DEVIL ENLOVQER – 62 ~TIDAK MUNGKIN!!!!!!~

Ini part 62 nya. Silahkan baca dan semoga tambah sukaa yaa semuanyaa. AWAS HOROR!! HOROR!! Hahahha. Tetap jadi pembaca sejati dan selalu setia ya guys.  Jangan pernah bosen atau malas baca DELOV yaa. Laaftt youuuu all😀. Follow juga twiterku.. . Follow  HYO yaa . .  @luckvy_s

Minta bantuan LIKE FP DELOV YA “ m.facebook.com/DevilEnlovqer?ref=stream&refid=17&_ft_=fbid.526136394072619

“ Yang suka baca DELOV dan pembaca setia DELOV wajib LIKE FP ini. Plis banget yaa makasih😀

 

DEVIL ENLOVQER – 62      

~TIDAK MUNGKIN!!!!!!~

 

BC6NEcLCAAExRTI

 

 

“lagi apa?”Seketika itu senyum Rio langsung mekar dalam wajahnya.  Ify mengambulkan permintaanya tersebut.  Meskipun pertanyaan Ify terdengar sangat lemas. Rio tak peduli. Ia bisa berbicara dengan gadis ini saja hatinya sudah loncat-loncat tak karuan.

 

“Gak ada.  Gue hanya sedang berfikir bagaimana menghilangkan rasa kangen gue ke loe”

 

“Gue boleh minta satu permintaan juga ke loe??”Rio mengernyitkan keningnya. Ia langsung bangun dari posisinya dan duduk diatas kasur.

 

“Apa?”tanya Rio penuh kecemasan. Ia takut Ify memberikan permintaan yanng sangat tak bisa ia kabulkan.  Terdengar suara helaan nafas panjang dari gadis itu.

 

“Jangan pernah mencari wanita lain sebelum gue bener-bener ngelupain loe”Rio memejamkan matanya sejenak. Mencerna setiap kata yang diucapkan gadis itu.  Rio tau suara gadis itu begitu sangat berat sekali. Rio pun sangat tahu bahwa disana gadis itu pasti akan menangis.

 

“Kenapa semuanya gak bisa kita bicarakan sedikit aja Fy, gue Cuma minta sedikit maaf dari loe. Apa itu sangat susah?”

 

“Gue tau gue salah. Gue tau apa yang gue lakuin sangat nyakitin hati loe.  Gue tau loe sakit banget dan sedih. Gara-gara gue loe seperti orang bodoh gak tau arah.”

 

 

“Dan bukan loe aja yang seperti orang bodoh. Gue lebih dan sangat lebih seperti orang bodoh yang kehilangan jiwa gue. Bukan separuh jiwa gue lagi. Tapi seluruh jiwa gue. Oke , terserah loe mau ngatain gue alay gue sok romantic gue sok mellow tapi ini yang gue rasain sekarang”

 

“Gue gak akan jaim lagi sama loe saat ini. Karena gue takut gue gak bias ketemu loe lagi karena loe gak akan lagi kan nemuin gue ? Dan gue sangat takut sekali saat ini. Lebih takut saat nyawa gue terancam lebih takut dari segalanya.” Rio mengeluarkan segala unek-uneknya. Ia tidak peduli Ify saat ini berfikir apa tentangnya. Ia tak peduli Ify tak menghiraukan semua unek-uneknya. Namun ia lumayan legah setelah meluapkan semua fikirannya itu.

 

“Kenapa diam?”tanya Rio mencoba mmebuat gadis itu tidak membungkam.  Hembusan nafas Ify masih dapat terdengar dari telfonnya.

 

“Aku binggung dan gak tau”suara mungil itu terdengar berbeda. Suara yang seolah tanpa arah dan suara penuh kekosongan dialamnya.

 

“Semua orang tau gue gak pernah takut kepada apapun. Gue hanya takut kepada tuhan yang ngasih gue hidup. Tapi semua itu salah. Ada satu hal lagi yang juga membuat gue takut. Dan sangat takut sekali. “

 

“Loe tau apa itu??”

 

“Hal itu adalah saat gue harus berpisah dengan orang yang berarti dihidup gue. Mama, Papap, Iqbal, Kak Sion. Dan . . . . .”

 

“Gak perlu loe lanjutin”potong Rio tak tega. Ia mendengar isakan gadis ini perlahan-lahan terdengar semakin keras. Andai saja gadis itu ada didepannya saat ini. Rio pasti akan menghampiri gadis ini dan akan merengkuh tubuh gadis ini seerat mungkin yang ia bisa.

 

“Seandainya gue pergi? Apa yang akan loe lakuin??”tanya Rio tiba-tiba. Dan membuat isakan Ify terhenti sejenak, Rio tak tau gadis itu sekarang berekspresi bagaimana. Dan pastinya syok dengan pertanyaanya.

 

“Meneruskan hidup gue”Rio tersenyum, Ia sudah bisa menebak jawaban gadis ini. Toh memang pada kenyataanya manusia akan pergi dan manusia yang masih hidup tentu harus melanjutkan semua kehidupannya.

 

“Gue kangen sama loe”

 

“Apa perlu gue jawab??”

 

“Gue benar-benar sangat kangen sama loe. Kenapa baru terasa sekarang gue benar-benar merindukkan sosok gadis bodoh seperti loe??”

 

“Yo udah stop. Gue mohon”

 

“Gue kangen dan sangat kangen banget sama loe”

 

“Gue capek. Pingin tidur” rajuk Ify pelan disebrang sana. Rio menghelakan nafasnya sejenak. Ia mengerti Ify sudah lelah dengan semua masalah ini.

 
“Tidurlah. Jangan tutup telfonnya. Gue ingin denger suara loe saat sedang tidur. Gue ingin tetap jaga loe walau gue dan loe gak bisa bertemu lagi. Mungkin”

 

“Yah. Gue tidur dulu”

 

“I lo . ..”Rio langsung menghentikkan ucapannya itu. Ia tak seharusnya mengucapkan kata itu lagi. Karena kata itu akan membuat gadis itu semakin sakit dan semakin menderita seperti dirinya saat ini.

