DEVIL ENLOVQER – 65 ~ He Is Come Back?? ~

Ini part 65 nya. Silahkan baca dan semoga tambah sukaa yaa semuanyaa.. Jangan pernah bosen atau malas baca DELOV yaa. Laaftt youuuu all😀. Follow juga twiterku.. . Follow HYO yaa . . Maaf harus nunggu DELOV lama.. Minta doanya ya supaya hasil unasku bisa lulus 100% amin amin . Makasih all. Follow >> @luckvy_s😀 .
Minta bantuan LIKE FP DELOV YA “ m.facebook.com/DevilEnlovqer?ref=stream&refid=17&_ft_=fbid.526136394072619
“ Yang suka baca DELOV dan pembaca setia DELOV wajib LIKE FP ini. Jangan lupa Like Comment delov yaa selalu ditunggu😀 .

DEVIL ENLOVQER – 65
~ He Is Come Back?? ~

2 tahun kemudian . . .

Pria ini nampaknya sudah siap dengan semua pakai-pakaiannya yang telah ia masukkan kedalam koper. Dan berbagai barang pentingnya. 2 tahun ia berada di Cina. Dan 2 tahun juga ia mengalami masa-masa yang melellahkan. Ia harus memulai semuanya dari awal kembali. Yah siapa lagi pria ini jika bukan Stev.
Pria bernama lengkapkan Stev Arlodh Haling nampaknya memang suka memandang bayangan wajahnya di kaca. Kini penampilannya sangat dan sangat 360 derajat berbeda dari 2 tahun yang lalu . Ia memiliki tubuh yang tegap. Dada yang bidang dan bagian perutnya benar-benar terlihat sixpack. Kulitnya pun lebih putih. Dia benar-benar terlihat lebih tampan dan dewasa. Bahkan seminggu yang lalu ia memilih untuk mentindik telinga kirinya. Dan saat ini terdapat tindik berwarna hitam dengan titik putih di tengahnya telah terpajang manis di telinga kirinya. Menambah ketampanannya.
Bahkan jika dulu fans-fans Mario dan orang yang begitu kagum terhadap Mario pasti akan lebih terpengaga melihat Stev yang layaknya sebuah duplikat dari Mario. Namun ketampanannya kali ini berbanding jauh sekali dari Mario.
`Stev masih tersenyum-senyum sambil membelai pipi putihnya. Wajahnya sangatlah menawan sekali pagi ini.

“KAK STEV !!!!! “semua lamunan Stev terasa terbuyarkan. Kepalanya seperti tertimpa besi seberat 500 ton. Dan gendang telingannya terasa mau pecah mendengar suara cempreng yang selama 2 tahun ini telah menganggunya.

“ALYN POKONYA TIDAK MAU KAK STEV PINDAH KE PRANCIS !!! ALYN GAK MAU”Stev menutup matanya dalam-dalam. Ia mengengam erat tangannya. Ia menahan semua emosinya akan gadis ini.

“Gadis Gi . . laa . . . “gumam Stev pelan sekali. Ia mengigit bibirnya menahan rasa emosinya akan teriakan gadis ini. Nampaknya Stev sudah mencium bau-bau tidak enak. Dan benar saja kini gadis bernamakan Alyn tersebut sudah berada di belakang Stev. Bagaikan bayangan seorang gadis gila yang selama 2 tahun ini mengusik hidup Stev.

“Aissssshhh . . “Stev perlahan membalikan badanya menghadap gadis itu yang sesenggukan tak jelas. Gadis itu entah sedang berpura-pura menangis atau benar-benar menangis . Dan stev sangat tak peduli itu. Karena gadis yang ada didepannya ini memang sangatlah cenggeng. Dan Stev hampir di buat gila akan gadis ini. Yang selalu membuntutinya kemanapun. Seakan Stev harus selalu ada didekatnya.

“Chan kamu tau cara mengetuk pintu kamar or . . “

“Jangan panggil Alyn chan-chan. Dan Alyn gak mau tau!! Alyn harus ikut ke Prancis !!”

“Alyn gak mau pisah sama koko. Alyn itu udah cinta mati notok jedok sama koko, Alyn pingin nikah sama koko stev. Pokoknya Alyn itu ditakdirkan sama Koko”Stev hanya melongo mendengar ucapan gadis ini. Dan ucapan tersebut sudah sangatlah dihafal oleh Stev. Karena gadis ini memang selalu mengucapkan kata-kata tersebut padanya. Dan Stev sudah dibuat pusing akan keanehan gadis ini selama dua tahun. Dan oleh karena itu Stev lebih suka memanggil gadis ini dengan Chan-Chan. Karena nama belakang Alyn yaitu “Chan”

Stev menjitak kepala gadis ini dengan keras membuat Alyn meringis dan mengusap-usap kepalanya dengan tatapan tak senang kepada Stev .

