidak suka jia harus di suruh milih antara pekerjaan dan Ify. Ini yang selalu ia takutnya Jika ify menyalahkannya dan menuntunya.

“Gue gak nyuruh loe milih. Gue Cuma minta loe satu hari ini saja . hari ini saja luangin waktu buat gue “

“Gue akan luangin waktu buat loe. Tapi sorry gak bisa sekarang . Kerjaan gue masih banyak. Dan besok pun gue harus keluar negri . . :

“Yah . resiko yang harus gue tanggung . Dan emang semuanya salah gue “

“Gue gak suka loe kayak anak kecil gini. Gue ingat kok ulang tahun loe. Buktinya gue udah nyiapin kado kan buat loe ??”

“Gue gak butuh kado dari loe ! gue Cuma butuh loe ngerti gak sih ?? Hah??!~!”bentak Ify lebih emosi dari tadi.

“Loe tau ?? gak ada yang ngucapin ultah ke gue. Gak ada yang ingat sama ulang tahun gue. Dan harapan gue Papa gue akan datang ngasih ucapan ke gue mungkin itu tidak mungkin. Dan harapan gue satu-satunya loe. Gue harap loe ngucapin yang pertama. Tapi apa ? loe aja lupa kan ??”

“Bentar deh Fy. Gue gak ngerti sama jalan fikiran loe yah . . Cuma gara-gara sepele doang. Gara-gara ulang tahun kan ?? loe sampai kayak gini sih ?? Cuma haru ulang tahun aja kan ??”Ify yang mendengar ucapan Rio merasa seperti orang paling tak bergarga di dunia.

“Mungkin bukan hanya hari ulang tahun gue aja yang gak berarti. Tapi gue juga mungkin gak berarti kan ??makasih Yo “Ify lantas keluar dari ruangan Rio dengan perasaan penuh kekecewaan. Rio meurutuki apa yang ia ucapkan tadi. Ia harusnya sadar bahwa siapa yang sedang ia hadapi saat ini. yang sedang dia hadapi adalah anak SMA dan menurutnya masih labil. Yah walau pun Ify memiliki sifat iblis dan setan tentunya Ify juga ingin seperti gadis-gadis lainnya diperlakukan spesial.

Rio segera mengejar Ify yang masuk kedalam lify. Rio pun menyuruh semua orang didalam lift untuk turun dan hanya tinggal dirinya dan ify didalam sana. Dan setelah lift tertutup Rio segera memencet tombol agar Lift ini berhenti berjalan.

“apa yang loe lakuin ? gue mau pulang!!”bentak Ify kasar.

“Fy loe jangan kayak anak kecil dong. Ngerti gak sih ?? loe itu kayak anak SD yang minta ulang tahunnya dirayain ? nyadar gak ?? Sifat loe kadang-kadang yang kekanakan itu parah banget!!”

“Hanya sweet seventen doang kan ?? hanya ulang tahun bukan hari yang pentingkan juga kan. Gue sekarang udah capek. Otak gue udah tasanya mau pecah. Jadi gue mohon loe jangan tambahin beban gue “Ify menahan amarahnya. Ucapan Rio sudah benar-benar keterlaluan kali ini.

“Oh loe gak mau ketambahan beban ? yaudah kenapa loe gak putusin gue aja ? kenapa loe gak cari cewek lain yang lebih dewasa dan gak pernah minta di ingat ulang tahunnya . Dan emang kayaknya salah ya anak SMA pacaran dengan orang pengusaha yang terkenal dan sukses dan super sibuk. “

“Kok jadi ngarah ke putus sih ??”

“Loe yang mulai duluan “

“Gue Cuma mau ngelurusin aja. Gue Cuma mau nyadari loe. Biar loe gak kayak anak kecil “

“Bukan gue yang kayak anak kecil. Tapi emang fikiran kita sangat berbeda yo. Beda banget!!!”Rio menghelakan nafasnya. Ia memijat kepalanya yang sudah semakin sakit dan pusing

“terus mau loe sekarang ?? gue udah pingin istirahat . terserah loe deh sekarang. Loe mau putus?? Yaudah loe mau putus kan ?? “

“Kita selesai aja deh Fy sekarang. Loe urusin otak loe yang kekanak-kanakan itu.Gue juga mau ngontrol emosi gue dulu . “serah Rio lantas menencet kembali tombol lift.Ify yang mendengar ucapan Rio tersebut langsung terpelonjat kaget.

“Kita putus Yo ??”tanya Ify mencoba mengulangi ucapan Rio tadi.

“Loe mau kita putus kan ?? yaudah kata loe kita beda banget. Emang gak seharusnya kita bersatu Fy. Kita terlalu beda. Dan jalan fikiran loe sama gue emang beda banget kan ?? “

“Makasih buat semuanya. Dan maaf gue gak bisa kasih apa-apa di hari ulang tahun loe ini. Kita selesai” pintu lift sudah terbuka dengan lebar. Rio pun segera keluar dari lift tersebut dengan perasaan yang tak bisa di gambarkan lagi. Sedangkan Ify masih mematung. Ia mencoba mencerna kembali kata-kata Rio barusam.