 

Rio sudah tak mendengar suara Ify lagi. Ia hanya mendengar helaan nafas beberapa kali dari gadis tersebut.  Rio tersenyum merasakan bahwa gadis itu sepertinya sudah terlelap dalam tidur. Rio berdoa gadis itu memimpikkan suatu yang indah. Suatu yang membuat gadis itu untuk bisa tersenyum kembali.

 

“Gue pasti akan sangat dan sangat merindukan loe Fy . sampai kapanpun gue akan tetap mencintai loe”

 

*****

2 hari kemudian  . . .

 

Freed’s  House. France

 

            Iqbal sudah siap-siap dengan tas punggungnya yang tidak sebegitu besar.  Hari ini Iqbal memilih untuk kembali ke Indonesia. Setelah memaksa-maksa papanya dengan segala cara. Dan dengan bantuan Mr.Bov akhirnya Iqbal diizinkan untuk kembali ke Indonesia dan melanjutkan sekolahnya.

 

“Thanks buat semuanya. Hati-hati disana”ujar Ify. Kondisinya sudah lumayan pulih. Ia saat ini berdiri disamping papanya yang merangkul bahunya.  Walaupun dandanan Ify masih kucel dan sedikit berantakkan.

 

“Loe yang seharusnya hati-hati.  Gak usah difikirin lagi yang di Indonesia. Loe harus nerusin hidup disini. Oke??”

 
“Yah Yah Yah”jawab Ify dengan malas. Mr.Bov hanya terkekeh mendengar nasehat anak kecilnya kepada anak pertamanya.

 

“Awas kalau pacaran aja disana. Belajar yang rajin”

 

“Iya Mr.Bov . Iya”balas Iqbal seolah bosan dengan pesan papanya itu.

 

“Setelah lulus SMP? Papa pegang janji kamu untuk kembali ke prancis”

 

“Mmmm. Gimana yaa???”

 

“Iqball. Mau balik atau sekarang juga kamu gak akan balik ke Indonesia??”ancam Mr.Bov membuat Iqbal melengos pasrah.

 

“Iya iya Pa. Ya ampun susah ya ngomong sama orang tua ini”dengus Iqbal dan diangguki setuju oleh Ify.

 

“yaudah Pa . Iqbal berangkat nanti pesawatnya tertinggal”

 

‘Kan papa udah bilang biar diantar pakai pesawat perusahaan.”

 

“Gue mau nyoba merakyat  gitoo”ujar Iqbal ala anak jakarta yang sedang salah gaul.. Baik Mr.Bov dan Ify hanya geleng-geleng saja.

 

“sana pergi husshh husshhh. . .”usir Ify. Iqbal pun bersalaman dan berpelukan dengan papanya dan juga dengan Ify.  Mereka berdua mengantarkan Iqbal sampai didepan pintu rumah bersama dengan pelayan lainnya.

 

Setelah kepergian Iqbal, Ify dan papanya memilih kembali masuk ke dalam rumah. Ify sepertinya ingin mengajak papanya berbicara dua mata saat ini. Dan Mr.Bov cukup penasaran dengan apa yang akan dibicarakan sang anak yang begitu serius sepertinya.

 

Mereka berdua masuk kedalam ruang kerja Mr.Bov yang memanglah sangat privasi. Ify duduk berhadapan dengan sang Papa. Mereka berdua telah duduk di sofa yang lumayan besar. Ify menghelakan nafasnya sebnetar sebelum mengutarakan maksudnya kepada papanya.

 

“Pa .  .”panggil ify mencoba untuk meyakinkan dirinya agar tidak ada keraguan lagi. Ia sudah memfikirkan semalaman akan rencana dalam otaknya saat ini.

 

“Ify mau lulus SMA cepat. Dan kuliah cepat disini. Home Scholling. Dan Ify mau Papa ngenalin Ify kepada publik.”Mr.Bov sangat tercenggang dengan pernyataan Ify barusana, Ia benar-benar tidak percaya bahwa Ify kali ini menerima kenyataan dan siap untuk mengenal dunia yang begitu keras.

 

“Papa gak bisa”tolak Mr.Bov benar-benar  binggung akan jawaban untuk anaknya ini.

 

“Kenapa?? Apa papa udah gak capek menyembunyikkan identitas keluarga Papa? Ini kan yang dari awal papa inginin menunjukkan bahwa papa punya anak. Punya Ify dan Iqbal. Selama ini diluar sana gak ada yang tau kan. Mr.Bov mempunyai anak gadis yang sangat hebat “

 

“Ify bisa seperti Papa. Ify bisa ngurus perusahaan Papa. Ify bisa semuanya. Ify Cuma mau sibuk. Ify mau serius untuk nerusin semua usaha Papa. Ify gak peduli seberat apapun itu. Ify juga banyak belajar dari . .. .”

 

“Rio”Mr.Bov menghelakan nafas beratnya berulang kali. Ia menyenderkan badanya ke sofa untuk mendinginkan fikirannya saat ini.

 

“Papa lihat dulu  bagaimana kamu bisa belajar akan dunia baru kamu nantinya. Papa akan urus sekolahmu dengan cepat. Dan papa mau kamu  gak main-main kali ini. Jika memang benar kamu bisa. Papa akan setujui permintan kamu. “

 

“Papa akan mulai memperkenalkan kamu kepada Publik. Tapi tidak sekarang atau besok. Tapi nanti setelah kamu benar-benar siap. Oke?”Ify mengembangkan senyumnya. Ia begitu senang karena Papanya menyetujui permintaanya walaupun harus dengan sedikit syarat tersebut.

 

“Oke. Thank You dad”

 

“Welcome sweety. Sekarang kamu siap-siap. Papa akan mulai menyuruh asistent Papa mengurus semua sekolah kamu disini. “

 

“Baiklah Pa. Ify ke kamar dulu. Sekali lagi makasih banyak”Ifyberdiri lantas memeluk papanya sekilas. Setelah itu ia berjalan keluar dari ruang kerja Papanya.

 

Didalam ruang kerja Mr.Bov yang masih sendirian, Ia masih memfikirkan permintaan Ify tadi.  Ia semakin tak tega melihat anaknya yang mungkin akan menjadi lebih dingin lagi dari sebelum-sebelumnya. Mr.Bov hanya tak ingin Ify terjun di dunia yang sangat kejam bahkan bisa mengancam nyawanya sendiri saat ini.

