The Soul Of Love – 2

 

The Soul Of Love – 2         

Cast         :  –    Yoo Ryeon-So (OC)

–          Kim Jong In / Kai (EXO)

–          Seok Jin Ah (BTS)

–          Kwan Hyora (OC)

–          Semua member EXO

–          Jung Krystal (Fx)

–          Lee Taemin

Genre       : Romance, Fantasi, Comedy

PG           :  17+

Author     : LULUK_HF  ( @luckvy_s )

Nb            : Cerita ini hanya fiktif belaka, Maaf menggunakan nama-nama para artis korea. Dan ini real dari ide author sendiri tanpa mengcopas siapapun. Dan untuk bertanya tentang cerita ini silahkan comment atau mention di twitter. Dimohon jangan jadi silent reader. Dan minta saran dan comment.nya . terima kasih dan selamat membaca .

*****

            Aku langsung melangkahkan kakiku begitu saja, keluar dari kamar. Dan saat itu juga 12 mata penuh menyelidik menatapku sangat skpitis. Aku sedikit takut melihatnya. Sepertinya mereka mendengar pertengkaran kami.
“Apakah terjadi sesuatu Ryeon-ah??”Tanya Suhu Oppa yang paling menunjukkan wajah kecemasannya.
“Wae? Aniyo. Kenapa wajah kalian tegang sekali”aku mencoba untuk bercanda. Walaupun terlihat sangat aneh.
“Kami mendengar Jong-in berteriak. Apakah kalian sedang bertengkar?”Tanya Baekyun yang selalu penasaran dengan apapun. Aku  hanya tersenyum tak menjawab pertanyaannya. Aku menghelakan nafas sebentar.
“Lusa aku ulang tahun. Tidak bisakah aku meminta kadoku sekarang ke kalian semua ??”ujarku dan membuat mereka seketika membelakkan matanya dan seperti lupa dengan masalahku dengan Jong In.
“Jeongmalyo ?? “kaget semua member. Ekspresi mereka begitu sangat lucu. Dan aku pasti akan sangat merindukkan mereka lagi. Apakah aku masih bisa berbicara seperti ini dengan mereka kedepannya, ? Ahh. Tentu saja bisa. Tapi setahun lagi.
“Apa yang kau inginkan dariku Ryeeon-ah ? Apa kau ingin koleksi topiku? Kau ingin berapa? Satu ? dua ?? atau lima ??”ucapan Chanyeol tersebut langsung membuat semua member membelakan mata mereka. Yah, tentu saja mereka kaget. Bahkan mereka saja tidak pernah diizinkan untuk menyentuh koleksi-koleksi topi chanyeol dan sekarang dengan  mudanya chanyeol menawarkanku untuk memiliki topinya. Aku menggelengkan kepala.
“Aisshhh. Yaa !!  Park Yoda (nama pemeran di film Star Wars yang dijuluki member lainnya mirip chanyeol karena telinganya) Joyongihae (diamlah)!! Ryeon-So tidak mau dengan topi-topi kau yang usang semua. “
“Ryeon-So apa yang kamu inginkan ? Apakah kamu ingin aku mengajakmu jalan-jalan ke sungai Han? Atau kita ke Namsan Tower?”
“Ya !! Kau ingin Kim Jong In membunuhmu hidup-hidup ?”balas Chanyeol membalas ucapan Baekyun yang memang selalu tajam namun membuat yang lannya tertawa. Aku hanya geleng-geleng saja , sebelum Suhu Oppa menawariku Vitamin-Vitaminnya, Kris Oppa menawariku Boneka koleksinya, Sehun menaraiku minum bubble Tea bersama, Chen menawariku sepatu koleksinya, D.O menawariku nachos kesukaanya, Lay Oppa menawariku kata-kata bijaknya dan sebagainya. Aku akan meminta keinginanku sendiri kepada mereka.
“Aku tidak menginginkan sesuatu yang mahal dari kalian. Aku hanya ingin . ..Bisakah kita berforo bersama ? Dan kalian memberiku kado pelukan ?”pintaku dan membuat semua member kembali diam membeku menatapku heran.
“Kalian tidak mau ??”
“Ahhh tentu saja mau. Ayo-Ayo EXO kita foto bersama dengan Ipar kita”ajak Suho Oppa menyadarkan member lainnya. Mereka pun nampak antusias sekali dan mulai berdiri.
“Dari mana dulu ini? Pelukan atau foto dulu ??”Tanya Baekyun yang begitu semangat sekali sambil merapikan rambutnya yang sepertinya baru saja ganti warna.
“Kita foto dulu saja. Kita foto dulu”ujar Chen menenagahi. Aku pun hanya mengangguk saja menyetujui. Karena aku hanya ingin cepat pulang dan pergi dari sini.
“Sunghwan Hyung!!!Manager Hyung !!! Cepat kesini!! Fotokan kita!!!”teriak Luhan dan Sehun bersamaan. Mereka selalu suka melakukan sesuatu bersama-sama layaknya adik dan kakak kandung.
            Dan tak lama kemudian Sunghwan Oppa datang,  Suho Oppa dan Xiumin Oppa langsung menarikku sehingga sekarang aku berada diantara dua angel baik hati ini. Dan lainnya pun mulai berdiri membentuk line lurus.
“Bagaimanakah kita berpose? Apakah kita harus meneriakkan EXO’S SHOWTIME ??”canda Baekhyun dengan berpose seperti slogan acara mereka yang membuat semua member tertawa begitu keras. Aku mencoba untuk ikut tersenyum walaupun rasanya otot bibirku susah sekal untuk ditarik. Mungkin setelah ini mereka akan sangat membenciku. Dan aku harus siap untuk hal itu. Toh, Aku tidak akan betemu mereka lagi dalam wujudku.
            Sunghwan Oppa mulai memegang kamera putih D.O, dan kami semua pun mulai berpose. Sebisa mungkin aku mencoba untuk tersenyum. Dan menunjukkan tatapan kebahagian. Yah, kebahagiaan palsu maksudku.
“hana  . .. .Tul . . Set (1 , 2 , 3)”
 
