DEVIL ENLOVQER – 68 ~ Boy . Do you like me ?~

Ini part 68 nya. Silahkan baca dan semoga tambah sukaa yaa semuanyaa.. Jangan pernah bosen atau malas baca DELOV yaa. Laaftt youuuu all😀. Follow juga twiterku.. . Follow HYO yaa . . Maaf harus nunggu DELOV lama.. Minta doanya ya supaya hasil unasku bisa lulus 100% amin amin . Makasih all. Follow >> @luckvy_s😀 .
Minta bantuan LIKE FP DELOV YA “ m.facebook.com/DevilEnlovqer?ref=stream&refid=17&_ft_=fbid.526136394072619
“ Yang suka baca DELOV dan pembaca setia DELOV wajib LIKE FP ini. Jangan lupa Like Comment delov yaa selalu ditunggu😀 .

DEVIL ENLOVQER – 68
~ Boy . Do you like me ?~

Ify bagun dari tidurnya. Ia melihat ke jam dinding di kamarnya. Menunjukkan pukul 2 siang waktu setempat. Ify merasa kepalanya masih begitu berat. Ia mencoba mengingat apa yang terjadi semalam.

“Ahhhss . kenapa gue harus bertemu dia lagi”gerutu Ify merasa kesal sendiri.

“Mobil gue!!”ingat Ify akan perjanjian yang diucapkan pria tersebut yang tak lain adalah Stev.

“Bodo amat. Biarin aja dia rasain mobilnya gak kembali. Siapa suruh kasar banget sama cewek. Biar mampus loe”

“Dan lebih baik gue tidur kembali. Bye “Ify pun kembali untuk “slepping beauty” . Ia tak peduli dengan ucapan Stev semalam. Ify ingin membalas perlakuan pria itu yang selalu kasar kepadanya.

“Tapi mobil gue . . “Ify kembali membuka matanya. Karena dengan itu juga ia terpaksa memperrtaruhkan mobil kesayangannya.

“Bodo amatlah. Yang penting gue bisa balas cowok kasar itu!!”Ifymenarik selimutnya dan kembali untuk tidur. Tak ingin memfikirkan dan memusingkan mobilnya.

****
INDONESIA
BANDARA SOEKARNO HATTA 07.00 a.m WIB

Agni mengenakkan rok putih selutut dengan blezzer warna crem dan kemeja dalamnya warna putih juga. Dan seperti biasa ia mengurai rambutnya. Style yang selalu ia tunjukkan dalam melakukan pekerjaanya. Gadis ini membenakkan kaca mata hitamnya. Ditangan kirinya ia memegang pasport dan tiketnya. Ia sedang menunggu Gabriel yang tak kunjung datang.

“Akhirnya datang juga”lirih Agni melihat Gabriel berjalan menghampirinya dengan assistennya yang ada di belakangnya dan membawakan koper gabriel.

“Hai”sapa Gabriel sambil melepaskan kaca mata hitamnya. Agni hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum sedikit.

“Ayo berangkat sekarang”

“Baiklah . .”jawab Agni. Mereka berdua pun berjalan beriringan untuk segera masuk kedalam pesawat dengan diikuti asistent Gabriel dibelakang mereka.

****
PRANCIS
17.30 p.m Waktu setempat

Stev sudah menunggu lebih dari 30 menit di jembatan ini tempat dimana dirinya sangat emosi dengan gadis itu dan tempat ia mengatakkan perjanjiannya kepada Ify. Stev mendegus kesal, seharusnya ia meminta nomer gadis itu.

“Sialan tuh cewek”

“aaiisshh. Gimana nasib mobil gue”Stev masuk kedalam mobil kembali. Dimana mobil yang ia tumpangi saat ini adalah mobilnya Ify. Stev pun memilih pergi dari tempat itu karena ia yakin Ify tidak akan datang.

“Baiklah. Loe nyari mati sama gue”Stev mempercepat laju kecepatannya. Ia semakin emosi dengan Ify karena tidak menuruti apa yang ia perintahkan. Stev mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi Roy.

“Loe cari tau siapa cewek itu. Dan kasih tau gue dimana alamat rumahnya”

“Cewek yang mana?”sahut Roy dari sebrang sana.