 

“Dunia itu sangat berbeda dengan duniamu Fy”lirih Mr.Bov dengan penuh kepasrahan.

 

*****

INDONESIA

 

Sama seperti Ify. Rio pun kembali untuk bekerja kembali. Ialebih menyibukkan dirinya karena pekerjaanya sangat banyak. Di tambah lagi dengan gangguan yang dilakukan oleh gabriel.  Gabriel benar-benar mengincar perusahaanya kali ini. Beberapa kali Rio kalah tender karena direbut oleh Gabriel. Dan hal itu membuat saham di perusahaan Rio sedikit berkurang.

 

“Besok kita akan adakan rapat lagi. Pagi-pagi semuanya harus sudah berkumpul disini. Mengerti ?”

 

“Mengerti Pak”serempak semuanya dan para bawahan Rio segera beranjak dari runag rapat ini, terkecuali Cakka. Ia sangat tak tega melihat Rio yang begitu pusing memfikirkan masalah perusahaanya.

 

“Yo loe gak apa-apa kan?:tanya Cakka memastikkan. Wajah Rio sedikit pucat. Cakka tau sejak kepergian Ify ke Prancis, Rio jarang makan dan jarang sekali mengatur kesehatannya. Seperti yang diceritakan oleh Alvin bahwa Rio kembali hidup sehat karena adanya Ify. Yang selalu mengingatkan Pria ini untuk makan, minum vitamin dan lain-lainnya. Namun kali ini?? Tidak ada lagi yang bisa membuat Rio tanduk dan melawan rio. Karena hanya seorang Ify lah yang dapat melakukan hal itu.

 

“AARGHSSS”geram Rio membanting map kuning yang ia pegang. Fikirannya sudah hampir pecah melihat berkas-berkas sahamnya yang semakin menurun.

 

“gabriel bener-bener mau bunuh gue perlahan ya??? Aisssghhhh”

 

“20 Saham lepas dari Haling.  Dan itu semua karena Gabriel. Kalau seperti ini terus perusahaan gue bisa bangkrut Cakk”

 

“Gue udah fikirin 1000 cara untuk menghalangi Gabriel. Tapi loe tau sendirikan?? Siapa Gabriel??? Dia pewaris tunggal dari Damta. Dan gue gak bisa apa-apa kali ini. Dia sepertinya dendam banget sama gue”

 

“Dia gak bakal dendam ke loe. Jika loe mau jujur dan mau nyeritain semuanya Yo”

 

“Cerita Apa? tentang pembunuh Kak Sion??. Udahlah Cakka. Semuanya tau bahwa gue yang bunuh Kak Sion”

 

“TAPI KENYATAANYA GAK GITU YO”bentak Cakka yang sudah emosi dengan jalan fikiran Rio saat ini.

 

“Gue rela ke Indonesia itu demi loe. Masalah perusahaan loe ini serius. Mama loe semalam sudah khawatir dengan berita hilangnya saham-saham dari Haling. Ditambah lagi perusahaan loe yang ada di Australia sudah ditutup kan?? Apa loe gak bisa buka jalan fikiran loe sediit aja Yo. Ini semua bukan tentang Ify. Tapi nasib perusahaan loe Yo”

 

“Udah Cakk. Gue pusing. Gue mau pulang!!! .”serah Rio mengacuhkan ucapan Cakka lantas beranjak dari ruang rapat. Cakka hanya melengos saja. Ia cukup kenal dengan sifat keras kepala Rio.  Cakka melihat kepergian Rio dengan tatapan yang penuh arti dan entah mengapa tatapan Cakka begitu menakutkan saat itu.

 

*****

Rumah Alvin

            Sivia memang sekarang lebih sering bermain dirumah Alvin. Ia merasa nyaman dan tenang dirumah kekasihnya ini. Meskipun Alvin belum pulang kuliah, Sivia selalu sudah bertengger dengan asik di rumah Alvin. Semua pembantu Alvin pun sudah sangat mengenal gadis ini.  Bukan hanya pembantu dan pelayan dirumah Alvin. Papa Alvin pun sudah sangat kenal dekat dengan  Sivia.

 

“Non mau apa??”tanya salah satu pembantu Alvin. Karena Sivia tiba-tiba ke dapur dan sudah memasak sebuah masakan.

 

“Mau masak Bi”

 

“Loh biar Bibi aja non. Ngapain non susah-susah”ujar pembantu tersebut yang merasa tak enak sendiri.

 

“Gak apa-apa Bi. Lagian habis ini Om nata kan pulang bareng Alvin. Jadi biar Sivia ngasih supprise ke mereka berdua gitu”jelas Sivia. Bi Ima pun mengangguk-angguk nurut saja. Dna terkadang membantu Sivia yang mulai belajar memasak sedari kemarin.

 

Dan satu jam kemudiannya. Masakan Sivia sudah jadi dan telah tertata rapi di ruang makan. Bau makananya pun dapat terasa enak sekali. Jam dinding dirumah Alvin sudah menunjukkan pukul 7 malam.  Dna Sivia sudah siap-siap menyambut kekasihnya dan Calon mertuanya (?) .

 

BREEEMMMMMMM ZZZRRRTTTT

 

Sivia tersenyum senang. Suara 2 mobil dari luar halaman rumah Alvin begitu terdengar jelas sekali. Dan benar saja, dua pria yang begitu menawan bersaman memasuki ruang tamu. Rumah megah ini.  Sivia pun dengan senang hati menyambut kedua pria ini.

 

“Malam Om . Malam kak”sapa Sivia dengan senyum khasnya. Alvin cukup kaget dengan kehadiran Sivia yang tanpa memberitahunnya. Begitu juga dengan Om Nata.

 

“Kok ada disini Vi??”kaget Alvin dan hanya dijawab dengan senyum cengengesan dari Sivia.

 

“Hehehe. Lagi pingin aja kak disini hehehe”

 

“Eh SIvia udah masakin buat kalian berdua loh. Ayoo AYooo kita makan dulu. “Sivia dengan cepat menyeret lengan Om Nata dan Alvin bersaman. Mengiring kedua pria itu untuk duduk di ruang makan.