JPREEEETTT
 
JPREEETTTT
 
JPREEEETTT
 
            Kami mengambil 3 kali foto dengan ekpresi yang lucu-lucu. Mungkin hanya ekspresiku saja yang sama sekali tidak berubah. Setelah itu mereka nampak bersemangat saling bereputan merentangkan tangan mereka. Aku hanya bisa terkekeh ringan. Mereka benar-benar seperti bayi yang ingin dipeluk oleh mamanya. Berbeda sekali dengan charisma saat mereka diatas panggung. Yang begitu menawan, keren, dan membuat setiap wanita dapat meleleh.
“Gomawo Uri Leader Oppa. Jaga kesehatanmu. Dan jaga dongsaeng-dongsaengmu dengam baik”bisikku ditelinganya. Suho Oppa melepaskan pelukanku dengan wajah penuh tanda Tanya. Ia menatapku penuh curiga. Sebelum ia bertanya macam-macam aku segera memeluk Xiuim Oppa yang berada dibelakangku.
“Uri Oppa. Gomawo. “
“Saengil chukae ryeon-ah . Semoga kamu dan Jong In terus bersama”Aku hanya tersenyum miris mendengar ucapan Xiumin Oppa yang paling senang melihat hubunganku dan Jong In. Aku mengangguk saja dan melepaskan pelukannya.
“Yaa!! Park Yoda aku dulu!! Yaa Park Yoda”
“Baekhyun-ah mengalahlah dengan dongsaengmu!!”
“Yaa!!Micheosseo!! Sejak kapan aku punya dongsaeng sepertimu Park Yoda!! Minggir aku dulu yang memeluk Ryeon-so .”
“Ani!!! Aku dulu !!”melihat Baekyun dan Chanyeol berubut seperti itu membuatku binggung. Aku lantas menatap Luhan Oppa yang tersenyum manis ke arahku.
“Oppa . . . Gomawo”ujarku pelan dengan senyuman. Aku berjalan kea rah Luhan oppa dan memeluknya. Luhan Oppa pun langsung membalas pelukanku dengan begitu erat sekali.
“Apakah telah terjadi sesuatu ryeon-ah ??”bisik Luhan oppa pelan. Yah, Luhan Oppa selalu bisa membaca raut wajah seseorang. Ia selalu benar menebak keadaan meskipun aku sudah menyembunyikannya rapat-rapat.
“Aniyo Oppa. “
“Geojimal Ryeon-ah . Aku tahu, kamu bertengkar dengan Jong In ?”
“Mianhae Oppa.”
“Apakah kalian put . . ..”sebelum Luhan Oppa meneruskan kalimatnya aku segera melepaskan pelukannya dan tersenyum ke arahnya. Setelah itu aku berjalan kea rah Sehun yang berada di belakang Luhan Oppa. Sedangkan Luhan Oppa masih dengan posisinya semula. Terdiam binggung bagai patung. Sepertinya bukan hanya Luhan Oppa. Aku dapat merasakan Suho Oppa pun masih seperti itu. Terus menatapku dalam diam. Walaupun aku tidak melihatnya langsung.
“ Uri Maknae ., Boshe’ta (Keren)”pujiku dalam pelukannya. Sehun memelukku begitu erat. Apakah dia tau juga ? . Apakah dia menyadari akan keanehanku .
“Nunna . .. Wae?”benar firasatku. Oh Sehun juga merasakan keanehanku seperti Suho Oppa dan Luhan Oppa. Aku menggelengkan kepalaku dan mencoba tertawa ringan.
“Aniyo. Nunna tidak apa-apa. Kamu jangan membuat ulah hyung-hyungmu . Jaga sikapmu dan berteman baiklah dengan Jong In”ingatku kepada sehun. Namun pria itu hanya diam saja tak merespon kata-kataku. Aku pun segera membalikkan badanku dan memeluk Kris Oppa bersamaan dengan memeluk lay Oppa.
“oppa Jjang!!! Jaga kesehatan kalian. Teteap tampan dan menjadi idola di dunia. Arachi !!”nampaknya dua pria tampan yang tak banyak berbicara ini tak merasakan apapun. Mereka hanya mengangguk dan sama-sama menepuk punggungku. Aku melepaskan pelukan mereka berdua dan tersenyum kea rah mereka.
“Jongdae-ah . . “panggilku membuat pria ini langsung tersenyum dengan senyuman khasnya. Aku begitu mengagumi pria ini, suarannya begitu lembut bahkan sejak ia menindik telinga kanannya membuatnya semakin keren. Dan aku suka itu.
“Saengil Chukae Uri Ryeon-ah . . Saengil Chukae .  . . “ujarnya dalam pelukanku sambil memainkan tubuh mungilku. Aku terkekeh pelan.
“Gomawo Jongdae-ah .. “balasku dan segera melepaskan pelukanku.
“Nunna ?? Kapan aku akan kau peluk??”rengak Tao menunjukkan aegyo.nya yang begitu lucu. Aku pun dengan hangat merentangkan kedua tanganku dan Tao berjalan ke arahku dengan senyum senangnya.
“Aaahhhh. Uri Ryeon-ah . .Saengil Chukae .  .”
“YAA!!! Hyung !!! Baekyun Hyung!! Yaaa !! Wae?? Hyung lepaskan pelukan Ryeon Nunna !! Hyung!!!”Aku hanya diam dalam pelukan Baekyun yang begitu erat. Dimana bukan Tao yang memelukku melainkan baekhyun yang datang dari samping dan menariku dalma pelukannya. Baekyun melepaskan pelukannya sesaat.
“Yaa !! tao-ah Joyongihae!!! Joyongigahe Tao-ah”ancam Baekyun sambil mengangkat jari telunjuknya membuat Tao langsung diam dengan bibir yang cemburut. Aisshh. Apakah aku bisa melihat ekspresi Tao lagi yang seperti itu. Aku harap masih bisa. Aku tidak akan pernah melupakan ekspresi itu.
“Ryeon-ah .  Semoga tetap sehat. Tetap Cantik. Dan jangan bersama Jong In . Putuskan Jong In lebih baik kau bersamaku. Arachi!! “canda Baekhyun yang memelukku kembali. Aku terdiam membeku mendengar ucapan baekyun. Walaupun ia hanya bercanda tapi kata-kata “putuskan” begitu terdengar sakit sekali.
“Ne Baekyun-ah. Aku akan putus dengan Jong In”jawabku sambil memeluk pelukan baekyun. Baekyun langsung tertawa begitu senang sambil menari tak jelas ala octopus bersama Chen.