“yang semalam bodoh!!”

“Oh dia. “Stev tak mau berlama-lama. Ia segera menutup sambungannya dan memasukkan kembali ponselnya kedalam sakunya. Stev menyalakan DVD yang ada di mobil tersebut. Dan sebuah lagu jazz mengalun lembut dari DVD tersebut. Stev sepertinya cukup menikmati alunan lagu ini .

****
Freemond Corp’s.

Mr.Bov menatap ketiga orang yang ada di ruangannya saat ini. Dimana yang satu adalah Asisstenya Luis, Bodygard pribadinya dan juga seorang lagi yang sangat dikenal oleh Mr.Bov yaitu Mr. Lay.

“Lay, akhirnya kamu datang ke Prancis juga “Mr.Bov mulai membuka suaranya. Dan menatap Mr.Lay dengan penuh kerinduan.

“Apa yang kamu kerjakan selama ini ?”

“Istirmu dan anakmu? Bagaimana kabarnya ?”

“baik-baik saja “jawab Mr.Lay santai.

“kamu masih menjalankan Agency pembunuh bayaranmu itu?”

“Masih. Dan setiap hari saya berharap saya tidak mendapatkan nama anda dalam target orang yang harus saya bunuh”jawab Mr.Lay dengan sedikit menggoda. Mr.Bov tersenyum sedikit.

“Kamu tau Ify ?”

“Anak peremuan Kakak?”

“Kamu sudah tau kan bagaimana kondisi perusahaanku saat ini. Pastinya kamu selama ini terus memantau kan?”

“Yah . .”Mr.Lay mengangguk dengan sedikit canggung. Karena ia seperti tertangkap basa oleh kakaknya sendiri yang tak lain adalah Mr.Bov. dan inilah aslinya tujuan dari Mr.Lay mendirikan Agency Killer. Ia ingin melihat keadaan sekitar dan melihat bagaimana pengusaha-pengusaha kaya diluar sana bergerak dan apakah ada kecurigaan sebuah pengusaha yang ingin menghancurkan perusahaan kakaknya. Dan atas persetujuan dari Mr.Bov sendiri akhirnya Mr.Lay mendirikan Agency tersebut. Dan tak ada siapapun yang tau bahwa Mr.Bov mempunyai adik yang sama pandai dengan dirinya.

“Banyak yang mengejar nyawa Ify. Aku dari awal sudah tidak setuju kalau dia meminta untuk mengurus perusahaanku lebih awal seperti ini. tapi dia terus memaksa seperti inilah akibatnya. Berdampak sangat besar. dan kamu pasti tau kan Damta begitu ingin menghancurkan perusahaanku. Dan aku gak akan biarin itu. Tapi Damta sangat licik. Dan aku mendengar mereka mengincar nyawa putriku. Dan juga yang aku takutkan lagi dia terbawa pergaulan bebas disini. “

“Dia memang sudah gadis dewasa, Dan kemarin aku mendapat kabar bahwa dia mabuk lagi dan pergi ke diskotik. Dna itu bukanlah gaya dari Ify. Aku takut dia akan terjerumus ke pergaulan bebas. Dan tugasmu adalah . . .”

“Melindungi dan menjaga Ify ?”sahut Mr.Lay.

“Bukan itu saja. Kirim satu anak buahmua yang paling daoat dihandalkan dan paling hebat. Untuk menjadi pengawal anakku. Aku tidak mau Ify kenapa-kenapa. dan dia tidak akan mabuk-mabukan seperti itu lagi. Dia harus bisa menjaga Ify 24 jam . Dan orangnya tidak aneh-aneh dan benar-benar bisa menjaga Ify. Kamu mengerti kan maksudku ?”

“Iya kak aku tau. Baiklah. Besok aku akan datang kerumahmu dan memberikan satu anak buahku untuk menjaga keponakanku. Dan aku jamin dia akan bisa menjaga Ify dengan baik. ”

“Baiklah. Sudah lama juga kan kamu tidak melihat wajah Ify. Dia sudah tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik”

“Pasti sangat cantik seperti ibunya. Mungkin sudah hampir 10 tahun aku tidak bertemu lagi dengannya”

“Aku harap kamu bisa menjaga Ify. “

“Pasti Kak. Aku akan berusaha”

“Yasudah. Kamu boleh pulang. Salam buat istri dan Alyn. Suruh Alyn main ke rumah. Biar dia tausaudara-saudaranya”

“Baik kak. Kapan-kapan aku akan mengajak mereka kerumah kakak”

“saya pamit dulu kak”Mr.Bov saling berpelukkan dengan sang adik setelah itu berjabat tangan. Dan Mr.lay pun keluar dari ruangan Mr.Bov.

