DEVIL ENLOVQER – 77 ~ Pengorbanan tak ternilai ~

Ini part 77 nya semoga sukaaaaaa dan tetep setia jadi pembaca Hyo ya makasih semuanyaa . . Follow HYO yaa @luckvy_s . .

DEVIL ENLOVQER – 77
~ Pengorbanan tak ternilai ~

Agni mendengar suara ribuk Ify namun ia tak begitu mempedulikannya. Ia membaringkan tubuhnya ke kasur mencoba memejamkan matanya. Perjalanan tadi membuatnya sedikit lelah. Ditambah Rio yang terus mengajaknya mengobrol.

“Mereka memang serasi . . .”

Akhirnya gadis ini pun terlelap dari tidurnya. Ia memasuki dunia bawa alam sadarnya. Menghilangkan segala rasa kepenatannya selama ini. Entahlah Agni merasa ingin terbebas dari semuanya.

“Apakah aku harus pergi ??”

“Sekarangkah saatnya ??”

“Apa dia akan tau bahwa aku masih memiliki perasaan kepadanya bahkan sampai sekarang??”

“Aku begitu sangat mencintainya begitu lama. Meskipun sama sekali tak bisa memilikinnya . . “

EHEEEMMMM EHEEEEMMMEHEEEEMMM ..

Agni hanya bisa merasakan tiba-tiba saja ada yang membungkamnya. Mata Agni mnajam saat ia melihat ada dua orang berpakaian hitam didepannya dan mencoba mengikatnya. Agni mencoba memberontak namun tenaganya tentu saja kalah dengan kedua pria berbadan besar ini.

TAAAAAAKKKK

Tengkuk belakang Agni seketika dipukul keras oleh salah satu pria itu. Agni pun tak sadarkan diri. Kedua pria itu dengan gerakan cepat namun berhati-hati mencoba keluar dari rumah Ify yang sebenarnya telah mendapat penjagaan yang begitu ketat. Dan entah bagaimana dua pria tu bisa masuk kedalam rumah ini tanpa ada yang tau.

*****
30 menit kemudian . . .

Ify dan Rio masuk kedalam rumah dengan cepat dan memang didalam rumah tidak terjadi apa-apa. Para pembantu pun bekerja seperti biasanya. Ify dan Rio cukup heran. Ify dengan cepat berlari menuju kamar tamu dimana Agni berada.

CKLEEEEKKK

“AGNI . . . AGNI . . AGNI . . “teriak ify mencoba mencari kebedaaan gadis itu. Namun sama sekali ia tidak menemukannya.

“Sial . “

“Agni gak ada??”tanya Rio yang baru masuk kedalam. Ify menggelengkan kepalanya.

“Loe bego atau gimana sih ? loe pembunuh bayaran kan? Seharusnya loe tau kalau ada benda penyadap disekitar loe”emosi Ify heran dengan apa yang ada di otak kekasihnya itu.

“Gue gak tau sama sekali”

“Iyalah jelas loe gak tau. Keasikan pedekate sih”sinis Ify dan segera keluar dari kamar tersebut. Rio terdiam sejenak menahan emosinya mendengar ucapan Ify tersebut. Namun segera ia hilangkan rasa emosinya dulu dan segera menyusul Ify yang berlari ke kamarnya.

Ify masuk ke dalam kamarnya. Ia segera mengambil baju yang ia perlukan dan segera menggantinya di kamar mandi. Rio tak bertanya apapun kepada gadis itu. Rio pun tau apa yang akan dilakukan oleh gadis itu. Rio juga sama seperti Ify, ia segera mengganti bajunya yang tak tembus dengan peluru.

DRRRTTDRRTTT

Ponsel Rio bergetar ada satu panggilan dari nomer yang sama sekali tak ia kenal. Rio segera mengangkat telfon tersebut.

“Hallo Mario Haling . . .”Rio begitu familiar dengan suara berat ini. Meskipun sudah sekian lama ia tak mendengarnya namun ingatannya begitu tajam.

“Apa mau loe?? Loe kan yang nyulik Agni ??”ujar Rio to the point. Ify keluar dari kamar mandi . begitu mendengar ucapan rio dan apa yang dilakukan oleh rio ia begitu penasaran.

“Loadspeaker”suruh Ify pelan. Rio pun mengangguk dan segera menuruti perintah Ify. Ify mengambil satu koper kecil di bawah tempat tidurnya. Ia dengan cepat membuka koper itu dan mengambil satu kabel kecil seperti usb dan satu kotak kecil. Ify berlari menghampiri Rio.
“Hahahahahaha , . . . “Rio mencoba sabar saja dan menunggu apa yang sebenarnya di mau oleh pria tersebut yang tak lain adalah Gabriel. Ify memasukkan kabel usb tersebut ke salah satu lubang ponsel Rio. Dan ujungnya lagi ia sambungkan ke kotak kecil yang berfungsi sebagai Map (gps).

“Ify sayang. Kamu fikir saya tidak tau apa yang kamu lakuin sekarang ???”Ify dan Rio sedikit terkejut. Namun tentu saja itu hal biasa. Mereka juga tau siapa Gabriel. Dia juga sama seperti mereka berdua. Pintar dalam hal ini.