“Tao-ah . Kemari. Nunna akan memelukmu dengan erat”ujarku kea rah tao yang sepertinya masih kesal dengan ulah Baekhyun. Tao mulai tersenyum kembali dan mendekatiku dengan merentangkan kedua tangannya lebar-lebar.
“URI RYEON-AH . JEONGMAL YEOPPO (sangat cantik sekali)!!”tidak ada Baekhyun Park Chanyeol pun jadi. Itulah pepatah yang selalu diucapkan oleh para member EXO. Kini giliran Chanyeol yang menyerobot Tao dan langsung menarikku kedalam pelukannya. Aku melihat ekspresi Tao langsung berubah Syok dan kaget lebih syok saat Baekhyun yang melakukannya tadi, melihat kejadian ini baekhyun, Xiumin Oppa, D.O, Chen, Kris Oppa, dan Lay Oppa tertawa terbahak-bahak tiada henti menertawakan nasib Tao.
“HYUNG!! JINJA!!!! YAAAA!!! PARK YODA!!!”teriak Tao yang mulai terkena virus baekyun. Mendengar teriakan Tao dengan aksen mandarin khasnya membuat suarannya begitu lucu dan aneh. Para member pun tertawa lebih kencang kecuali Suho Oppa, Luhan Oppa dan Sehun tentunya. Chanyeol melepaskan pelukanku dan langsung berbalik kea rah Tao.
“No , No , No ,(kamu, kamu . kamu)  ulangi sekali lagil. Kau memanggilku apa ? Hah ??”Chanyeol berlagak murka kepada Tao. Ia mendekati tao sambil menunjuk-nunjuk jari telunjuknya. Aku tak menghiraukan keributan lanjutan mereka. Aku lantas berjalan mendekati Kyungsoo yang menatapku.
“Kyungsoo-ah . Uri D.O.  Bisakah kau bernyanyi untukku sedikit”pintaku sambil memeluknya begitu erat.
“Bernyanyi ? Kau ingin lagu apa?”balasnya. Aku terdiam sejenak. Memfikirkan sebuah lagu yang pas untuk kedaanku sekarang.
“Bisakah kamu menyanyikan reff Tell Me goodbye Bigbang?”
“heh??”kaget D.O yang mungkin saja heran dengan judul lagu permintaanku. Dan mungkin juga ia binggung apakah dia hafal lagu tersebut karena memang lagu itu dalam bahasa jepang.
“Bisakah?”
“Arraseo. Aku akan menyanyikannya untukmu”ujarnya. Ia terlihat menghela nafas sebentar. Dalam posisi yang masih memelukku. Kyungsoo mulai bernyanyi.
Tell me goodbye, tell me goodbye ,dakishimeta te wo,Tell me goodbye, tell me goodbye, hanasou boku wo wasureru koto ni jiyuu ni naru nara Baby,Tell me goodbye, tell me goodbye”Dan aku merasakan airmataku mulai jatuh kembali. Bukan hanya karena lirik lagu itu. Namun karena suara Kyungsoo yang sangat lembut. Jujur saja dari semua member EXO yang suarannya paling aku suka adalah Kyungsoo. Meskipun suara baekyun dan Chen juga sangat bagus.
“Gomawo . .”ujarku sedikit keras dan langsung menghapus air mataku.  Agar tidak dicurigai lebih dalam oleh para member EXO. Kyungsoo melepaskan pelukannya dan menganggukan kepalannya serta menunjukkan senyumnya. AKu melirik kearah Sehun yang menatapku tajam, lalu menatap Luhan Oppa yang menatapku lebih tajam dari Sehun, Setelah itu menatap Suho Oppa yang menatapku lebih tajam lagi dari dua HunHan tersebut. Aku menunduk sambil tersenyum.
“Keumanhae . Kasihan Uri Tao . .”ujarku mencoba menghindari ke tiga tatapan maut itu. Aku berjalan kearah tao yang masih terus dibully oleh Baekhyun dan Chanyeol.  Aku langsung memeluk Tao sangat erat.
“Tao-ah . .Nunna sangat menyayangimu. Jaga dirimu dengan baik. Arachi”bisikku dan mendapat anggukan dari kepala Tao.
“Sanegil Chukae Nunna . . “balasnya lagi. Aku mengangguk dan setelah itu melepaskan pelukannya.
“Ryeon-ah. Apakah kau tidak ingin pelukanku?”ujar Sunghwan Oppa yang sudah merentangkan tangannya. Aku mengangguk dan berlari ke pelukannya. Oppa ini adalah Manager Oppa yang paling dekat denganku.  Manager Oppa yang sudah mempertahanku hubunganku dengan Jong In. Membelaku mati-matian dari manager lainnya. Meskipun sekarang aku sudah dekat dengan semua manager anak-anak EXO. Tapi aku selalu lebih nyaman jika dengan Sunghwan Oppa.
“Oppa jaga anak-anak EXO dengan baik. Aku sayang Oppa”
“Ne”balasnya dan perlahan melepaskan pelukanku. Aku berjalan mundur melihat semua member yang mulai menatapku.
“Gomawo. Gomawo untuk kado paling terindahnya. Aku pergi dulu”pamitku dan menyungingkan senyum perpisahan terakhirku kepada mereka. Aku melambaikan tanganku ke mereka. Dan mereka pun membalas lambaian tanganku terkecuali Tiga orang tadi yang masih tetap diam.
“Annyeonghi gaseyo (selamat tinggal)” aku membukukan punngungku sebentar setelah itu membalikkan badanku untung sesegera mungkin meninggalkan dorm ini. Sebelum sesuatu besar terjadi.
*****
Author P.O.V
            5 Menit setelag kepergian Ryeon-so suara barang pecah mulai terdengar dari kamar ruang 1 yang merupakan kamar Kai, Suho dan Chen. Semua member yang baru saja ingin bermain kartu kembali langsung kaget dan menatap kamar ruang 1 secara bersamaan.
“AAAARRRGGHSS!!!!”teriakan Kai membuat mereka langsung berdiri secepat mungkin. Mereka langsung berlarian menuju kamar ruang 1.
“Jong In-ah ?? Kau kenapa ?? Apa yang terjadi??”teriak Suho paling cemas. Ia mencoba membuka pinru kamar tersebut namun percuma. Kamar itu telah diukunci oleh Kai.
 
