DEVIL ENLOVQER – 59 ~Rio dan Sion????~

Ini part 59 nya. Silahkan baca dan semoga tambah sukaa yaa semuanyaa. Tetap jadi pembaca sejati dan selalu setia ya guys.  Jangan pernah bosen atau malas baca DELOV yaa. Laaftt youuuu all😀. Follow juga twiterku.. . Follow  HYO yaa . .  @luckvy_s

Minta bantuan LIKE FP DELOV YA “ m.facebook.com/DevilEnlovqer?ref=stream&refid=17&_ft_=fbid.526136394072619

“ Yang suka baca DELOV dan pembaca setia DELOV wajib LIKE FP ini. Plis banget yaa makasih😀

 

DEVIL ENLOVQER – 59

~Rio dan Sion????~

 

Rio mengehentikkan mobilnya didepan rumah Ify. Ia segera masuk kedalam rumah besar tersebut. Rio tak peduli ini sudah menunjukkan hampir tengah malam. Entah menagap Rio ingin sekali bertemu dengan kekasihnya tersebut.

Rio tak mendengar suara Ify di ruang tamu. Rio pun segera menuju ke kamar Ify. Rio berhenti didepan kamar Ify dan perlahan membuka kamar gadis tersebut. Dan dilihatnya gadis itu sudah tertidur pulas. Rio tersenyum senang karena Ify masih baik-baik saja.

Rio melangkahkan kakinya pelan-pelan masuk kedalam kamar Ify. Ia tidak ingin membangungkan gadis tersebut.  Rio melangkahkan kakinya tanpa bersuara. Ia mendekati kasur Ify lebih tepatnya ingin mendekati gadis tersebut.

“Loe mau jadi maling ??”suara tersebut mengejutkan Rio.  Rio melihat gadis tersebut membuka matanya perlahan. Rio harusnya sadar bahwa gadis ini begitu licik dan mempunyai insting yang sangat kuat walau dalam keadaan tidur sekalipun. Ify membenahkan tubuhnya untuk terduduk dan bersender di dinding kasurnya.

“Ngapain malam-malam kesini ?”tanya Ify mencoba mengontrol kesadarannya. Matanya membiasakkan cahaya yang masuk didalam pupilnya.

“Gak apa-apa”jawab rio singkat. Ia pun ikut duduk disamping Ify.

“Gue ganggu tidur loe??”Ify menggelengkan kepalany perlahan. Ify merasa ada yang aneh dengan kekasihnya ini.

“Loe sakit ??”tanya Ify mencoba menebak. Rio sedikit tersenyum.

“  Gue kesini Cuma mau bilang satu kalimat ke loe”

“Lah? Terus tadi loe ngomong itu gak kalimat ?? “sindir Ify dan mendapat jitakan pelan dari Rio di kepalanya.

“YAAA!!! SAKIT TAUUU!!!”protes Ify.

“Mangkannya serius !!”

“Iya iya “Ify mendengus saja dengan kelakukan kekasihnya ini.  Ia pun mencoba untuk serius sesuai yang diinginkan oleh Rio.

“Gue bicara ini cuma sekali saja dalam hidup loe . Jadi loe harus dengerin baik-baik ngerti”ujar Rio dengan wajah serius. Rio menatap Ify dengan tatapan hangat sekali. Ify mengangguk-angguk saja. Ia sendiri juga pensaran dengan apa yang dikatakan Rio sebentar lagi. Keheningan terjadi beberapa saat. Hanya suara helaan nafas berat dari Rio yang terdengar saat ini.

“Gue cinta sama loe. Dan gue gak mau putus sama loe. Apapun alasannya bahkan sebuah pertengkaran yang sangat besar pun gue akan pertahanin loe sampai kapanpun”Ify hanya diam saja. Ia meraskaan seluruh darahnya mengalir cepat. Kata-kata Rio begitu menusuk hatinya. Membuatnya ingin menangis saat ini. Entah mengapa Ify juga merasakan yang sama dengan Rio. Ia tidak akan pernah ingin berpisah dengan pria ini.

“Thanks loe udah mau ngasih hati loe buat gue”Ify menundukkan kepalanya. Ia merasakan tangan kirinya digenggam sangat erat oleh Rio.  Rio tersenyum penuh kelegaan setelah mengatakkan hal tersebut. Ify masih diam saja tak membalas ucapan Rio. Namun tiba-tiba saja gadis ini langsung mendongakkan kepalanya dan menghadap kea rah Rio dengan tatapan yang penuh arti.