“Apa sih kak mau loe sebenarnya ?? Loe bukan kka Gabriel yang gue kenal tau gak !!”ujar Ify dingin. Ia melirik ke arah kotak Map.nya . dan sial sekali Gabriel sudah mematikan gps yang tersambung pada kotaknya. Pria tersebut sepertinya sudah merencanakan semua ini.

“Gue Cuma mau tablet yang diberikan Agni kepada Rio. Udah itu aja cukup”

“Kalah gue gak mau ??”tantang Rio sama sekali tak ada takutnya. Rio melihat kearah Ify yang sedang membongkar lemarinya dan mencoba mengeluarkan sebuah laptop kecil.

“Jangan harap nyawa gadis ini akan selamat. Gue kasih waktu loe 24 jam untuk menemukan keberadaan gue da membawa tablet itu. Kita akan melakukan barter. Jangan mengajak siapapun. Cukup loe dan kekasih loe yang tercinta. Sudah lama juga gue kangen dengan kekasih loe itu .”

“LOE MA . . .”

Beeppp beepp beepp

“AAAHHH SIAALLL!!!”umpat Rio karena sambungan tersebut telah terputus.

“Ketemu . . “ujar Ify menatap laptopnya. Dimana ia menyalakan alat GPS.nya kembali yang lebih canggih. Rio segera menghampiri Ify.

“Hah??”kaget Ify menemukkan tempat keberadaan Gabriel saat ini. Rio menatap layar laptop kecil Ify tersebut dengan baik-baik.

“Range ??”ujar Rio yang sama kagetnya dengan Ify. Dimana tempat tersebut adalah stadiun selam tempat dimana nyawa Ify hampir hilang dan saat Rio melamar Ify. Tempat yang paling berkesan untuk mereka berdua.

“Darimana dia tau tempat itu ?? kalau tidak dia memang sudah mengawasiku dari dulu”simpul ify dan disetujui oleh Rio.

“Dia benar-benar gila harta”

“Kita berangkat ke Indonesia sekarang “ujar Ify dan sekali lagi membuat rio tertegun.

“Loe gak gila kan Fy ?? loe disini. Gue yang akan atasi semua ini”

“Cish. . gak yakin nyawa loe kembali selamat. “

“Tablet loe kasih ke Bi Ina. Dia ikut dengan kita ke Indonesia. Dan dia yang akan simpan baik-baik tablet loe. Kita fokus nyelametin sekertaris tercinta loe itu dulu”ujar Ify tanpa beban. Ia memasukkan ponsel dan laptopnya beserta satu pistol kedalam tas. Ify juga memawa kotak brangkas kecil yang berisikan peralatan lengkap disana. Sudah lama gadis ini tidak mengeluarkan kembali alat-alatnya.

“Gue gak ada apa-apa sama Agni Fy. perlu beribu kali lagi apa gue jelas . . . “

“Gue Cuma bercanda . .”Ify segera keluar dari kamarnya untuk menemui Bi Ina. Meninggalkan Rio begitu saja dengan kekesalan yang semakin menumpuk. Rio menjadi serba salah dengan sikap Ify yang dingin seperti itu.

Rio pun segera membawa tasnya yang tentu saja hanya berisikan pistol dan ponselnya dan uang serta pasportnya. Dan juga tablet milik Agni. Ia mengikuti Ify yang mulai beranjak keluar bersama Bi Ina.

Mereka bertiga masuk kedalam mobil. Rio langsung menyerahkan tabletnya ke Bi Ina. Ify memberikan uang kepada Bi Ina untuk membeli tiket ke Indonesia dengan pesawat normal. Sedangkan Ify dan Rio akan menaiki pesawat pribadi milik keluarga Freed.
****
INDONESIA

Cakka masuk kedalam apartemennya. Ia mencoba mnghubungi Gabriel dari kemarin namun tetap saja tidak bisa. Cakka mendengus kesal. Ia duduk di sofa ruang tamunya dimana Shilla pun berada disana.

“Ngapain sih loe kak?? Aneh “ujar Shilla sambil memainkan laptopnya.

“Loe lagi ngapain ??”tanya Cakka balik ke Shilla. Shilla menunjuk ke layar laptopnya. Dimana ia sedang membalas email teman-temannya yang ada di luar negri.

“Eh . . “kaget Shilla mendapatkan satu email baru dari nama yang sama sekaki tidak ia kenal. Shilla pun segera membuka email tersebut tanpa menunggu lama dan membacanya.

Shil, gue udah berusaha melakukan apapun demi loe. Tapi loe sepertinya tetap tak acuh kepada gue. Loe gak pernah merasakan betapa gue cinta banget sama loe??. Dan sekarang gue putuskan untuk tidak mengejar cinta cewek murahan seperti loe.
Shilla menelan ludahnya membaca email tersebut. Shilla tentu saja tau siapa pengirim email ini. Shilla mengigit jarinya. Menahan rasa kesal dan emosinya. Ia kembali membaca terusan email itu.
Ashilla sayang. . Gue punya satu rahasia yang sangat penting. Dan gue hanya menceritakan ini kepada mantan gue yang sok jual malah ini. Loe mau tau apa rahasianya ??. Kakak loe tersayang. Cakka kawekas Nuraga tak ada bedanya dari seorang penghianat kelas kakap.!!. loe tau kenapa Rio meninggal?? Tentu saja kakak kamu tau jawabannya. Kalau boleh saran kakak kamu jadi montir mobil biar bisa merusak semua rem mobil orang.
Dan loe juga pasti gak tau kan?? Kakak loe begitu sangat ingin mendapatkan perusahaan Haling. ?? Kakak loe ituudah gila harta. Hati-hati loe sama dia atau bisa jadi loe yang akan dibunuh sama dia hahahahahahaha.
Sudah dulu ya Ashilla sayang . Cukup ini saya email dari saya. Semoga berkesan .

