STORY OF DEVIL FAMILY – 6

DIMOHON KLIK LANJUTKAN MEMBACA JANGAN KLIK CONTINUE READING ”

Follow Twitter author @luckvy_s . terima kasih bagi yang udah baca part 6. dan tunggu saja part-part selanjutnya. Silahkan di Like dan Di comment terserah anda. Makasih banyak pokoknya udah baca. Dan bagi yang sudah pesan novel DELOV terima kasih banyak dan ditunggu ya info selanjutnya. Makasih. selamat membaca🙂

 

   STORY OF DEVIL FAMILY – 6

 

http://adf.ly/jl6gm

 

Waktu menunjukkan sore hari, Saat ini Rio dan Ify sudah sampai di pantai Maui. Pantai yang pernah mereka kunjungi 17 tahun yang lalu saat mereka masih menyandang sebagai sepasang kekasih. Baik Ify dan Rio nampak menikmati sepoi-sepoi angin pantai yang sangat tenang.

            Ify membenahkan kaca mata hitamnya. Matanya seolah sedang tersenyum melihat deburan gelombang yang sangat indah sekali ditambah dengan warna langit senja yang sangat cantik.

            Rio menolehkan wajahnya ke sang istri, Ia memperhatikan setiap lekuk wajah gadis itu. Mulai dari alisnya, matanya, hidungnya dan bibirnya semua terlihat sangat sempurna di matannya. Perlahan Rio menarik tubuh Ify ke depan tubuhnya dan langsung memeluk Ify dari belakang. Ify terlihat sedikit kaget dengan apa yang dilakukan suaminya. Namun ia membiarkannya saja. Suasana ini sedang tidak mendukung jika mereka memulai percekcokan. Ify menyandarkan belakang kepalannya di dada Rio. Rasanya sangat nyaman. Dan masih sama seperti saat ia berpacaran dengan Rio.

“Apa kamu ingat 17 tahun yang lalu ?” bisik Rio memulai perbincangan. Ify sedikit terkekeh karena mendengar pertanyaan Rio dengan kalimat yang formal tidak seperti biasannya yang selalu menggunakan loe-gue. Menurut Ify sedikit aneh.

“Hmmm. .”dehem Ify sebagai jawaban atas pertanyaan suaminya.

“Apa loe masih simpan kalung yang pernah gue berikan saat itu?”

“Masih” balas Ify sekali lagi.

“Bagus. . .”

            Keheningan terjadi kembali diantara mereka berdua, mereka terlihat seperti terhipnotis oleh keindahan yang ada di depan mereka saat ini. Rasanya ingin menikmati hidup seperti ini selamannya. Penuh kenyamanan, kedamaian, kebahagiaan tanpa masalah apapun .

“Kenapa loe ajak gue kesini ?” tanya Rio lagi dengan kalimat yang berbeda kembali. Dan Ify nampak lebih nyaman jika Rio menggunakan kata informal dalam perbincangan mereka.

“Mmmm. . Karena gue gak ingin punya suami yang setres di usia muda”jawab Ify dengan wajah yang penuh keyakinan bahwa jawabannya adalah jawaban yang sangat bagus yang ia miliki. Rio mendesis mendengar jawaban istrinya.

“Apa gak ada jawaban yang lebih lagus lagi Nona Alyssaku?”

“Gak ada”jawab Ify dengan cepat membuat Rio hanya bisa melengos pasrah. Ia harusnya ingat bahwa mereka berdua tidak akan lama-lama dalam keadaan yang romantis.

“Ahhhh. Gue punya sesuatu . . “ujar Ify dengan cepat membalikkan tubuhnya menghadap ke Rio dan melepaskan pelukan Rio. Rio mengernyitkan keningnya binggung dan penasaran juga apa yang ingin Ify berikan kepadannya. Karena selama ini Ify tidak pernah memberikan kejutan atau pun hadiah-hadiah kepada dirinnya.

“Gue gak tau sih loe suka apa enggak. “ujar Ify sambil memberikan sebuah kotak kecil yang baru saja ia ambil dari saku jaketnya. Rio menerimannya dengan ekspresi masih binggung.

“Cincin? Loe mau ngajak gue nikah lagi ?”tanya Rio asal. Ify menatap Rio tajam.

“Nikah sama loe sekali aja udah buat gue khilaf. Gimana kalau nikah sama loe du. . “

JTAAAAAKKK

“YAAAAAA!!!!” teriak Ify keras sambil membelai dahinya yang terasa panas dan sakit. Rio mengetok dahinya begitu kencang sebelum ia menyeleasaikan kata-katannya. Rio nampak tidak peduli dan segera membuka kotak kecil tersebut.

            Rio mengeluarkan sebuah kalung putih tanpa gantungan dari kotak tersebut. Ia menatap Ify sebentar lalu menatap kalung tersebut. Merasa binggung kenapa sang istri memberikannya kalung seperti ini.

“Loe pasti binggung kan kenapa gue kasih ini ke loe?”

“Hmm”dehem Rio sambil menganggukan kepalannya seperti anak kecil. Ify tersenyum sebentar ke arah Rio.

“Sama gue juga binggung kenapa gue ngasih ini ke loe”

JTAAAAAKKKK

“YAAAAAA!!!” sekali lagi Rio mengetok dahinya tanpa ampun. Ify menatap Rio tajam tatapannya terlihat ingin menerkam pria di depannya ini.