 

Alvin dan Om Nata nampaknya memang sangat terkejut dengan apa yang dilakukan Sivia mala mini. Makanan yang begitu menggoda sudah ada dihadapan mereka berdua. Dan terlihat begitu nikmat sekali.

 

“Ini buatan kamu Vi??”tanya Om Nata tak percaya

 

“Hehhe iya Om. Dibantu Bi Ima juga”jujur Sivia yang ikut duduk disamping Alvin.

 

“Aku makan ya Vi”izin Alvin yang sudah tidak sabar. Sivia pun hanya mengangguk saja. Sivia harap-harap cemas takut makananya tidak enak. Ia berharap Om Nata dan kekasihnya suka akan masakan buatannya untuk pertama kali ini.

 

“Enak enak. . “serempak Om Nata dan Alvin bersamaan membuat Sivia langsung bertepuk tangan senang sekali. Wajahnya yang chubby semakin terlihat lucu saat ini.

 

Mereka bertiga pun kembali meneruskan makan bersama. Sivia pun ikut menikmati dan mengakui masakannya kali ini begitu enak. Tak sia-sia ia berkhusus masak demi Alvin Seorang.

 

*****

            Gabriel dan Shilla sudah memutuskan hubungan mereka sejak setelah kepergian Ify ke Prancis. Shilla begitu marah kepada Gabriel karena sikapnya yang kasar kepada Rio. Cakka pun sudah terlanjur benci sekali dengan Gabriel. Toh pada kenyataanya musuh Rio adalah musuh mereka. Dan bagi Shilla dengan sehati ia menyelesaikan hubungannya dengan Gabriel.

 

Akibat putusnya hubungannya dengan Shilla. Gabriel semakin merasa marah kepada Rio. Ia sangat dan sangat ingin sekali menghancurkan Rio. Baik perusahaanya maupun orangnya. Entah apa yang membuat Gabriel ingin melakukan hal tersebut hanya dialah yang tau.

 

Dan sejak kepergian Ify pun. Gabriel sudah mengincar habis-habisan nyawa Rio. Dalam kepala Iel ingin sekali ia memusnahkan Rio Rio dan rio. dan Iel pun telah merencanakan semuanya. Ia sudah menyiapkan sebuah rencana yang begitu sempurna sekali.

 

*****

            Rio mengendarai Mobilnya dengan cepat. Ia ingin menuju ke suatu tempat yang telah lama tak pernah ia kunjungi, Tempat yang membuat Rio terjebak dalam masalah ini. Tempat dimana Rio menyembunyikan suatu rahasia yang tak akan ada yang tau. Hanya dia dan orang terdekatnya saja yang tau.

 

Rio melihat kearah spionnya. Dua mobil besar telah membuntutinya daritadi. Rio membanting setirnya dengan penuh emosi. Ia segera mempercepat kecepatan mobilnya. Rio sudah curiga dari kemarin. Bahwa nyawanya saat ini sedang ada yang mengincar dan ia tau siapa orang itu.

 

DRRTTTDRTTTTT

 

Ponsel Rio bergetar, Ia pun segera menekan tombol hijau ponselnya dan mengaktifkan loadspeaker dari ponselnya. Suara berat dari sebrang sana membuat Rio lebih emosi lagi.

 

“Percuma saja loe  mau lari kemana??”

 

“Loe akan habis saat ini juga. Gue pernah bilang kan?? Kalau gue akan habisin loe”

 

“Apasih mau loe iel?? Hah?? Gue gak ngerti sedendam itu loe ke gue. Gara-gara Kak Sion ??”emosi Rio kepada penelfon tersebut yang tak lain adalah Gabriel, Rio sendiri tidak tau bagaimana Iel bisa mendapatkan nomer ponsel pribadinya yang hanya orang tertentu yang punya.

 

“Sion ?? hahahahaha , Gue gak peduli dia meninggal atau loe yang bunuh dia. Hahaha Tapi asal loe tau. . . . “

 

“Gue tau sebenarnya. Bukan loe kan yang bunuh Sion?? Meskipun gue gak tau siapa orang yang bunuh Sion tapi saat kejadian itu gue lihat loe bersama satu orang lagi yang bersembunyi dibelakang. Dan bukan loe yang nembak sion kan??”

 

“Ja . . Ja. . Ja. . di . loe . . ta . . .??”Rio terasa tak bisa berkata apa-apa. Bagaimana Gabriel bisa tau akan semuanya. Rahasia yang sebenarnya tak ada yang tau. Dan hanya dia, Sion dan satu orang yang begitu berpengaruh besar dalam masalah ini.

 

“hahahahha Taulah. Gue tau semua kejadian itu. Gue juga tau. Alyssa Saufika Umari adalah pewaris dari  FREMOND anak dari FREDI BOV Umari . Hahahahahahaha”Rio semakin mengencangkan mobilnya. Semuanya diluar dugannya. Semula ia ingin menyembunyikan identitas Ify dari Gabriel namun diluar dugaan Gabriel sudah mengetahui semuanya.

 

“Dan gue akan membuat Ify percaya ke gue. Bertekuk lutut ke gue. Dan gue akan merebut semuanya yang selama ini gue inginin hahahahahaha”

 

“LOE JANGAN PERNAH SENTUH IFY SEDIKIT PUN!!!!”bentak Rio benar-benar sudah muak degan Gabriel.

 

“Hahahaha percuma saja loe ngancam gue. GUE GAK AKAN TAKUT SAMA LOE~!!!”Rio segera menutup sambungannya. Ia harus ke suatu tempat saat ini juga. Karena 2 mobil tersebut semakin gencar mengikutinya.

 

“Gue harus selamatkan Ify. Gue akan jujur kepada Ify. Gue gak peduli apapun. Semuanya demi nyawa gadis itu:”

 

Mobil Rio menerabas ke desa-desa kecil. Ia berusaha untuk menghincari kejaran 2 mobil dimana didalamnya sudah dapat ia pastikan ada Gabriel. Rio tak tanggung-tanggung mengegas mobilnya sampai 130 kecepatannya. Sedangkan 2 mobil itu terlihat semakin lumayan jauh.