“Gue juga akan melakukan ini hanya sekali ini saja. Dan jangan minta gue untuk melakukan hal ini duluan. Jadi loe harus bisa merasakannya dengan baik-baik!!!”Rio mengernyitkan keningnya. Tak mengerti dengan maksud dari ucapan Ify. Namun tak butuh berapa lama, Rio mendapatkan jawaban dari ucapan Ify tersebut. Entah dapat keberanian dari mana, Ify langsung menarik tengkuk belakang Rio dan mencium bibir pria ini. Ify memberikan sebuah ciuman yang sangat tulus sekali dari hatinya.  Rio perlahan ikut memejamkan matanya. Ia merasakan detakan jantungnya sudah tak karuan, Pertama kalinya lah memang Ify melakukan hal ini kepadanya. Dan Rio sendiri tak pernah menyangka.

“hahahaha”tawa Rio dan Ify pelan seperti sebuah kekehan ringan setelah mereka berdua saling menjauhkan wajah mereka. Ify sedikit malu menatap Rio.

“Itu tadi apa??”tanya Rio yang berniat sekali menggoda Ify.  Ify nampak sedikit berfikir. Ia terlihat sangat binggung untuk menjawab pertanyaan Rio itu.

“Kiss”jawab Ify pelan. Ia tetap tak mau menatap Rio.

“Just Kiss?? Really ??”

“Yaaaa!!! Udah pulang sana. Gue mau tidur”usir Ify. Wajahnya sudah terasa panas sekali. Mungkin kedua pipinya telah berwarna merah kali ini.

“Jawab dulu pertanyaan gue”

“Gak ada jawabannya”

“Gak !! harus dijawab :”

“Maksa banget sih loe”

“Terserah gue dong !!”

“Ribet amat sih hidup loe !! Udah gue mau tidur !!”kesal Ify kepada Rio.

“Yaudah gue temenin “balas Rio yang akhirnya mengalah. Ia mengacak-acak lembut rambut Ify yang tergurai begitu indah.

“Apaan sih!!”tolak Ify dengan perlakukan Rio tersebut.

“Loe cantik “Ify membelakan matanya.  Ia menatap Rio dengan tatapan tak percaya. Jujur Rio tak pernah mengatakkan secara langsung bahwa dirinya cantik atau hanya sekedar memujinya.

“Loe bilang apa tadi ???”

“Loe cantik”ulang Rio dengan seulas senyum yang begitu menawan.

“Thank you Fans “ujar Ify dengan senang hatinya. Rio langsung tertawa sendiri mendnegar balasan Ify yang menjijikan seperti itu.

“Jangan ketawa!!!”ancam ify yang ikut sedikit tertawa. Namun Rio makin tidak bsia berhenti untuk tertawa.

“Fans  harus nurut sama artisnya “

“Mana ada Artis kayak loe?? Gak bakalan ada fansnya kalau artisnya kayak loe”

“Ada dong”

“Hahha? Ngayal loe. Emang siapa yang mau ngefans sama loe??”

“Dari seluruh dunia ini. Saat gue jadi artis gue tau. Orang yang setia untuk jadi Fans gue hanya satu orang “

“Siapa??”tanya Rio sambil memcingkan matanya. Ia sudah dapat menebak apa yang akan ify ucapkan.

“Dayat “jawab ify dengan senang hati. Rio seketika itu terdiam, Dugaanya sangat diluar fikirannya.

“Yah. Dayat pasti mau jadi fans gue. Pasti itu”

“Yaaa!! Gadis biadab !! Gadis setan!! Dimana otak loe?? Hah??? Didepan loe ini pacar loe !ngapain loe sebut nama cowok lain  ?? Hah?”:

“Loe pacar gue?? Sejak kapan ya??? aduh gue kok gak ingat ?? aduh gue amnesia nih Yo “tangan Rio serasa ingin ia cekikkan ke leher gadis ini. tatapannya sudah terasa ingin membunuh Ify saja.

“Iya iya gue bercanda Yo . . .  . “

“Mario I Love you”ujar Ify dengan senyumnya yang khas sebelum ia melihat Rio benar-benar murka kepadanya. Mendengar ucapan Ify tersebut hati Rio terasa ingin melayang. Ia juga tidak benar-benar marah kepada gadis ini.

“Yaaa!!! Mario !! kenapa loe senyum doang ?? balas kek !!”protes Ify yang ingin sekali Rio membalas ucapannya tadi.

“Gak mau”

“WHY ??”