“Sini kalau gak suka!! “kesal Ify dan langsung merebut kalung itu dari tangan Rio. Rio terkekeh ringan melihat tingkah Ify yang seperti itu. Sangat mengemaskan. Rio merebut kembali kalung tersebut dari tangan Ify.

“Ngapain loe ambil lagi? Bukannya loe gak suka?”tanya Ify masih dengan nada kekesalannya.

“Emang kapan gue bilang kalau gak suka?” Ify terdiam sebentar. Benar juga bahwa sedari tadi Rio sama sekali tidak menolak pemberiannya tersebut.

“Gue selalu suka apapun yang loe beri “ujar Rio datar lantas memakai kalung tersebut ke lehernya. Rio merasa kalung itu sangat cocok di lehernya dan terlihat bagus.

            Rio menatap istrinya kembali yang hanya diam saja memandanginya. Nampaknya Ify juga suka melihat kalung itu sangat cocok di lehernya.

“Kenapa loe ngasih gue ini ?”tanya Rio yang masih penasaran.

“Kan udah gue jawab. Gue gak tau! “ jawab Ify dengan nada serius.

“Aneh”

“Gue udah sering denger kok kalau gue aneh”sahut Ify sedikit kesal kembali.

“Udah gini doang di Hawai ??”tanya Rio kepada Ify. Ify tersenyum kaku sambil menggaruk-garung pipinya canggung.

“Gue kira loe mau ngajak gue honeymoon”gumam Rio sedikit pelan namun cukup terdengar di telinga Ify.

“Gue denger bodoh!!”desis Ify dan langsung membuat Rio nyengir di hadapan Ify.

            Mereka berdua terdiam kembali, binggung harus berbuat apa sekarang. Ify sendiri tidak mempunyai planning apapun saat mengajak Rio kesini. Ia hanya ingin mengajak suaminya refreshing sehari dan terbebas dari pekerjaan-pekerjaannya yang membuat sang suami sering tidak tidur.

“Ahhh. Gimana kalau kitamelakukan sebuah permainan??”tantang Ify ke sang suami. Rio menatap Ify dengan dahi yang berkerut.

“Permainan?”

“Yah. Kita melakukan gunting batu kertas 3 ronde. Pemenangnya boleh minta 3 permintaan ke yang kalah”

“3 permintaan?”

“Hmmm” angguk Ify mantap. Rio menunjukkan smirk evil senyumnya.

“Apapun ?”

“App . . . “Ify nampak sedikit ragu untuk hal satu ini.

“Apapun!!”jawab Ify dengan keputusan yang sudah bulat. Ia hanya ingin membuat hari ini menjadi sangat menyenangkan baginya dan bagi Rio.

“Yakin ? Apapun ?”tanya Rio ulang.

“Iyaa. Apapun”

“Oke . Deal!!”

“Deal!!”

            Rio dan Ify nampak bersiap-siap mengambil ancang–ancang sebelum melakukan permainan gunting batu kertas.

“Siap?”tanya Rio member aba-aba, Ify mengangguk yakin. Mereka saling bertatapan dengan mata penuh kobaran tak mau kalah.

“Gunting batu kertas “

“Aisshhh!!!”desis Rio kecewa saat ia mengetahui Ify mengeluarkan gunting dan dirinnya kertas. Ify terkekeh bangga  dan begitu percaya bahwa ia akan menangdari suaminnya. Mereka pun kembali mengambil ancang-ancang kembali.

“Gunting batu kertas”

“YEESSS!!!”

“AISSSHHHH!!! “Rio nampak senang melihat Ify mendesis kesal. Rio mengeluarkan batu sedangkan Ify kembali mengeluarkan gunting. Rio menaik-turunkan alisnya ke Ify mengingatkan bahwa saat ini nilai mereka seri.

“Ronde terakhir. “ujar Rio. Mereka nampak mulai tegang. Padahal ini hanya sebuah pemainan biasa.

“Gunting Batu Kertas “

“YEEESSS!!!”teriak Rio sangat kencang sekali. Tak peduli banyak orang yang mulai melihat kea rah mereka berdua. Ify menghelakan nafas beratnya seberat hari-harinya sebentar lagi. Rio melihat Ify dengan penuh kepuasan. Wajah Ify saat ini bagaikan runtuhan longsor yang terkena banjir.

*****

            Rio menepuk-nepuk bahu Ify berulang-ulang dengan wajah sok pedulinya. Ify menghelakan nafas beratnya lagi lantas mendongakkan wajahnya menatap Rio dengan  tatapan terpaksa.

“Sebutkan 3 permintaan loe sekarang! Cepetan!!”

“Eitsss . . Sabar dulu neng. “

“Mmmm. . .untuk permintaan pemanasan. . Gue ingin. .  . .” Rio terlihat berfikir sebentar. Menimang-nimang permintaan apa yang akan ia berikan ke istrinnya.

“Ahhh. Permintaan pertama gampang banget kok. Cepet loe teriak 5 kali loe cinta sama gue”suruh Rio dengan senyum bahagiannya. Ify pun membalas senyum Rio dengan senyum paksaan dan dengan cepat tanpa fikir panjang melaksanakan permintaan suaminya.

“LOE CINTA SAMA GUE”

“LOE CINTA SAMA GUE”

“LOE CINTA SAMA GUE”

“LOE CINTA SAMA GUE”

“LOE CINTA SAMA GUE”

“Udah. Selesai “ jawab ify enteng dengan senyum bahagiannya. Kini giliran Rio yang hanya menganga tak percaya dengan apa yang barusan ia dengar dan apa yang baru saja dilakukan oleh istrinnya.