“Dengan ini saya akan tenang meninggalkan Ify sendirian di Prancis.”

“Luis apakah semua sudah disiapkan untuk besok??”

“Sudah Pak. Semua tempat tinggal dan lainnya. “

“Kita harus benar-benar membuat strategi jaga-jaga sebelum perusahaan ini benar-benar direbut oleh Damta. Dan aku tidak akan membiarkannya begitu saja. Aku sudah membangun semuanya dengan susah payah. Dan akan terus mempertahankanya dengan susah payah juga”

“Dan Ify adalah anak perempuanku satu-satunya dan aku tidak ingin dia salah jalan. Aku ingin membahagiakan kedua anakku “

****
Thailand . 19.00 p.m
Hotel Aujpha

Agni dan gabriel sudah sampai di Thailand dan juga sudah selesai bertemu dengan beberapa pengusaha yang ingin bergabung menanamkan modal dengan perusahan baru yang akan gabriel bangun. Agni dan gabriel nampaknya sama-sama cukup lelah. Mereka pun segera pergi ke hotel tempat dimana mereka akan menginap. Karena besok mereka sudah harus kembali ke Indonesia.
Agni masuk kedalam kamarnya yang sebelahan dengan kamar Gabriel. Agni segera memilih untuk mandi. Tubuhnya sudah dipenuhi dengan keringan dan ingin menyegarkan seluruh tubuhnya.

“Hufff . . . .”

Gabriel hanya mengganti pakaiannya saja. Ia tak sebegitu suka untuk mandi malam. Pria ini pun lantas duduk di sofa depan televisi dan menonton televisi tayangan yang ada di Thailand. Cukup lucu juga menurutnya mendengar logat dari orang thailand ini.

DRRRTTDRRTTT

Ponsel Gabriel berdering, ia melirik sebentar ponsel yang ada disampingnya. Gabriel tersenyum penuh arti dan segera memencet tombol hijau dan mengaktifkan loadspeakernya.

“Apaan???”sahut gabriel dengan suara cukup keras.

“Loe gak ngapa-ngapain Agni kan??”Gabriel terkekeh dengan pertanyaan yang menggelikan dari orang disebrang sana yang tak lain adalah Cakka.

“Emmm. . gimana ya ?? . . .”

“Awas aja kalau loe berani macem-macem .. “

“hahahahaa. Kayaknya kita harus buat peraturan deh Cakk”

“Peraturan?”

“Loe setuju kan dengan taruhan gue. Dna loe sendiri juga nantangin gue kan buat dapetin Agni. Jadi peraturannya mudah saja. Selama gue melakukan pendekatan dengan Agni loe gak boleh ikut campur dan gak boleh jelous dan lain-lainnya.terserah sih kalau loe mau ganggu atau gimana. Tapi gue jamin loe gak bakal bisa. Dan gue yang akan menangin taruhan ini”

“Cissh. .sombong banget Boss. Satu ini. Oke setuju. Dan peraturan dari gue. Batas waktu loe bisa dapetin Agni hanya 3 bulan. Selebih itu loe kalah !!”

“Oke. Siapa takut. Jangankan 3 bulan. Kurang dari itu pasti Agni sudah terpikat sama gue”

“HUEEKKK”

“HAHAHAHA. Agni beneran suka sama gue gimana?. Kalau gue kan jelas gak mungkin. Karena gue Cuma cinta dengan Ashilla seorang”

“Gak mungkin. Dan sangat sangat gam mungkin”

“Kita lihat saja Tuan Cakka. “

BEEPP

Gabriel tersenyum penuh remehan. Sambil memegang ponselnya yang selesai ia matikan sambungan telfon dari Cakka. Gabril terdiam sejenak. Sepertinya ia mendapatkan lampu hijau di kepalanya. Sebenarnya ia mengajak Cakka taruhan seperti ini setidaknya ia bisa refreshing sejenak.