“Why ?? mmmmmm. .                     . . “

CUPPPPPP

Dengan gerakan yang sangat cepat, Rio mencium bibir Ify. Ify nampaknya terkejut sekali dengan apa yang dilakukan oleh Rio barusan yang spontan dan cepat sekali. Ify cukup lama spechless dengan yang dilakukan oleh kekasihnya tersebut.

“Mau lagi ?? goda Rio

“GAK !!! Udah sana pergi !! gue mau tiduurrrrr”usir Ify yang sebenarnya hanya ingin menghilangkan rasa kesaltingannya akibat kelakuan Rio barusan.

“Yaudah  gue mau disini dan nungguin sampai loe tidur”

“Gak usah. Loe istirahat sana dirumah. Dari kemarin gak tidur kan ??”tebak Ify yang memanglah sangat betul. Namun beginilah yang namnaya Mario. Memiliki watak yang begitu keras sekali. Rio menggelengkan kepalanya menolak perintah sang kekasih.

“Oke terserah tuan Mario saja”serah Ify. Ia lantas kembali masuk kedalam selimutnya dan membaringkan tubuhnya. Rio tersenyum puas.

“Fy gue boleh tanya satu lagi ??’

“Apan lagi ??”jawab Ify dengan nada yang mulai jutek kembali.

“Kalau nanti kita nikah ?? loe mau punya anak berapa ??”

“WHAT ?? NIKAH ??? ANAKK??”

“MARIOOOO LOE PERGII DARI KAMAR GUE SEKARAANGGGG JUGAAA!!!!!!!!”teriak Ify begitu kencang. Mendengar teriakan Ify tersebut Rio langsung tertawa begitu sangat puas sekali.

“Gue serius !!! mau punya anak 1 ? 2 ? 3? 4? Atau 11??”

“Gue gak mau punya anak!!! Titik!!!”

“Tapi gue pingin punya anak Fy. Nanti gue mau anak kita ada 2. Satu cowok terus cewek. Dan anaknya harus mirip gue semua. Biar jadi anak yang keren-keren !!”

“GAK GAKGAK !! apaan mirip sama loe!!”bantah Ify. Ia langsung terbangun dan kembali duduk kembali. Menatap Rio dnegan tatapan kesal.

“Anak kita nanti gak boleh mirip sama loe. Harus mirip sama gue. Biar pintar !! gak aneh kayak loe”

“Gue aneh ?? siapa yang aneh ?? Kayak gue. Biar jadi pengusaha terkenal !!”

“pengusaha terkenal yang kerjaannya pacaran sama laptop udah gitu gak laku-laku lagi!!”

“YAAAAA!! GADIS SETAAN!!! LOE BICARA APA TADI?? HAH??”

“Gak ada siaran ulaanggg!!”

“Cissshh.  . loe bener-bener yaaa . . .. “

“Apa?? mau apa loe? Hah??”

“Untung loe pacar gue kalau enggak . . “

“Kalau enggak apa?? hah?”Rio sedikit berfikir , wajah Ify sudah benar-benar menakutkan kali ini.

“Yah . .Yah . mmm.. ya . .. kalau enggak. Mmm. . ya . . ya enggak apa-apa Fy “ujar Rio seperti orang bodoh.  Ia malah garuk-garuk tak jelas. Ify melihat tingkah Rio yang sepertinya takut kepadanya membuat dirinya ingin tertawa.  Rio hanya dapat melirik Ify dengan tatapan sinisnya. Namun dalam hati ia begitu sangat mengangumi akan sosok manis disampingnya ini. Senyumnya, tatapannya semuanya selalu ia rindukkan.

*****

            Keesokan harinya. Ify dan Iqbal berangkat sekolah bersama. Iqbal sudah mulai masuk sekolah kembali. Dan Ify juga begitu sangat senang karena sang adik sudah bisa kembali seperti dulu.

“Kak nanti gue pulang malam”ujar Iqbal meminta izin kepada sang kakak.  Mereka berdua sudah berada di dalam mobil untuk menuju ke sekolah.

“Nemenin Salsha syutting ??”tebak Ify dan dapat anggukan mantap dari Iqbal.

“Yaudah gak apa-apa. asal jangan lupa belajar sama istirahat. “

“Tumben loe perhatiaan sama gue ??”

“Ngeri gue lihat loe kayak kemarin.”jujur Ify dari lubuh hatinya paling dalam.

“Loe fikir gue apaan kak??”

“Hahahah. Oh ya. Papa gue hubungin kok gak bisa-bisa dari tadi”ujar Ify yang baru ingat akan ucapan Iqbal semalam.