“YAAAAAA!! GADIS SETAN!! LOE MAU GUE BUNUH DISINI??”

“Dengan senang hati” Rio memegang dadanya yang terasa sesak sekali untuk mendapatkan udara segar saat ini, Menatap wajah Istrinya yang begitu tak berdosanya membuat ia sangat frustasi saat ini.

“Ulangi seklai lagi. Maksud gue loe harus teriak  gue cinta sama loe. Bukan ka. . . “

“Salah sendiri ngasih insturksi kayak gitu ! Permintaan kedua “ujar Ify dengan cepat. Rio mencoba sabar menghadapi istrinya yang berakal bulus ini.

“Aisshhh. . . .Gak heran keturunan iblis !!”desis Rio tajam.

“terima kasih”balas Ify dengan senang hari. Rio pun harus mengalah saat ini,Ia pun dengan cepat memfikirkan permintaan kedua yang tepat untuk membalas tindak Ify yang sangat membuatnya frustasi tadi.

“Permintaan kedua gue . Selama di Hawaii, Loe harus berbuat baik sama gue, loe harus jadi gadis yang anggu, gak ada teriakan atau bentakkan, gak ada tatapan tajam. Gak main tangan. Loe harus jadi istri idaman seluruh pria di dunia”

“Cisshh. . Permintaan konyol macam apa itu /!! Hah ? Gimana gue bisa tau istri idaman para pria di dunia. Loe fikir gue nikahin satu-satu pria di dunia ini? HAH!!”

“Eisstt. Ini permintaan. Tidak boleh membentak !!”ujar Rio yang nampaknya puas mengintimidasi Ify. Dan dengan terpaksa Ify mencoba menyunggingkan senyumya.

“Istri pintar. Yang baik ya sama suami. “

“Iya “jawab Ify dengan nada sok manisnya.

“Ayo kita makan. Gue udah lapar”ujar Rio dan langsung menarik tangan Ify untuk beranjak dari sana.

*****

            Rio mengajak Ify ke salah satu restoran di dekat pantai. Restorannya terlihat sangat nyaman sekali. Desain interiornya pun sederhana namun sangat bagus. Ify sangat suka dengan tempat ini. Dan tidak banyak juga orang yang makan disini. Mungkin karena tempat ini berada di paling ujung pantai

            Rio dan Ify segera memesan makanan, Perut mereka sudah tidak bisa diajak kompromi lagi. Ify mengetuk-ketukan jarinya beberapa kali di meja. Tidak ada perbincangan antara dirinnya dan Rio. Karena Rio saat ini pun sibuk sendiri dengan ponselnya.

“Fy , Agni barusan email ke gue, kalua tadi pagi ada seorang pengacara yang datang ke kantor kingin bertemu kita berdua”ujar Rio sambil menaruk ponselnya di sakunya kembali. Ify mengernyitkan keningnya.

“Pengacara ? pengaraca loe?”

“Bukan. Gue juga gak tau. Kata Agni penting. Loe mau nemuin dia ? “

“Kapan?”

“Sepulangnya kita dari sini”

“Yaudah. Mungkin juga klien yang ngajak kerjasama”duga Ify dan mendapat jawaban anggukan setuju dari Rio.

            Tak lama kemudian makanan yang mereka pesan pun datang , dan tanpa menunggu lama lagi mereka berdua segera menyantap makanan mereka.

“Habis ini gue ajak loe jalan-jalan”ujar Rio sambil sibuk dengan makananya

“Kemana?”tanya  Ify penasaran.

“Lihat  aja entar “

****

            Setelah makan, Rio benar-benar mengajak Ify ke suatu tempat. Dimana tempat ini sedikit jauh dari pantai. Rio mengajak Ify ke sebuah wahana malam dan terdapat banyak permainan-permainan disana layaknya sebuah pasar malam. Dan mala mini begitu sangat ramai sekali disini.

            Ify terlihat sangat senang sekali Rio mengajaknya kemari. Ify tidak ada henti-hentinya tersenyum melihat banyaknya arena permainan dan games-gemes yang disuguhkan di depan kedua matannya.

            Rio mengandeng Ify dengan erat, Ia pun ikut senang melihat istrinnya begitu bahagia. Walaupun konsep awalnya adalah Ify yang seharusnya membuat hiburan untuknya. Namun untuk Rio melihat Ify tersenyum bahagia itu sudah cukup melegahkan hatinya dan membuatnya kembali semangat melakukan apapun.

“Ayo gue beliin ice cream” ajak Rio dan menarik Ify ke sebuah kedai ice cream kecil.

            Mereka berdua berjalan sambil menikmati ice cream yang ada di tangan mereka. Ify sangat menikmati sekali malam ini bersama Rio. Walaupun terkadang percekcokan kecil terjadi diantara mereka berdua.

“Do you wanna take picture together. Just 10 dollars” seorang pria dengan membawa kemara menawari ke arah Rio dan Ify. Rio menatap Ify sebentar meminta persetujuan.

“Sure”jawab Ify sambil tersenyum. Terlihat wajah juru foto tersebut pun mengangguk-angguk sennag akhirnya mendapatkan pelanggan lagi.

            Ify dan Rio segera bersiap-siap merapikan dandanan mereka. Rio melingkarkan tangannya di pinggang Ify. Mereka berdua menghadap kamera tersebut dengan senyum yang penuh kebahagiaan.

