My Teacher Is My Husband – 4

My Teacher Is My Husband – 4

“MTMH”

By : Luluk_HF . Follow >>

Instagram : Luluk_HF

Twitter : “ @luckvy_s “

Fans Page (FP) : “ Lulukhf_STORYS ”

Blog : hyoluluk.wordpress.com

 

****

Hari ini hari minggu, Alys selesai fitting baju pernikahannya. Ia melakukannya dengan sangat dan sangat terpaksa. Ia sedikit merasa bersalah dengan sang mama dan nyonya genji yang begitu antusias mempersiapkan semuannya.

Dan pernikahan dirinnya dan bima sudah ditentukkan 2 minggu lagi. Oh My god ?? . Alys mau tak mau harus menerima takdirnya ini.

“Nek . . “panggil seorang pria yang tak lain adalah Bima. Dimana Bima memang datang belakangan karena harus membagikan udangan pernikahannya kepada keluarga besar keluarga genji.

“Akhirnya kamu sampai juga. Kamu anterin Alys makan siang dulu. Kasihan dia kelihatan kecepan”ujar nyonya genji yang begitu perhatian kepada calon cucu menantunya ini.

“gak kok nek. Alys gak apa-apa”sahut Alys dengan sopan dan memaksakan senyumnya setulus mungkin.

“Iya nek. Bima juga mau sekalian nyari sesuatu. “

“Tante Bima ajak Alys makan siang dulu ya”izin Bima kepada mama Alys.

“Iya hati-hati kalian berdua”ujar Mama Alys yang begitu bahagia melihat kedua calon pengantin ini begitu romantis menurutnya. Alys sedikit mendengus namun mau tak mau ia megikuti Bima yang sudah berjalan keluar dari butik.

****

Alys memakan makannya dengan sedikit tidak nafsu. Ia hanya memain-mainkan dan memutar-mutar spagetti yang ia pesan. Bima sebenarnya ingin bertanya tapi ia takut gadis ini malah kesal kepadanya. Karena seperti yang ia tau bahwa Alys masih belum memaafkannya.

“Gue boleh tanya ?”Bima mulai membuka suarannya.

“hmm.  “dehem Alys malas. Bima menghelakan nafas sebentar dan meminum jus.nya terlebih dahulu.

“Loe terpaksa dengan pernikahan ini ?”

“Oh banget!!”jawab Alys tanpa menunggu hitungan detik lagi. Bima tersenyum sebentar.

“Sudah gue duga”

“Terus ngapain loe masih nanya . isshh . .”desis Alys pelan namun cukuplah terdengar ditelinga Bima. Bima mengeluarkan 2 lembar kertas dan 2 bolpoin dari tas yang ia bawah. Alys mengeryintkan keningnya tak mengerti apa yang dilakukan oleh pria ini.

Bima  menyerahkan satu lembar dan satu bolpoin didepan Alys dan satunya lagi untuk dirinnya. Alys masih tak mengerti dengan maksud kertas dan bolpoin didepannya ini. Melihat ekspresi Alys yang seperti itu Bima mulai menjelaskan.

“Untuk saat ini kita lakukan saja apa permintaan orang tua kita. Sampai nanti 3 bulan atau 4 bulan, aku akan membujuk nenek agar kita bisa bercerai “Alys merasa tiba-tiba ada sebuah cahaya terang yang datang didepannya. Jujur saja sejak pencampakkan alias penolakan yang dilakukan bima dulu Alys benar sangat membenci pria ini.

“Kertas itu tulis 10 peraturan dalam pernikahan kita yang tidak boleh aku lakukan. Dan aku juga akan menulis 10 peraturan pernikahan yang tidak boleh kamu lakukan “

“Baik , Setuju . Deal banget!!”ujar Alys antuasis dan tanpa fikir panjang mengambil kertas dan bolpoin didepannya dan langsung menulis secepat kilat sesuai yang ada difikirannya. Bima hanya bisa tersenyum kecut dan mulai menulis kertasnya sendiri.

Akhirnya setelah 20 menit berlalu, mereka berdua selesai membuat peraturan tersebut. Mereka menukar kertas masing-masing. Bima memilih membaca dahulu peraturan yang dibuat Alys untuknya.