Shilla mencengkram kedua tangannya kuat-kuat menahan emosinya dan air matanya yang ingin mengalir. Shilla menutup laptopnya dengan satu gebrakan keras. Membuat Cakka kaget dengan apa yang dilakukan oleh kakaknya itu. Shilla berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju dapur.
Cakka yang hanya fokus dengan televisi yang menyala di depannya tidak sebegitu memperhatikan dan menggubris apa yang dilakukan oleh sang adik. Namun tiba-tiba saja Shilla berdiri didepannya. Menghalanginya untuk menonton televisi. Dan Shilla menyembunyikan tangan kanannya dibelakang seperti memegang sesuatu disana.

“Minggir deh Shil . . “usir Cakka yang merasa keganggu. Shilla menatap Cakka dengan tatapan tajam dan sangat marah tentunya.

“Apa yang loe lakuin dua tahun lalu ?? dan apa yang loe lakuin 2 tahun ini ??”Cakka menatap Shilla dengan tatapan tak mengerti.

“Apaan sih maksud loe ??” Shilla tersenyum kesinisan.

“Loe tau kak??gue gak pernah membayangkan akan punya kakak seorang pembunuh”mendengar pernyataan Shilla tersebut membuat Cakka meneguk ludahnya. Ia mulai sedikit takut dengan arah pembicaraan adiknya itu.

“Loe ngaco ya ? loe mabuk ??”

“kenapa loe bunuh Rio kak? Dia salah apa sama loe?? Hah ?? Loe pembunuh tau gak kak? Loe pembunuh. Loe pembunuh!!”

“Loe kalau ngomong difikir !! “balas Cakka dengan sedikit gugup.

“Loe gak pernah diajarin balas budi ya kak? Kalau bukan karena Kak Rio dan keluargannya. Kita gak bakal mungkin bisa jadi seperti ini, Dan loe duah gila harta tau gak ??, “

“Shil gue gak ngerti maksud loe”

“GAK NGERTI ?? HAH ?? COBA LOE ULANGI LAGI ?? GAK NGERTI ??”

“PERLU GUE PERJELAS BAGAIMANA LAGI KAK CAKKA?? 2 TAHUN YANG LALU MENINGGALNYA RIO BUKAN KARENA KECELAKAAN KAN?? TAPI LOE YANG MERUSAK REM MOBIL KAK RIO !!! IYA KAN??”Cakka membelakakan matanya terkejut. Bagaimana bisa Shilla tau akan rahasia ini. Rahasia yang selama 2 tahun ini sudah terkunci rapat-rapat. Dan sama sekali tak ada yang tahu.

“Loe heran gue tau dari mana ?? Gue tau dari Gabriel!!!”

“Hahahaha. Kasihan gue sama loe kak. Loe percaya bangetkan sama Gabriel ?? tapi dia ngehianatin loe kak. ! ! Loe harusnya sadar !! Gabriel itu licik!! Sangat licik!! Dan itu sebabnya kenapa gue gak pernah mau balikan sama pria seperti itu!!!”

“Loe tau dia ngatain gue apa kak?? Mantan muarahan. Gadis murahan !! Seumur hidup gue. Baru pertama kali gue dikatain murahan kak!!. Loe tau gimana rasanya dicaci seperti itu?? Dan loe puas kan sekarang ??”

“Mana?? Mana hasilnya?? Apa yang loe dapat ?? loe udah dapat semua harta Rio ?? hah? Loe udah dapat perusahaan haling ?? Loe Cuma dapat penghianatan dari Gabriel kak!! “

“Gue gak nyangka loe pembunuh kak. Gue gak mau punya kakak pembunuh kayak loe. Gue gak mau!! Gue gak sudi!!!. Loe pergi dari apartemen gue kak!! Gue muak lihat muka loe. Gue gak mau!!”

“Shil dengerin dulu penjelasan gue. “

“Penjelasan?? Penjelasan apa lagi Kak?? Gue gak butuh penjelasan dari Loe. Itu semuanya gak penting!! . Loe sekarang pergi dari apartemen gue kak !!! SeKarang!!!!”ujar Shilla sambil menunjuk ke arah Pintu. Dimana tangan kanannya ada sebuah pisau yang sangat tajam dan siap merobek daging siapapun yang mendekatinya

“Loe keluar sekarang atau sebelum adikmu ini jadi pembunuh seperti loe!!!”mau tak mau Cakka memilih segera keluar karena melihat tatapan Shilla yang menakutkan seperti itu. Cakka benar-benar blank saat ini Ia tidak tau bahwa Gabriel tega menundingnya seolah seperti tersangka utama.