“One . . “

“Two . . “

“Three”

 

JPREEEEETTTT

            Ify langsung menolehkan wajahnya ke arah Rio dengan wajah masih spechless, saat blitz kamera tersebut menyala bersamaan itu juga Rio langsung mencium pipi kiri Ify. Namun tRio bersikap seolah ia tidak melakukan apapun dan segera membayar juru foto tersebut dan mengambil hasil foto tadi.

            Rio tertawa sendiri melihat hasil fotonnya. Wajah ify yang kaget benar-benar sangat lucu disana. Ify dengan cepat berjalan kea rah Rio. Ia sudah tau pasti bahwa wajahnya pasti sangat aneh disana.

“YAAAA!! WAJAH GUE!!!” teriak Ify syok melihat wajahnya yang sangat memalukkan disana. Sedangkan Rio masih saja tertawa.

“Gak usah ketawa loe !! Ini semua gara-gara loe tau!! “ kesal Ify menatap tajam Rio.

“Hahahahhaha. Udah gak usah marah-marah. Gue yang simpen foto ini”ujar Rio dengan seenak hati langsung memasukkan foto tersebut ke sakunya. Ify pun hanya melengos saja.

            Mereka berdua melanjutkan jalan-jalannya kembali. Memutari tempat ini, menikmati pemandangan malam yang semakin indah. Rio benar-benar memanjakkan istrinya seperti tuan putrid disini.

****

DOOOOOORRRR

DOOOOORRRR

DOOOOOORRRR

            Sebuah 3 tembakkan keras langsung membuat seisi orang di wahana ini teriak dan berlarian. Rio dan Ify pun sama kagetnya dengan yang lainnya. Dengan cepat Rio menarik Ify untuk mencari tempat yang aman.

            Rio mengajak Ify bersembunyi di belakang tenda kosong. Rio mencoba mengintip apa yang terjadi disana. Sekitar 20 orang berbaju hitam dan berbadan besar dengan membawa senapan besar terlihat disana. Mereka merampas semua barang-barang pengunjung disana. Dan banyak pengunjung yang pasrah barang-barangnya diambil.

“Ada apa yo?”tanya Ify yang masih mencoba mengatur nafasnya.

“Sekitar 20 orang kayaknya sedang merampok tempat ini fy”ujar Rio yang masih mengintip. Ify membelakakan matannya tak percaya.

“Kok bisa sih ? apa gak ada keamanan? Gak mungkin banget”ujar Ify sangat tidak percaya dengan situasi yang ia hadapi saat ini.

“Ucapan loe itu gak guna sekarang. Kenyataanya itu mungkin banget!:”jawab Rio dengan serius. Rio mengeluarkan dua pistol dari belakang celananya. Dan langsung melemparkan satu pistol tersebut ke arah Ify.

“Waahh. Loe siap sedia banget”

“Gue naruhin nyawa gue sendiri sebagai menantu Bov freedy”balas Rio dengan sengit. Ify pun melengos saja.

“Gue udah lama banget gak megang ini”ujar Ify yang sediki kaku menggunakan pistol yang sekarang sudah berada di tangannya tersebut

“Gak ada waktu buat itu. Peluru didalamnya cuma ada 7. Dan puny ague Cuma ada 7 . Jangan buang sia-sia peluru itu. Atau kita bisa jadi mayat sebelum pulang kerumah”ujar Rio mengingatkan.

DOOOOOORRRR

DOOOOORRR

            Suara tembakkan kembali terdengar, Ify dan Rio langsung mengintip. Mereka sama-sama membelakakan mata mereka saat melihat orang-orang itu menembaki beberapa pengunjung. Ify mulai geram sendiri.

“Sekarang ?”tanya Ify ke Rio.

“Loe ke arah sana. Gue ke arah sini”ujar Rio member instruksi kepada istrinya. Ify pun mengangguk dan segera berlari dengan cepat ke arah barat.

            Rio keluar dari tempat persembunyiannya. Menyembuntikan pistolnya di belakang celanannya. Rio berjalan santai seolah tidak terjadi apapun.

“HEY !! YOU!!! “teriakan tersebut mengarah ke Rio.

DOOOOORRRR

 

DOOOOOOORRR

 

DOOOOOORRRR

 

            Suara tembakkan mulai terdengar dari sisi barat membuat semua mata kea rah tersebut. Dan melihat kelengahan dari orang tersebut dengan cepat Rio mengeluarkan pistolnya dan menembaki orang-orang itu.

 

DOOOORRRR

 

DOOOOOORRRR

 

DOOOOORRR

            Adu tembak pun terjadi saat ini. Rio tidak segesit saat dulu. Mungkin karena faktor umur juga. Rio mendesis kesal saat pelurunya sudah habis. Ia pun segera berlari untuk kearah Ify.

            Orang-orang berbaju hitam tersebut masih tersisa 5 orang. Mereka mengajar Rio seperti anjing gila.  Rio berusaha berlari secepatnya untuk menghampiri Ify. Dan saat Rio sudah melihat Ify sebuah tembakkan mendarat di kakinya.

 

DOOOOORRR

“RIIOOOOO!!!” teriak Ify yang mengetahui suaminya tersungkur akibat kaki kanannya tertembak.