“peraturan yang harus dan wajib ditaati oleh saudara Bima Kahesa Genji . 1. Selama tinggal satu rumah, kita tidak boleh tidur sekamar. 2. Tidak boleh ikut campur masalah satu sama lain. 3. Tidak boleh sok ngatur pasangan. 4. Dilarang memberitahukan siapapun jika antara kita ada hubungan suami istri. 5. Dilarang menyentuh sang istri seujung rambut pun .”Bima terdiam sejenak merasa lucu akan peraturan yang kelima. Alys mengernyitkan kening karena Bima tiba-tiba berhenti membaca peraturan tersebut malah saat ini Bima menatap Alys.

“Kenapa ?? gak usah lihat-lihat. Lanjutin baca”sewot Alys .
“Cishh. Apa yang bisa disentuh dari tubuh gak berisi kayak gitu”

“APA LOE BILANG ????”

“Enam.  Istri boleh bebas keluar dengan siapapun tanpa minta izin . 7. Suami tidak boleh mengomentari apa yang dilakukan sang istri dan begitu sebaliknya. 8. Pernikahan ini hanya harus berlangsung selama 3 bulan atau 4 bulan tidak lebih . 9.Jika pihak suami melanggar salah satu peraturan sang istri wajib langsung meminta cerai. 10. Nomer 1-7 wajib dan sangat wajib dilakukan oleh suami. “

“Peraturan anak kecil . .”desis Bima pelan dan menandatangani kertas tersebut sebagai persetujuan. Toh memang tidak ada yang perlu dikhawtairkan, Inti dari peraturan gadis ini semuanya sangatlah sama.

Kini giliran Alys yang mulai membaca peraturan yang diajukkan Bima untuknya. Alys membaca dengan sedikit lantang.

“ Peraturan untuk Alys Geminia Zahra , 1. Wajib memasakan sarapan tiap pagi untuk sang suami . What ???”Alys menatap Bima tajam. Namun Bima hanya menanggapi dengan santai.

“Gue kan gak bisa masak sensei . Aisshhh .. . “

“Terserah. Gimana carannya. Itu peraturan yang harus ditepati . Baca selanjutnya. “

“Isshhh. . . nomer 2 . Dilarang membawa pacar kerumah atau berpacaran di depan sang suami . Peraturan macam apa ini? loe fikir gue gadis apaan. Gue juga gak punya pacar jadi tenang aja“protes Alys lagi yang memang begitu cerewet berbeda dengan Bima yang santai dan tanpa komentar banyak-banyak.

“Hanya jaga-jaga”ujar Bima dengan nada yang lebih cool dari tadi. Alys melanjutkan membaca.

“Nomer 3. Harus tidur sekamar jika salah satu orang tua kita datang untuk tidak menimbulkan kecurigaan.  Baiklah asal loe gak nyentuh gue aja”

“Enggak akan”

“nomer 4. Suami boleh melakukan hal sesukannya tanpa istri protes. “Alys menatap Bima penuh menyelidik.

“gak usah nething. Maksud aku seperti keluar kemana pun. Main apapun . “Alys menghela nafas legah setelah mendnegar penjelasan Bima dan melanjutkan membacanya kembali.

“nomer 5 . Istri wajib memanggil suami dengan panggilan kakak jika sedang dirumah  “

“Mau banget gitu gue panggil kakak?”sewot Alys yang serasa ingin muntah dan tidak dapat membayangkan bagaimana rasa dimulutnya saat ia memanggil Bima dengan sebutan kakak.

“nomer 6. Istri dilarang berteriak-teriak tidak jelas selama dirumah.”

“Loe fikir gue orang utan yang suka teriak-teriak ??”

“Mungkin aja”

“Menyebalkan. Nomer 7. Istri dilarang mengganggu suami saat sibuk kerja “

“Nomer 8.Istri harus berlaku baik dan sopan kepada suami saat ada keluarga yang datang kerumah atau bertemu dimanapun. “

“Nomer 9. Istri tidak boleh keluar rumah sampai jam 11 malam. Apabila itu dilanggar silahkan tidur diluar rumah”

“kejam banget. Gimana kalau gue lagi ada kerja kelompok at . .. “

“Sms aja “

“Oke oke Kakak Bima . . .”serah Alys dengan nada yang benar-benar tak enak.

“nomer 10. Jika sang istri melanggar satu peraturan ini, maka sang suami berhak memberi hukuman apapun  kepada sang istri”

“Hukumannya apa dulu ??”

“Aku  masih fikirin nanti. Tenang aja aku gak akan nyentuh kamu sedikit pun”ujar Bima dengan cepat karena mengerti fikiran gadis ini.