“Lagi sibuk kerja mungkin “

“Yah mungkin aja. Gue juga gak tau “

“Papa kemarin juga bilang katanya mau ke Indonesia “

“HAH?? Kok loe gak bilang sama gue ??”kaget Ify. Iqbal memainkan PSP.nya tanpa wajah tak berdosanya.

“Gue lupa . Sorry”jawab iqbal santai. Ify mendengus kesal.

“Kapan dia ke Indonesia ??”

“Nanti”

“HAH?? NANTI ? NGAPAIN coba ??”

“Tanya aja ke papa loe”

“itu papa loe juga bego”

“Gue lupa kalau punya papa aneh kayak dia”

“Gue aduhin ke papa mampus loe”

“Gue gak takut , Dasar tukang ngaduh“

“Hahahahahhaha.  Ngakak gue loe bilang kayak gitu. Gue aduhin beneran nangis-nangis loe”ancam ify membuat Iqbal mati kutu dan hanya nyengir gak jelas kearah Ify.  Pak Wo sang supir nampaknya tersenyum senang melihat kedua majikannya yang selalu bersikap seolah saling tak peduli. Padahal kedua adik kakak ini sangatlah dekat sekali. Mereka saling menyatu antar satu sama lain.

****

13.00 HALING CORP’s

            Siang ini pembukaan perusahaan baru DAMTA CORPS. Banyak pengusaha yang datang untuk melihat perismian ini.  Namun tidak untuk Rio, meskipun ia diundang namun ia tidak hadir disana. Karena Rio tau jika dirinya disana. Pasti akan masalah baru yang akan datang. Oleh sebab itu Rio memilih untuk bertemu dengan Shilla, Alvin dan Cakka. Mereka semua dipanggil Rio untuk membicarakan sesuatu yang penting. Rio menyuruh ketiga anak tersebut segera datang ke kantornya sekarang juga.

“Weisshhh. Lama gak ketemu sama boss besar”ujar Alvin dengan sok akrabnya saat masuk kedalam ruang kerja Rio. Rio yang sedang tiduran di sofa ruang tamunya hanya menyeringgai dengan senyuman ringan saja.

“Cakka? Shilla mana ?”tanya Rio karena baru Alvin yang datang saat ini. Alvin mengangkat bahunya tak tau.

“Yaudah kita tunggu saja “Alvin duduk disebalah sofa yang diduduki oleh Rio.

“Loe kayaknya mau bahas hal yang penting ??”

“Banget”

“Apaan??”

“Nunggu Cakka sama Shilla”

“Yah Yah. “

“Oh ya Yo gue mau cerita”ujar Alvin dengan wajah yang berbunga-bunga sekali.

“Apaan ??”

“Gue balikan sama Sivia “ujar Alvin penuh semangat.

“Oh”jawab Rio tanpa dosanya. Senyum Alvin seketika itu seperti dilindas oleh Truk gandeng 10 karena respon Rio yang sangat datar akan ucapannya barusan yang menurutnya adalah berita paling membahagiakan didunia.

“Respon loe gak ada yang lebih bagusan dikit kek Yo ?? “sindir Alvin membuat Rio binggung sendiri.

“Terus gue harus gimana ?? Bilang Waaoww ?? atau harus koprol ?? atau harus ngasih loe cipika cipiki/?? Atau”

“Gak . usah Yo. Gak perlu. Mending loe tadi diem aja itu sudah buat gue sangat bahagia”

“Sorry Sorry Vin. Selamat deh akhirnya cita-cita dan impian loe dikabulkan. Dan semoga berbahagia. “

“Kata-kata loe tua amat Yo”

“Vin loe sebenarnya mau gue ngasih respon kayak gimana sih ?? hah??”kesal Rio karena Alvin yang terus-terusan memprotesnya.

“hehehehe. Gak usah kok Yo. Gak Usah. Hehehe damai Yo. Damai hehe”cengir Alvin yang takut sendiri melihat raja singa ini akan terbangun. Rio hanya geleng-geleng saja. Ia meraih ponselnya yang adai dimeja. Melihat apakah ada pensa diponselnya atau tidak.

“Nungguin Ify sms??”tebak Alvin dan diangguki ringan oleh Rio.

“Tumben loe inget sama Ify??”

“Pertanyaan loe kenapa kayaknya sekongkol dengan ify gitu ya Vin??”