“Catch her!!!”teriak salah seorang pria yang terlihat seperti pemimpin mereka. Ify pun yang masih tercenggang dengan apa yang terjadi dengan suaminya hanya bisa pasrah saat ini. Dua orang menangkapnya dan memegang tangannya. Ify mencoba berontak namun kekuatan dua orang di samping kanan dan kirinya bukan main kuatnya.

            Ify hanya bisa melihat saat ini pemimpin perampok ini mendekati Rio. Wajah kecemasan mulai menyerang gadis ini. Ia sangat takut terjadi apa-apa dengan Rio.

“AAAAGHHSS!!!”jeritan Rio membuat Ify langsung memejamkan matanya tak berani melihat apa yang terjadi dengan suaminya.

            Rio merasakan kakinya semakin panas dan terasa menyakitkan. Pemimpin perampok tersebut dengan ganas menginjak kakinya yang tertembak. Kaki Rio semakin mengeluarkan banyak darah segar.

“What the fu*k you!!! “teriak pemimpin tersebut dan langsung menjambak kepala Rio membuat tubuh Rio tertarik untuk berdiri.

“Who is she ? Your wife ?”tanya Pempimpin tersebut seolah melihat kea rah Ify sebagai santapan yang sangat segar.

“Don’t Touch her!!! “desis Rio tajam melawan pemimpin tersebut.

DOOOORRRRRR

“RIOOOOOOOO!!!!” Jerit Ify kembali saat mendapati suaminya tertembak lagi di bagian kaki kirinya. Dan membuat Rio ambruk sekali lagi. Ify mencoba untuk memberontak namun ia sama sekali ia tidak bisa bergerak.

 

BRAAAAAAKKKKK

 

            Tubuh Ify langsung menegang seketika itu. Pemimpin tersebut dengan bringasnya menghantamkan ujung senapan besarnya ke wajah Rio membuat bibir Rio berdarah. Rio mencoba untuk bangun, Ia menyempatkan melihat Ify.

“Gue gak apa-apa”ujar Rio pelan mencoba tersenyum kea rah Ify. Namun Ify tak bisa dibohongi ia tau bahwa Rio sedang tidak apa-apa saat ini. Ify masih tidak percaya bagaimana ini semua bisa terjadi. Tidak mungkin sekali tempat ini tanpa keamanan seperti ini.

            Pemimpin tersebut mulai mendakati Ify.  Ify mencoba untuk tidak takut. Karena yang ia takutkan hanya tejadi apa-apa dengan suaminya tersebut. Rio mulai cemas, dan mencoba merangkak mendekati Ify. Ia pun sama takutnya seperti Ify, takut jika terjadi apa-apa dengan istrinya.

“DON’T TOUCH HER!!”teriak Rio sangat kencang saat pemimpin perampok tersebut menyentuh pipi putih Ify.

DOOOOORRRRR

“RIOOOOOOOOOOO!!!”

            Tubuh Ify langsung melemas dan bergetar, sekali lagi tembakkan itu kini mengenai bahu kanan Rio, Ify mulai kebingungan.

“Please!! Enough !! Enough !! What do you want ? Please don’t kill my husband ! !!”

“Please don’t do anything again. Please DON’T SHOOT HIM AGAIN!!! “teriak Ify penuh kefrustasian . Ia sudah tak bisa lagi melihat Rio yang terluka seperti itu.

“KILL HIM!! “ujar pemimpin tersebut ke anak buahnya. Pemimpin itu seolah tidak mau tau . ify langsung berteriak histeris saat itu juga saat Rio diseret tanpa ampun oleh dua anak buat orang di depannya ini.

“NOOOO!!! NOOO !! PLEASE DON’T KILL HIM !!! “air mata Ify sudah jatuh begitu saha entah sejak kapan. Ify sangat ketakutan saat ini Ia tidak bisa membayangkan lagi bagaimana jika Rio benar-benar di bunuh disini.

“RIOOOOOOOOO!!!”Teriak Ify sekeras mungkin dan mencoba memberontak. Namun ia sama sekali tak bisa bergerak sedikit pun. Ia masih dapat melihat Rio yang diseret seperti anjing liar.

“I WILL DO ANYTHING WHAT DO YOU WANT !! PLEASE DON’T KILL HIM!! “teriak Ify kepada pemimpin tersebut. Dan nampaknya ucapan Ify menjadi pertimbangan bagi orang itu.

“BRING HIM , HERE !!”ujar pemimpin tersebut membuat Rio diseret kembali ke tempat semula. Ify sedikit legah setidaknya ada yang bisa ia lakukan saat ini dan menyelamatkan Rio yang sudah tak bisa appaun. Ify hanya bisa menangis tak kuasa melihat keadaan Rio yang tergeletak tak berada seperti itu.

“What dou you want ?”tanya Ify mencoba bernegoisiasi dengan pemimpin perampok tersebut.

“Really ? you will do anything ?”

“Sure!!”

            Pemimpin perampok tersebut perlahan berjalan kembali mendekati Rio. Ify mulai was-was kembali. Takut Rio akan di tembak kembali.  Permimpin perampok tersebut mengangkat tubuh Rio sehingga saat ini Rio berdiri walau pun dengan sempoyongan . Karena kedua kakinya sudah tertembak. Rio masih berusaha untuk tersenyum kea rah Ify.

“Kamu gak apa-apa?”tanya Rio dengan suara lemah dan cukup terdengar oleh Ify.

“BODOH !!! “teriak Ify semakin deras isakannya. Bagaimana bisa Rio malah menghawatirkan dirinnya ? padahal Rio sudah sangat terluka saat ini.