TOOOKKK
TOOOOOKK
“Jong In-ah !!!! “
“Kai!!!”
“Kim Jong In”
“Buka pintunya!! “
“Jong In-ah Kau kenapa ??”
“Apa yang terjadi ??”
“Jong In-ah!!! “semua member mulai khawatir dan terus meneriakki nama Kai. Mereka menggedor-gedor pintu kamar Kai dengan keras.
“Jong In-ah , Kalau kamu masih mengapku sebagai Manager Hyungmu cepat buka pintunya!!”ujar Sunghwan sang manager yang tak kalah cemasnya dari para member.
“ARRGSSSSHHHHH!!!!!”
 
PYAAAAAAARRRRRR
 
“YAAAA!!! KIM JONG-IN !!!”teriak Suho kehabisan kesabaran dan frustasi dengan apa yang terjadi kepada kai.
“AARRGGGHSSSSSSSSSSSSSSHHHHH!!!!
            Sekali lagi suara teriakan kai begitu sangat kencang. Para member saling menatap satu sama lain. Sehun mulai gemetar. Ia merangkul lengan kanan Luhan .
“Gwenchana. Tidak aka nada apa-apa dengan kai”ujar luhan menenangkan Sehun. Selain dengan dirinnya Sehun begtiu dekat dengan Kai.
“Kita dobrak saja pintunya !”usul Xiumin dan mendapat anggukan dari para member lainnya.
“Semuanya mundur. Biar aku dan tao yang mendobrak pintunya”lanjut Xiumin dan membuat semua member membelah menjauhi pintu kamar. Tao dan Xiuim sudah mulai mengambil ancang-ancang mereka.
“hana , tul, set”
BRAAAAAAKKKK
            Hanya dengan satu dobrakan pintu tersebut terbuka begitu lebar. Dan segera mungkin sang Manager dan para member lainnya masuk kedalam kamar. Mereka hanya bisa membelakakan mata mereka, melihat kamar ini begitu berantakkan. Laptop Kai yang pecah terbelah menjadi dua, dua gelas besar pun sepertinya menjadi sasaran Kai. Bahkan sebuah figura foto berukuran 10×10 hancur berantakkan. Dan kaca besar di kamar tersebut pun pecah dengan banyak darah yang mengalir di serpihan kaca tersebut.
            Para member mulai ter arah ke tangan Kai. Dimana Kai berdiri bersender ke lemari.nya. Dan benar saja tangan kanan pria itu berdarah. Bahkan darahnya terus menetes ke lantai kamar. Lantai putih itu kini semakin dibanjiri dengan darah segar tangan Kai.
“Tao, Chen cepat ambil perlengkapan medis di dapur “
“Kris , Lay ambilkan kompresan”
“Baekhyun dan Chanyeol kalian cepat pergi ke dapur untuk mengambil minuman serta panggil klining service untuk membereskan kekacauan ini.
“Suho bantu aku membawa Kai ke kamar baekhyun dan Chanyeol”
“Ne Hyung”serempak semua member.  Sunghwan Manager membalikkan badan menghadap ke Sehun yang sudah menangis gemetar. Sehun memang paling takut jika ada kejadian seperti ini. Dia pasti akan menangis bila ada hyung-hyungnya yang bertengkar atau Hyungnya yang terluka.
“Luhannie , Bawa sehun keluar dari dorm, Ajak dia makan”
“Shireo!! Wae ? Ada apa dengan Kai? “isak Sehun.
“Xi Lu Han !!”bentak Sunghwan manager keras. Membuat Luhan langsung menyeret Sehun keluar dari kamar. Walaupun Sehun sedikit memberontak tidak mau dibawah keluar.
            Setelah kepergian Sehun dan Luhan, Suho dan Sunghwan manager segera membawa Kai ke kamar sebelah. Mereka tidak banyak bicara dan tidak ingin mengucapkan sata katapun saat ini. Mereka hanya khawatir dengan luka di tangan kai. Darah segar terus saja menetes. Suho terus saja menadahi darah di tangan kai dengan selimutnya yang ia ambil di kamarnya tadi. Sedangkan Sunghwan manager menggiring Kai berjalan. Tatapan Kai benar-benar sangat kosong. Seperti seorang yang sedang kerasukkan.
            Tak lama kemudian, semua member kecuali Luhan dan Sehun berkumpul di kamar ruang 2 yang merupakan kamar dari Baekhyun, Chanyeol, Tao dan Xiumin. Mereka semua membantu Suho dan Sunghwan Manager memgobati Luka Kai. Lay yang dengan sabar menenangkan Kai yang hanya diam saja. Kris membantu Kai untuk minum. Semua wajah mereka penuh ketegangan. Dan berbagai pertanyaan di otak mereka mulai berputar. Apakah semua ini ada hubungannya dengan kedatangan Ryeon-so?.
            Karena yang mereka tau. Kai dan Ryeon-So tidak pernah bertengkar ataupun bercekcok. Apabilah Kai sedang marah pasti Ryeon-So dengan sabar mengalah dan menenangkan emosi Kai. Dan kejadian ini? Sebenarnya apa yang telah terjadi . itulah yang ada di benak para member dan sang manager saat ini.
            Setelah membersihkan dan menutup luka Kai dengan perban semua member hanya terdiam . hening itulah yang dapat tergambarkan di ruangan ini. Baekhyun dan Chanyeol yang biasanya selalu ramai dan pembaca trouble maker di dorm kini hanya bisa diam membeku.
“Ayo kita keluar. Biarkan dia sendirian disini. “
“Suho kamu temani Jong In dikamar.”ujar Sunghwan Manager. Semuanya pun menuruti ucapan sang managaer. Mereka semua keluar dari kamar ruang 2 meninggalkan Kai dan Suho didalam sana.
            Mereka semua berkumpul kembali di ruang tamu. Bisikan-bisikan dan dugaan-dugaan mulai keluar dari mulut mereka. Dan satu nama yang keluar dari mulut para member yaitu “Soo Ryeon-So”.
*****
            Suho dudu tenang di ranjang kasur Baekhyun. Mengawasi Kai yang duduk dengan tatapan kosong di ranjang Tao. Suho tidak berani bertanya untuk saat ini. Karena ia sudah menduga pasti terjadi sesuatu antara Kai dan Ryeon-So. Apalagi mendengar kata-kata Ryeon-So tadi. Benar-benar diluar dugaanya bahwa ini akan terjadi.
“Hyung . . .”Kai mulai membuka suarannya. Membuat Suho kaget dan terpelonjak dari duduknya. Ia segera berdiri dan mendekati Kai.
“Wae? Apa yang ingin kau katakana Jong In-ah ? Katakanlah”ujar Suho yang senang namun tetap cemas tentunnya.
“Aku putus dengan Ryeon Nunna . .”Suho langsung terdiam, kini pertanyaanya sudah terbukti dengan jawaban dari mulut Kai sendiri. Suho tak tega melihat Kai yang perlahan menundukkan kepalannya. Suho dapat melihat tubuh dongsaengnya ini perhalan bergetar.
“Jong In-Ah . . Uljimma ( jangan menangis). Hyung ada disini”Suho segera duduk disamoing kai dan memeluk Kai begitu erat. Dan tangisan Kai memecah begitu saja. Suho menepuk-nepuk pelan punggung Kai mencoba menenangkan dongsaengnya.
“Aku putus dengannya Hyung . .. “
“Arasseo. Araseo Jong In-Ah”
“Wae? Wae Hyung ? Wae? Kenapa dia melakukannya kepadaku? Wae??”Suho terdiam beberapa detik. Ia cukup kaget dengan pertanyaan Kai. Dimana Kai sendiri tidak tau alasan pasti ryeon-So memutuskannya.
“Dia telah berjanji untuk selalu disisiku. Tapi dia  . . . dia . . . . “Kai tak bisa meneruskan ucapannya kembali. Ia hanya bisa menangis dalam pelukan Suho saat ini.
“Menangislah Jong In Ah. Menangis sekerasnya. Habiskan air matamu saat ini juga. Dan setelah itu jangan pernah menangis lagi”Kai mengangguk-anggukan kepalanya mengiyakan ucapan Leadernya. Hari ini begitu menyakitkan dan sangat menyiksanya.
*****
            Sehun dan Luhan kembali ke dalam Dorm. Luhan membawa Sehun untuk membeli buble tea kesukaan Sehun. Walaupun Sehun sama sekali tidak menyentuh minuman itu. Sehun memasuki dorm dengan pikiran sedikti kacau.
“bagaimana keadaan Jong In?”Tanya Sehun kepada semua member yang sedang berkumpul di ruang tamu. Mereka semua hanya menggeleng lemas. Mendakan mereka sendiri tidak tau bagaimana keadaan kai saat ini.
“Suho Hyung sedang ada didalam bersama Kai. Manager Hyung tidak mengizinkan ada yang masuk kesana saat ini kecuali Suho Hyung”jelas Chen kepada Sehun.
“Gwencaha Sehun-ah. Jong In tidak akan apa-apa. Percayalah kepada Hyung”ujar Kris menenangkan maknae mereka satu ini. Sehun mengangguk lemas. Tao menarik Sehun agar duduk disebalahnya. Tao menepuk-nepuk bahu Sehun.
“Sebenarnya apa yang terjadi dengan Jong In dan Ryeon-So ??”kini D.O membuka suarannya yang mendapat sorotan dari semua member yang ada disana.
“Apa yang Ryeon-So katakana kepada kalian tadi ??”Tanya Luhan yang mulai ikut pada topik ini.
“Dia tidak mengucapkan apa-apa kepadaku”serempak Chanyeol dan baekhyun yang hanya mendapat desisisan dari para member lainnya. Tentu saja Ryeon-So tidak mengatakkan apapun. Mereka berdua begitu saja menariknya dan memeluk gadis itu begitu erat sampai tak bisa mengeluarkan satu kata apapun.
“Ryeon Nunna Berkata bahwa dia menyanyangiku dan menyuruhku menjaga diriku dengan baik”kini Tao membuka suarannya.
“Dia berkata kepadaku dan Kris untuk selalu jaga kesehatan dan berkata bahwa kita adalah idol tertampan “jujur Lay dengan wajah inocentnya membuat semua member yang ingin tidak percaya menjadi sangat percaya.
“Ryeon Nunna mengatakkan bahwa aku tidak boleh membuat ulah lagi kepada Hyung”lirih Sehun lemas.
“Hyung yang mana maksudmu ??”goda Baekhyun dan mendapat tatapan tajam dari semua member.
“ bakehyun-ah . . .”desis Xiumin sedikit mengancam.
“Mianhae Hyung”sahut Baekyun secepat mungkin. Ia hanya ingin mencoba menyairkan suasana ini.
“Dia meminta maaf kepadaku”ujar Luhan dan langsung mendapat sorotan para member.
“Apa maksud dia ?”Tanya Xiumin yang mulai penasaran begitu juga dengan para member lainnya.
“Molla(tidak tahu)”jawab Luhan yang memang tidak tau.
“Kalian tau apa permintaan Ryeon-So kepadaku ??”kini terakhir giliran D.O yang membuka suarannya. Ke Sembilan pasang mata itu pun tertuju kepada pria yang memiliki tinggi badan paling pendek di antara member EXO ini.
“Dia menyuruhku menyanyikan Reff Tell Me Goodbye Bigbang Sunbaenim . .”
“HEH??”kaget semua member benar-benar terkejut tentunya. Dan semakin mendapatkan jawaban dari rasa penasaran mereka.
“Asssa!! Aku tahu sekarang!! Aku tahu sekarang!! “teriak Baekhyun yang mulai sedikit berlebihan.
“Ini tdaik waktunya bercanda Baekhyun-ah . . “cerca Luhan melihat kelakuan Baekhyun saat ini.
 