“Udah selesai ngomongnya ?? Sekarang Loe keluar!!”usir Stev tanpa perasaan. Namun bukan Alyn namanya jika dia tidak bisa memaksakan kehendaknya.

“Gak mau . Alyn udah bilang ke Dady dan Dady setuju kalau Alyn ke Prancis bersama Kak Stev”

“WHAT???”kepala Stev terasa sudah mengeluarkan kobaran Api peperangan. Sudah cukup hidupnya terganggu di Cina . dan dia tak mau hidupnya terganggu kembali di prancis.

“ChanChan Gadis yang cenggeng. Gue kasih tau lagi ya sama loe. Loe it . . “

“Loe itu masih umur 15 tahun. Dan gue Stev Arlodh cowok paling ganteng sedunia tiada yang menandingi ini sudah berumur 24 tahun, jadi gue gak mungkin pacaran sama anak ingusan kayak loe. Gitu kan yang mau kak Stev ucapkan ke Alyn. Alyn udah hafal banget tau!!”

“Tuh loe pinter. Loe tau kan kalau gue gak suka sama loe”

“Halah kata siapa kak Stev gak suka sama Alyn. Kak Stev itu Cuma gengsi aja kan.?? Iya kan?? Ayo ngaku aja deh!!”

“Gue punya pacar kayak loe ?? Terjun gue di niagara”

“alyn ikut dong “

“Ikut ngapain??”

“Ikut ngelihatin aja kak stev terjun. Alyn kan masih pingin hidup”ujar Alyn dengan tak berdosanya sambil garuk-garuk gak jelas. Membuat Stev menatapnya dengan bingas.

“Aduh tuhan setres gue ngeladenin cewek kayak loe. Untung Cuma ada satu. Untung ya loe anak bosss gue. Kalau enggak gue tembak loe dari 2 tahun yang lalu”

“Tembak? Maksudnya kak Stev mau jadiin alyn pacar ??”

“Iya jadiin pacar . mau???”

“Mau bangeeetttt”ujar Alyn begitu senang sekali. Dengan wajah cantik penuh kebinaran.

“Sayangnya gue boong. Sono noh pacaran sama Dady loe itu. Bilangin suruh nikah sana. Daripada gila ngurusin anak kayak loe. Isshh. “

“Minggir loe”stev mendorong kasar bahu Alyn dan melewatinya begitu saja. Alyn hanya mendengus kesal. Memang sudah biasa Stev begitu kasar kepadanya, Namun Alyn sangatlah tidak akan putus asa untuk mendapatkan hati pria tersebut. Karena Alyn sudah jatuh cinta kepada pria ini sejak saat pertama bertemu.

FLASHBACK

2 tahun yang lalu . .. .

“DADYY . .. “teriak seorang gadis kecil berumur 13 tahun. Wajahnya yang mungil dan sangatlah cantik. Gadis ini mempunyai rambut panjang dan bentuk wajah sedikit chubby. Ia pun mempunyai mata sipit seperti gadis berdarah campuran indonesia, korea dan cina. Kulitnya pun berwarna putih pucat. Gadis ini bernamakan Alyn Layra Hyori Chan. Atau biasa dipanggil Alyn. Dia adalah anak satu-satunya yang dimiliki oleh Mr.Lay. Dimana istri dari Mr.Lay merupakan keturunan Korea dan Cina. Istri Mr.Lay sudah lama meninggal akibat penyakit jantung 10 tahun yang lalu. Dan itulah yang menyebabkan Mr.Lay dan Alyn sendiri merasa kehilangan. Namun mr.Lay mencoba bangkit dan mendidik Alyn seorang diri. Namun selama ini Alyn ditunggalkannya di Cina. Alyn dirawat oleh adik mr.Lay satu-satunya. Dan Mr.Lay begitu percaya kepada adiknya tersebut yang dapat menjaga anak gadis satu-satunya yang emmpunyai sifat manja dan selalu memaksa agar semua keinginannya selalu terpenuhi.

“Hallo Alyn. How are you ?”

“Fine . Dady , i miss you so .. “

“Weee . .Who is He ??”tanya Alyn langsung terpana saat melihat seorang pria yang berada di belakang mr.Lay. Lelaki tersebut sedikit tersenyum canggung kepada Alyn.