“ENGLISH!! PLEASE!!” sinis Pemimpin tersebut dengan tajam.

“Please. Don’t do anything to my husband. I will give you money. Whatever how much do you want”ujar Ify kembali mencoba untuk menyelamatkan Rio saat ini.

“I don’t like money “jawab pemimpin perampok tersebut dengan tenang. membuat Ify nampak binggung seketika.

“So? What .. wh. . what do you want ?”pemimpin tersebut menoleh kea rah Rio sebentar. Setelah itu menatap Ify kembali dengan wajah nampak berfikir.

“I want .  . . . . . ..”

“I want you kiss him”

“HAH??”

 

DUAAAAAAARRRRR

 

DUAAAAARRRRR

 

DUAAAAAAARRRRRRR

           

            Ify langsung mendongakkan kepalannya ke atas saat melihat kembang api bertebaran diatas sana dengn bertuliskan Alyssa I Love You

 

            Ify hanya bisa menganga tak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini dan yang terjadi kepadannya saat ini. Ia langsung terduduk lemas tak beradaya.

            Ia menatap Rio yang saat ini tersenyum ke arahnya dengan keadaan yang sehat-sehat saja dan seolah tidak terjadi apa-apa. Malah yang semakin membuat Ify shock pemimin perampok tersebut pun tersenyum ke arahnya dengan senyum sangat bersalah.

“EVERYONE !! THANK YOU SO MUCH FOR YOUR HELP!!” teriak Rio begitu keras sehingga suarannya dapat terdengar ke segala penjuru di wahana ini. Ify menatap Rio masih dengan wajah speechless dan beanr-benar tak bisa mempercayai ini semua. Dirinya Cuma di kerjai oleh Rio ? .

“Thank you sob,  “ Rio menyalami para perampok-perampok ah bukan perampok melainkan tema-teman Rio yang menyamar jadi perampok.

“Alyssa. I’m so sorry !! “ ujar pria yang saat tadi menyamar jadi pemimpin perampok ini. Ify masih tidak bisa apapun selainkan terdiam disana.

            Dan keadaan wahana pun perlahan menjadi sepi banyak orang yang mulai keluar dari wahana ini. Dengan kata lain semua ini adalah scenario dari Rio. Dimana pria ini telah menyewa tempat ini hanya untuk memberikan surprise kepada Ify seperti ini.

            Rio perlahan mendekati istrinya yang masih lemas terduduk disana. Rio membantu Ify untuk berdiri.

“Gue benci sama loe!!”tegas Ify tajam dan menepis kasar kedua tangan rio dari bahunya. Rio terkekeh melihat wajah kesal Ify yang sangat menggemaskan.

“Ternyata loe cinta banget sama gue ?” goda Rio kepada Ify. Namun Ify masih menatap Rio dengan  tajam. Merasa tidak lucu dengan apa yang Rio lakukan.

“Sumpah gue benci sama loe !! “

“Gue benci sama loe Mario !! “

“Gue benci sama loe !!! “

“GUE BENCI SAMA LOE !!! “

            Rio langsung menarik Ify dalam dekapannya, ia tau saat ini Ify benar-benar marah kepadannya. Ify mencoba memberontak namun Rio mengeratkan pelukannya seolah tidak mau melepaskannya.

            Perlahan Rio mendengarkan isakan ringan Ify. Rio sangat kaget tentunya, ia melepaskan pelukannya dan menatap wajah Ify yang menangis kembali.

“Fy . . . .”lirih Rio yang tidak tau harus apa saat ini. Ify benar-benar menangis sekarang.

“Gimana kalau loe tadi mati ?”

“Gimana kalau tadi itu beneran ?”

“Gimana kalau mereka beneran bunuh loe?”

“Gim . .  .

            Rio langsung membekap mulut Ify dengan ciumannya, Ify  sekali lagi mencoba memberontak dan melepaskan ciuman Rio namun Rio langsung menahan dagunya agar tidak bergerak sedikit pun. Peralahan Ify pun ikut memejamkan matannya. Merasakan lembutnya ciuman Rio di bibirnya. Walaupun ia masih gemetar dengan apa yang terjadi barusan.

            Rio merasakan Ify sudah mulai tenang, perlahan Rio melepaskan ciumannya dan menatap sang istri dengan tatapan sangat lembut sekali. Ify hanya menundukkan kepalannya tidak ingin melihat Rio. Ia masih sangat kesal sekali dengan Rio.

“Maaf . . .”ujar Rio pelan namun benar-benar sungguh-sungguh.

“Gak lucu tau gak yang loe lakuin tadi”

“Gue beneran di pukul tadi!!”ujar Rio mencoba mencari pembelaan.

“Gak sekalian aja loe beneran di bunuh!! “tajam Ify benar-benar kesal.

“hahahahha. Udah jangan ngambek !! Kayak anak kecil “

“Bodoh amat!! Benci gue sama loe !! “

“Eitsss. Permintaan kedua masih berlaku. Ingat!! “

“BODOH!!! “

“Permintaan ketiga gue, Ify harus maafin suaminya. Karena suaminya melakukan ini semua hanya untuk memberikan surprise kepada istrinya”

“Cissshh. .. Gue mau pulang”

            Ify langsung membalikkan badannya dan berjalan meninggalkan Rio begitu saja, Rio terlihat binggung karena Ify benar-benar marah kepadannya. Dengan cepat Rio menyusul Ify dan menarik tangan gadis tersebut.