Sepeninggalan Cakka, Shilla terduduk lemas. Ia tak tau apa yang harus ia lakukan. Shilla hanya bisa menangis saat ini. ia menangisi apa yang telah dilakukan oleh kakaknya. Ia merasa tidak becus menjadi seorang adik. Dan Shilla juga tentu merasa bersalah kepada Rio.

“Kak Rio maafin Shilla . . . “

“Kak Maafin Shilla. . Maaf beribu Maaf. Maafin Kak Cakka kak. Maaf . . . “isak Shilla semakin menjadi. Bahkan tangan kanannya menggengam erat pisau tersebut tepat pada bagian yang tajam. Shilla menggengamnya begitu erat. Ia tidak peduli perlahan darah segar keluar dari tangan telapak tangannya dan juga jemarinya. Shilla membairkan saja tangannya terluka. Ia bahkan tak peduli jika tangannya akan putus saat ini.

“Kak Maaf . . . “

******
9 Jam kemudian . . .

Gabriel meminum botol minumannya. Ia melihat dari pintu kolam tersebut . 5 orang masuk dengan membawa satu sandraan yang bagaikan harta karun penting baginya. Siapa lagi jika bukan Agni yang dibawah oleh 5 pria berbadan besar suruhan Gabriel. Bahkan di seluruh kolam ini sudah berisikan banyak pria bersenjata.

“Dudukan dia “suruh gabriel. Agni yang masih tak sadarkan diri pun di dudukan di kursi dengan tubuh yang diikar terlebih dahulu di kursi tersebut. Sehingga menyebabkan Agni tak akan bisa bergerak.

Byuurrrrrrrr

Gabriel menyiram wajah Agni dengan air minumat yang ada didalam botol yang ia pegang. Seketika itu Agni mulai tersadar dan mencoba mengontrol kesadarannya. Mata gadis ini perlahan terbuka. Agni cukup binggung dengan apa yang ada disekitarnya.

“Hallo Agni . .. “

“Gabriel ??”kaget Agni melihat pria tersebut sudah dihadapannya dengan tatapan yang sedikit menakutkan.

“kamu polos-polos tapi berbahaya juga ya . . “

“Tapi sayang. Otak kamu gak sepintar otak saya . hahahahaha” Agni mencoba mengingat apa yang terjadi dengannya. Agni sendiri masih binggung bagaimana Gabriel bisa tau ia ke prancis menemui Rio.

“Loe mau mencoba main-main dengan gue ?”

‘hati-hati. Nyawa loe bisa jadi taruhannya”

“gue gak takut”jawab Agni jelas

“Hahahahahaha. Kita tunggu saja sebentar lagi. Pertempuran sebenarnya akan dimulai “

*****
1 Jam kemudian . . . .

Ify dan rio turun dari pesawat. Mereka sudah sampai di bandara Soekarno-Hatta. 10 jam perjalanan mereka sampai di Indonesia. Sebuah mobil limosin sudah berada di depan mereka. Dan dengan cepat baik Ify dan rio masuk kedalam sana.
Didalam limosin, Ify membenahkan pakaiannya. Rio mengambil baju anti peluru satu lagi di tasnya. Dan segera ia memakaikannya untuk Ify. Ify diam saja dengan apa yang dilakukan oleh Rio.

“Gue gak akan pernah maafin diri gue jika ada apa-apa dengan nyawa loe. Jadi jangan pernah bahayakan naywa lo”ujar Rio tajam. Ify diam saja tak menjawab ucapan pria ini.

“ikat rambut loe”suruh Rio. Ify pun menurutinya. Ia saat ini memakai celana tebal selutut dan kaos coklat tua berlengan pendek. Dan tubuh bagian depan dan belakang sudah tertutupi oleh jaket anti pelurunya.

Ify memasukkan 2 pistol di saku celana bagian kanannya dan bagian kirinya. Ia juga memasukkan pisau kecil di bawah sepatunya. Ify memeriksa pistolnya terlebih dahulu. Sedangkan Rio hanya menatap saja gadis didepannya ini. Selama 10 jam perjalanan ke sini dan sampai sekarang Ify sama sekali tidak mau berbicara dengannya.

“Loe kenapa sih ??”tanya Rio dengan suara mulai melembut. Ia yang sebelumnya duduk dihadapan Ify kini berpindah di samping gadis ini.

“Fy .. “panggil Rio kembali karena Ify masih tak mau menjawabnya. Ify malah sibuk membenahkan jam tangannya.

“Pakai ini”Ify melemparkan sebuah jaket kepada Rio. Jaket tersebut merupakan jaket pemberian dari Ify sebagai kado tadi, ia memang sengaja membawanya. Jaket tersebut memilikibahan yang sedikit tebal. Rio mengambil jaket tersebut. Namun ia malah tidak memakainya melainkan menyampirkannya pada tubuh Ify. Karena pakaian Ify memanglah sedikit terbuka.

“Gue gak butuh”tolak Ify dingin. Membuat rio semakin tak mengerti dengan apa yang ada difikiran kekasihnya ini.

“Loe masih cemburu sama Agni ?? Gue udah bilangkan gue gak ada apa-apa sama Agni. Iya gue akuin kita emang deket. Tapi sebatas teman sebatas sahabat”

“Udah ngomongnya ??”balas Ify sinis. Ia tak suka Rio membahas ini kembali.