 

Rio menerabas ke sebuah pasar kecil untuk keluar dari desa kecil itu. Dan akhirnya Rio berhasil keluar dari lorong kecil tersebut dan langsung membelokkan mobilnya untuk menuju ke jalan tol. Rio tersenyum penuh kelegaan akhirnya 2 mobil itu setidaknya tidak ada di belakangnya saat ini. Namun Rio tetap berhati-hati, Rio membuka kotak kecil di bawah kursi mobilnya. Dimana di kotak tersebut ada sebuah pistol. Rio pun segera mengambil pistol itu dengan gerakan cepat.

 

****

Freed’s House

 

            10 guru berpawakan professor muda sudah berdiri di depan Ify saat ini. Ify hanya bisa menelan ludahnya dalam-dalam melihat ke 10 guru yang akan mengajarnya dihari-hari ini nantinya.  Mr.Bov terkekeh pelan melihat ekspresi sang anak yang nampaknya terkejut.

 

“ify mereka adalah guru-guru yang akan mengajari kamu tentang bisnis. Dan kamu akan melakukan ujian akhir sekolahmu di Prancis secepatnya agar bisa melanjutkan kuliah”jelas Mr.Bov dan diangguki Ify pelan.

 

“Dan sekarang kamu mulai belajar!! Yang serius !!”Ify mengangguk sekali lagi. Mr.Bov pun tersenyum senang dan segera meninggalkan ruang pengajar. Mr.Bov membiarkan Ify dikelilingi 10 guru terbaik itu.

 

Ify pun benar-benar menunjukkan kepada sang papa bahwa dirinya sangat serius. Dengan panduan 10 gurunya tersebyut. Ify mendengarkan semua penjelasan yang diberikan gurunya itu. Untung saja Ify cukup mahir dalam bahasaa Prancis dan Inggirs jadi dia tidak susah-susah untuk berbicara dengan ke 10 gurunya yang memang asli dari Prancis.

 

*****

RUMAH SAKIT JIWA ENER

             Rio dengan cepat memarkirkan mobilnya. Ia segera keluar dari mobilnya dan berlari-lari untuk masuk kedalam rumah sakit jiwa tersebut. Rio cukup dikenal di rumah sakit jiwa ini. Karena dulu memang Rio sering berkunjung kesini untuk menemui seseorang.

 

Rio berhenti di sebuah ruangan paling ujung. Ruangan yang semuanya serba putih. Rio memasukkan pin acess untuk membuka pintu ruangan tersebut. Dan setelah memasukkan beberapa digit Pin. Akhirnya pintu itu terbuka.

 

Terlihat sesosok yang sedang terdiam sambil memainkan sebuah rubik. Rio menatapnya dengan sendu. Ada perasaan iba, kecewa, emosi semuanya jadi satu dalam otaknya saat ini. Namun ia tak ingin memfikirkan hal itu terlebih dahulu.

 

Setelah mendapat telfon dari Gabriel tadi. Rio kini bertekat untuk mengucapkan jujur kepada Ify yang sesungguhnya. Ia tidak mau Gabriel mencelakai Ify. Rio tidak ingin ceroboh saat ini. Rio pun segera masuk menemui orang tersebut.

 

 

“Loe ikut gue sekarang”ujar Rio kepada sesosok itu yang hanya menatapnya dengan heran. Karena memang mereka sudah hampir 2 tahun tidak bertemu.

 

“Kemana??”

 

“Gue udah ketemu sama adiknya Sion.  Gue akan certain nanti. Loe ikut gue dulu”

 

“Sumpah loe sudah ketemu dia??”

 

“Bahkan gue udah ketemu sama yang namanya Gabriel. Dan dia sekarang sedang ngejar gue. Jadi kita gak ada waktu”orang tersebut masih diam saja. ia nampaknya masih binggung dan belum bisa sepenuhnya mencerna kata-kata Rio.

 

“Kita ke prancis sekarang!! Gue harus ngejelasin ke Ify semuanya. Loe cepetan ikut gue!!”bentak Rio yang sudah tak ada waktu lagi. Ia pun segera menyeret orang tersebut tanpa menunggu lama.

 

Kedua orang ini segera masuk kedalam mobil Rio. Rio pun dengan perasaan panik dan terburu-buru segera menyalakan mobilnya dan beranjak dari rumah sakit jiwa tersebut.  Rio dan orang disampingnya ini sudah menunjukkan wajah ketengangan. Ditambah lagi dengan 2 mobil yang tdinya mengejar Rio kini sudah berada lagi di belakang mobil Rio. entah sejak kapan mobil itu ada lagi.

 

“Kita diikuti?”tanya orang tersebut kepada Rio yang masih konsen menyetir. Rio menganggukan kepalanya dengan tegas,

 

“Loe masih ingat cara nembak orang kan ??”

 

“Masihlah”

 

“Ambil kotak di bawah kursi. Angkat aja kursinya. Loe siapin semua pistol. Kita habisi mereka semua. Disana ada Gabriel juga. Dia ngincar naywa gue saat ini”jelas Rio kepada orang tersebut. Dan orang itu hanya mengangguk-angguk dan menuruti ucapan Rio.

 

Hari semakin larut malam, jam di mobil Rio sudah menunjukkan pukul 11 malam.  Rio menajamkan pengelihatannya.  Ia memasuki daerah pegunungan tinggi dengan di samping-sampingnya jurang-jurang terjal. Rio terasa terjebak tidak bisa untuk memotong jalan lagi.  Gabriel memang begitu sangat ingin membunuhnya.

 

“GEBOO !!! LOE GAK BAWA PELURU???”:bentar orang disebalah Rio. Karena semua pistol yang ada di kotak Rio sama sekali tak ada pelurunya/ jelas sekali Rio langsung syok. Ia tak mungkin tidak membawa peluru didalam pistolnya. Semua pistolnya sellau berisikan peluru lengkap.

 

“Sepertinya ada yang ngambil peluru gue!! Shiittt!!”umpat Rio semakin terpojok. Ia berfikir keras apa yang akan ia lakukan sat ini. 2 mobil itu pun semakin lama semakin dekat dengan mobil Rio.