“Kita mulai permainan kita Cakka. .”Gabriel lantas berdiri dari kursinya. Ia berjalan menuju pintu keluar kamar hotelnya.

*****
Kamar Agni

Akhirnya gadis ini selesai menyegarkan seluruh tubunya. Rambutnya yang masih basah ia gerai saja. Agni segera mengganti baju handuknya dengan pakaian santainya. Agni mengambil celana hijau selututnya dan sebuah tanktop warna putih.
Agni berjalan menuju sofa panjang yang tak jauh dari televisi berada. Saat ini Agni ingin menyegarkan fikirannya. Ia cukup lelah dengan kegiatan hari ini. baru saja Agni ingin memencet remote televisi tersebut. Sebuah ketukan pintu kamarnya membuatnya ia langsung berdiri.

“Just a minute . . “teriak Agni dari belakang. Karena orang tersebut terus mengetuk pintu kamarnya.

CKLEEEEKKK

“Gabriel . . “kaget Agni melihat siapa yang ada di depan pintunya saat ini. Sedangkan gabriel hanya diam saja melihat Agni saat gadis ini membuka pintu kamarnya. Entah menagapa Gabriel melihat ada yang berbeda dari gadis ini. Mungkin “lebih cantik”. Karena dari dulu sampai sekarang Gabriel cuma tau Agni yang selali memakai baju remsi.

“Ada yang bisa saya bantu Pak?”tanya Agni dengan heran. Namun Gabriel masih diam saja. Mungkin ia masih syok melihat Agni yang hanya memakai hotpans dan tantktop seperti itu. Berbeda dengan Agni yang selalu memakai blezeer dan rok resminya.

“Pak . . “teriak Agni sedikit meninggikan nada bicaranya membuat Gabriel langsung tersadar dan segera menghilangkan kesaltingannya.

“Emmm. Itu. . Emmm. .”

“Emmm . . ??”Agni menjadi lebih binggung sendiri dengan pria didepannya ini.

“Bisa buatin gue Mie instan??”

“Heh?”Gabriel seperti orang bodoh saat ini. Padahal awalnya bukan ini rencana yang ada di otaknya. Dan semuanya langsung menjadi kacau begitu saja.

“yah mie instan. Gue jadi kangen mie instan Indonesia. Loe selalu bawa kan?”

“Iya sih . “

“Yaudah buatin gue satu. Dan gue mau makan disini”Gabriel pun langsung nyelonong masuk begitu saja kedalam kamar Agni. Membuat Agni menjadi sedikit aneh dan heran kembali. Sejak kapan Gabriel mencoba akrab dengan dirinya. Agni pun tak mau ambil pusing. Ia segera menutup pintu kamarnya dan masuk kembali mengikuti Gabriel yang telah duduk manis di depan sofa yang ia duduki tadi.

“Tunggu sebentar ya Pak.”

“Ag . .”panggil Gabriel saat Agni mulai berjalan ke arah dapur.

“Iya??”tanya Agni balik sambil membalikkan badanya menghadap Gabriel.

“Kalau diluar pekerjaan loe panggil gue Gabriel aja. Okey”

“Hah?”kaget Agni . Tak biasanya Gabriel seperti ini dan tentu saja itu membuat Agni sangat binggung.

“Panggil gue Gabriel saja kalau diluar pekerjaan. Kalau didalam pekerjaan loe boleh panggil gue Pak. Ngerti ?”perjelas Gabriel dan membuat Agni mengangguk-angguk pelan.

“Thanks”Agni membalikkan tubuhnya masih binggung dan heran dengan kelakuan Gabriel malam ini. Agni merasa kepala gabriel ada benturan mungkin.

Gabriel menunggu saja Agni yang sedang memasakannya Mie instan untuknya. Gabriel sendiir juga merasa lapar. Tak buruk-buruk juga idenya walaupun dirinya harus merasa seperti orang bodoh sesaat.

“Pak. . “

“Gabriel . . “potong Gabriel saat Agni ingin menyebutkan namanya.