“Loe beneran marah ?”tanya Rio mulai serius sekarang.

“Yang loe lakuin tadi gak lucu !! Gue gak suka!! “

“Gue kan udah minta maaf. Gue udah jelasin kan. Gue Cuma ngasih surprise ke loe. Lagian gue gak apa-apa kan ?”

“Gak kayak gitu juga surprise.nya. Kalau ternyata beneran gimana ? “Rio tersenyum ringan. Ia mulai tau kenapa istrinya sangat marah sekali saat ini.

“Gue gak akan apa-apa Alyssa”Rio menyentuh kedua pipi Ify dengan kedua tangannya. Menatap gadis ini tepat di matanya.

“Hey!! Tatap gue”suruh Rio dan membuat Ify mau tak mau menatap mata Rio.

“Jangan lakuin itu tadi “ujar Ify sudah mulai tidak menunjukkan kekesalannya.

“Gak akan”

“Janji ?”

“Promise”Rio tersenyum legah akhirnya Ify sudah tidak marah lagi kepadannya. Sebenarnya ia merencanakan ini karena memang ingin memberikan Ify surprise , Dengan menyewa tempat ini, menyuruh temannya untuk mempersiapkan ini semua dan juga menyiapkan pistol mainan dan scenario yang begitu sempurna.  Rio mengira Ify akan sangat senang saat kembang api tersebut meluncur dan terlihat indah di langit. Namun nyatannya gadis ini sangat ketakutan.

“Yaaa!! Berapa uang yang loe keluarin buat ini semua??”tanya Ify skiptis yang tiba-tiba menganti topic pembicaraan. Ify langsung menepis kedua tangan Rio dari pipinya. Rio terdiam sejenak.

“Berapa ?? Gak usah sok kaya loe !! “Rio hanya bisa menggaruk-garuk kepalannya yang tak gatal, Mulai frustasi lagi dengan sikap istrnya yang sangat menyebalkan.

“Gue pakai uang gue sendiri. Gak pakai uang perusahaan”

“Sama aja. Daripada loe buat ini semua. Bayara orang-orang itu mending loe beliin gue berlian, mobil mewah, rumah mewah”omel Ify yang sudah mulai menunjukkan sisi aslinya.

“Kok loe jadi matre sih ?”

“Cewek harus matre !”jawab Ify enteng.

“Teori dari mana itu? Hha?”

‘Nih barusan dari mulut gue “

“Bikin surprise tapi gagal. Udah gitu gak romantis”

“Loe mau yang romantis??”tanya Rio tajam. Emosinya mulai naik lagi gara-gara Ify.

“Iyalah!! “

            Rio menghembuskan nafas beratnya, setelah dengan cepat Ia langsung membopong tubuh Ify begitu saja.

“YAAAA!!!! TURUNIN GUE !! LOE MAU BAWA GUE KEMANAAA!!!”teriak Ify mencoba memberontak. Rio tersenyum evil

“Loe mau yang romantis kan ??”

“Ranjanglah tempatnya . . “

“YAAAAAAAA MARIOOO !!! GUE GAK MAAAUUUUU!!!!!! “

“TURUUNIIINNNNN GUEEEE !!!!!”

******

            Rio dan Ify segera masuk kedalam apartemen mereka. Rio yang memang sering ada pekerjaan di Hawai terpaksa harus membeli sebuah apartemen untuk menginap. Dan siapa tau juga untuk liburan disini. Karena Ify sangat suka sekali dengan pemandangan di hawai.

            Hari ini sangat melelahkan sekali bagi mereka berdua. Dan rasanya mereka berdua ingin segera tidur karena sudah sangat capek.

“Loe mandi di kamar sana, gue di kamar mandi luar:”ujar Rio sambil menyerahkan handuk ke Ify. Ify pun mengangguk lantas berjalan ke arah kamar .

            Rio tidak memilih langsung mandi, Ia memeriksa email di ponselnya terlebih dahulu. Takut ada masalah di perusahaannya karena ia tinggal. Setelah merasa sudah beres semua, Rio meletakkan ponselnya di atas ruang televisi yang berseblahan dengan kamar mandi.  Setelah itu ia memilih untuk segera mandi.

*****

            Rio keluar dari kamar mandi dengan memakai baju santainya yang sebelumya ia ambil dikamarnya. Rio berjalan melewati ruang televisi namun langkahnya langsung terhenti saat melihat Ify sedang asik menonton televisi disana. Namun yang membuatnya menganga bukanlah televisi atau ruangnya. Melainkan sang istri yang hanya berbalutkan handuk dan dengan rambut yang basah  akibat selesai keramas.

“Loe ngapain disana?”tanya Rio skiptis tidak menyangkah dengan ulang istrinya yang tidak sepeti biasanya.

“Loe buta ? lagi nonton gini”jawab Ify enteng tanpa mengalihkan pandangannya dari televisi tersebut.

“Mana baju loe ? Pakai baju loe !! “

“Berisik tau gak loe !! “cerca Ify yang merasa terganggu dengan suara teriakan Rio. Rio mendesis dan langsung melemparkan handuknya kea rah Ify.

“YAAAAA!!”teriak Ify menatap Rio tajam.