 

Rio tak peduli dengan jurang-jurang terjal di kiri dan kanan jalannya saat ini. Ia cukup jauh mengendarai mobilnya dari Jakarta. Dan pada kenyataanya Rio sudah tidak tau jalan apa yang ia masuki malam ini. Keadaan yang gelam dan mencekam membuat Rio semakin kebingungan.

 

“Kita mau kemana??”tanya oang disebalah Rio.

 

“Gue juga gak tau. Sepertinya kita nyasar. Tapi kita hatus ke prancis dulu”

 

“Prancis ??”laget orang tersebut.

 

“Sudah ikuti aja.  Kita harus nemuin Ify. Gue harus nyelamatkan nyawa gadis itu “ujar Rio yakin.

 

Rio melirik ke arah spionnya. Dan dapat ia lihat seseorang mengarahkan sebuah senapan besar ke arah ban mobilnya. Rio mencoba berfikir mencari jalan agar bisa selamat saat ini.

 

“gantiin gue nyetir saat ini juga!! Gue akan ngurusin orang-orang itu”ujar Rio dengan cepat. Orang tersebut pun mengangguk saja setuju. Ia menuruti ucapan Rio. Dalam keadaan Mobil yang masih berjalan. Mereka berdua bertukar posisi, Mereka tak merasa sangat takut dengan jalanan yang sangat mencekam ini.

 

Rio melepaskan jasnya sehingga ia hanya memakai kemejaputihnya. Rio mengeluarkan pistolnya yang tersisa satu-satunya dengan peluru didalamnya. Rio sudah siap akan menembakkan pistolnya ke arah salah satu mobil yang Rio perkirakan berisikan Gabriel didalamnya.

 

 

DOOOOORRRRRRRR

 

 

CKKIIIYEEETTTTTTT ZZZZWRRRRRRRRRREEERRRRRRRR

 

 

“AARRGGHHHHSSSSSSSSSS RIIOOOOOOOOOOOOOO”

 

 

BRAAAAKKKKKBRUUUUUUKKKKKKKKKKKKBUAAAAAKKKKKK

 

 

DUAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRR

 

 

2 mobil itu segera berhenti. Di tepi jurang. Dan para penumpang 2 mobil itu keluar dari persembunyian mereka. Dan sekitar ada hampir 7 orang yang keluar dari kedua mobil tersebut. Dan diantara 7 orang itu dipastikan ada Gabriel yang tersenyum puas sekali melihat mobil Rio masuk kedalam jurang.

Dan bukan hanya itu saja yang akan membuat semua orang kaget. Disamping Gabriel ada seorang pria  yang tentu sajalah begitu dikenal oleh Rio jika Rio melihat siapa pria tersebut. Dan tak lain adalah sahabatnya sendiri. yaitu Cakka.

 

“Thanks Cakk. Tanpa bantuan loe gue gak akan bisa bunuh Rio hahahahahaha”

 

“Gue juga gak nyangka. Dia sebegitu bodoh gak bisa ngerasain rem mobilnya blong. Semua peluru pistolnya gue lucuti. Bahkan didalam mobilnya sudah gue semprot zat kimia penghilang kesadaran yang bisa buat dia perlahan kehilangan keseimbangan hahahahaha”

 

“Bahkan gue juga sudah memasukkan 3 botol alcohol didalam mobil Rio. Sehingga tidak akan ada yang tau bahwa ini semua dalah pembunuhan. Melainkan Rio mabuk ditengah malam. Hahahahaha” tawa Cakka yang begitu puas sekali. . Ia malah bertos Ria dengan Gabriel.

 

“Haling Corps milik loe sekarang Cakk. Gue serain itu semua ke Loe. Dan gue tinggan satu jalan lagi dan akan menguasai seluruh bisnis di dunia hahahaha. FREDMOND itulah tujuan gue selanjutnya hahahaha”tawa Gabriel begitu menggelegarnya. Ia dapat melihat api yang masih ada di bawah sana. Dimana mobil Rio masuk kedalam jurang tersebut dan langsung meledak begitu kerasnya.

 

Yah, dari awal Cakka kembali ke Indonesia memang semuanya sudah terencanakan oleh Gabriel. Gabriel sudah membuat renacana untuk menghancurkan Rio. Karena Gabriel tau bahwa Ify adalah kekasih dari Rio. Dan Rio akan menjadi penghambatnya dalam merebut FREDMOND nantinya.  Dan ia pun menyuruh Cakka untuk melakukan sebuah acting yang begitu sempurna sekali. Sampai Rio pun sama sekali tidak curiga dengan apa yang disandiwirakan oleh Cakka.

 

Dan Cakka sendiri rela melakukan ini semua karena sudah capek menjadi bawahan dari Rio dan suruh-suruhan Rio dari dulu. Cakka ingin merebut Haling Coprs milik Rio. Dan itulah yang dijanjikan oleh Gabriel dan menyebabkan dirinya menerimawa tawaran Iel.

 

FLASHBACK

 

JAPAN, 7  bulan yang lalu

 

            Gabriel dan Cakka bertemu di apartemen Gabriel. Cakka memang diundang oleh Gabriel untuk berlibur dan emmbicarakan suatu hal yang penting. Gabriel dan Cakka berbincang-bincang ringan sambil memakan makanan mereka berdua.

 

“Loe tertarik dengan Haling Corps??”buka gabriel langsung. Cakka yang awalnya binggung tetap memilih diam saja.

 

“Gue akan kasih loe Haling Corps. Jika loe bisa kerja sama dengan gue”

 

“Maksud loe??”kini Cakka mulai membuka suaranya.

 

“Gue gak peduli. Rio itu sahabat loe atau apapun. Yang gue inginkan loe bunuh dia”

 

“LOE GILAA???”

 

“Hahahaha santai Cakka. Santai. Loe gak usah sok kaget atau sok munak gitu. Gue tau loe sudah muak kan selama ini jadi suruhannya Rio yang sok ngatur. Keras kepala. Kaku haha. Apa loe gak ingin berada diatas ?? apa loe gak ingin miliki semua kekayaan Rio?? Hha?? “Cakka perlahan mulai tak emosi. Bahkan ia termakan akan omongan gabriel saat ini. ‘

 

“Gue ingin Mario hancur  dan mati.  Bahkan Gue sudah menyiapkan rencana ini setahun yang lalu saat gue tau Mario Haling berpacaran dengan seorang anak dari pengusaha kaya yang gue incar.  Dan mengharuskan gue untuk bunuh Mario terlebih dahulu.”