“Anio Hyung. Jinjja!! Jeongmal!! Aku sebenarnya hanya sedang menggoda Ryeon-So dan mengatakkan bahwa dia harus memutuskan Jong In dan memilihku. Dan dengan tenang dia menjawab “ Ne baekhyun-ah , Aku akan putus dengan Jong In” “ ujar Baekyun sejujurnya dan membuat semua member lebih kaget lagi melebihi cerita dari D.O.
“Mereka berdua putus?”Tanya Lay kepada siapapun  yang mau menjawabnya. Namun tak ada yang berani menjawab pertanyaan itu. Karena mereka tidak yakin dengan kesimpulan ini. Mereka hanya bisa saling menatap satu sama lain.
****
            Soo Ryeon-So mulai mengemasi barang-barangnya dengan tangisannya yang sedari tadi tak bisa ia rendam. Matannya sudah sembab dan mengembung sampai-sampai terlihat mulai menyipit dan memerah.
“Jong In-ah . Mianhae . . Jong In-ah Mianhae . . . .”hanya kalimat itu yang terus ia ucapkan dari tadi. Saat ia pulang dari dorm para EXO sampai dirumahnya.
            Mata Ryeon-So tertuju ke sebuah figura ukuran 10×10 dimana didalamnya terdapat fotonya bersama Kai. Foto dimana sebelum kai menjadi seorang artis terkenal. Ryeon langsung memeluk foto tersebut dengan sangat erat.
“JONG IN-ah !!! KIM JONG IN!!!”teriak Ryeon-So sangat kencang bercampur dengan tangisannya.  Tubuh gadis ini bergetar hebat.
 