“Tutupi tubuh loe “

“Loe kenapa sih ? Gue istri loe kan ? loe juga udah tau tubuh gue kan ? terus ada yang salah ??” Rio hanya bisa mematung mendengar ucapan Ify yang benar-benar tidak seperti biasannya. Gadis itu nampak benar-benar santai dengan yang ia lakukan sekarang. Padahal yang Rio tau selama ini, Ify tidak pernah keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk. Meskipun jika terpaksa gadis itu pasti langsung memakai bajunya.

“Loe gak kesurupan kan ?”

“Gak lah !! “jawab Ify dan konsen kembali kea rah televisi.

“Loe lagi ngerangsang gue ?”mendengar pertanyaan Rio yang seperti itu membuat Ify langsung menjauhkan tubuhnya dan menatap Rio tajam.

“Loe jangan macam-macam. Gue lempar remote ini ke kepala loe !! “ancam ify.

“Mangkannya pakai baju loe !! “teriak Rio sudah frustasi. Ia hanya tidak mau sampai terjadi diluar fikirannya. Karena Rio tidak pernah berani menyentuh tubuh Ify tanpa seizing gadis itu sendiir. Rio benar-benar sangat menghargai Ify dan mencintai Ify begitu tulus.

“Ribet banget sih loe jadi orang “ Ify pun akhirnya mengalah dan tidak ingin memperpanjang perdebatan dengan Rio. Ify segera masuk kedalam kamar dan mengganti handuknya tersebut dengan pakaiannya.

            Rio memasuki kamar setelah memastikan istrinya sudah mengganti baju.  Rio segera memilih untuk berbaring di kasur, karena merasa sudah sangat lelah dan mengantuk. Ify pun menyusul Rio untuk berbaring diatas kasur.

            Ify menoleh kea rah Rio yang sudah  memejamkan matannya. Ify menghelakan nafasnya berulang-ulang. Jujur, ia sudah mengantuk tapi matannya tak bisa ia pejamkan. Ify menatap ke langit-langit kamarnya. Memfikirkan seusatu yang selalu ia fikirkan tiap malam.

“Yo .. . “panggil Ify pelan.

“Hmm. . “sahut Rio hanya dengan deheman. Ia sebenarnya belum sepenuhnya tertidur.

“Kalau kita punya anak lagi gimana ?”Rio langsung membuka matannya dan menatap istrinnya heran.

“Loe beneran lagi kesurupan ??”tanya Rio dingin.

“Enggak. Gue serius nanyanya “Rio hanya geleng-geleng saja mendengar ucapan Ify tersebut.

“Kan pasti sangat menyenangkan , Bima punya adek apalagi perempuan”

“yaudah adopsi aja”jawab Rio enteng.

“Bedalah rasannya. Gue iri sama Sivia . “Ify mulai mengungkapkan isi hatinya saat ini. Rio menolehkan wajahnya kembali kea rah Ify.

“jadi loe pingin ngajak gue bikin anak ?”

“YAAAAAAA!!!”teriak Ify langsung spontan membuat Rio langsung menutup telingannya.

“Budek gue lama-lama kalau dekat sama loe “cerca Rio sinis. Ify melengos saja.

“Gue Cuma bilang ingin . buka. . .”

“Sekarang mau loe apa ? kalau loe pingin punya anak sendiri tidak ngadopsi yaudah buat anak. Gue sih ayo-ayo aja. Gue gak ngerasa di rugiin juga. Kan terserah loe.nya”jelas Rio dengan enteng dan tanpa beban.

“Udah ahh. Gue mau tidur capek!!”ujar Ify tidak mau meneruskan ini semua. Ify segera menarik selimutnya. Rio terkekeh melihat tingkah Ify.

“Fy  . . . “kini giliran Rio yang memanggil Ify.

“Hmmm. .”dehem Ify tajam.

“Yakin ? gak nyesel ? gak mau bikin anak disini!! “

“OGAHH!! “

“Mumpung gak ada Bima , Fy . . “

“TIDUR SANAA!! “

“Fy . . . Mumpung gue gak ngantuk lagi nih “goda Rio yang semakin menjadi

“RIOOO !! DIEM!!! “

“Yaelah Fy. Bikinnya Cuma bentar doang!! “

“Loe ngoceh sekal lagi. Gue usir loe dari sini!!! “

“Yakin Fy ? tawarin gue terakhir nih ? beneran loe gak mau ? Mumpung di hawai siapa tau nanti anak kita dinamain hawai “

“Hawai kepala loe hawai !! “sadis Ify semakin kesal dengan Rio yang semakin menggodanya.

“Hahahahahhahahahaa”tawa Rio sangat kencang menggelegar di kamar mereka berdua.

“Yaudah kalau gak mau. Gue juga gak rugi. Kan yang pingin anak lagi loe” ujar Rio enteng dan mulai menarik selimutnya.

            Ify membuka selimutnya kembali, Dan memposisikan tubuhnya menghadap kea rah Rio. Ify melihat Rio yang sudah memejamkan matannya kembali.

“Yo . . ..”

“Hmmmm”

“Yo”

“Apa ?”

“It . . . It . . .”

‘Loe berubah fikiran ??”Rio membuka matanya kembali dan menoleh kea rah Ify.

“Enggak !! “jawab Ify datar.

“Terus ngapain loe manggil gue ?”

“Ambilin gue minum. Gue haus . “cengir Ify tanpa dosa.

“DASARR GADIS SETAAANNN!!! ‘

Bersambung . .. .. . .

7 thoughts on “STORY OF DEVIL FAMILY – 6

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s