“Dia Stev. Yang dulu pernah datang kemari. Tapi kamu tidak pernah bertemu dengan dia”

“Waaahhh. He is So handsome . . . Ahhhh. sì tiān shǐ de (seperti bidadari) “Stev meneguk ludahnya. Ia merasa akan hidupnya terancam setelah ini.

“Alyn. Kamu jangan aneh-aneh . Dia akan tinggal disini dan kamu harus berbuat sopan dengan dia/ mengerti ?”

“Dady. I like him. Dan sepertinya aku sudah jatuh cinta sama dia . Waaaahhh”

“Betulkan dugaan gue”batin Stev tak enak. Mr.Lay melirik ke Stev dengan lirikan tak tau apa-apa. Dan stev membalas lirikan Mr.Lay dengan tatapan membunuh dan seolah menyalakan Mr.Lay.

*****
Lapangan Belakang Rumah

DOORR DORRR DORRR

CKREEEKK

DOOORR DOOORR

“Roy . ganti pistolnya lagi. Peletuknya sedikit melenceng “teriak Stev melepaskan kaca mata hitamnya. Ia sedang berlatih memainkan pistol kesayangannya.

“Oke”jawab Roy yang berada tak jauh dari Stev. Stev pun kembali berkonsentrasi untuk menembak sebuah papan dengan lingkaran sasaran yang jauhnya 15 meter darinya. Stev benar-benar berkonsentrasi saat ini.

“KOOOOKOOOOO”

DOOORRR

Stev memejamkan matanya dan mecengkran kuat-kuat pistolnya. Suara cempreng tersebut membuat pelurunya salah arah dan melenceng. Deru nafas Stev ia atur agar emosinya tidak keluar.

“ChanChan . . .”batin Stev menahan semua emosi yang ada di kepala dan jiwanya saat ini.

“Shì shénme ne? ( ada apa ?)”tanya balik Stev dan membalikkan badanya menghadap ke arah Alyn yang sudah di sampingnya. Sebisa mungkin Stev mencoba bersabar kepada gadis ini.

“Ayo kita jalan-jalan “ajak Alyn dengan nada kekanak-kanakannya. Dan langsung merangkul lengannya. Stev hanya melongo saja melihat tingkah gadis kecil ini.

“Heh?”

“Ayo kita jalan-jalan. Alyn ingin mengajak koko mengelilingi shanghai “Stev terdiam sebentar. Ia mengembangkan senyumnya kepada Alyn agafr terlihat manis. Namun hanya selang beberapa detik kemudian. Sneyum tersebut berubah menjadi senyum paling menakutkan di dunia.

“Kamu tau ini apa Chan?”tanya Stev sambil menodongkan pistolnya di atas kepala Alyn. Membuat Alyn perlahan melepaskan tangannya dair lengan Stev. Dan meneguk ludahnya dalam-dalam.

“Shǒu . . . qiāng (pis . . tol )”

“Ahhh Shǒuqiāng . . .”

“Loe sekarang pergi atau gue tarik peletuknya di kepala loe”

“AHHHHH DADY !!! KAK STEV MAU NEMBAK ALYN!! DADYY”Alyn segera pergi dari hadapan Stev sambil menangis tak jelas. Stev menatap kepergian Alyn dengan wajah penuh keanehan.

“Bisa gila gue disini. “

“Sabar Bro”teriak Roy dari kejauhan,.

“Sabar pala lu sabar!!”balas Stev dengan nada penuh frustasi. Sedangkan Roy hanya terkekeh saja. Stev pun memilih untuk melanjutkan latihannya kembali.
*****

Di ruang rapat Mr.Lay nampaknya semua anak anggotanya sudah berkumpul terutama Stev. Mereka sedang membicarakan sebuah proyek baru. Mr/Lay menunjukkan sebuah denah untuk proyek tersebut.

“Dimana ini Boss??”tanya Roy

“Thailand. “

“Aku ikut?”tanya Stev

“No ! belum waktunya”ujar Mr.Lay . Dan stev pun mengguk setuju saja.


Jadi kita besok akan berangkat ke thailand pag . . .”

“DADY !! ALYN MAU MINTA SATU PERMINTAAN DAN DADY HARUS MENGABULKANNYA !! ALYN GAK MAU TAU DADY HARUS MENGABULKANNYA”\

Seisi orang diruangan hanya bisa menutup telinga mereka. Suara gadis ini begitu melenggar. Gadis ini tiba-tiba masuk tanpa permisi dan teriak-teriak tak jelas. Mr.Lay pun dengan penuh kesabaran menjawab pertanyaan anak kesayangannya tersebut.