BRUUUKKK
 
            Ryeon-So rubuh terduduk di lantai. Ia terus saja menangis. Meremas-remas dadanya yang terasa sakit sekali.  Hubungan yang ia bangun 4 tahun lamannya berakhir seperti ini. Berakhir begitu menyedihkan dan tak jelas.
“Mianhae Jong In-ah. Mianhae .  Maafkan aku . Maafkan Aku . Maaf . .. .”
“Ya Tuhan kenapa rasanya sakit sekali. Rasanya benar-benar sakit!! “
“Apa aku harus mati saja Tuhan ?? Sakit sekali rasanya !!!”remasan tangan kanan Ryeon-So pada bajunya semakin ia eratkan. Ia tak peduli kukunya mencakar sedikit kulitnya. Rasa sakit di hati dan dadanya benar-benar merasuk di setiap sel yang ada ditubuhnya.
“Omma. . Appa . . . Tolong Ryeon-So. Omma . . Appa !!! “
*****
            Tanpa Ryeon-So sadari , seorang laki-laki sudah bersembunyi di balkon kamarnya. Ia menatap tajam kearah gadis ini. Matanya begitu memerah menunjukkan rasa kemarahannya. Namun di sisi tatapan lain, penuh kelembutan yang tersembunyi.
“Ryeon-ah . . . Jangan menangis . . Aku mohon  . .. “
“Aku bisa menjagamu lebih baik daripada Jong In. Lihatlah Aku Ryeon-ah. Anggaplah Aku sahabat sejak kecilmu”
“Ryeon-ah . Jangan menangis. Uljima . Uljima Ryeon-ah . . “
            Setelah itu pria tersebut yang tak lain adalah Seok Jin Ah segera pergi dari balkon kamar Ryeon-So . ia tidak kuat melihat gadis yang sudah ia cintai sejak kecil itu menangis seperti itu. Walaupun jika diharuskan untuk jujur, hatinya lebih sakit lagi. Dimana ia harus merasakan cinta bertepuk sebelah tangan. Dan selalu pura-pura tersenyum dan ikut senang saat gadis itu menceritakkan tentang sosok Jong In kepadanya.
            Sakit bukan ? Jika seseorang yang kau cintai menceritakkan tentang pria lain dan pria itu adalah pacar gadis dari yang kau cintai ? !! Cinta memang membuat orang gila !!.
*****
            Malam hari di dorm EXO. Semua member telah tertidur tenang. Kejadian pagi tadi benar-benar cukup mengejutkan bagi seisi dorm.  Baekhyun, Chanyeol, Xiumin dan Tao harus merelakan kamar mereka digunakan oleh Suho dan Kai. Mereka memilih ikut tidur dikamar member lainnya. Walaupun harus sedikit sempit-sempitan.
            Di sisi lain, di kamar ruang 2. Kai masih terjaga . Matanya tak dapat ia tutup. Rasa mengantuknya yang biasa sellau datang kini tiba-tiba menghilang begitu saja. Sedangkan Suho sudah tidur begitu lelap di ranjang baekhyun yang berada di sebelah ranjangnya.
            Kai perlahan berdiri dari kasur, ia tak ingin membangunkan Suho yang terlihat sangat kelelahan akibat menjagannya. Kai berjalan kea rah pintu kamar. Kai perlahan keluar dari kamar. Petang dan sunyi itulah yang ia temukan di luar kamar dan di ruang tamu .
            Kai berjalan menuju ke dapur, Namun ia mendapati seseorang yang tertidur pulas di sofa dan di bawah lantai. Kai sedikit iba melihat Manager Hyungnya dan juga Chanyeol tidur di lantai dan sofa. Dimana Chanyeol diatas sofa dan Manager Hyung dibawah lantai dengan beralaskan selimut tebal.
KLEEEKKK
            Suara pintu kamar terbuka, membuat Kai membalikkan badanya. Ia melihat sosok Sehun keluar dari kamar dengan mata yang masih terjaga. Sehun pun sama kagetnya seperti Kai. Mereka saling bertatapan dalam diam cukup lama.
“Apakah kau lapar ??”kai membuka suarannya. Ia cukup hafal dengan maknae satu ini yang selalu mencari makanan di kulkas atau di lemari makanan. Sehun selalu mudah lapar di malam hari sama seperti Chanyeol dan Luhan.
“Ne . .”jawab Sehun sedikit canggung. Mereka terdiam kembali.
“Sepertinya Manager Hyung sudah mengunci kulkas dan lemari makanan. Tapi aku punya satu bungkus ramen di tasku  “ujar Kai kembali. Sehun perlahan berjalan mendekati Kai .
“Wae? Apa yang terjadi sebenarnya ??”Tanya Sehun dengan maya sedikit sayu. Mendengar pertanyaan Sehun, Kai hanya bisa membalas dengan senyum kemirisan. Tatapan matanya mulai terjatuh kebawah.
“Molla. .”
“Arasseo Kim Jong In. Arasseo “Sehun menepuk-nepuk bahu Kai pelan. Membuat tubuh Kai mulai gemetar kembali.
“Aisshh . . “desis Kai karena air matanya tak senagja terjatuh kembali. Ia segera menghapusnya.
“Apakah kau ingin aku buatkan ramen ?”tawar Sehun imembuat kai langsung menatapnya.
“Kau sedang tidak ingin mengajakku bunuh diri kan ??”canda Kai yang mencoba kembali seperti semula. Sehun pun ikut terkekeh. Setidaknya ia sedikit tenang Kai tidak apa-apa.
“Kajja . Kita buat ramen . Dan mati bersama-sama jika ramen buatanku sangat mengerikkan”
“SHIREO!!! Aku belum membuat album soloku. Jangan pernah mengajakku untuk mati bersamamu!!”tolak Kai tegas namun dengan suara yang pelan takut Manager Hyung dan Chanyeol terbangun. Sehun terkekeh kembali. Kai pun ikut tertawa juga. Walaupun tawa kedua pria ini terlihat sangatlah canggung.
*****
            Malam ini juga Ryeon-So memutuskan untuk ke Gangwon-do . lebih tepatnya ke gunung Seorak . Ia sudah mempersiapkan semuanya. Mempersiapkan batin dan jiwannya. Dan pastinya kedua orang tuannya sudah menantinnya. 5 jam lagi usia 23 tahunnya akan datang. Ia tidak ingin menyesalinya seumur hidupnya. Dan inilah pilihannya.
*****
            Ryeon-So sudah berdiri tenang diatas batu besar yang langsung tersinari oleh bulan purnama malam ini. Ditemani Omma dan Appa.nya yang berada disampingnya.
“Aku sudah siap Omma. Appa . . . . “jwab ryeon-So atas pertanyaan sang Ayah.  Sang ayah menatap anaknya kembali. Dan menjelaskan lebih detailnya bagaimana persembahan ini akan berlamgsung.
“Mwo ?? Aku tidak boleh menyebutkan identitasku sebenarnya ? tidak ada yang boleh tau sebenarnya aku ini siapa ? Dan aku juga tidak tau siapa yang akan menerima jiwaku ? Bagaimana kalau yang menerima jiwaku adalah orang amerika ? Atau orang  .. Orang menyeramkan ??”Ryeon-So mulai ketakutan. Namun sang Ibu memangi tangannya dengan lembut.  Sang ibu mengatakkan bahwa tidak akan terjadi apa-apa kepadanya. Karena kedua orang tuannya akan selalu menjaga Ryeon-So apapun yang terjadi.
“Gomawo Omma. Gomawo Appa … “
            Bulan purnama pun sudah berada tepat diatas , Persembahan pun akan dimulai. Ryeon-Soo perlahan memejamkan matannya rapat-rapat. Mencengkram erat kedua tangannya. Ia begitu sangattakut saat ini. Namun ia harus siap dengan apapun yang terjadi.
            Omma, dan Appa Ryeon-So saling berpandangan mereka berdua langsung berpelukkan tanpa sepengetahuan Ryeon-So. Satu kebenaran yang tidak diketahui oleh Ryeon-So adalah nyawa ayah dan ibunya lah pertaruhan utama. Mereka berdua rela menyerahkan nyawa mereka untuk kebahagiaan sang anak. Ayah dan Ibu Ryeon-So begitu menyayangi Ryeon-So , Apalagi saat Ryeon-So menceritakan tentang Kai. Rasanya hati mereka sebagai orang tua ikut senang. Belum pernah mereka melihat Ryeon-So sebahagia ini bersama dengan Kai.
            Dan ritual persembahan pun dimulai. Tangan Omma dan Appa Ryeon-So menyentuh kaki Ryeon-So. Setelah itu membaca satu mantra mematikan untuk mengantikan nyawa mereka dengan sebuah raga baru. Dan untuk menjadikan Ryeon-So manusia seutuhnya nantinya.  Sebuah kilatan sinar besar masuk melalui ubun-ubun kepala ryeon-So. Tubuh Ryeon-So menegang seketika. Matanya masih tetap ia pertahankan agar tertutup. Walau pun tubuhnya terasa seperti tersengat listrik dalam watt yang besar sekali.
 
DIAAAAAAAARRRRR!!!!
 
AUUUUUUUUWWWWWWWWWW AAUUUUUUUWWWWWWW
            Suara Aungan dari semua serigala di hutan ini terdengar begitu keras dan meggemuruh. Menandakan bahwa suatu besar telah terjadi dan meninggalnya salah satu keluarga mereka. Dan itu adalah kedua orang tua Ryeon-So.
****
            Keesokan hari, semua member dibuat kaget dengan cemas serta takut. Karena suhu tubuh Kai yang begitu panas sekali. Bahkan keringat ditubuhnya bagaikkan orang yang selesai mandi. Manager Hyung dengan sabar mengompres kening Kai. Lay dan Chanyeol dengan telaten memijati kaki Kai yang terus bergerak tak beraturan. Nafas Kai pun mulai menderu hebat.
 