“Kita selesai Yo?? Kita putus ?? Cuma gara-gara gini kita putus ??”

“Gue dan loe beneran putus ??”

“Thanks yo .  “Ify lantas keluar dari Lift. Ia langsung berlari menuju mobilnya yang terparkir tak jauh dari pintu keluar kantor ini. Ify segera masuk ke mobilnya dan menangis sejadi-jadinya didalam mobil.

“Non kenapa kok nangis ?”tanya sang supir yang khawtir

“Jalan aja pak. Kita pulang sekarang!!! AYOO PULAAANGGG!!!”teriak Ify memohon. Saat ini dadanya sudah terasa sakit. Ia ingin menangis. Dari dulu , Ify tak pernah menangis karena masalah cinta. Ia tak pernah menjadi cewek yang manja. Dan sejak bertemu dengan Rio. Semuanya berubah. Ify merasa begitu mencintai Rio dan tak ingin kehilangan pria ini. Ify terkadang menjadi lemah di hadpaan Rio. Yah dan semua itu karena cowok bernama Rio.

Dan di hari ulang tahunnya ini. Hubungannya berakhir dengan rio dan dikarenakan masalah yang sepele seperti ini. Sepanjang jalan Ify menangis tiada hentinya.

*****

Iqbal, Salsha, Alvin, Shilla dan Sivia sudah siap di depan pintu dalam rumah. Ia sedang menunggu Ify datang bersama dengan Rio.  Sivia pun sudah memegang kue coklat lumayan besar kesukaan ify dengan lilin berangkakan 17 tahun. Dan semuanya pun sudah menyiapkan terompet kejutan untuk Ify.

“Sebentar lagi kayaknya Ify pulang nih “ujar Sivia dan siangguki lainnya. Dan benar saja suara mobil sudah terdengar dari depan. Mereka pun segera bersiap-siap.

“Gue hitung yaa . . “ujar Shilla.

“Satu . . .”

“Dua . . “

“Ti . . . “

CKLEEEEEEKKKK

BRAAAAAAAAAAKKKKKK

“HAP . . . . . . .”Mereka semua langsung melongo melihat wajah Ify seperti itu dan dimana Ify menangis saat ini.

“GAK ADA ULANG TAHUN ULANG TAHUNAN !!! GUE BENCI HARI INI LOE SEMUA PERGI DARI SINI !!!”teriak Ify begitu kencang. Ia langsung melemparkan begitu saja kue yang dibawa oleh Sivia. Semuanya saling berpandangan binggung. Alvin sendiri mengintip di depan rumah. Dan tidak ada mobil Rio atau tanda-tanda kedatangan Rio.

“Ify kenapa ??”

“Kak ify kenapa ??”iqbal mulai panik sendiri.

“Kayaknya habis bertengkar sama Rio deh”duga Alvin. Mereka pun dengan cepat segera naik ke atas menuju ke kamar Ify.

******

Didalam kamar Ify langsung ke kasurnya dan membenamkan wajahnya di kasur. Baru pertama kalinya dalam seumur hidupnya ia merasakan rasa sakit akibat cinta. Rasa patah hati yang begitu menyakitkan.

“Loe tega banget sih Yo. . . “

“Seceuek itu apa loe ?? sampai gak peka sama sekali “

“Sumpah loe jahat banget Yo .”

“JAHAT BANGET LOE YOOOO!!!!”teriak Ify begitu kencang. Shilla, Sivia, Iqbal , salsha dan Alvin yang mendengar suara teriakan ify semakin binggung dan penasaran .

“Kak ify kenapa kak ?? kak ?? kakak gak apa-apa kan ??”

“Ify loe kenapa ? Cerita sama gue Fy :”kini giliran Sivia yang menciba membujur Ify,

“Fy . Loe kenapa ?? terus Rio dimana ? loe kok gak sama Rio ??”tanya Shilla dan alvin. .

“GUE UDAH PUTUS SAMA RIO !! JANGAN SEBUT NAMA ITU LAGI DISINIII!!!”teriak Ify dengan kencangnya dari dalam kamarnya. Semuanya langsung Syok., kaget bahkan ingin jantungan,

“Sumpahh ??”kaget semuanya yang benar-benar gak nyangka sama sekali.

Bersambung . . . . . .

( Mau part 54 di post secepatnyaa ?? Yukk minta bantuannya lagi promosiin FP “DEVIL ENLOVQER” dan yg belum like FP itu like yaa . Alamatnya udah ada diatas tadi kok. Buka yaa. Kalau Likenya banyak bisa sampai 1000 aku post langsung part 54 makasih😀 )JANGAN GALAU YAA :* 

 

Ify putus sama Rio ?? wasssalamualaikum. Galau dah RFM galau dahh—“ . Tungguin part selanjutnya yaa . Hayooo Rify gimana tuh ?? balikan gak Yaa > atau gimana ?? Sabar yaa jangan galau readres . Makasih uda mau baca –“ Yuk like dan commentnyaa ditunggu tetap baca DLEOV ya makasih😀

2 thoughts on “DEVIL ENLOVQER – 53 ~Hubungan Kita berakhir seperti ini?Thanks!!~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s