“What is that ??”

“Alyn mau di nikahkan sama Kak Stev “Stev yang sedang kehausan dan meminum minumannya langsung saja menyemprotkannya ke arah Mr.Lay yang berada di depannya.

“Sorry . . .”

“Refleks . .”ujar Stev dengan cengengesan. Sedangkan mr.Lay membersihkan wajahnya dengan tatapan mengerikkan kepada Stev.

“DADY !!”rengek Alyn dan membuat semuanya teralih kembali menatap gadis itu.

“Kamu masih umur berapa? Mau nikah? 14 tahun aja belum. Kamu harus sekolah dulu “

“Kak Stev sih sok jual mahal sama Alyn. Kan Alyn jadi merasa galau”

“Cihhh. Hey ChanChan gilaa !! ogah gue nikah sama loe”

“Kan Dady. . . !!! Pokoknya gak mau tau Alyn mau kak Stev”

“Mr . Laay . . Ayolah usir anakmu itu. Kepala gue hampir mau pecah ! Sumpah”rengak Stev kepada Mr.Lay yang sekarang menjadi binggung sendiri.

“Alyn gak mau pergi dari sini sampai Dady mengabulkan permintaan Alyn”

“Gue jadi mantunya bapaknya aja mikir-mikir seribu kali . Ini langsung jadi suami anaknya. Bisa makan besi tiap hari gue nahan emosi”gerutu Stev pelan sambil garuk-garuk rambutnya frustasi. Dan mungkin hanya Roy saja yang dapat mendengar gumamanya. Dan membuat roy sendiri terkekeh ringan

“Alyn nanti kita bicarakan lagi. Dady masih sibuk. Kita lagi rapat sayang”

“Alyn gak peduli !!”

“Loe mau gue usir atau gue seret Chan? keluar gak sekarang!!”bentak Stev tanpa rasa iba. Dari semua anak buahnya memang Stev lah yang paling kurang ajar(?) . dan entah mengapa Mr.Lay tak bisa marah kepada sosok pria ini.

“MY NAME IS ALYN . NOT CHAN CHAN”teriak Alyn tak terima.

“Jangan kasar sama Alyn. Stev”ingat Mr.Lay kepada Stev. Karena dia sendiri takut anaknya sedih. Namun Stev hanya menanggapi dengan deheman tak jelas.

“AAHHHHH KAK STEV JAHAT DADY LEBIH JAHAT SEMUANYA JAHAT!! JAHAT!! AUNTY AUNTY SEMUANYA JAHAT SAMA ALYN!! AUNTY !!!”teriak Alyn dengan tangisannya yang cetar membahana(?). Gadis tersebut keluar dengan kaki dihentak-hentakan.

“Ini semua salahmu Stev “

“Kok salah gue ??”balas Stev tak terima dengan tuduhan Mr.Lay

“Kalau kamu tidak bersikap seperti itu pada Alyn pasti ka . . . “

“Gini ya, Mr.Lay yang paling berkuasa pemimpin kita. Saya gak suka sama anak anda. Dia masih kecil banget. Saya bukan pedofil. Jadi tolong dengan sangat sadarkan anak anda yang bernamakan ChanChan itu. Okey ?”

“Alyn sekali lagi Alyn “

“Yah terserah apalah . .”

“Hmmm . .entahlah . Entahlah. Saya juga binggung dengan anak saya . Haaaisshh”

FLASHEND
*****
Prancis, Mr.Bov House

Gadis ini nampak terlihat cantik dan dewasa. Ia mengenakkan rok pendek berwarna merah dan juga baju lengan panjang berkerah berwarna pink. Dan terlihat cocok sekali ditubuh rampingnya. Rambutnya pun ia gerai dengan indah. Kini gadis ini telah menjadi seorang mahasiswa disalah satu universitas ternama di Prancis. Gadis ini pun akan mulai menjalankan perusahaan. Ia akan membantu papanya di perusahaan besar tersebut. 2 tahun ia belajar dengan sungguh-sungguh dan 2 tahun itu jugalah dia banyak tersiksa. Namun ia tetap terus berusaha merubah semua penampilannya. Dan ia belajar banyak hal. Dan inilah seorang Alyssa Saufika Umari yang baru. Alyssa yang sangat cantik dan anggun. Ia menjelma seperti wanita yang begitu menawan dan sellau rapi seperti wanita normal biasanya.
Namun sampai saat ini pun 2 kalung putih cantik masih tergantung manis di lehernya. Ia tak pernah melepaskan 2 kalungnya tersebut dari lehernya. Sejak 2 tahun yang lalu. Dan 2 kalung tersebut adalah kalung yang dihadiahkan oleh Sivia kepadanya dan berasal dari almarhum kekasihnya Mario Haling.
Ify melangkahkan kakinya keluar dari kamar. Dengan membawa tasnya dan kunci mobilnya. Ia berjalan menuju ruang makan dengan 2 pembantunya yang selalu setia membuntutuinya apabilah Ify sedang berada di rumah. Dan tak lupa Bi Ijah yang masih setia menemani gadis ini .