“Yoo Ryeon-So . . .Ryeon-ah . . Kajimma !!! Kajimma (jangan pergi)”
 
“Ryeon-ah !! Ryeon-Ah . . “Kai terus-terusan memanggil nama Ryeon-So. Kepalannya terus bergerak tak tenang. Kedua matanya masih tertutup rapat. Padahal Suho dan kris sudah berusaha membangunkannya. Namun Kai tidak mengindahkan suara kedua hyungnya. Melainkan terus menyebut nama Ryeon-So.
 
“Ryeon-Ah . jeongmal Saranghae!! Kajimma !! Kajimma Ryeon-ah!!! “
 
“Ryeon-Ah !!! Ryeon-Ah!!!! “
 
            Manager Hyung sibuk menelfon dokter dan menelfon para manager lainnya. Keadaan Kai benar-benar sudah diluar dugaan mereka. Suhu badan Kai sampai melebihi 45 derajat celcius. Suhu yang tak normal bagi manusia.
“Ada apa dengan Kim Jong In ? Kenapa dia bisa sakit ??”seseorang tiba-tiba datang dan langsung masuk kedalam kaamr. Orang tersebut tak lain adalah Lee Taemin sahabat paling dekat Kai.
“Ryeon-ah. Ryeon-Ah . Ryeon-Ah .. “Kai terus saja memanggil nama gadis itu tiada henti.
“Ada apa sebenarnya ?”Tanya taemin kembali karena tidak ada yang menjawab pertanyaanya. Taemin duduk disebalah Kai menggantikan Suho yang tadinya mengompres dahi Kai. Taemin perlahan menyentuh tangan Kai.
“Aww . . “taemin dengan cepat menarik tangannya kembali. Panas yang ada di badan kai sangat luar biasa panasnya.
“Kenapa dia terus memanggil nama Ryeon Nunna? Apa yang terjadi dengan mereka berdua ??”
“Mereka putus Hyung”jawab Sehun akhirnya. Taemin membelakakan matannya.
“Mwo ? Jeongmalyo ?? Jinjja?? “Semua member EXO mengangguk lemas. Taemin hanya bisa menghembuskan nafas beratnya. Tentu saja ia tahu hubungan Kai dengan Ryeon-So. Taemin adalah orang pertama yang Kai ceritakan bahwa ia sedang menyukai seorang gadis yang tak lain adalah Ryeon-So. Dan taeminlah orang yang pertama kali menertawakan Kai karena sahabatnya itu suka dengan seorang nunna (perempuan lebih tua dari mereka).
            Taemin tau bahwa Kai sangat mencintai gadis itu, Bahkan lebih dari mencintai dirinnya sendiri. Kai pernah berkata kepada Taemin dihidupnya saat ini. Yang menjadi nomer satu adalah keluargannya, Kedua Temin, Ryeon-So dan EXO member dan ketiga adalah Fans-fans.nya. Ketiga bagian itu adalah pegangan kuat bagi Kai untuk terus maju dan semangat dalam menjalani semua aktivitasnya.
“Dokter sudah datang. Ayo kita bahwa kai ke rumah sakit”ujar Sunghwan yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar bersama orang-orang berbaju putih dengan membawa sebuah tandu. Taemin dan Suho membantu mengangkat tubuh Kai keatas tandu tersebut dengan hati-hati.
“Kalian semua harus menghadari wawancara dan pertemuan singkat dengan fans hari ini. Tak Yongjun Hyung yang akan mengantar kalian semua. Agar tidak terjadi kecurigaan. Sehun, Luhan, dan Xiumin  tetap di dorm bersama . Apabilah ada pertanyaan dimana member lainnya kalian serempak menjawab mereka ada schedule lain. Mengerti!!”
“Ne Hyung “serempak para member.
“Suho aku serahkan semua kepada kau. “
“Ne Hyung”
            Sunghwan manager dan ditemani Taemin segera mengikuti dimana Kai akan dibawah. Mereka berdua ikut masuk kedalam ambulance mengantarkan Kai kerumah sakit. Sedangkan member lainnya mulai siap-siap untuk acara jumpa pers.sedangkan Sehun, Luhan dan Xiumin hanya bisa terdiam duduk di sofa melihat para member lainnya sibuk mengemasi barang-barang mereka.
*****
            Sehun yang merasa bosan di dorm mu
“lai berjalan ke kamarnya untuk mengambil ponselnya. Sehun mencoba menghubungi seseorang.
“Nomer yang anda tuju sed .. . “
“Aishh!!!”desis Sehun kesal. Ini sudah ke 20 kalinya ia mencoba menghubungi orang itu.
“Siapa yang kau hubungi sehunnie??”Tanya Xiumin yang penasaran.
“Ryeon Nunna .. .”
“Tapi telfonku sama sekali tidak diangkat oleh Ryeon Nunna”
“Sebenarnya ada apa dengan mereka ? kenapa mereka tiba-tiba puts seperti ini ?”ujar Luhan yang masih binggung dengan kejadian ini.
“Apakah kita harus kerumahnya sekarang ??”usul Sehun yang tak bisa berfikir lagi ,
“Anio !! Bahaya jika ada yang menyadari kita berada di luar. Cetizen saat ini begitu selidik. Sekali kita cerboh maka bom besar akan meledak menghantam kita”ujar Xiumin tak menyetujui usulan Sehun. Sehun langsung merebahkan diri di samping luhan. Mereka bertiga hanya bisa diam kembali.
****
            Kai langsung dibawah ke kamar rawat tanpa ke UGD terlebih dahulu. Rumah sakit ini sudah melakukan kerja sama dengan pihak SM entertainment. Jadi jika ada salah satu anak asuh dari SM yang sakit langsung akan dibawah ke kamar khusus untuk disembunyikan dari public. Beginilah kehidupan dunia selebritis. Semuanya harus serba privasi dan rahasia tanpa diketahuio oleh publik.
            Taemin masuk ke dalam rumah sakit lebih lama setelah Kai dan Manager Sunghwan. Taemin menggunakan topi dan maskernya agar tak ada yang mengenalinya. Kai pun saat dibawah masuk sengaja seluruh tubuhnya ditutupi dengan kain putih agar tidak ada yang mengetahuinya.
            Taemin cukup hafal dengan rumah sakit ini. Ia sendiri sering memeriksakan kesehatannya disini atau jika ia mengalami cedera di kakinya. Taemin menaiki lift untuk sampai ke lantai 5. Dimana ruang khusus itu berada.
            Langkah Taemin berhenti disalah satu ruang VVIP kelas paling mewah yang terletak bersebrangan atau berhadapan dengan kamar khusus pribadi SM entertainment. Taemin melihat seorang gadis yang tergeletak diatas ranjang putih dengan pakaian rumah sakit dan begitu banyaknya alat medis yang berada di tubuhnya.  Taemin dapat melihat jelas karena kebetulan gorden kamar ini terbuka begitu saja.
“Anyeonghaseo . Lee Taemin-ssi .. “sapa seorang dokter perempuan yang merupakan dokter ahli penyakit dalam yang cukup dikenal oleh anak-anak SM. Dimana dokter ini yang biasanya menangani para anak asuh SM.
“Eh ? Anyeonghase Gihwa Uisa Seosangnim (dokkter)”balas Lee Taemin yang sedikit terkejut dengan kedatangan dokter ini yang muncul seacara tiba-tiba.
“Apa yang sedang kau lihat? Bukankah kai baru saja dibawah masuk kedalam sana”ujar Dokter Gihwa sambil menunjuk ruangan yang ada didepannya .
“Ne seosangnim. Arasseo . .Geunyang . . . Bukankah gadis itu yang koma 4 bulan yang lalu sejak terakhir kali aku mengalami cedera kaki?”Tanya Taemin yang sedikit pensaran. Sang dokter pun menatap kea rah yang dilihat oleh taemin. Lebih tepatnya ke seorang gadis yang tak sadarkan diri itu.
“Ahh . . . Pasien Kwan Hyera . Ne. Pasien itu sangat tidak beruntung.  Hidupnya berada di ujung tanduk. Ia adalah anak tunggal dari pengusaha ternama, Kedua orang tuannya tetap percaya bahwa anaknya akan sadar. Padahal ini sudah hampir genap satu tahun sang anak koma”
“Mwo? Satu Tahun ??”
“Ne. Orang tua gadis itutetap memertahankan sang anak. Mereka tidak peduli dengan berapa biaya rumah sakit yang akan mereka keluarkan.Padahal seluruh organ gadis itu sudah tak berfungsi. Hanya jantungnya saja yang masih tetap berdetak”cerita sang dokter. Taemin menatap gadis itu menjadi begitu iba sekali.
“Padahal dia sangatlah cantik. Pewaris tunggal, namun sepertinya Tuhan member jalan lain kepada gadis itu. Aigo . . .Mianhae Taemin-ssi . Saya jadi ngelantur kemana-mana seperti ini. Kalau begitu saja tinggal sebentar. Saya harus mengambil beberapa obat untuk Kim Jong In”ujar Dokter Gihwa yang perlahan meninggalkan Taemin.
            Sepeninggalan Dokter Gihwa Taemin terdiam kembali dan menatap gadis yang terdiam diranjang tersebut. Sedetik kemudian Taemin hanya bisa mengedikkan bahunya seolah ia tak perlu tau lebih dalam tentang gadis itu. Taemin berjalan untuk masuk ke kaamr rawat Kai.
*****
            Dokter sudah mengeluarkan hasil pemeriksaaan untuk Kai. Kai didiagnosis mengalami penyakit tipes.  Dikarenakan kelelahan dan beban mental yang menurun drastic. Dan sudah pasti itu dikarenakan ia memfikirkan gadis yang bernamakan Ryeon-So.
            Baju Kai sudah diganti dengan baju rumah sakit. Dokter pun memutuskan Kai harus tinggal di Rumah sakit paling sedikit satu minggu sampai keadaannya benar-benar pulih lagi. Dan sampai sekarang kondisi Kai  masih melemah. Dokter sudah memberinya obat penenang sesaat.
“Hyung ? Sebenarnya apa yang terjadi dengan Jong In ?”Tanya Taemin yang benar-benar masih penasaran. Sunghwan Manager hanya geleng-geleng kepala saja dan menceritakkan semua yang ia tahu saja. Taemin pun mulai mendengarnya dengan seksama.
            Setelah mendengarkan semua cerita dari Sunghwam manager , taemin menatap Kai dengan perasaan kasihan dan tak tega.
“Pasti dia sangat tertekan sekarang”simpul Taemin dan diangguki oleh Managaer. Sunghwan
“Sepertinya begitu. Jong In tidak pernah bisa hidup tanpa Ryeon-So”balas Manager Sunghwan.
“Sebenarnya ada apa dengan Ryeon Nunna? Kenapa dia tiba-tiba memutuskan Jong In? Apa mereka sedang ada masalah berat ? Tapi setahuku Jong In tidak pernah bercerita jika ia sedang bertengkar dengan Ryeon Nunna”ujar Taemin mulai binggung sendiri.
“Jangan memaksa untuk mencari jawabannya. Jangankan kau, semua member saja tidak ada yang tau alasan mereka berpisah”ujar Manager Sunghwan menjawab ucapan Taemin tadi. Taemin hanya bisa menghembuskan nafas beratnya. Menunjukkan sedikit kekesalannya.
“Kembalilah ke dorm kamu. Bukankah kamu setelah ini ada schedule dengan anak-anak Shinee lainnya,”
“Aku masih tidak tega meninggalkan Jong In . “lirih Taemin yang memang berat sekali untuk pergi.
“Jong In tidak akan apa-apa. Jika ia sudah siuman. Aku akan segera menghubungimu. “
“Ne Hyung. Gamsahamnida . . “
“Ne “
            Taemin pun memilih untuk pulang, sebelum ia keluar dari rumah sakit ia merapikan jaket, memakai topi dan maskernya terlebih dahulu sebagai penyamarannya kembali. Setelah terlihat bahwa penyamarannya sudah sempurna, Taemin meninggalkan Rumah sakit untuk kembali ke Dorm.
*****
“Ryeon Nunna. Kemarilah . Aku mohon. Jong In sedang sakit . Suhu badannya mencapai 45 derajat”
 