“Loh ?? gue gak sekongkol yo. Gue Cuma nanya. Tuh kan nething mulu sama gue”

“terserah loe deh. Cakka sama Shilla juga lama banget ini. Nunggu 10 abad lagi apa tuh kakak adik”omel Rio layaknya ibu-ibu arisan. Alvin yang sedang berbunga-bunga hanya diam saja. Toh, dirinya saat ini tak ada mood jelek.

****

13.00 SMA ARWAMA

            Ify pulang lebih awal kali ini. Ia pun berencana untuk membelikan Rio makan siang. Ify masih teringat akan kejadian semalam. Dan baginya itu adalah salah satu hal yang paling indah yang pernah Rio lakukan untuknya.

“Awas aja kalau dia gak mau makan apa yang udah gue belikkan!!”cerca Ify. Ia sudah berada di dalam mobilnya untuk menuju ke rumah makan. Ify akan memesan makanan terlebih dahulu untuknya dan Rio.

****

13.10 p.m HALING CORP’s

           10 menit kemudian Cakka datang dengan membawa 2 map. Cakka datang dengan wajah yang sedikit suntuk. Rio dan Alvin yang melihat kehadiran Cakka yang seperti itu jadi heran sendiri.

“Kenapa loe??”tanya Alvin kepada Cakka. Cakka pun menyuruh Rio untuk duduk agar dirinya dapat kebagian tempat duduk. Rio menuruti saja dan segera mendudukan posisinya saat ini.

“Ada sedikit kendala perusahaan Papa gue di prancis “

“Kenapa ??”kini giliran Rio yang bertanya.

“ada 2 pencabutan saham alasanya juga gue gak tau apa. Dan gue pusing harus apa sekarang. Rencanannya gue mau balik ke Prancis hari ini juga tapi Papa nyuruh gue tetap stay.”

“Loe tenang aja Cakk. Gue akan bantu perusahaan loe. Jangan setress kayak gitu”ujar Rio mencoba menenangkan sahabatnya tersebut.

“Thanks Yo. Gue emang butuh banget bantuan loe”

“Saham dari perusahaan mana yang nyabut ??”Cakka pun menyerahkan 2 map tersebut ke Rio. Rio dengan cekatan membaca 2 map tersebut dalam waktu yang tak cukup lama. Rio mencermati setiap kalimat yang tertulis di kertas didalam map itu

“Gue kenal sama pemilik perusahaanya. Tenang aja gue akan atasi ini nanti “Cakka mulai bernafas legah.

“Syukurlah jadi gue gak panik lagi”serah Cakka yang sangat legah sekali. Cakka menoleh ke arah Rio lagi.

“Loe katanya mau bahas suatu hal penting ??”tanya Cakka yang baru ingat akan perintah Rio kemarin.

“Shilla mana ??”tanya Rio .

“Dia masih ada di kampus. Mau menuju kesini sih katanya”

“Yaudah mumpung dia belum datang juga. Gue bahas yang  penting ke kalian berdua “

“Apa??”serempak Cakka dan Alvin. Mereka bertiga mulai serius mendengarkan ucapan Rio. Rio mulai menyiapkan fikirannya dan mentalnya untuk mengatakkan hal ini.

“Kalian inget kak Acel ??”ujar Rio tiba-tiba dan membuat Alvin dan Cakka heran sendiri. Memang sudah sangat lama sekali nama orang tersebut tak pernah mereka dengar.

“Kakak loe kan Yo “serempak Alvin dan Cakka. Rio menganggukkan kepalanya lagi.

“Loe kenal kakak gue luar dan dalam kan? Sama halnya loe kenal sama gue. Dan loe jelas tau kan siapa sahabat dekat kak acel saat itu”

“Sahabat yang mana Kak Ty . .”

“Bukan. Sahabat dekatnya yang sempat bertengkar hebat dengan kak Acel sekitar 5 tahun yang lalu”Alvin nampakmya berfikir keras . Mengingat akan kejadian 5 tahun yang lalu itu. Bukan hanya Alvin , Cakka juga sedang mengembalikkan memorynya akan kejadian tersebut.

“Orang yang hampir loe bunuh itu kan ??”ujar Alvin langsung dan mendapat anggukan dari Rio.

“Sion ??”tebak Cakka lagi. Dan untuk sekalinya lagi Rio menganggukkan kepalanya.

“Gue binggung mau cerita dari mana sama loe berdua “

“Kenapa tiba-tiba nama itu muncul lagi Yo?? Bukannya loe sendiri yang janji gak bakal ungkit-ungkit kejadian itu ?? dan sejak itu pun kita berjanji gak akan anarkis lagi. Gak akan bertengkar lagi dan sebagainya. Iya kan ?? Terus masalahnya sekarang apa ??”tanya Alvin dan diangguki oleh Cakka kali ini.  Rio menghela nafas beratnya. Ia nampak berfikir keras.