“Besok hari ulang tahunmu kan sayang ?? . Selamat sekarang kamu akan berumur 19 tahun”ujar Mr.Bov yang melihat kehadiran Ify. Ify tersenyum sambil memgangguk-anggukan kepalanya dan segera duduk di kursinya.

“Mmmm. Besok Ify mau merayakan ultah Ify dengan teman-teman Ify. Tapi papa gak boleh ikut”

“ Jangan bilang kamu akan pergi ke club malam lagi bersama teman-temanmu”

“Plisssss”

“NO”

“Dady please . .Kali ini gak akan mabuk lagi Sumpah . Kemarin Ify dikerjain sama teman-teman Ify”

“Alyssa. Cukup sekali kamu ke club malam. Dady gak suka”

“Okelah, “jawab Ify seadanya., Yah inilah Ify saat ini. Ia sekarang bisa menjadi gadis yang dapat membaur dengan teman-temannya. Dan merubah sifatnya untuk sedikit tidak dingin. Walaupun sifat aslinya terkadang masih tetap terlihat. Namun Ify mencoba dan terus mencoba.

“Dimana kamu akan merayakan pesta ulang tahunmu ??”

“Dibawah menara eiffel. Pleasee”

“Baiklah. Dady akan urus izinnya disana. Asal jangan pakai pesta-pesta tak jelas. Papa tidak mau kamu terjerumus pergaulan tidak benar disini. “

“Iya papa sudah beribu kali bilang seperti itu”kesal gadis ini.

“Sekarang cepat pergi ke kampus kamu”

“Ify bawah mobil sendiri. Tidak ada Bodygard. Gak adaa pengawal. Titik”belum mr.Bov membantah ucapan sang anak. Ify segera berdiri menarik tas dan kunci mobilnya. Setelah itu segera beranjak dari sana. Ia dengan cepat untuk tidak mendapatkan ceramahan pagi lagi dari papanya.

“Kamu sekarang sudah banyak berubah. Kamu sudah dewasa. Dan kamu sangat mirip dengan mamau “gumam Mr.Bov melihat sang anak yang berjalan dengan anggun walaupun jalannya sangat tergesah-gesah. Dan sifat anaknya yang berubah begitu banyak selama 2 tahun di prancis ini.

****
Apartemen Mr.Lay . Prancis.

Akhirnya setelah melewati perjalanan sekitar 10 jam. Mr.Lay dan seluruh anak buahnya sampai di Prancis. Dan karena Alyn tetap memaksa untuk ikut akhirnya dengan sangat terpaksa Mr.Lay membawa Alyn ke Prancis juga. Dan itu menjadikan petaka bagi Stev sendiri.

“Ingat ya. Kalau Si ChanChan ngusik gue. Gue cekik anak loe”ujar Stev yang tak ada sopan-sopannya sama bossnya tersebut. Mr.Lay hanya bisa geleng-geleng saja. Ia sudah cukup setres dihadapkan dengan anaknya. Ini ditambah lagi dengan sifat Stev yang selalu seenaknya sendiri.

“Saya sudah bilang kan Stev berulang kali kepada kamu. Lebih baik kamu cari pacar sekarang atau cari pacar pura-pura gitu”

“Enak ya tuh mulut bicara. Aduuh enak banget ya. Cisshh. Lakban mana ya? pingin deh ngelakban tuh mulut Mr. Lay “

“Kalau saya cari pacar. Caricewek . anda pasti nyuru nyarinya yang cantik, yang agak tomboy, yang bisa ngebunuh orang, yang bisa diajak bergabung dengan kita. Yang sebagainyalah . . .”

“Loe mau gue nyari cewek? Atau penunggu nereka ? hah?”Mr.Lay nampak binggung sendiri dengan pojokan Stev kepadanya. Tatapan dan ucapan Stev begitu tak enak kepadanya saat ini. Mata bulat tajamnya menunjukkan sifat dingin Stev yang seperti biasanya.