“Loe kenapa sih ?? jangan kayak anak kecil deh”ujar Rio tajam. Ify malah semakin tak menggubrisnya.

“seandainya nanti loe disuruh milih nyelametin gue atau Agni loe akan nyelametin siapa??”pertanyaan Ify yang tiba-tiba seperti itu membuat Rio membelakakan matanya . Saat ini Ify sedang menatapnya meminta kejujuran.

“Gue . .gu .. gue . .gue akan menyelamatkan kalian berdua . . “

“Jika hanya memilih 1 ??”Lama sekali Rio terdiam. Ia nampak kebingungan mendengar pertanyaan Ify yang seperti itu. Perlahan Ify menyentuh pipi kanan Rio. Gadis ini menyunggingkan senyumnya.

Perlahan Ify mendekatkan wajahnya dan menyentuhkan bibirnya tepat pada bibir pria yang ada disampingnya tersebut. Dua kali Ify membuat Rio membelakakan matanya. Ia sangatlah tidak mengerti dengan apa yang ada di otak gadis ini.

“Gue akan baik-baik aja dan tidak akan pernah membuat loe khawatir lagi kayak dulu. “ujar Ify setelah melepaskan ciuman kilasnya tersebut. Rio masih diam saja. Ia hanya bisa mengerjapkan matanya beberapa kali.

“Gue gak pernah cemburu kepada siapapun. Karena Nona Alyssa akan selalu percaya kepada Tuan Mario. Okey ???”Ify tersenyum begitu tulus. Senyuman itu bisa membuat siapa saja melayang bila melihatnya. Bahkan Rio saja hampir tidak bisa bernafas melihat senyum mematikan Ify itu.
****
Stadiun Range
20.00 p.m Indonesia

Ify dan Rio turun dari limosin. Rio menggenggam tangan Ify dengan sangat erat. Ia seolah mendapat banyak energy dari kekasihnya itu. di tangan kanan Ify ia sudah memegang pistol dan ditangan kiri Rio pun seperti itu.

“ready ??”

“Hmm . “jawab Ify mantap. Mereka berdua pun berjalan untuk memasuki kolam utama yang sudah dipastikan akan terdapat banyak cobaan dan rintangan yang akan mereka berdua lalui.

****

Gabriel melihat laptopnya dimana laptop tersebut sudah tersambung dengan semua kamera cctv di tempat ini. gabriel tersenyum licik melihat Rio dan Ify yang sudah mulai berjalan mendekati tempat ini. gabriel mendekati Agni yang menatapnya tajam. Agni sudah diikat begitu erat. Kakinya, tangannya, mulutnya pun di bungkam begitu erat,. Hanya mata Agni saja yang masih bisa melihat saat ini.

BRAAAAAKKK

Rio mendobrak kasar pintu utama kolam selam ini. Dan dapat mereka berdua lihat Gabriel berdiri di ujung sana. Dengan Agni yang berada disamping dia. Ify menatap Gabriel dengan tatapan yang berbeda. Bukan tatapan tajam namun tatapan penuh pertanyaan untuk pria itu.

“Tahan .. “ujar gabriel karena anak buahnya sudah bersiap dengan senajata mereka. Rio semakin mengeratkan genggaman tangannya kepada Ify. Ia benar-benar tak akan membiarkan kekasihnya ini terluka kembali.

“Selamat datang sepasang kekasih yang begitu menyedihkan . . . “

“Loe bukan kak gabriel yang gue kenal dulu “ujar Ify tiba-tiba . Ify perlahan melepaskan genggaman tangan Rio. Rio yang awalnya tak mau terpaksa melepaskannya karena Ify memaksanya.

“Gue gak tau apa tujuan loe ngelakuin ini semua kak . “Perlahan Ify melemparkan pistolnya begitu saja. Rio terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Ify. Bukan hanya Rio. Begitu juga Gabriel.

“Fy loe jangan ngelakuin hal aneh”ujar rio mulai khawit. Namun sepertinya Ify tak peduli. Perlahan gadis ini berjalan untuk mendekati Gabriel. Gabriel yang mulai cemas segera mengeluarkan pistolnya dan menodongkan ke arah Ify yang masih berada jauh disana dan semakin berjalan mendekatinya.

“Loe mau tembak gue lagi kak? Silahkan. . .”ujar ify dengan senang hati. Bahkan Ify masih sempat untuk menunjukkan senyumannya. Ify pun melepaskan jaket antipelurunya dan melemparkannya begitu saja kedalam kolam.

“Loe tega kak sama gue. Loe sangat jahat kak . “Gabriel sedikit tak mengerti ucapan Ify yang satu ini. Begitu juga dengan Rio.

“Loe takut kak?? Gak usah takut. Gue masih tetep Ify yang dulu. Bukan kayak loe yang berubah jadi ruba jahat yang gila akan harta. Cisshh . . “kini tatapan gadis ini berubah menjadi tatapan yang begitu menakutkan. Gabriel berulang kaling menelan ludahnya karena tatapan ify itu.

“Kalau tau loe seperti ini. Nyesel gue dulu pernah suka sama loe kak “mendengar ucapan ify seperti itu membuat gabriel mematung. Jujur sama ia sama sekali tak tau bahwa ify pernah menyukainya. Dulu memang ia dekat dengan Ify dan hanya menganggap gadis itu sebagai adiknya.