 

“Jadi gimana loe mau? Loe gak tertarik??”Cakka nampaknya berfikir keras. Jujur ia memang sangat menginginkan Haling Corps yang begitu ia idam-idamkan sejak dahulu perusahaan yang begitu besar sekali.

 

“Baiklah gue mau. Apa yang harus gue lakuin??”tanya Cakka yang menyetujui renaca dari gabriel.

 

“Loe Cuma berpura-pura baik kepada Rio. Namun di belakangnya loe hancurkan dia. Saham diperusahaanya harus loe hilangkan perlahan tanpa ia curigai.  Dan loe harus beracting bahwa loe sangat mendukung dia dan seolah loe gak ada apa-apa sama gue.  Loe harus bisa bersandiwara yang sempurna. Dan saat waktu tiba . Kita habisi Dia bersama-sama Setuju ??”Cakka masih terlihat sedikit ragu. Namun karena demi sebuah perusahan besar yang menjadi impiannya. Cakka pun mengangguk setuju saja.

 

“DEAL!!”Gabriel tersenyum puas sekali. Ia merasa begitu mudah untuk medapatkan semua yang ia inginkan. Dan i tinggal melaksanakan renacanya itu.

 

*****

05.00 a.m RUMAH ALVIN

Berbagai media, wartawan dan banyak orang yang berkumpul di rumah Alvin. Tentu saja berita pagi-pagi hari ini sudah sangat mengemparkan seluruh dunia dan semuanya. Bahkan terlihat Mama dari Rio berada disana juga dengan wajah yang sudah tak tergambarkan lagi.

 

“Kak .  . Loe gak apa-apa kan?? Kak.. “cemas Sivia. Ia baru datang setengah jam yang lalu setelah mendapatkan kabar yang mengemparkan tersebut. Sivia takut dengan wajah Alvin. Karena sedari tadi Alvin hanya diam dikamarnya dengan tatapan kosong.

 

“Bilang ke gue kalau ini semua Cuma mimpi Vi !!! Bilang ke gue ini semua CUMA MIMPIII!!!!!”

 

“Kak. . .. kakak tenang ya Kakak harus ikhlas. Kak Alvin harus nerima semuanya”

 

“GIMANA GUE BISA NERIMA VI?? APA YANG HARUS GUE DITERIMA !!!!! GUE GAK TAU VI !! GUE GAK TAUUU!!!” Sivia yang memang sudah menangis dari tadi semakin deras tangisannya saat melihat Alvin yang juga menangis saat ini. Sivia pun langsung memeluk Alvin dengan seerat mungkin. Mencoba menangkan kekasihnya ini. Yang lebih deras tangisannya daripada dirinya. Alvin masih begitu syok dengan kejadian ini dan kenyataan ini.

 

****

 Jam 5 pagi ini. Seluruh stasion telebisi di Indonesia bahkan diluar negri sudah menanyangkan sebuah berita menghebohkan. Dan membuat semua orang syok bahkan kaget sekaget-kagetnya. Mereka tidak ada yang menyangka kejadian ini bisa terjadi dan sangatlah cepat sekali.

 

            “ Pada minggu pagi dini hari. Mobil berplat nomer B 12 10 MA milik Mario Haling dikabarkan masuk kedalam jurang. Dan ditemukan pemilik mobil yang tak lain adalah Mario Haling tewas dalam kecelakaan naas tersebut. Polisi belum bisa memastikan penyebab kecelakaan ini. Namun ditemukan 2 botol pecahan alcohol didalam mobil. Dan diperkirakan bahwa Mario Haling sedang mabuk didalam mobil dan kehilangan keseimbangan menyebabkan ia masuk kedalam jurang “

 

“Mario Haling serang pengusaha muda terkenal dunia. Telah meninggal dunia 4 pagi dini hari akibat sebuah kecelakaan yang sangat naas sekali. Wajahnya penuh bercak darah. Tubuhnya pun sudah dipenuhi dengan luka-luka yang parah. Diduga ia mengalami benturan keras dikepalanya menyebabkan pendarahan dalam.  Namun terlihat jelas wajahnya tak ada yang memar atau pun luka. Hanya badanya yang dipenuhi darah-darah segar”

 

“Mario Haling menggemparkan dunia. Dan para Fansnya saat ini sedang menangisi kepergiannya. Banyak Fans dari Mario Haling yang tak bisa menerima kenyataan ini. Dan menyebabkan Haling Coprs dipenuhi dengan gadis-gadis remaja yang terus menangis didepan sana. Berharap kabar itu hanya kabar hoax belaka”

 

“Mario Haling telah meninggalkan dunia. Semoga semua jasa dan kebaikannya diterima oleh semuanya. Dan tentunya banyak orang yang kehilangan akan sosok wibawa dari pria muda ini “

 

*****

Mobil Iqbal

 

            Iqbal sudah berada didalam mobil dan perjalanan menuju ke Rumah Alvin. Berita pagi itu memang sanbgat menyesakkan hati Iqbal dan sangat tidak bisa ia percaya. Iqbal pun diberitahu oleh Salsha akan berita ini. Iqbal saja masih tak percaya.

 

Iqbal masih ragu untuk menghubungi seseorang yang paling berarti dan seharusnya paling harus tau akan berita ini. Namun Iqbal masih tidak berani menekan tombol hijau di ponselnya. Namun ia pastinya tidak akan tega lagi melihat gadis itu tidak akan bisa melihat sosok yang cintai untuk terakhir kalinya.

 

Dengan keberanian yang ada. Iqbal pun menekan tombol hijau di ponselnya. Dan mendekatkan ponselnya ditelingannya. Suara sambungan  telfon tersebut mulai berdering. Bersamaan dengan perasaan takut yang ada dalam diri Iqbal saat ini.

 

*****

FRANCE, 17.00 p.m

FREED’s HOUSE

 

            Ify ada pelajaran Akuntasi dan perpajakkan hari ini. Otak Ify hampir penuh dengan bab-bab keuangan, kurva perbisnisan dan lain-lainnya. Ify memang baru mengenal akan semuanya hari ini. Namun ia cukup mengerti dan mudah mencerna semua yang diajarkan oleh guru-gurunya tersebut.