“Kak Sion sepupunya Ify “ujar Rio dan saat itu juga mendapat tatapan tak percaya dari Alvin dan Cakka. Mereka berdua sepertinya mendapat berita bahwa Bulan dan matahari sedang berpindah tempat.

“Loe ingat kan ?? saat pertarungan antara kak Sion dan Gue saat itu. Ada anak gadis kecil yang sempat mau bunuh loe Vin . Ingat gak ??”

“Oh. Gue inget banget banget. Jangan loe bilang gadis kecil itu Ify ??”

“Dia emang Ify”

“ Mangkanya gue waktu ngelihat Ify pertama kali kayak kenal banget tatapan Ify yo “ujar Alvin yang mulai sedikit mengerti arah pembicaraan sepupunya itu.

“Terus ? masalahnya ??”

“Kasus meninggalnya Kak Sion gak pernah ada yang tau kan sampai saat ini ? Siapa yang bunuh dia. Dan bagaimana dia meninggal??. Dan kebanyakkan dari anggotanya Kak Sion menganggap kematiannya ketua mereka karena  . . .”

“LOE”ujar  Alvin dan Cakka bersamaan sekali lagi. Rio menganggukkan kepalanya.

“Padahal kenyataanya gak gitu kan ?? dan yang gue takutkan. Gue bilang apa ke Ify ?? kalau seandainya dia tau yang bunuh Kak Sion itu  . . . mulut Rio terasa sudah tak bisa untuk melanjutkan bahkan menyebutkan nama itu. Nama yang sudah beberapa tahun ini tidak pernah terfikirkan olehnya. Nama yang selama ini

“Terus satu lagi. Pewaris Damta Crop . Gabriel setvant Damanik. Bisa dibilang Pacarnya Shilla , Bisa dibilang sahabat dekatnya  Kak Sion . Bisa dibilang dia adalah orang yang dekat dengan Ify”

“HAH??”Alvin dan Cakka sepertinya tidak percaya dengan semua ini. Sama sekali tidap percaya. Mengapa semua kejadian ini terasa tiba-tiba sekali. Dan datangnya pun secara bersamaan. Apakah sudah terencanakan dari awal? Atau?? Entahlah tidak ada yang tau.

“Kalau Gabriel tau Gue ?? mungkin dia bukan hanya ingin ngehancurin perusahaan gue. Tapi nyawa gue juga “

“Kayaknya loe harus jelasin sebenarnya ke Ify dan Gabriel. Yo. Itu jalan satu-satunya”

“Jelasin gimana ?? . Gue pernah tanya ke Ify. Jika dia bertemu dengan orang yang membunuh kak Sion apa yang akan dia lakukan. Dan loe tau dia jawab apa ??”Alvin dan Cakka hanya menggelengkan kepala tanpa bersuara. Menunggu Rio meneruskan kata-katanya.

“Dia akan bunuh oranh itu !! dan Ify sekali berkata serius dia akan melakukannya sungguhan. Dan gue akan biarin saja Ify  bunuh  . . .yah gak perlu gue sebut namanya kan. Loe pasti tau”

“Belum Gabriel . Habislah gue “

“Bentar deh yo . Tadi bukannya loe bilang Ify sama Gabriel dekat banget. Terus Damta sama Freemond ???”

“Kayaknya gabriel belum tau kalau Ify pewaris Freemond.  Freemong dalam masa jaya-jaya juga baru 4 tahun terakhir ini kan.  Dan selama ini gak pernah ada yang tau bahwa Mr.Bov punya anak cewek kan ?? . Yang dunia bisnis tau bahwa pewaris Freemond adalah seorang laki-laki dan masih kecil “jelas Rio sekali lagi. Membuat Alvin dan Cakka kini mengerti akan masalah Rio.

“Bukan Gabriel yang gue takutkan. Tapi Ify . gue takut hubungan gue sama dia . ..”

“Hancur “

“terus loe mau apa sekarang ??”

“Gue udah fikirkan dari semalam. Dan gue juga udah mantap dengan keputusan gue. “

“Apa??”tanya Cakka yang sudah dapat mencium bau-bau tak enak.

“Gue akan bilang ke Ify atau Gabriel kalau gue yang bunuh Kak Sion”

“LOE GILA??”tetiak Alvin dengan kerasnya. Suara Alvin tersebut mengejutkan Cakka dan juga Rio. Namun tekat Rio sangatlah bulat untuk kali ini.