“Gabriel ini udah matang mie.nya”ujar Agni yang sudah berada di depan Gabriel dan memberikan sepiring mie instan kepada pria tersebut. Gabriel pun menerima dengan senang hati.

“Mau kemana?”tanya gabriel saat melihat Agni ingin beranjak dari hadapannya.

“Mau ke tempat tidur”jawab Agni seadanya.

“Duduk aja disini Temeni gue makan”

“HAH??”Agni merasa benar-benar ada yang aneh dengan pria di tersebut.

“udah duduk . ini perintah”Agni menggaruj-garuk pipinya yang tak gatal. Ia benar-benar dibuat binggung dengan kelakuan Gabriel. Dan mau tak mau Agni menuruti saja perintah Boss.nya itu. Agni pun duduk disebalah gabriel. Dan hanya menunggu Gabriel yang sedang asik memakan Mie Instan buatannya.

Keheningan pun terjadi di dalam kamar ini. Agni sedang sibuk dengan fikirannya sendiri. Dan gabriel dengan Mie instannya.

“Enak juga mie buatan kamu”ujar Gabriel dan semakin lahap memakan mie buatan Agni.

“Gab. . “panggil Agni sambil menolehkan wajahnya ke arah Gabriel.

“Hm??”sahut Gabriel tanpa menolehkan wajahnya. Ia terlalu sibuk dan lapar dengan makannya.

“Loe suka sama gue ??”

1 detik. . .

2 detik. .

3 detik. . .

SSSSSSPPPPPPRROOOOOOTTTTTTTT

“UHUUUKKK . . UHUUUKKK . . .”Gabriel langsung menyemburkan semua mie yang ada di dalam mulutnya. Pertanyaan Agni yang begitu polos begitu membuatnya Syok dan Sangat Syok. Agni membelakakan matanya melihat apa yang barusa ja terjadi dihadapannya itu.

“Minum Ag. Minun. Cepetan minum. Minum Ag. .”ucap Gabriel terbata-bata sambil memegang lehernya yang tersedak. Agni pun berdiri dan segera mengambil minuman.

“Ini Pak. Eh Gab. . “Agni hanya mengernyit kebingungan melihat gabriel yang saat ini menghabiskan satu gelas penuh air putih darinya.

“Syukurlah tuhan. . . “legah gabriel menghelakan nafas beratnya. Sedangkan Agni masih tetap berdiri dan hanya menatap Gabriel .

“Gue udah kenyang. Dna makasih mie.nya. “Gabriel pun segera berdiri dan beranjak dari kamar Agni.

“Gue salah tanya ya? kan gue Cuma tanya mastiin “

“Dia seperti Cakka sih. Kan dulu Cakka juga kayak gitu ke gue. Apa gue terlalu frontal ya ?”

“Yau ahh. . masa bodo amat”Agni pun memilih segera mengunci kamarnya dan tidur. Ia ingin besok pagi cepat-cepat kembali ke Indonesia.
****
INDONESIA
Universitas Arwana.

“Udahlah sayang itu juga Cuma isu doang kan. Aku juga gak tau . . Dan . . “

“Udah terserah kamu aja deh”tegas Sivia yang tak mau ambil pusing. Dari tadi Alvin sedikit marah kepadanya karena Alvin mendengar kabar bahwa ada seorang mahasiswa juga yang suka dengan Sivia.

“Gue laper . ayo makan dulu:”ajak Alvin dan segera masuk kedalam mobilnya. Sivia mendengus kesal. Ia pun segera masuk kedalam mobil Alvin.

“Loe dapet kabar dari mana sih yang ?”

“Anak-anak”

“Siapa?”

“Yah banyak”

“gue ajak gak denger”sahut Sivia sedikit kesal.

“Sumpah? Loe gak denger ? aaassh. . Kuping apa gantungan anting-anting sih tuh dua yang ada di sebelah kanan dan kiri kepala loe. “

“Kabar loe disukai sama anak Hukum yang bernama siapa itu udah gue lupa namanya . Kabar itu hebat banget dan nyebar kemana-mana. Shilla aja semalem nelfon gue tanya tentang bener apa enggaknya kabar itu. “

“Cissh . . Anak hukum ? siapa? Gue gak deket sama siapa-siapa. Loe percaya sama gue apa kabar burung itu sih”

“Percaya sama loe lah”

“yaudahlah yang. Gak usah diladenin. Gue gak mau kita mulai bertengkar lagi”

“iya iya . Maaf”

“Yaudah katanya laper. Nyalain nih mobil. “Alvin pun menuruti saja perintah Sivia dan segera menyalakan mobilnya dan menjalankannya.