“Loe mau pistol gue?? Nih . .”Ify mengeluarkan semua pistolnya dari sakunya. Dan melemparkannya begitu saja ke arah gabriel. Kini jarak diantara Ify dan Gabriel tidaklah jauh. Fy melirik ke arah Agni yang sepertinya menghawatirkan dirinya. Ify melihat Agni seperti itu jadi ingat saat dirinya juga pernah diculik dulu,

“Loe dulu pernah janji bakal ngelindungin gue kan kak ?? Tapi kenapa sekarang loe pingin nyawa gue ?? bahkan semua harta gue kan ??cisshh . . “melihat Ify yang semakin mendekat seperti itu. Rio pun perlahan ikut berjalan menyusul Ify. Ia tak mungkin membiarkan kekasihnya melakukan hal bodoh lebih jauh lagi.

“Kenapa loe gak bisa jawab kak? Apa otak loe udah ke setting sama yang namanya uang uang uang ?? “gabriel segera mengontrol kesadarannya. Ia tak boleh termakan dengan omongan gadis itu yang seolah menghipnotisnya,

“ Gue bukan gabriel yang dulu!!!!”ujar gabriel tajam. ia siap saja menembakkan pistolnya ke arah Ify.
Ify tak berjalan lagi. Ia menunggu Rio yang perlahan mendekatinya. Namun melihat Rio dan Ify semakin dekat membuat salah seorang anak buah gabriel tak sengaja melepaskan pelurunya yang mengarah ke arah Ify.

DOOOOORRRRR

BRAAAAAKKKKKK

DOOOOORRRR

DOOOOORRR

DOOOOORRRR

DOOOOORRRR

DOOOOOOOORRR

DOOOOORRR

Saat itu juga Ify di dorong kasar oleh Rio menyebabkan Ify terseungkur. Rio pun segera melepaskan pelurunya untuk menembakki seluruh anak buah gabriel yang begitu banyak. Dengan dua pistol ditangannya Rio mencoba menembak setiap sasaran dan menjauhi bahaya yang menyerangnya.

Rio tak fokus kembali kepada Ify. Ia tak melihat Gabriel yang langsung menyeret Ify saat ify terseungkur tadi. Gabriel segera mengikat tangan Ify kebelakang sebelum gadis ini memberontak. Ify pun memilih tak melawan.

Gabriel mendudukan Ify dikursi dan segera mengikat gadis ini sama halnya seperti Agni. Namun hanya kaki dan tangan Ify saha yang diikat. Mulut Ify dibiarkan saja terbuka tanpa terbungkam apapun. Namun bagi Ify untuk bergerak saja begitu susah,

“SSTOOOPPP”teriak gabriel dan membuat semua anak buahnya segera menurunkan senapan mereka. Rio sedikit tergores peluru pada lengan kirinya. Rio mengedarkan pandagannya untuk mencari Ify. Namun terlambat kefokusan rio yang terpecah menyebabkan kekasihnya sekarang berada di cengkraman gabriel.

“Kaget ?? Mario ??”ujar gabriel begitu puas saat melihat Rio yang terkejut .

“Mana tablet yang gue inginkan ??? loe serahin tabletnya maka gue akan lepasin Agni . .”

“Lalu Ify ??”protes Rio.

“Loe serahkan atas nama perusahaan loe menjadi atas nama gue dan kekasih loe yang cantik ini pun akan gue lepasin”Rio tentu saja langsung binggung harus berbuat apa saat ini. Karena ia tak membawa tablet yang diminta oleh gabriel.

“Jangan pernah kasih apa yang dia mau”ujar Ify tajam. Begitu juga Agni yang menggelengkan kepalanya keras.

PLAAAAAAALKKKKKKK

“Aww . . “ringis Ify mendapat tamparan kasar dari gabriel. Ify merasakan bibirnya mulai berdarah. Rio melihat ify diperlakukan seperti itu semakin memuncak rasa emosinya. Namun apa daya, semua mata anak buah gabriel mengarah kearahnya dan siap meluncurkan peluru kearahnya.

“Loe sekarang bukan hanya jahat kak. Tapi kasar . Gue rasa loe udah gak punya hati nurani . “

“DIAAAMMM!!!”bentak Gabriel.

“Mana tablet yang gue inginkan ?? Hah??”

“Gue gak bawa”jawab rio santai. Membuat gabriel menatapnya sinus.

“gak bawa??? Loe mau ngelucu disini ? Hahahahahha”

“Loe mau main-main sama gue Mario ?? Hah??”

“Baiklah kalau loe mau main-main dulu sama gue . .”Gabriel memberikan isyarat kepada dua anak buahnya. Dimana kursi Agni diangkat ke ujung kolam. Begitu pun dengan kursi ify. Dan dua kursi itu hanya tinggal satu dorongan saja akan tenggelam kedalam kolam yang dalam itu.

Ify meneguk ludahnya, ia sudah pernah hampir mati karena tenggelam disini. Dan tak mungkin ia mengulanginya lagi. Melihat raut wajah ify, Rio langsung begitu cemas dan ketakutan. Ia tau bahwa kekasihnya itu sedang takut saat ini. Rio mengalihkan pandangannya ke arah Agni, ia melihat Agni yang juga sama ketakutannya seperti Ify. Bahkan Agni malah menangis. Dan itu membuat Rio semakin binggung.