“Yaudah terserah kamu terserah. Cepat cari pacar di Prancis agar Alyn tidak terus mengejar kamu”

“Tapi ingat. Cari cewek yang tidak akan tanya-tanya apa pekerjaan kamu dan tidak ikut campur dengan apa yang akan kita lakukan”

“Ngancam mulu kerjaan loe. Lagian juga saya males pacaran”

“Ini perintah!!:jawab Mr. Lay dengan serius dan tatapan yang benar serius kali ini.

“Saya tidak mau Alyn benar-benar jatuh cinta sama kamu dan saya harus nikahkan anak saya dengan kamu”

“Terserah sajalah. Saya fikirkan kembali. Saya capek. Bye . “ujar Stev dan berlalu menuju kamarnya yang telah disediakan Mr.Lay seperti yang lainnya. Mr.lay hanya bisa mengehelakan nafas panjangnya. Sedari kemarin ia sudah memfikirkan hal tersebut. Ia tak ingin Alyn terus-terusan membuntutui Stev karena pasti akan berbahaya bagi sang anak sendiri.

*****
Prancis, Kamar Ify

Bi Ijah membantu anak majikannya ini berdandan. Hari ini adalah hari ulang tahun gadis ini. Dan akhirnya gadis ini menginjak usia yang ke 19 tahun. Tidak disangka gadis cantik ini telah menjadi gadis yang dewasa dan banyak berubah.
Ify mengenakkan dress selutut yang berwarna putih dengan pernak-pernik sedikit di bagian pinggang. Rambut Ify pun ia sengaja sedikit di kriting gantung pada ujung-ujungnya. Dan membuat gadis ini terlihat lebih cantik.
Ify menatap dirinya sendiri di cermin. Nampaknya ia sangat puas dengan hasil make.up dan riasan dari pengajar riasnya. Ify tersenyum sebentar lalu mengangkat jempolnya kepada pengajarnya tersebut.

“Thank you”

“You are so beautiful, Alyssa”balas sang pengajar yang berperan besar juga membuat gadis ini berubah seperti ini. Ify pun mengambil ponselnya. Sedangkan tasnya sudah dibawakan oleh Bi Ijah yang selalu setia menemaninya.

“Udah siap Bi semuanya ?”tanya Ify kepada Bi Ijah.

“Sudah Non. Ayo berangkat sekarang . Tuan sudah menyiapkan semuanya dan sesuai keinginan Non Ify”

“Okey. Lets go”ajak Ify. Ia pun beranjak dari kamarnya untuk menuju keluar rumah dan pergi ke acara psta ulang tahunnya.

****
Champ de Mars Sungai Seine.
20.00 waktu setempat
Ditaman tersebut sudah cukup ramai. Pesta Ify memang sengaja di adakan terbuka dan berada di sekitar tepi sungai. Sehingga bisa terlihat pemadangan sungai yang indah dan kapal-kapal pariwisata yang berlalu lalang. Dan juga dapat terlihat jelas bagaimana indahnya menara eiffel yng menjulang tinggi disana.

Sang pemilik pesta pun sudah datang. Nampaknya ia sudah ditunggu oleh teman-temannya semua. Acara pesta ulang tahun Ify pun segera di mulai.

“Happy Birthday Alyssa, Happy Birthday Alyssa, Happy Birthday, Happy Birthday , Happy Birthday Alyssa”

Suara lantunan lagu selamat ulang tahun begitu meriah ditempat ini. Meskipun hanya ada kurang lebih sekitar 20 orang saja yang berada disini. Karena Ify masih belum bisa beradaptasi luas dengan teman-temannya. Dia sendiri juga belum mempunyai sahabat dekat. Sifat Ify yang dingin dan tidak mau dicampuri kehidupannya tentu saja masih belum bisa ia hilangkan meskipun sudah banyak berubah dari sifatnya.

Gadis ini pun perlahan menutup matanya. Ia berdoa untuk “makewish”nya di usia ke 19.nya ini.

Fuuuuhhhhh . . .

SREEEEETTTTTT

DOOOOORRRR

“HEEEELLLPPPP”

CIIIYYYTTTTTTTT

BRAAAAAAAKKKKK

“ ALYSSAA . .. ALYSSA . .. ALYSSA . . . . “
*****
Prancis, Apartemen Mr.Lay
19.30 waktu setempat

Stev nampaknya bosa di kamarnya. Ia pun keluar dari kamarnya dan melihat keadaan apartemen ini begitu sepi. Stev pun berjalan ke arah ruang Tv. Dimana Roy sedang asik duduk manis di sofa tersebut.

“Keluar yuk”ajak Stev benar-benar butuh udara segar kali ini.