“Makan dimana ini?”tanya Alvin.

“yang laper siapa tanya ke siapa?”

“Tuh kan mulai lagi. Sekarang jadi kamu yang marah yang. Katanya gak mau bertengkar”

“Habisnya gue kesal sama loe tau gak. “

“Yaudah iya. Gue minta maaf sayang. . “

“Gue lagi gak mood ngomong. Jangan ngomong sama gue “

“Serah lu dah “Alvin dan Sivia pun sama-sama memilih diam saja. Belum sampai 3 hari mereka bermesraan dan baikkan. Kini ada saja yang membuat kedua orang ini bertengkar kembali. Dna smeoga saja dua ingsan ini masih terus bertahan sampai kakek dan nenek. Amin. (?).

****
Apartemen Mr.Lay

Mr. Lay memanggil semua anak buahnya berkumpul di ruang kerja Mr.Lay. Dan 10 orang pun berkumpul disana. Terutama juga Stev dan Roy. Semua cukup penasraan karena Mr.Lay tiba-tiba saja mengumpulkan mereka semua.

“Saya disini Cuma mau mengumumkan bahwa saya akan menugaskan satu dari kalian untuk tugas penting.”

“Dan yang mendapatkan tugas ini akan saya jamin mendapatkan bayaran yang besar”semuanya pun begitu gembira dan ingin sekali mendapatkan pekerjaan ini.

“Pekerjaanya sangat bahaya, menaruhkan nyawa kalian. Dan kalian harus benar-benar terjaga dalam pekerjaan ini. harus menurut dengan perintah tidak boleh melanggar sedikit pun atau bayaran kalian akan melayang. Dan harus pandai dalam segala hal. Siapa yang berani menerima tawaran ini?”seketika itu semua anak buah Mr.Lay mundur dua langkah terkecuali Stev yang hanya diam binggung melihat teman-temannya mundur dan menatapnya seolah berkata “silahkan stev. Pekrjaan ini cocok untuk kamu”.

“Yaaakk. Apa-apaan ini. “gidik Stev menatap sinis semua teman-temannya terutama Roy. Mr. Lay tersenyum puas. Ia memang tau bahwa Stev lah yang akan mengambil pekerjaan ini. Dirinya hanya ingin berbuat adil saja dengan mengumumkan pekerjaan ini secara basa-basi. Setidaknya tidak akan ada rasa iri diantara yang lainnya.

“Cuma harus satu orang yah ?”tanya Stev dan langsung diangguki Mr.Lay.

“Kamu setuju??”

“Bayarannya berapa ?”

“kamu harus mengikuti semua peraturan. Melanggar sedikit hangus dan langsung aku gantikan pekerjaan kamu itu untuk orang lain. Pekrjaanmu berhubungan dengan nyawa seseorang”

“Loe kira dari dulu gue bunuh orang gak berhubungan dengan nyawa orang?”sinis Stev kepada Mr.lay dan membuat anak buah yang lainnya terkekeh. Sedangkan Mr.Lay terdiam menjadi tensin sendiri.

“Masalahnya ini menjaga nyawa orang yang sangat penting. Kamu mau apa tidak ??”

“Bayarannya berapa dulu?”ulang Stev.

“50 juta perbulan. Bagaimana?> cukup ??”semua langsung membelakakan mata. Uang segitu tentulah nominal yang sangat besar.

“Oke deal setuju”:ujar Stev sangat senang seklai.

“Baiklah. Semuanya keluar. Ada yang perlu saya jelaskan kepada Stev”ujar mr.Lay. dan semua anak buahnya keluar dari ruang kerjannya terkecuali Stev yang tetap disana.

“Tugasmu adalah menjaga gadis keponakanku. Dia adalah anak pengusaha kaya. Dan memiliki nama di dunia ini. Nyawa gadis itu diincar oleh banyak orang. Jadi kamu harus benar-benar menjaga dia jangan sampai dia terkena bahaya sedikit pun”

“Cuma itu tugasnya ?”remeh Stev.