“Tuan Mario . . silahkan mimilih. Mana wanita yang ingin kamu selamatkan saat ini ??”

“Kekasih yang sangat kamu cintai ? atau wanita yang begitu setia kepadamu selama bertahun-tahun dan rela melakukan apa saja demi kamu. Bahkan merelakan perasaannya hanya demi kamu bahagia. Silahkan pilih . . “Rio meneguk ludahnya. Ia begitu kacau saat ini. Bagaimana bisa memilih. Kedua orang ini tentunya sangat penting baginya.

“iel loe jangan main-main dengan nyawa orang”

“Main-main ?? gue gak main-main. Silahkan pilih. “

“Kalau loe pilih Ify baiklah gue akan dengan senang hati melepaskan Ify dan dengan rasa senangnya gue akan harus menjeburkan Agni kedalam. Begitu juga sebaliknya. Itu akibatnya loe tidak menuruti perintah gue !!!”Ify menatap Rio yang mulai binggung dan juga pastinya takut. Gabriel memang tidak akan pernah main-main dengan ucapannya. Dan saat ini baik Rio maupun Ify sudah tak bisa berbuat apa-apa.

“Selamatin dia . “ujar Ify tiba-tiba sambil menolehkan wajahnya ke arah Agni. Rio membelakakan matanya. Agni pun tak kalah terkejutnya. Gabriel pun kaget dengan ucapan gadis ini.

“Dia gak akan berani bunuh gue. Jadi lebih baik loe selametin dia “suruh Ify sekali lagi.

“Gue akan nyelametin kalian berdua !!”tegas Rio. Nampaknya Gabriel mulai muak dengan telenovella yang ada didepannya saat ini.

“Udah cepat loe milih siapa? Gue gak punya banyak waktu ini!!! “

“Gue juga sama kayak loe gak punya waktu. Jadi lepasin cewek ini!!”bantah Ify dengan nada dinginnya.

“Ternyata loe cinta mati dengan kekasih loe itu”

“Daripada loe gak punya hati”balas Ify tak mau kalah dengan pria ini. Gabriel semakin muak dan emosinya memuncak akibat ucapan Ify. Sedangkan rio menuruti apa yang dilakukan oleh kekasihnya itu.

“Loe jangan aneh-aneh Fy!!! “teriak Rio.

“Jadi gue harus ngelepasin siapa??”tanya Gabriel sekali lagi kepada Rio. Namun Rio tentu saja masih binggung.

“Selamatkan dia .. “ucap Ify pelan dengan mata yang menatap Rio begitu lembut. Entah mengapa Ify mengatakkan seperti itu. Dan entahlah apa yang ada difikiran gadis ini.

“Gue gak bisa biarin loe nyerahin nyawa sekali lagi, jangan pernah lakuin hal bodoh lagi. Cukup yang kemarin-kemarin!!”perlahan Rio mencoba berjalan mendekat ke arah Ify Agni dan juga Gabriel. Rio tak sengaja melihat ke arah Agni dimana gadis itu berusaha melepaskan ikatan di kakinya dan ditangannya. Dan terlihat Agni mulai berhasil melepaskan ikatan kakinya. Rio mulai sedikit tenang dan mencoba biasa, Ia mencoba mengalihkan pandangan semua orang agar tidak mengarah ke Agni.

“Stooppp!! Jangan mendekat!!!”teriak Gabriel dan mengarahkan pistolnya tersebut kearah Rio

“Gue akan kasih tablet itu ke loe. Asal loe lepasin Agni dan Ify”

“Lo bawa tabletnya sekarang??”

“Gue akan ambilkan. “

“Hahahaha. Lebih cepat juga jika kalian bertiga mati disini. Mungkin itu lebih memudahkanku untuk mendapatkan semuanya tanpa ada yang menghalangi lagi”ujar Gabriel serius. Ia mengeratkan pistolnya. Dan terlihat bersiap untuk menembak Rio yang perlahan berjalan kembali mendekatinya.

“Gue bilang berhenti!!!!! “

“Mario STOOOOPP atau peluru ini bisa menghancurkan jantung loe!!!”

“MARIOO STOOPPP!!!”namun Rio masih tidak mengindahkan uacpan Gabriel. Ify memekik frustasi. Rio benar-benar mengacaukan semua rencanannya. Ify menatap Rio seolah menyuruh pria itu untuk mundur .

“GUE AKAN TEMBAK LOE !!!”

DOOOOOOOOORRRRRRR DOOOOOORRRRRR DOOOOORRRR

3 tembakkan tersebut berhasil mengenai seseorang dan tepat pada sasaran. Namun Bukan Rio yang terkena tembakkan tersebut melainkan Agni. Agni yang berhasil melepaskan ikatan yang ada ditangan dan kakinya langsung berlari ke arah Rio dan menyelamatkan Rio.
Ify, Rio , Gabriel bahkan seluruh orang yang ada disana begitu terkejut. Sedangkan Agni langsung ambruk didepan Rio.

“Loe bego atau gimana? Dia cewek!!! Loe kalau gak bisa nembak jangan nembak bodoohhh!!!!”teriak Ify yang begitu emosi. Ia langsung dengan kekuatan penuh menarik tali di kaki dan tangannya dalam satu sentakkan saja semua tali itu lepas dri tubuhnya.