“Gue gak setuju “ujar Alvin sangat menentang keputusan Rio itu.

“terserah kalian berdua setuju atau tidak. Tapi tolong jangan pernah ceritakan kepada Ify yang sebenarnya. Atau dia bisa benar-benar membunuh orang itu”

“Gue mending orang itu yang dibunuh dari pada loe Yo”

“Udahlah. Ify pasti bisa gue atasi. Gue akan jelasin semuanya ke dia. Toh pada awalnya yang menyerahkan nyawanya ke kita kak Sion sendiir kan ?dia sendirikan yang rela dibunuh”

“Tapi Cuma Kak Sion yang tau ?? Ify ? gabriel ?? mereka tau ?? tidak kan ? Mereka hanya tau loe yang bunuh kak Sion. ”kesal Alvin akan fikiran Rio yang menurutnya sama halnya bunuh diri dalam 2 kandang macan.

BRAAAAAAKKKK

Suara tersebut mengangetkan Rio, Cakka, dan Alvin. Gebrakan pintu yang kuat dari arah luar membuat tiga orang yang didalam menoleh ke sumber suara. Disana telah berdiri dua orang. Yaitu Shilla dan satu lagi adalah Gabriel. Kekasih dari Shilla. Shilla hanya bisa diam tak mengerti apapun. Sedangkan Gabriel nampaknya yang sudah mendnegar semuanya hanya memfokuskan tatapannya ke Rio.

“ jadi loe yang bunuh Sion Yo ??”ujar Gabriel yang baru saja datang dan hanya tak sengaja mendengar kata-kata terakhir Alvin. Rio meneguk ludahnya dalam. Ia sudah cukup kenal dengan Gabriel. Dulu saat dia SMA dirinya sering bertengkar dan berantem dengan Gabriel dan Sion. Rio memang sering diajak kakaknya saling bertengkar antar kelompok genk.

“Vin diam”cegah Rio saat Alvin ingin membuka suaranya untuk menjawab pertanyaan Iqbal.

“Seperti yang loe dengar”jawab Rio mencoba biasa. Rio berusaha untuk tidak terlihat takut maupun gugup seklai pun.

“Ada apa sih kak?”tanya Shilla kepada Cakka. Cakka menyarankan Shilla untuk keluar saja.

“Kamu belikan kita minum di kantin bisa kan Shil??”pinta Cakka. Shilla yang awalnya ingin menolak akhirnya menuruti juga. Shilla takut jika Cakka marah kepadanya. Shilla lantas beranjak dari ruang kerja Rio yang semakin terasa panas.

Gabriel berjalan perlahan mendekat kearah Rio. Tatapan Gabriel benar-benar tatapan yang sangat mematikkan . Tatapan yang sekian lama ini ingin ia tunjukkan untuk membalaskan kematian sahabatnya.

“Loe pacarnya Ify kan ??”ujar Gabriel pelan sekali. Dan tepat di depan wajah Rio. jarak mereka sangatlah dekat sekali. Tatapan antar keduanya saling teradu. Alvin dan Cakka hanya bisa menjadi penonton saja.

“Yah”

“Terus loe nyembunyiin ini semua ??? loe gak pernah bilang ke Ify ?”

“Buat apa??”

“Cisshh. . .”

BUUUUUUKKKKKK

Satu hantaman keras mendarat di pipi kanan Rio. Rio pun langsung terjatuh ke lantai. Melihat Gabriel menghantam Rio seperti itu, Alvin ingin membantu sepupunya tersebut. Namun dengan sigap Cakka menahan Alvin agar tidak ikut campur.

“Lepasin gue Cakk!!”

“Ini bukan urusan loe. Ngerti Vin ??”:

“Tapi Ri . .”Cakka menatap Alvin dengan tajam. Memberikan pertanda bahwa Alvin benar-benar tidak ia izinkan untuk ikut campur.

“Lepasin!!”sentak Alvin kasar. Cakka pun akhirnya melepaskan tangannya dari Alvin karena ia sudah merasa Alvin menuruti kata-katanya.

Darah segar kelaur dari bibir Rio, Rio menghapus darah di bibirnya yang teras aperih dan panas. Gabriel mencengkran kerah kemeja Rio dan menarik Rio agar segera berdiri. Gabriel sudah tergeliuti dengan emosinya. Emosi selama 5 tahun yang ia pendam. Dan akhirnya ia luapkan saat ini.

“Loe tau rasanya kehilangan sahabat ???”