“gadis itu mulai sedikit berubah. Katanya ia suka ke diskotik dan akhir-akhir ini sering mabuk. Kamu harus menjaganya agar tidak ke diskotik lagi dan menghentikannya agar tidak mabuk lagi. Kamu boleh sedikit tegas dengannya asal tidak menyakitinya.

“Dan Kamu mulai besok akan tinggal dirumah gadis itu. Kamu harus menuruti semua perintah dia. Tenang saja dia gadis yang sangat baik dan tidak seenaknya. Jaga dia dengan baik-baik”

“berapa umur gadis itu?”

“19 tahun kalau tidak salah”

“Oh gadis ABG labil pantesan. Namanya siapa?”

“Namanya Ify. “

“Ify? Oke saya akan jalankan perintah anda dengan baik”

“Ingat. Sekali kamu melanggar perintah gaji kamu hangus. Dan bereskan pakaianmu sekarang. Besiap-siaplah, Besok kamu akan saya bawa kerumah keponakanku itu”

“Kenapa gak sekarang saja. Biar lebih cepat saya terhindar dari anak anda”protes Stev . Mr.Lay menatap Stev sedikit tajam.

“baiklah saya khilaf. Permisi . .”Mr.Lay hanya geleng-geleng melihat kelakuan anak buahnya yang satu ini. Bukan karena pria tersebut mempunyai kemampuan yang sangat hebat dalam membunuh dan bertarung mungkin Mr.Lay akan memilih menggantung kepala pria itu tanpa ampun.

“Stev . . stev . .”

*****
Mr.Bov’S House

Mr.Bov terdiam setelah mendengar penjelasan Ify karena gadis ini mabuk lagi semalam. R.Bov pun tak tega untuk memarahi anaknya yang satu ini. Ia terlalu sayang kepada Ify dan tak ingin menyakiti hati anaknya.

“Besok Papa akan pergi ke mengurusi proyek baru. Mungkin Papa tidak akan pulang selama 3 bulan atau bisa lebih. Dan papa sangat takut dengan kelakuan kamu akhir-akhir ini“

“oleh karen itu Papa sudah menyewakan pengawal pribadi untuk kamu. Dan akan menemani kamu 24 jam non stop dan akan selalu menjaga kamu kemanapun kamu pergi dia harus ikut”

“Uhuukkk . .Uhuukk. . “Ify langsung tersedak. Kerongkongannya terasa mengering.

“Dad . Are you crazy ?”

“Disini sudah banyak bodygard. 10 lebih malah. Dan kamu mau menyewa lagi ? gak usah deh”

“Ini beda dan lain. Dia benar-benar akan selalu menemani kamu. Dan tidak akansaya bolehkan meninggalkan kamu sedetik pun”

“DAD PLEASE”

“Kali ini saja kamu menuruti Papa Alyssa”

“NO!!”tegas Ify benar-benar tak setuju dengan keputusan papanya.

“Mengertilah. Bagaimana posisi kamu dan keadaan kamu. Banyak yang mengincar nyawa kamu”

“Aku bisa jaga diriku sendiri. Kamu tau sendiri kan Dad aku dulu SMA gimana”

“ini sudah keputusan papa. Besok Om lay akan kesini bersama pengawal barunya itu. Dan kamu harus menerimannya.

“Oh Shit . “

“Ify jaga perkataan kamu dan tingkah kamu “tegas Mr.Bov

“Okey. I’m so sorry”

“Kalau kamu tidak setuju, papa tidak akan membiarkan kamu keluar dari rumah selama liburanmu ini . “

“WHAT?? Terserah papa deh aaisshh. . .”Ify langsung berdiri dari kursinya dan beranjak ke kamarnya. Ia benar-benar kesak dengan keputusan papanya tersebut.,

:”Ini demi kamu sayanng. .. .”

“Maafkan papa. Papa terpaksa melakukan ini semua. . .”

Bersambung . . .. .

Wayooo?? Penasaran? Penasraan? Bagaimana lanjutannya ?? hihih yuuk lanjut ke part berikutnya😀 jangan lupa Like dan Commentnya yang banyaak yaa ditunggu “”)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s