Rio mulai sibuk dengan Agni. Ia terus-terusan menyebut nama Agni berusaha untuk menyadarkan gadis ini. Namun Agni terus kejang tak karuan. Darah segar keluar dari dadanya. Peluru yan dimiliki oleh gabriel memang tak main-main. Benar saja darah Agni keluar sangat banyak sekali.

Ify melepaskan sepatunya dan ia mengambil dua pistolnya didalam sana yang ia injak Dengan gerakan cepat Ify segera menembak seluru anak buah gabriel dalam satu tembakkan yang begitu cepat.

DOOOOOOOOOOOOORRRRRRRR

Kehebatan Ify membuat semua anak buah gabriel ambruk tak berdaya. Melihat keadaan yang makin panas. Dan tatapan Ify yang mematikan. Gabriel menjadi takut sendiri. Kini Ify berdiri didepannya sambil mengarahkan pistolnya tepat di kepala Gabriel.

“Gue udah ingin ngasih loe kesempatan. Tapi sepertinya loe gak butuh kesempatan kan kak??”Ify mendekati Gabriel dan lngsung menendang tangan kanan Gabriel sehingga pistol pria ini terjatuh begitu saja. Gabriel mencoba mundur.

“Loe tau ? seberapa berharganya nyawa itu ?? dan saat ini loe ngajarin gue bahwa tidak semua orang membutuhkan nyawa. Dan itu seperti loe !!”

“Loe takut kak??”

“Sangat tidak gue bayangin. Orang yang dulunya sangat gue kagumi., bahkan gue jatuh cinta sama dia. Menjadi seorang pembunuh kelas kakap. Menjadi orang yang gila akan harta. Loe busuk banget kak”

“Sangat sangat busuk!!!”

“Sorry kak. Kesabaran gue udah habis buat loe. Gue gak ada rasa kasihan lagi untuk loe . . “keringat di wajah gabriel mulai merembas . Ia terlihat sangat ketakutan.

“Fy loe gak akan nembak gue kan. Fy . Fy . .”

“Bukan nembak kok kak. Tapi menghancurkan kepala loe !!”

“Fy . . fy . gue bisa jel . . . “

DOOOOOOOORRRRRRRRR

Ify memejamkan matanya. Darah segar pun berhamburan bahkan sampai pada wajah Ify. Ify benar-benar melepaskan pelurunya tepat pada kepala Gabriel membuat Kepala pria itu saat ini sudah tak berbentuk lagi. Tubuh Gabriel pun ambruk seketika itu.

“Loe pantes kak dapetin itu semua . .”

“Maaf . .”Ify melepaskan pistolnya dari tangannya. Ia perlahan membalikkan tubuhnya menghadap ke Rio yang masih sibuk memgurusi Agni.

Dapat Ify lihat wajah Rio yang sangat cemas. Pria itu merobek bajunya dan berusaha menahan darah Agni agar tidak keluar. Ify berjalan mendekat ke arah Rio.

“Kita harus bawa Agni kerumah sakit. Kondisinya sudah sangat gawat!!!”ujar Rio penuh kehawatiran.

“Gue sudah panggilkan ambulance. Sebentar lagi mereka datang”ujar Ify tenang. Sebelum ia datang ke tempat ini sebenarnya Ify sudah menyiapkan semuanya. Baik Polisi maupun ambulance. Karena Ify mengira salah satu diantara mereka baik Rio atau pun Ify pasti tidak selamat. Namun dilain dugaan Ify. Agni lah yang mengalmi itu.

Tak lama kemudian para petugas Ambulance dan banyak polisi berdatangan di tempat ini. Agni segera dibawah kerumh sakit.Rio pun ikut masuk kedalam mobil Ambulance menemani Agni yang tak sadarkan diri. Ify berjalan ke arah luar, Ia hanya melihat saja apa yang dilakukan oleh kekasihnya tersebut.

“Non . Non Ify gak apa-apa kan ??”tanya Bi Ina yang juga berada disana. Perlahan Ify langsung ambruk . Bi Ina yang terkejut langsung menahan tubuh Ify.

Mata Bi Ina membulat lebar saat ia tahu bagian samping perut Ify berdarah dan juga wajah Ify yang mulai memucat.

“Non. Non . .Non Ify , “

Tidak ada yang tahu bahwa waktu Ify dan rio mencoba melawan anak buah Gabriel. Gabriel sempat melepaskan dua pelurunya di tubuh Ify. Gadis itu sempat ambruk namun Ify segera menahan semua rasa sakitnya. Baju coklat tuanya benar-benar menutupi darah yang keluar pada tubuhnya. Tembakkan tersebut berada di samping kiri tubuhnya.

“Ri . . . o . . . . “

Hanya kata terakhir itulah yang diucapkan oleh gadis ini. Ify pun tak sadarkan diri. Bi Ina yang sangat cemas segera memanggil supir untuk membawa Ify kerumah sakit. Dan Ify pun segera dibawah kerumah sakit. Karena kondisinya tak sama buruknya dengan Agni. Apalai Gadis ini sudah menahan rasa sakit dipelurunya begitu sempurna. Sehingga tak ada yang tau.

Bersambung . . . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s