“Lebih sakit saat kehilangan kekasih. Dan loe tau Sion itu gak pernah ada urusan sama loe? Terus kenapa loe bunuh dia ?? Hah?”

“Perlu gue jelasin ??”tantang Rio penuh keberanian. Membuat emosi Gabriel semakin berada di ubun-ubun.

“Dari dulu gue berjanji dan bersumpah dalam diriku sendiri. Jika gue nemuin orang yang bunuh Sion. Gue akan bunuh dia dan akan hancurkan dia !!”

“Silahkan. Loe ingin bunuh gue kan?? Bunuh gue sekarang “

“Gak segampang itu”Gabriel melepaskan kasar cengkramanya dari kemeja Rio.

“Gue akan buat loe hancur secara perlahan-lahan. Gue akan pastikan perusahaan loe ini hancur”

“Iya kalau gue takut sama loe?? Gak akan”

“Loe nantang gue ??”

“Bukan gue yang nantang. Tapi wajah loe yang minta ditantang”Cakka merutuki ucapan Rio barusan. Sedangkan Alvin sepertinya sangat puas karena Gabriel semakin menunjukkan kekesalannya.

“Oh loe gak takut kalau perusahaan loe hancur ?? Kalau hubungan loe sama Ify yang hancur ?? loe takut ??”Mulut Rio terasa terbungkam kan dengan lem perekat yang sangat erat sekali. Rio mencengkram kedua tangannya menahan agar ia tak ikut emosi/. Entah mengapa jika semua sudah berhubungan dengan Ify, Rio akan mudah untuk terpancing.

“Ify akan ngertiin gue”

“NGERTIIN ?? NGERTIIN KALAU LOE BUNUH KAKAK SEPUPUNYA ??HAH??”

“Asal loe tau. Jika disuruh milih. Loe dan Sion ? Ify pasti akan pilih Sion !! Jika disuruh milih. Bunuh Sion atau Bunuh Loe. Ify akan jelas milih Bunuh Loe !! cinta Ify ke Sion lebih dari apapun di dunia ini. Bahkan cintanya ke Papanya sendiri!! Ngerti loe ??”

“Loe tau papanya Ify ??”pancing Rio yang mulai khawatir jika Gabriel tau akan status papa Ify.

“Meskipun gue belum pernah bertemu dengan Papa Ify.Tapi itu gak ngaruh sama gue. Dan gue pastiin Ify akan benci loe !!!”

“Oh Ya ??”

“Loe takutkan Mario Haling ???”Rio mendengus kesal. Ternyata Gabriel begitu mengenalnya dan masih ingat akan dirinya sampai saat ini.

“kenapa gue harus takut ??”

“Gue gak akan pernah lupa kalau loe yang bunuh Sion. Tangan gue sudah haus ingin bunuh loe !!!”

“Kak Sion yang tau semuanya. Bukan loe?? Jadi loe tidak perlu sok tau atau semacamnya dan ingin bunuh gue !”

“Jangan sebut nama Sion. Loe gak pantas nyebut nama dia !! mana harga diri loe setelah bunuh orang ?? Hah?ini pengusaha yang ternama itu? Yang terkenal dan ternyata seorang pembunuh !!!”

CKLEEEKKK

Suara pintu ruang kerja Rio dibuka oleh seseorang.

“Siapa yang pembunuh ???”

“Apa hubungan Rio dengan kak Sion ??”

Bersambung . . . . . . . .

  1. Jadi ?? siapakah pembunuh dari Sion ?? HAYOOOO Mikir lagi kan kalian hihihihihi.  Ternyata Bukan Rio kan ? Atau  Gabriel ?hihihih. Hayooo siapaaa😀
  2. Yang datang buka pintu ?? itu siapa ?? Shilla?? atau siapa ??? Penasaran ?? Tunggu aja part selanjutnya guys😀 . Yuk kalau mau part selanjutnya dilanjut . Ayo buat Promosi besar-besaran supaya banyak yang baca DELOV😀 AYOO DONGG PROMOSIIN GUYS😀 Makasihhbuat hastag yuuukk  #DELOVAMAZING . Biar semuanya pensaran sama DELOV dan mau baca delov😀. Nanti aku janji lanjut kok cerita part berikutnya😀

Makasih yang udah masih mau baca sampai sekarang. Makasih banyak dan terus baca yaa guyss😀 saya juga minta doannya suapa ujian-ujian sama lancar/ Ujian Nasional saya juga lancar dan dapat nilai baik bisa lulus 100 % Amin Amin yarabbal alamin😀 Doain yaaa teman-teman😀.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s