“Ryeon Nunna. Jong In sekarang dirumah sakit “
 
“Ryeon Nunna? Ada apa dengan  Nunna? Kenapa Nunna seperti ini??”
 
“Ryeon Nunna. Kalau Nunna masih menganggap Sehun adalah dongsaeng Nunna. Nunna harus cepat kemari”
 
“Nunna jika dalam satu jam Nunna tidak ke Dorm. Sehun akan membenci Nunna selamannya.”
 
“Nunna !!! Apa kau benar tega melakukan semua ini !!! “
 
“Ryeon Nunna!!! Aku sangat benci denganmu !!! “
 
            Luhan menghembuskan nafasnya melihat semua isi pesan Sehun ke Ryeon-So. Dan semua pesannya sama sekali tak ada jawaban dari gadis tersebut. Luhan menatap Sehun yang sudah tertidur pulsa disampingnya. Luhan tau pasti Sehun saat ini benar-benar kecewa dan marah kepada Ryeon-Soo. Namun entah kenapa Luhan tak bisa membenci atau menyalahkan Ryeon-So. Ia merasa ada sesuatu besar yang disembunyikan oleh gadis itu. Luhan tau betul siapa Ryeon-So. Ia tidak mengenal gadis itu hanya sehari, sebulan atau setahun. Ia sudah mengenalnya sejak 3 tahun lebih. Dan Luhan tau bahwa Ryeon-So sangat mencintai Kai. Seperti Kai mencintai Ryeon-So.
“Apakah harus pergi kerumahmu Ryeon-ah ??”
“Sebenarnya apa yang telah terjadi denganmu ??”
 
Bersambung . . . .
 
Terima kasih bagi yang masih setia membaca. Tunggu Chapter berikutnya ya. Sarangeyo . . .  Dan silahkan follow twitterku @luckvy_s.  Dan minta tolong untuk promosiin cerita ini ya. Terima kasih.

6 thoughts on “The Soul Of Love – 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s