Setelah hampir 7 jam Ify mengikuti pelajaran itu akhirnya ia bisa bernafas legah. Ify pun memilih untuk ke kamarnya saja. Ia mencoba mendinginkan kepalanya yang terasa panas sekali. Ia ingin istirahat saat ini juga.

 

DRRTYTTDRTTTTTT

 

Ponsel Ify berdering cukup keras disebelahnya. Ify meraih ponselnya dan melihat siapa yang menelfonnya saat ini. Ify mendecak sedikit kesal melihat siapa yang menelfonnya.

 

“Iqbal?? Mau apa nih anak ganggu aja iisshhh.. . “kesal Ify. Ia pun segera mengangkat sambungan tersebut.

 

“APA?? GUE LAGI CAPEK HABIS PELAJARAN PALING GILA SEDUNIA!! KALAU ADA YANG GAK PENTING GUE BUNUH LOE!!!”kesal Ify yang mengeluarkan unek-uneknya. Iqbal masih diam saja disebrang sana. Ia sama sekali tidak takut dengan omelan Ify melainkan takut apa yang akan Ify lakukan atau reaksi dari kakaknya itu seperti apa nantinya.

 

“Loe udah dengar berita ???”Iqbal mengernyitkan keningnya binggung Berita? Berita apa yang dimaksudkan oleh Iqbal.

 

:”Loe tanya gitu kayak tanya gue udah makan racun apa belum hari ini ?Sejak kapan gue suka lihat berita. Aelahhh”ketus Ify yang semakin kesal dengan adiknya.

 

“Kak .. . “kali ini suara Iqbal benar-benar terlihat serius dan penuh keparauhan. Ify langsung terdiam sendiri. Ia sudah merasakan ada bau-bau tak enak disini.  Entah menagapa otak Ify terfikirkan satu nama. Yah satu nama  dan hanya satu nama.

 

“Rio kenapa?”Ify menggengam erat ganggam telfonnya. Entah mengapa mulutnya mengeluarkan sebuah pertanyaan yang tiba-tiba meluncur begitu saja. Dan pertanyaan tersebut membuat Iqbal terbungkamkan untuk beberapa detik. Jujur Iqbal kaget bagaimana kakaknya bisa tau bahwa dirinya akan membahas tentang seorang Mario. Dan kali ini Iqbal dapat mengakui cinta Kakkanya kepada Rio begitu sangat besar.

 

“Kak If .. y… .”

 

“Rio kenapa ??”tanya Ify sekali lagi. Dan kali ini Ify merasakan matanya ingin memanas. Ify jujur tidak tau apa-apa . Namun mengapa ia merasakan ada sesuatu yang akan membuatnya menangis saat ini.

 

“Kak Rio kecelakaan. Dan dia meninggal kak”kuping Ify terasa ingin ia lepas. Nafas Ify serasa ingin berhenti. Jantung Ify saat itu juga seolah berhenti berdetak. Aliran darah Ify pun terasa terhambat. Ify hanya bisa mamatung. Tak tau harus apa. ia mencoba mencerna sekali lagi ucapan Iqbal barusan.

 

“Ulangi sekali lagi Bal??”pinta Ify dengan nada suara yang bergetar

 

“Kembali ke Indonesia sekarang. Atau loe gak bakal lihat wajah dia lagi”

 

TUUUTTTTUTTTTT

 

Iqbal memutuskan sambungan telfonnya. Ify mengerti bahwa Iqbal tak sanggup untuk mengucapkan ulang berita itu kembali. Ify masih terus mematung. Sedangkan ponselnya sudah jatuh dengan sendirinya. Ify terasa tidak mempunyai daya apapun saat ini.

 

“Non Ify. . Non. . Non lihat berita ini Non!!!”suara Bi Ina yang tiba-tiba masuk membawa sebuah Ipad kehadapan Ify.

 

“Non. . Den Rio. Non . Den Rio . ..”Ify dapat melihat jelas gambar dari artikel di layar Ipad itu. Dimana Mobil Rio hancur. Dan yang paling Ify sesakkan lagia dalah. Plat nomer mobil itu masih utuh. Tidak lecet sama sekali atau pun rusak.

 

“B 12 10 MA”lirih Ify sangat lemas. Kedua tangan  Ify langsung ia cengkram dengan erat. Matanya yang sudah memanas sedari tadi akhirnya mengeluarkan beberapa buih air mata yang menetes pelan-pelan.

 

“Bi Gak benar kan berita ini??”

 

“Semuanya bohongkan Bi??”

 

“Rio gak mungkin Bi meninggal”:

 

“:Dia kemarin masih nelfon Ify kok Bi”

 

“Gak mungkin Bi. Gak Mungkin. . “Ify mencoba tersenyum dalam isakannya. Namun semakin ia emncoba menyangkal kenyataan ini kenapa semakin terasa nyata dan sakit sekali.

 

“GAAAAAKKKKK MUNGKIIIIIIINNNNNN!!!! INI SEMUAAA GAKKKK MUNGKKIIIINNNN!!!!!!”

 

 

BERSAMBUNG . . . .

 

 

HAYOOO!! TUH KAN HOROR!! APA SAYA BILANG!! HOROR BANGEt!!! GAK PERCAYA SIH!!! TUH KAN DEMO LOE SEMuA ?? DEMO LOE?? DEMO??—“OKE FINE SAYA SIAP==’. Yaudin RIONYA udah gak ada kan. Bakal ada pemain baru nih. Siapa yaa//?? Wahh gak Rify lagi dong. Yaah yaahh nyesek kan wakakakaka. Tenang aja cerita ini penuh dengan rahasia yang masih belum terungkap. Jadi meskipun gak ada RIO *ehhh. Saya akan memberikan sebuah kejutan pemain baru *muachhhmatiyukkkkk. TETEP TUNGGU PART SELANJUTNYA YANG BIKIN PENSARAN !!! SEMANGAT BACAA . LIKE COMMENT DITUNGGU mAkASIH :* 

One thought on “DEVIL ENLOVQER – 62 ~TIDAK MUNGKIN!!!!!!~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s