“Bagus deh. Gue setuju !! “Alys pun segera menandatangani kertas tersebut.

“Kita simpan ini baik-baik sebagai bukti”lanjut Alys dan diangguki oleh Bima. Mereka memasukkan kertas tersebut di tas masing-masing.

“Ayo pulang “ajak Bima dan disahuti deheman dingin dari Alys.

***

Alys konsentrasi dengan tugasnya dan belajar untuk ulangan besok. Hari senin memang adalah Monster Day.nya para siswa. Alys termasuk anak yang rajin dan tidak mau menyerah. Jadi ia benar-benar belajar keras malam ini.

Namun fikirannya terbang kemana-mana. Tentu saja ia memfikirkan pernikahannya yang akan berlangsung sebentar lagi. Alys menghelakan nafas beratnya.

“Umur gue baru juga 17 tahun. Masak gue udah nikah ??”

“Emangnya ini masih jaman siti norbaya apa ? “

“Beneran nih gue bakalan nikah ??”raut wajah Alys mulai suram. Jujur ia mulai cemas sendiri dan juga takut tentunya. Ia tak pernah membayangkan akan menikah muda seperti ini. Ditambah lagi calon suaminya adalah gurunya sendiri yang telah mencampakannya. !!!.

TookkTookkk . .. .

Alys menoleh kebelang. Suara ketokan pintu membuyarkan semua lamunanya dan kesedihannya.

“masuk . . .”teriak Alys dan terlihat sang mama  muncul dari balik pintu kamar Alys.

“Kamu bisa bantu mama sebentar gak sayang ??”tanya sang mama dengan nada sedikit enggan. Karena sebenarnya ia takut sang anak yang sepertinya sedang belajar.

“bantu apa ma ?”tanya Alys yang memang tak bisa menolak permintaan sang mama. Karena baginya sang mama adalah segalannya. Dan ia begitu percaya bahwa jika ia tidak pernah membantah sang mama maka ia akan selalu mendapat kebahagiaan di dalam hidupnya kelak. Alys selalu percaya akan hal itu.

“Belikan papa obat seperti biasanya di apotik depan sana. Kasihan papa kamu tidak bisa tidur karena kepalannya sakit terus. Mama gak tega ninggalin papa kamu”

“Papa sakit ??”

“gak usah khawatir. Cuma kecapean saja mungkin. Kamu belikan ya . “

“Iya ma. Alys yang belikan”ujar Alys dan langsung berdiri dari kursi belajarnya. Alys segera membawa dompet dan ponselnya begitu saja. Dan keluar rumah menuju apotik yang terletak di sebrang perumahan sana menggunakan sepeda pancalnya.

***

Setelah mendapatkan obat yang ia dapat Alys segera beranjak dari sana. Angin malam bulan ini memang begitu menusuk dan dingin sekali. Ditambah lagi malam ini tak ada bintang dan bulan. Bisa dibilang malam ini akan hujan sepertinya.

JREEKK

 

“YAAAAA kenapaa ini sepedanyaa . . . “Alys segera turun dari sepeda ayunnya. Dan memeriksa kenapa sepedanya tidak bisa dijalankan.

“Yaahh rantainya kok bisa putus. Pasti gara-gara jarang dipakai”

“Jalan kaki deh . . “desis Alys dan terpaksa memang harus menuntuk sepedanya.

Baru saja ia berjalan lagi tidak lebih dari 2 meter, tiba-tiba hujan turun begitu saja dengan derasnya.

“YAA TUHAAANN . . .”teriak Alys seperti orang kebingungan sendiri. Mau tak mau ia sedikit berlari sambil menuntuk sepedanya dengan cepat. Toh rumahnya kurang beberapa ratus meter lagi.

Sesampainya dirumah Alys segera masuk kedalam rumah dengan badan yang sudah basa kuyup. Sang mama sendiri ternyata sudah menunggu Alys di ruang tamu dengan membawa handuk dan segelas teh hangat. Memang sedari tadi Mama Alys sudah khawatir dengan keadaan sang anak.

“Kamu cepat ganti baju sayang. Mandi air hangat habis itu tidur biar gak sakit”ujar sang mama penuh kecemasan.

“Iya ma. Alys ke kamar dulu”ujar Alys setelah memberikan obat kepda sang mama dan menerima handuk serta minuman hangat dari mamanya.