“Gue gak bisa bahasa prancis”

“Gampang itu mah”

“Emang loe bisa?”

“Kagak juga”jawab Stev dengan nada tanpa dosanya. Dan roy hanya bisa melengos melihat tingkah aneh pria satu ini.

“Kemana sih? Lagian apartemen gak ada yang nunggu entar. Semua orang lagi keluar.”

“Sumpah? Terutama si Chanchan? Mereka keluar?? Serius??”

“Iya. Si Alyn minta diajak jalan-jalan katanya sekalian sama ada proyek baru”

“Bagus. Kesempatan”

“maksud loe??”

“Gue lagi mau nyari mangsa nih. Yah hitung-hitung buat latihan”

“Maksud loe??”

“Eiffel I’m Coming .. . . .”Stev dengan gerakan cepat langsung menyeret Roy dan mengambil sebuah kunci mobil di lemari kecil yang dikhususkan untuk kunci mobil. Dan tidak tanggung-tanggung . Stev mengambil kunci mobil sebuah Limousine putih yang begitu mewah dan itu adalah milik Mr.Lay . Mau tak mau Roy menuruti saja ajakan pria pemaksa satu ini.

Roy menyetir limousine ini dengan hati-hati, Sedangkan pria disebelahnya seperti tak punya dosa sama sekali sedang asik menikmati pemandangan malam yang begitu indah di kota paris ini.
Roy dan Stev duduk di depan. Sedangkan bagian belakang yang berbentuk panjang dan beruang sangat luas itu mereka biarkan kosong saja. Stev tiba-tiba mengeluarkan dua buah pistol dari belakang bajunya. Dan satu pistolnya ia lemparkan begitu saja kepada Roy.

“Kita mau ngapain ??”tanya Roy sedikit binggung. Stev sepertinya sedang mencari-cari suatu obyek yang menarik baginya.

“Wahh ramai-ramai tuh. Kita berhenti disana Roy”suruh Stev. Dan mau tak mau Roy menurutinya saja walaupun berbagai pertanyaan berada di otaknya saat ini.

“Loe mau ngapain sih?”tanya Roy kebinggungan. Ia telah memberhentikkan mobilnya didekat taman dan terlihat jelas tak jauh dari mobilnya berhenti terdapat keramaian banyak orang di tepisungai.

“Loe mau ikutan tuh acara ultah ?cisshh . . “gidik Roy dengan wajah sedikit menggelikan.

“Gak lah. Kita akan beraksi malam ini”

“beraksi maksud loe??”

“Gue akan nyoba kemmapuan gue dalam hal menculik”

“Hah??”

“Kita lihat saja”

“Loe gak sakit kan??”Stev tak memperdulikan wajah Roy yang terlihat sedikit kebingungan dan kaget. Ia malah menunjukan jari telunjuknya tepat pada seorang gadis yang sedang tersenyum senang menatap teman-teman lainnya menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuknya.

“gue akan culik gadis itu dengan cepat. Tenang aja langsung gue kembalikan nnati. Kan gue lagi latihan”

“Otak loe perlu di cucui ya “tanpa mempedulikan oemlan Roy. Stev langsung keluar dari mobil limousine tersebut.

“Gue gak selamet. Itu salah loe.”

“renca seperti biasa . . “lanjut Stev memberikan aba-aba kepada Roy. Ia menutup pintu mobil dan berjalan dengan cepat kearah krumunan tersebut.. Dan nampaknya Roy yang sudah ahli dalam hal ini mengerti maksud yang diucapkan oleh Stev tersebut.

Stev memakai topi hitamnya dan masker hitamnya. Ia begitu lincah dalam masuk ke krumunan ornag-orang ini. Sebuah psitol sudah berada manis ditangan kananya. Meskipun terdapat 4 bodygard di sekitar acara ini. Nampaknya Stev berhasil tak menampakkan diri. Ia sudah cukup ahli dalam ini.

Stev melihat Roy yang sudah menjalankan mobilnya dan membuka pintu limousinenya bagian belakang. Dari kejauhan Roy mengeluarkan jempolnya dari jendelanya dan menandakan semua siap. Dan dengan gerakan cepat dan bisa dihitung dalam hitungan detik saja. Stev menyeret gadis yang baru saja meniup kue ulang tahunya tersebut. Dan stev pun segera masuk kedalam mobilnya bersama gadis itu.

DOOOOORRRR

Roy sekali menembakkan pistolnya untuk mengacuhkan dan menakutkan orang-orang disana. Setelah itu ia segera menancapkan gas mobilnya.