****

Alys berangkat sekolah dengan lemas, akibat kena hujan kemarin tubuhnya sedikit tak enak. Hari ini pun Alys izin untuk tidak ikut upacara dan pelajaran olahraga .Ia hanya bisa duduk di pinggir lapangan melihat teman-temannya yang sedang mengikuti olahraga.

Mata Alys sedari tadi tak henti menatap Radit. Entah mengapa Alys mulai suka kembali menatapi pria itu setelah sekian lama ia tidak melakukan hal tersebut. Menurutnya Pria itu semakin tampan dan dewasa mungkin.

“Alys apa loe mulai suka lagi dengan pria itu ??”

“Aisshh. .entahlah jangan berfikir yang tidak-tidak dan jangan bermimpi lagi. Nanti sakit lagi alys. .Sadar sadar !!! “

****

Setelah istirahat dan selesai pelajaran olah raga. Kelas Alys hari ini akan mendapat pelajaran bahasa jepang. Dimana pelajaran yang sudah ditaken oleh Alys menjadi pelajaran yang paling tidak ia sukai di dunia ini,

“Baiklah anak-anak , hari ini kalian akan mendapatkan tugas berkelompok untuk ujian praktek kalian. Dan seperti kakak-kakak kalian dahulu. Kalian diharuskan membuat makalah sebuah drama. Dan wajib kalian kumpulkan minggu depan. 1 kelompok berisikan 3 orang. Dan kita akan buat undian. “ujar Bima menjelaskan kepada murid-muridnya.

“Iya sensei”serempak murid-murid terkecuali Alys tentunya yang sama sekali tak ada perhatian sedikit pun akan pelajaran ini lebih tepatnya juga orang yang mengajar pelajaran ini.

“Silahkan semua mengambil undian disini. Dan tulis nama kalian didepan papan seuai dengan nomer yang sudah saya tulis disana. Tulis dibawah nomernya”

Alys mengambil nomer undiannya dan membuka berapa nomer dikertas yang ia dapat.

“ nomer 5 “ujar Alys pelan. Ia menunggu teman-temanya yang sedang rebutan menulis didepan papan tulis. Alys memilih untuk duduk lagi terlebih dahulu di bangkunya. Tubuhnya masih terasa lemas hari ini.

“Siapa yang belum menulis namanya silahkan kedepan “teriak Bima. Alys pun berdiri dari kursinya. Namun ternyata bukan hanya dia sendiri yang belum menulis. Teman yang duduk dibangku sampingnya pun sama seperti dirinnya. Dimana tak lain adalah radit.

Alys maju saja kedepan tanpa menggubris teman-temannya yang dengan tidak jelas sedang bersorak sorai men”ciee ciee” kan dirinnya dan radit. Tentu saja berita kisah cinta lama Alys terhadap Radit semua makhluk dikelas ini sudah mengetahuinya.

“Didepan sedang ada cinta segitiga niee. Cieee . . “teriak Rizky salah satu murid dikelas ini yang memang suka ceplas-ceplos. Sontak saja semua mata tertuju kepada Rizky. Alys menatap Rizky tajam.

“Upss . . keceplosan “ujar Rizky tak ada dosanya.

“Sudah-sudah jangan ramai. Cepat kalian berdua tuliskan nama kalian dinomer kelompok yang kalian dapat”

“Iya”jawab Alys dan radit bersamaan dan segera mengambil spidol di meja guru. Alys menunggu radit menulis namannya di papan. Dan saat gilirannya, Alys hanya bisa diam menatap nomer kelompok 5 yang sudah tertera jelas ada namannya disana.

“Kok udah ada nama gue ??”binggung Alys siapa yang mengisikkan namanya.

“radit ??”kaget Alys menyadari bahwa diatas namannya adalah nama Radit. Dan bisa dikatakan bahwa dirinya satu kelompok dengan radit. Dan satu lagi dengan Rizky ? .

“Mampus gue”Alys meletakkan kembali spidolnya dan kembali ke bangkunya dengan langkah lebih lemas lagi.

“Sama-sama”ujar Radit sedikit keras saat Alys duduk dikursinya. Alys mendesis sinis.

“jadi inilah kelompok kalian. Dan usahakan kalian benar-benar saling membantu. Karena ini akan menjadi  nilai ujian praktek kalian. “

“Untuk hari ini mungkin saya Cuma bisa memberitahukan itu. Karena saya rasa materi saya sudah dibahas semua, Dan kalian bisa free class hari ini”ujar Bima dan mendapat sorak senang dari anal-anak kelas lainnya.

Bersambung . . . . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s