“HEEEELLLPPPP”gadis tersebut sempat berteriak sekali namun dengan cepat Stev membekap mulut gadis tersebut menggunakan tangan kanannya. Stev segera menutup kembali pintu mobilnya.

CIIIYYYTTTTTTTT

“ ALYSSAA . .. ALYSSA . .. ALYSSA . . . . “

Stev tersenyum puas dengan hasil kerjanya yang begitu sempurna. Ia mendengarkan sedikit teriakan seperti memanggil nama gadis yang dibekapnya ini. gadis ini pun berusaha untuk memberontak namun kekuatan Stev tentulah begitu sangat kuat.

“Hmmm. .Hmmmm . . . “

“Shut Up !!!”bentak Stev dengan kasar. Stev pun menyalahkan lampu pada limousine ini dengan memencet tombol yang berada di sampingnya. Lampu pada mobil bagian belakang yang begitu luas ini pun segera menyala dengan terang sekali.

Saat lampu menyala, entah gadis ini langsung terdiam saat menatap mata Stev. Meskipun Stev masih menggunakan masker dan hanya terlihat matanya saja. Stev menjadi heran sendiri karena gadis ini berhenti memberontak melainkan menatap matanya terus menerus.

“KOKO ITU SIAPA ??? GADIS ITU SIAPA??”

CYIIIIIITTTTTTTTTTTT

BRAAAAAAKKKKKK

Teriakan cempreng yang begitu dikenal oleh Roy dan Stev menyebabkan Roy yang mengendalikan mobil ini langsung menginjak remnya secara mendadak dan menyebabkan penumpang yang berada di belakang berjatuhan.

“ADUUHHHHHHH KAK ROY SAKIITTTT”teriak gadis kecil tersebut yang tak lain adalah Alyn.

Sedangkan Stev menahan tubuh gadis ini agar tidak jatuh dengan memeluk erat pinggang gadis ini. Gadis tersebut masih menatap Stev dengan tatapan yang aneh dan membuat Stev kelamaan risih sendiri.

“KOKO ITU SIAPA??”Stev langsung tersadarkan kembali. Ia menolehkan wajahnya dan mmndapati seorang chanchan berada di ujung kursi mobil tersebut dengan membawa sebuah selimut hitam yang digunakan oleh gadis ini untuk bersembunyi.

“Roy loe bilang gadis ini sedang enyah kan sama papanya “ujar Stev dengan nada bicara penuh emosi.

“Alyn kok kamu bisa disini??”tanya Roy. Ia membuka jendela pembatas antara bagian depan dan bagian belakang dari limousine ini (ngertikanmaksudnya ??—“ . itu loh limousine kan mobil yang panjang itu loh. Lah kan Cuma ada dua ruang. Yaitu didepan dan dibelakang. Kalau di depan Cuma buat supir dan satu penmupang. Dan kalau dibelakang itu panjangg banget. Kursinya ada 3. Di belakang sendiri dan dua disamping kanan dan kiri saling berhadapan. Yah hampir mirip sama angkot gitu *eehh. Pokoknya mobil panjang lah. Ngertiin ya😀 )

“KOKO. WHO IS SHE??”Alyn sepertinya tidak menggubris pertanyaan Roy. Dan masih meminta penjelasan kepada Stev.

Stev menatap Alyn dengan tatapan tak enak. Walaupun tangannya masih memeluk erat pinggang gadis tawanannya tersebut. Dan gadis itu sendiri masih terdiam lama menatapnya tanpa melakukan apapun.

“Hey chanchan gilaa. Loe hantu atau manusia Hah??”bentak Stev sangat gemas. Ia pun langsung membuka topi dan maskernya secara kasar.

Saat Stev membuka topi dan maskernya, semua seperti terjadi secara slowmotion bagi gadis disamping Stev ini. Ia tak ada hentinya memperhatikan Stev sedikitpun. Dan saat topi dan masker Stev telah terbuka. Gadis tersebut langsung membelakakan matanya dengan terkejut. Bahkan rasanya untuk bernafas saat ini begitu susah. Jantungnya pun terasa ingin berhenti.

“ChanChan. Loe bisa gak sekali aja gak ngikutin gue. Gue ini lagi ker . . .”

“Ri. . . O . . . . “

Bersambung . . . . . . . . .

Hayooo pensaran kan ? pensaran kan ?? Yuk langsung baca part selanjutnya. Dimaafkan ya kalau ada kata-kata yang salah dan arti yang salah atau apalah yang salah. Maklum ya dan sangat maaf. Comment dan sarannya dan likenya selalu ditunggu ya. Makasih udah mau baca😀 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s